Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Peran Teknologi Dalam Dunia Pendidikan Suparlan; Ayatullah
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 1 No. 6 (2023): Desember
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pendidikan merujuk pada kajian atau praktek yang bertujuan membantu proses belajar mengajar di sekolah. Ini melibatkan pemanfaatan teknologi yang ada dan memadai untuk menciptakan konsep pembelajaran yang efektif. Pendidikan sendiri mencakup seluruh proses pembelajaran sepanjang hidup, terjadi di berbagai tempat dan situasi, yang memberikan dampak positif pada pertumbuhan individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami peran teknologi dalam meningkatkan proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis pustaka untuk mengidentifikasi tren dan perkembangan terbaru dalam integrasi teknologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pendidikan dapat diinterpretasikan sebagai studi atau praktik yang bertujuan untuk membantu pelajar dalam proses belajar mengajar di sekolah. Ini melibatkan pembuatan pengajaran yang memanfaatkan teknologi yang ada dan memadai, dengan tujuan menciptakan suatu konsep pembelajaran. Pendidikan, dalam konteks ini, mencakup seluruh proses pengetahuan dan pembelajaran yang terjadi sepanjang hidup, terjadi di berbagai tempat dan situasi, yang secara positif memengaruhi pertumbuhan setiap individu. Hal ini mengindikasikan bahwa pendidikan tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah, tetapi juga berlangsung sepanjang hayat, terus mendorong pertumbuhan dan perkembangan individu dalam berbagai konteks
Analisis Pelaksanaan Program Uks Terhadap Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Siswa Susi Susanti; Ayatullah; A Rizki Awan
NERSMID : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2025): Mei
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55173/nersmid.v8i1.233

Abstract

This study aims to analyze the relationship between the implementation of the School Health Program (UKS) and Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) at SMP Negeri 05 Tamalatea. The research method used is quantitative with a cross-sectional design, involving 84 students selected using the purposive sampling technique. Data was collected through a questionnaire tested for validity and reliability, then analyzed using the chi-square test. The results show a significant relationship between the implementation of the UKS program and students' PHBS (p-value = 0.004), indicating that the better the implementation of the UKS program, the higher the students' awareness in practicing PHBS. However, some challenges were found in the program implementation, such as the lack of active involvement of students and educators in UKS activities. Therefore, strengthening education and implementing the UKS program effectively is necessary to enhance its role in shaping healthy living behaviors in the school environment.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Self-Care Management Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Galesong Nur Anbiya; Susi Susanti; Ayatullah
NERSMID : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55173/nersmid.v8i1.237

Abstract

This study aims to analyze the relationship between family support and self-care management of type 2 diabetes mellitus patients in the Galesong Health Center Working Area, Galesong District, Takalar Regency. The research method used is quantitative with a cross sectional design. The population in this study were Type 2 DM patients in January-December 2023. The sample technique used was purposive sampling, so that the number of samples in this study was 84 samples. Data were collected through a questionnaire that had been tested for validity and reliability, then analyzed using the chi-square test. The results showed that there was a relationship between family support and self-care management of type 2 diabetes mellitus patients in the Galesong Health Center Working Area, Galesong District, Takalar Regency. However, it is expected that families of patients with Type 2 DM who are still lacking in support to better understand the patient's self-care needs. So it is hoped that the number of DM patients who have a low level of self-care management can be reduced.
Analisis Kepemimpinan Perempuan Perspektif Dan Perbincangan Terkini Dalam Hukum Islam Ayatullah; Syaefullah
al-Battar: Jurnal Pamungkas Hukum Vol. 1 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/gpwnwy77

Abstract

The purpose of this study is to explore in depth the concept of women's leadership from the perspective of Islamic law. The aim is to provide a clear understanding of Islamic guidelines regarding women's leadership and its limitations. Leadership is understood as behavior that aims to influence the activities of group members in order to achieve a common goal, designed to benefit both individuals and organizations. This study is a literature review using a descriptive-analytic method with a historical-philosophical approach, combining data analysis and documentation verification to ensure valid results. The findings show that women's leadership, from the perspective of Islamic law, is a flexible concept that continues to dialogue with the changing times. Islamic law does not provide strict or definitive practical guidelines regarding women's leadership, as this issue falls under mu'āmalah (human social relations), which requires further elaboration through ijtihad (independent reasoning) and humanitarian considerations. Based on this reasoning, there is no textual or contextual prohibition against women taking on leadership roles. Moreover, leadership is not inherently gendered, as gender is only a difference in identity. Gender refers to the differences between men and women in terms of social, cultural, psychological, and other aspects, which are always related to equal rights between men and women.
Uncovering Moral Education as A Subject of Primary School in Indonesia Ayatullah
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/9pkt0g14

