Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Kajian Potensi Desa sebagai Pembangunan Sentra Wisata Desa Donotirto Kapanewon Kretek Kabupaten Bantul Adyantari, Api
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i6.5230

Abstract

Dalam Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat 17 Kapanewon (Piyungan, Dingo, Imogiri, Pleret, Banguntapan, Sewon, Pundong, Kretek, Bambanglipuro, Bantul, Jetis, Kasihan, Pajangan, Pandak, Sanden, Srandakan, dan Sedayu). Salah satu desa yang terdapat di dalam Kapanewon Kretek adalah Desa Donotirto. Sumber daya desa yang dapat dirasakan manfaatnya bagi kepentingan desa, serta warganya disebut sebagai potensi desa. Tujuan program ini adalah untuk mencari Potensi desa yang terdapat pada Desa Donortirto. Terdapat dua macam potensi desa, yaitu potensi fisik dan non-fisik. Potensi desa fisik adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki desa yang berhubungan dengan sumber daya alam, sedangkan potensi desa non-fisik adalah potensi-potensi dalam suatu desa yang berhubungan dengan aspek sosial masyarakat desa. Potensi desa Donotirto yang dapat dikembangkan adalah letak strategis dan tersedianya lapangan kosong yang dapat dimanfaatkan menjadi sebuah sentra wisata yang dapat memikat perhatian masyarakat sekitar. Sentra wisata ini nantinya akan digunakan oleh masyarakat desa sendiri untuk menjual produk dan/atau sumber daya alam yang dimiliki desa, kepada para pengunjung. Potensi Desa Donotirto ini dikembangkan melalui pembangunan sentra wisata yang dapat berfungsi sebagai sumber penghasilan dan juga media bagi masyarakat desa untuk melakukan promosi secara offline.
Pengolahan Potensi Desa untuk Memajukan Perekonomian Desa Tirtohargo Kabupaten Bantul Adyantari, Api
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i6.5231

Abstract

Desa mempunyai keunikan dan laba yang mampu dikembangkan menjadi peluang di desa. Peluang potensial di desa berupa banyak hal, salah satunya adalah pertanian dan pariwisata. Desa Tirtohargo mempunyai lahan yang luas untuk mengembangkan pertanian dan memiliki konservasi hutan mangrove yang dapat digunakan sebagai objek wisata. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mengajak pembaca dalam membuka wawasan tentang potensi yang dapat dimanfaatkan di Desa Tirtohargo. Jurnal ini menggunakan metode studi pustaka yang mengacu pada jurnal-jurnal ilmiah dan artikel terkait untuk mendukung hasil diskusi yang akan tercapai. Hasil program KKN ini berupa pendidikan bagi masyarakat, terutama masyarakat Desa Tirtohargo tentang bagaimana memproses produk pertanian hortikultura menjadi produk makanan dan banyak dipromosikan. Hasil pertanian hortikultura adalah dolar yang diproses ke dalam keripik bawang. Selain itu, keberadaan kawasan konservasi hutan mangrove dapat digunakan sebagai potensi objek wisata yang dapat mempertinggi pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Tirtohargo. Kesimpulan jurnal tersebut adalah bahwa Desa Tirtohargo memiliki potensi yang dapat dikembangkan di sektor pertanian serta tarik wisata. Selain itu, potensi ini mengoptimalkan media sosial sebagai bentuk promosi ke publik.
Strategi Pemasaran Digital, Branding dan Survei Pasar Produk Olahan Mawar Sapuangin Sari, SE., MBA., Nadia Nila; Budi Suprapto; Api Adyantari; Vonezyo Yupanzara Dharomesz
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i5.7750

