Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : wasathon

Manajemen Pendampingan Dan Edukasi Penghapusan Tato Metode Laser Habib Ismail; Ardiansyah; Choiril Hana Mustofa
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 03 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v1i03.641

Abstract

Tato atau yang sering disebut dengna seni mengukir pada bagian tubuh manusia telah ada ribuan tahun yang diawal kemunculannya diperkuat dengan ditemukan 57 tato pada tubuh mumi. Seni tersebut, dari waktu ke waktu, telah mengalami peningkatan yang sangat tinggi meskipun pembuatan tato dapat mengakibatkan penyakit atau virus seperti hepatitis B, hepatitis C. Di lain sisi, keinginan untuk menghapus tato juga meningkat dikarenakan adanya kesadaran diri dari masyakarat. Namun dengan meningkatnya keinginan masyarakat yang ingin menghapus tato tidak berjalan lurus dengan penyediaan jasa penghapusan tato. Hal ini dikarenakan tingginya biaya untuk menghapus tato. Metode dalam menghapus tato salah satunya adalah metode menggunakan laser. Permasalahan tersebut muncul dikarenakan masyarakat yang memiliki tato serta keinginan menghapus tato berada di kategori latar belakang secara ekonomi menengah kebawah. Dari survey yang dilakukan didapatkan peserta yang mengikuti kegiatan memiliki pendapatan 1juta sampai 2juta sebanyak 42% dan 61.9% merupakan lulusan SMA atau sederajat. Selain itu, hasil yang didapatkan telah banyak peserta yang memahami efek samping dari tindakan penghapusan tato. Hal tersebut diperkuat dengan peserta yang datang lebih dari sekali di event hapus tato sebesar 31%. Angka yang didapatkan tersebut perlu ditingkatkan dengan berbagai usaha seperti pemanfaatkan teknologi informasi untuk menyebarkan informasi event yang akan diselenggarakan.
Pelatihan Marketing Pengembangan Kelompok Ekonomi Produktif Desa Prima RAHAYU PRIMA Noviadry Nur Tamtama; Choiril Hana Mustofa
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 04 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v1i04.844

Abstract

Indonesia, with a population of more than 270 million people and potential natural resources and human resources, has great power to grow in terms of the economy. Micro, Small and Medium Enterprises are one of the mainstays of Indonesia's economic growth in realizing the welfare of society at large. Prima Village or known as the Prima Productive Economic Group is a women's empowerment program in the Special Region Province of Yogyakarta under the responsibility of the Women's Empowerment Service, Child Protection and Population Control, Special Region Province of Yogyakarta. Empowerment is carried out through coaching to open small businesses and strengthening existing small and medium businesses in all districts and cities in Special Region Province of Yogyakarta. Productive Economic Group Desa Prima in Sumberrahayu Village, Moyudan District, Sleman Regency is one of the many Productive Economic Groups in Special Region Province of Yogyakarta that requires further steps so that established businesses have advantages and the ability to compete with existing products or services on the market. The program needed is to provide insight and provision in marketing products and services for Micro, Small and Medium Enterprises players who are members of it. The aim of this service activity is to provide understanding and marketing strategies in the Prima RAHAYU PRIMA Village.
Edukasi dan Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Sekitar untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Choiril Hana Mustofa; Aisyah Azzahra Niken Larasati; Alifah Lauren Agustina; Anisa Nur Khotimah; Tia Aulia Nurrohmah
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v4i2.2519

Abstract

Daya tahan tubuh merupakan sistem pertahanan alami yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan penyakit. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup sehat, penggunaan obat warung secara berlebihan, serta kurang optimalnya pemanfaatan tanaman herbal menjadi permasalahan kesehatan yang masih ditemukan di Desa Jatimulyo, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten. Padahal, tanaman herbal seperti jahe (Zingiber officinale) dan sereh (Cymbopogon citratus) memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi meningkatkan sistem imun tubuh melalui aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan imunomodulator. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuaan dan keterampilan kader posyandu mengenai pemanfaatan tanaman herbal. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi pembuatan minuman herbal “Wedang Bugar”, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 30 peserta. Hasil kegiatan menunjukan peningkatan nilai rata-rata pengetahuaan peserta dari 97,33% menjadi 100%. Program ini membuktikan adanya peningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman herbal untuk menjaga daya tahan tubuh dan diharapkan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat dalam penerapan pengobatan tradisional berbasis bahan alam.