Abstract

Pandangan akidah akhlak dalam lingkup MI yakni suatu yang harus ada dan penting sekali untuk disampaikan atau ditanamkan kepada peserta didik. Kemudian, bisa menjadi bekal untuk seluruhnya, bekal disini tidak hanya untuk dunia saja, melainkan bekal yang akan dibawa di akhirat. Hal pertama yang harus ditanamkan adalah akidah lalu akhlah juga harus terus ditempa supaya menjadi insan yang berakhlakul karimah. Penelitian ini mencakup empat sekolah dasar berbeda yang ada di provinsi Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenanaman nilai-nilai moral sudah diajarkan kepada siswa, untuk berprilaku baik di dalam maupun diluar kelas, namun terkadang kenakalan-kenakalan biasa seperti berkelahi, mengganggu teman, dan sifat jahil lainnya masih kerap terjadi. Hal tersebut masih diwajarkan karena anak-anak banyak mempunyai sifat yang berbeda. Karena hal tersebut setiap kenakalan yang dilakukan oleh siswa, gurulah yang akan menegur, membimbing, dan mendidik siswa tersebut agar lebih baik lagi.
Tasawuf Epistemologis Gus Baha’: Ilmu sebagai Jalan Spiritual dalam Tradisi Pesantren Ayatullah; Muhammad Syahrul Hasan
Hikamia: Jurnal Pemikiran Tasawuf dan Peradaban Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Hikamia: Jurnal Pemikiran Tasawuf dan Peradaban Islam
Publisher : Ma'had Aly Idrisiyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58572/hkm.v5i2.165

Abstract

Tasawuf tidak hanya berkaitan dengan laku spiritual dan kesalehan personal, tetapi juga memiliki dimensi epistemologis yang penting dalam membentuk cara pandang terhadap ilmu dan pengalaman keagamaan. Penelitian ini mengkaji pemikiran KH. Bahauddin Nursalim (Gus Baha') tentang tasawuf dari sisi epistemologis, dengan menyoroti bagaimana beliau memposisikan ilmu sebagai jalan spiritual dalam kerangka tradisi pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi tokoh dan analisis isi terhadap ceramah-ceramah Gus Baha’ di berbagai media digital, khususnya YouTube, serta literatur yang relevan tentang epistemologi tasawuf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gus Baha’ memandang ilmu bukan sekadar alat untuk memahami syariat, tetapi sebagai sarana penyucian jiwa dan pendekatan diri kepada Allah. Selain itu, Gus Baha’ juga menekankan pentingnya logika sehat dan sanad keilmuan sebagai fondasi dalam pencarian spiritual. Pandangan ini selaras dengan tradisi tasawuf klasik yang mencerminkan kesinambungan antara ilmu, iman, dan ihsan. Dengan demikian, pemikiran Gus Baha’ membuka peluang reinterpretasi terhadap peran ilmu dalam pendidikan pesantren yang tidak hanya mencetak ahli hukum, tetapi juga hamba yang arif.
Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Pembangunan Fisik Di Desa Selebung Ketangga Mirnawati; Nurul Huda; Ayatullah
Aslamiah : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Pendidikan Al-Gafari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66886/aslamiah-jpesb.v2i2.75

Abstract

Village development is one of the matters that is an authority village. As implications from maintenance development that, of course just will need financing or sources reception village. One of the source reception villages namely the balancing fund finance central and regional areas received by inner districts/cities the division for every village shared in a way proportional namely at least 10% (ten percent) is called with the allocation of village funds. The purpose of the study This is to know the planning management allocation of village funds in building physically in Selebung Village Ketangga, to see the implementation management allocation of village funds in building physique village in Selebung Village Ketagga, and to know the supervision management allocation of village funds in development physique village in Selebung Village Steps. Type of research used in study This is a type of study descriptive with the use approach with study effectiveness allocation of village funds. Data collection techniques from the study This includes observation, interviews, and documentation. planning management Village Fund allocation in increase development physically in Selebung Village Ketangge Subdistrict Cracking has done government village with principle participatory implementation management allocation of village funds in building physical village in Selebung Village Steps. implementation management allocation of village funds in increased development physically in Selebung Village Steps Subdistrict Cracking East Lombok Regency has held government village with apply principle participatory supervision management allocation of village funds in development physical village in Selebung Village Steps. Supervised Selebung Village fund allocation Steps through administration, reports activities and reports monthly and annually.
Kolaborasi Lintas Institusi untuk Penguatan Deteksi Dini Stunting berbasis Kearifan Lokal di Desa Simpasai Kabupaten Dompu Ayatullah; Dwi Amanda; Ananda Kurnia Putri; Astuti; Sita Agustina; Abdul Rahman Manga; Fatma Afrianti Gobel; Nurul Jannah; Wahidah; Jaenab
Asthadarma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Merdeka Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55173/asthadarma.v6i2.65