Abstract

Sapuangin an area located in the Klaten Regency, Central Java Region, has the natural resource of roses plant which are intercropped in the residents' yards. Most of the people sold it as sowing flowers, but the obstacle encountered is the decline in prices due to the seasonal nature of sowing flower sales, therefore knowledge about processing roses to other form of products is needed. To answer the obstacles, the UAJY service team consists of three faculties, created a program to train the residents to process roses into the form of bath soap, bath salts, hand sanitizer, aromatherapy candles, rose resin and rose water. Besides providing training on making rose, it is important to is trying to convey information from upstream to downstream where the marketing process needs to be socialized meanwhile conducting competitor analysis and consumer interest surveys. To deliver the marketing materials used lectured and group discussion forums by dividing the material into basic marketing, branding and digital marketing. Based on the material presented, it was found that residents needed more direction in carrying out the marketing process. Residents are quite familiar with the use of social media, but training is needed in making logo designs to create content on social media. From the results of a survey of competitors it was found that the more the main raw materials were added to the product, the selling price would increase. Found primarily in soap, salt, hand sanitizer and aromatherapy candles, consumers want a fragrance in the product. Keywords—Sapuangin, Mawar, Marketing Strategy, Branding, Digital Marketing, Competitor analysis, Consumer interest survey Abstrak—Wilayah Sapuangin terletak di wilayah klaten memiliki potensi dalam menghasilkan bunga mawar yang ditanam secara tumpang sari di halaman warga. Bunga mawar yang tumbuh subur memiliki dapat dijual sebagai bunga tabur, namun kendala yang ditemui adalah turunnya harga dikarenakan penjualan bunga tabur bersifat seasonal, sehingga diperlukan adanya pengetahuan mengenai pengolahan bunga mawar. Untuk menjawab kendala yang terjadi pada masyaratak tim pengabdian UAJY yang tergabung dari tiga fakultas membuat program untuk melatih masyarakat mengolah bunga mawar ke dalam bentuk sabun mandi, garam mandi, handsanitaizer, lilin aromaterapi, resin mawar dan air mawar. Selain pelatihan pembuatan produk olahan, tim pengabdian berusaha untuk menyampaikan materi secara hulu ke hilir dimana proses pemasaran perlu disosialisasikan hingga melakukan analisis pesaing dan survei minat konsumen. Penyampaikan materi pemasaran dilakukan dengan metode ceramah dan forum group discussion dengan membagi materi menjadi pemasaran dasar, branding dan pemasaran digital.  Berdasarkan materi yang telah disampaikam ditemukan bahwa warga membutuhkan lebih banyak arahan dalam melakukan proses pemasaran. Warga cukup familiar dengan penggunaan sosial media, namun diperlukan pelatihan dalam pembuatan desain logo untuk menciptakan konten pada sosial media. Dari hasil survei pesaing ditemukan bahwa semakin terdapat tambahan bahan baku utama pada produk maka akan meningkatkan harga jual. Ditemukan terutama pada produk sabun, garam, handsanitizer dan lilin aromaterapi konsumen menginginkan aroma wangi pada produk. Kata Kunci—Sapuangin, Mawar, Strategi Pemasaran, Branding, Pemasaran Digital, Analisis pesaing, Survei minat konsumen
Upaya Penguatan Literasi Keuangan dan Budaya Sadar Pajak untuk Pengembangan Soft Skill Siswi di SMA Santa Maria Yogyakarta Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta; Pramusiwi, Aloysia Desy; Adyantari, Api; Sasmita, Raymundo Patria Hayu; Mayasari, Agatha; Aji, Mario Rosario Wisnu; Pratama, Yohanes Mario; Dharomesz, Vonezyo Yupanzara; Pradana, Bartolomeus Galih Visnhu; Putra, Tegar Satya
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i6.10068

Abstract

Saat ini peningkatkan literasi keuangan dan kesadaran pajak di kalangan siswi/i adalah hal mendesak agar mereka dapat mengelola keuangan pribadi dengan bijak dan memahami peran pajak dalam pembangunan masyarakat.Program ini bertujuan untuk mengembangkan literasi keuangan dan budaya sadar pajak sebagai upaya penguatan soft skill di SMA Santa Maria Yogyakarta. Literasi keuangan yang baik sangat penting untuk mempersiapkan siswa/i dalam mengelola keuangan pribadi dan memahami pentingnya pajak dalam pembangunan negara. Melalui program edukasi yang melibatkan berbagai metode dan simulasi dimana siswi diajak untuk memahami konsep dasar keuangan dan kewajiban perpajakan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak serta tanggung jawab sosial melalui pembayaran pajak. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penguatan literasi keuangan dan budaya sadar pajak sangat penting dilakukan guna meningkatkan pengembangan soft skill siswa, yang pada akhirnya dapat mendukung mereka menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dan berdaya saing di masa depan. Dengan demikian, integrasi pendidikan literasi keuangan dan pajak menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang cerdas dan sadar akan kewajiban mereka di kemudian hari.
PENGEMBANGAN PEMASARAN DIGITAL PADA UMKM BINAAN GEREJA KATOLIK SANTO ALOYSIUS GONZAGA MLATI YOGYAKARTA Sasmita, Raymundo Patria Hayu; Adyantari, Api; Dharomesz, Vonezyo Yupanzara; Noventa, Oscar Chrismadian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 1 No 05 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v1i05.329

Abstract

Mitra pengabdian masyarakat pada kegiatan ini adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga Mlati, Sleman, Yogyakarta. Banyak dari UMKM ini yang mengalami kesulitan dalam memasarkan produknya, terutama di era pandemi COVID-19 ini. Untuk itu para pelaku usaha UMKM ini perlu diberikan pelatihan dan pendampingan yang intenstif untuk memaksimalkan penggunaan teknologi digital, khususnya media sosial, dalam pemasaran produk mereka. Materi pelatihan yang diberikan seputar pengenalan terhadap saluran-saluran media digital yang dapat dimanfaatkan untuk promosi. Kemudian para pelaku usaha juga diberikan pendampingan dalam praktik penggunaan saluran media digital tersebut. Luaran yang dihasilkan dari pengabdian ini adalah modul pelatihan, handbook, artikel ilmiah, serta laporan kegiatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah analisis permasalahan, penyusunan materi modul, pemberian pelatihan berupa ceramah, serta pemberian tutorial dalam membuat konten pemasaran digital. Dari hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini, sebaiknya perlu pendampingan secara intensif dan berkala pada UMKM, agar kegiatan pemasaran dan penjualan semakin efektif dan efisien.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN KONTEN PROMOSI DI MEDIA SOSIAL MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA Dharomesz, Vonezyo Yupanzara; Adyantari, Api; Sasmita, Raymundo Patria Hayu; Noventa, Oscar Chrismadian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 06 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v2i06.815