Abstract

The stunting prevalence in Simpasai Village, Dompu Regency, reaches 28.5%, driven by multidimensional factors such as limited understanding of nutrition, limited access to healthcare, and low income. This Student Creativity Program (Program Kreativitas Mahasiswa/PKM) aims to address these issues through an integrated approach that combines digital technology innovation and the empowerment of local food potential. The implementation method includes two main interventions. First, the introduction and implementation of the "Si-Cegah Stunting" Application, a digital platform for monitoring the nutritional status of toddlers in real-time by the cadres of the LILI Posyandu (Integrated Health Service Post), which accelerates early detection and intervention responses. Second, the empowerment of the "Mawar" Housewives Group through product innovation in the form of fortified moringa leaf cookies, rich in iron and protein, as a specific nutrition intervention strategy based on local wisdom. The implementation results show that the application successfully digitized anthropometric records, improved data accuracy, and facilitated cross-sectoral collaboration. Meanwhile, intensive training and mentoring for the housewives successfully enhanced production capacity and opened up business opportunities, contributing to increased income and access to nutritious food. This program concludes that the convergence between utilizing technology for health surveillance and optimizing local resources for nutritional intervention creates a comprehensive and sustainable stunting management model. This synergy not only addresses the root causes of nutritional problems but also empowers the community's economy, thus aligning with efforts to accelerate stunting reduction and achieve the Sustainable Development Goals (SDGs).
Makna Kidung Menurut Ulama Ahli Hikmah Cahyadi, Dedi; Ayatullah; El Zastrow, Ngatawi
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/ppl.v10i2.4014

Abstract

Kidung merupakan karya sastra berbentuk nyanyian yang memiliki fungsi tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana spiritual, doa maupun pemujaan. Kidung merupakan bagian dari kebudayaan Jawa dan memiliki pengaruh besar pada masa awal penyebaran agama Islam di Jawa. Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan kidung yang di dalam baitnya dipercaya memiliki kekuatan spiritual. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kidung merupakan sarana dalam berdoa yang secara filosofi berarti iki dungo (ini doa). Para ulama ahli hikmah berpendapat bahwa kidung yang diciptakan para ulama terdahulu dalam pelaksanaan penyebaran agama Islam memiliki nuansa mistik yang sangat kuat karena setiap ciptaannya dibarengi dengan tirakat atau mujahadah yang bertujuan siapapun yang mendengarkan kidung ciptaannya menjadi lembut dan luluh hatinya sehingga mudah menerima ajaran-ajaran Islam yang dibawanya. Abstract Kidung is a literary work in the form of a song that serves not only as entertainment but also as a means for spiritual practice, prayer, or worship. Kidung is part of Javanese culture and played a significant influence during the early spread of Islam in Java. This research was conducted to explain the kidung, whose verses are believed to possess spiritual power. The study employs a qualitative method with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and literature review. The results show that kidung serves as a medium for prayer, which philosophically means iki dungo (this is a prayer). Scholars of esoteric wisdom argue that the kidung created by earlier Islamic scholars during the propagation of Islam carry a very strong mystical nuance. This is because each creation was accompanied by tirakat (ascetic discipline) or mujahadah (spiritual struggle), intended so that anyone listening to their kidung would have their heart softened and melted, making it easier for them to accept the Islamic teachings being conveyed.
Evaluasi Dampak Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Kesehatan Dan Gizi Anak: Scoping Review Endah Tri Wahyuni; Siti Mardiyah WD; Baiq Mira Novyanti; Ayatullah
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i2.348

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan intervensi berbasis sekolah yang bertujuan meningkatkan akses anak terhadap makanan bergizi untuk memperbaiki status gizi, kesehatan, dan kesiapan belajar. Penelitian ini bertujuan memetakan bukti ilmiah mengenai dampak program makan sekolah terhadap status gizi dan kesehatan anak, hasil pendidikan siswa, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan scoping review dengan kerangka Population–Concept–Context (PCC) yang mencakup anak usia sekolah 5–18 tahun, program makan sekolah/free school meals, dan pelaksanaan di lingkungan sekolah. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed dan Scopus untuk publikasi periode 2016–2025. Proses seleksi dilakukan melalui penyaringan judul, abstrak, dan teks lengkap oleh dua penelaah independen. Sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan narrative synthesis. Hasil menunjukkan bahwa program makan sekolah berkontribusi terhadap peningkatan akses pangan, kualitas konsumsi, serta beberapa indikator kesehatan seperti BMI dan anemia, serta meningkatkan partisipasi makan sekolah dan kehadiran siswa. Namun, bukti mengenai dampak langsung terhadap prestasi akademik masih bervariasi. Secara keseluruhan, program MBG berpotensi menjadi strategi penting dalam meningkatkan kesehatan anak dan mengurangi ketimpangan gizi apabila diimplementasikan secara terintegrasi dan berkelanjutan.