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat ini berada pada persaingan yang kompetitif. Persaingan tak lain berasal dari kompetitor UMKM lainnya terutama dalam hal pemasaran digital dan branding. Kedua hal tersebut merupakan suatu kemampuan yang harus dimiliki UMKM secara digital. Persaingan yang terjadi pada pasar saat ini menyebabkan UMKM harus bersiap dalam menghadapi kompetensi digital yang cepat berkembang secara signifikan. UMKM perlu memahami bahwa aktivitas bisnis secara digital dapat dilakukan dengan optimalisasi media digital. Optimalisasi media digital yang kuat dan efektif merupakan salah satu aspek utama kesuksesan UMKM. Melalui hal tersebut, pelaku bisnis seperti UMKM perlu mengembangkan kemampuannya di media digital dengan menghasilkan konten pemasaran yang menarik dan interaktif terutama yang dapat digunakan sebagai promosi UMKM di media digital. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalam memberikan peltihan dan pendampingan pada para pelaku UMKM di Paroki Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga Mlati, Yogyakarta mengenai strategi pembuatan konten promosi di media digital melalui aplikasi Canva. Sehingga pelaku UMKM dapat memasarkan produk baik barang atau jasa melalui media digital dan akhirnya mampu meningkatkan performa bisnis berupa penjualan dan keberlanjutan bisnis. Pelatihan ini berhasil memberikan edukasi dan gambaran kepada pelaku UMKM tentang penggunaan aplikasi Canva yang efektif untuk UMKM. Peserta dilibatkan untuk menggunakan Canva dengan membuat akun Canva, login ke aplikasi Canva, memilih template, hingga memasukkan gambar dan narasi ke dalam template yang sudah dipilih. Diharapkan kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan dapat menjadi cara untuk mengembangkan UMKM dan dapat meningkatkan performa UMKM baik penjualan dan keberlanjutan UMKM.
PELATIHAN CANVA: PENGEMBANGAN KETERAMPILAN DIGITAL UNTUK SISWI SMA SANTA MARIA YOGYAKARTA Dharomesz, Vonezyo Yupanzara; Pratama, Yohanes Mario; Aji, Mario Rosario Wisnu; Mayasari, Agatha; Pramusiwi, Aloysia Desy; Adyantari, Api; Pradana, Bartolomeus Galih Visnhu; Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta; Sasmita, Raymundo Patria Hayu; Putra, Tegar Satya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 3 No 04 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v3i04.1216

Abstract

Starting with understanding the importance of technological skills in the modern workplace, this community service targets Santa Maria High School Yogyakarta students to gain better knowledge and skills in using Canva to make presentations and create the curriculum vitae. Focuses on transferring knowledge and technical skills and aims to improve students' critical thinking and problem-solving abilities. Students are encouraged to develop their creativity and think outside the box when presenting information and completing specific tasks and preparing to enter the workforce or continue their studies at a higher education level. It directly benefits students' technological skills and has a significant long-term impact, with increased hard skills in Canva and honed problem-solving abilities. This community service contributes positively to strengthening the relationship between schools and the world of work by ensuring that high school graduates have skills relevant to current industry needs.
PELATIHAN STRATEGI BISNIS MODEL CANVAS (BMC) PADA UMKM BINAAN GEREJA KATOLIK SANTO ALOYSIUS GONZAGA MLATI YOGYAKARTA Noventa, Oscar Chrismadian; Sasmita, Raymundo Patria Hayu; Adyantari, Api; Dharomesz, Vonezyo Yupanzara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 2 No. 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v2i05.816

Abstract

Pengabdian Masyarakat di Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga Mlati bertujuan membantu para pelaku UMKM untuk dapat mengelola bisnis dan mengembangkan usahanya melalui perencanaan yang sistematis dan terstruktur. Tools yang digunakan dalam membuat perencanaan bisnis ini adalah Bisnis Model Canvas (BMC) yang terdiri dari 9 bagian. Setiap bagian dalam BMC bertujuan mempermudah para pelaku UMKM menentukan cara dalam mengapai tujuan bisnisnya yaitu bisnis yang berkesinambungan dan mempunyai daya saing usaha. Materi pelatihan berfokus pada 9 bagian dalam BMC serta penjelasan dan contoh untuk masing-masing bagian dalam BMC. Kegiatan pelatihan dan pendampingan menggunakan metode partisipatif sehingga terjadi diskusi yang bersifat dua arah. Sehingga terjadi keterlibatan aktif dari pelaku UMKM dalam membuat perencanaan bisnis menggunakan Bisnis Model Canvas. Sehingga pelaku UMKM dapat memperoleh pemahaman yang jelas mengenai kondisi usahanya baik dari sisi internal maupun eksternal. serta dilakukan pendampingan dan evaluasi terhadap Bisnis Model Canvas yang telah dibuat oleh pelaku UMKM.