Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implikasi Aliran Filsafat Idealisme terhadap Praksis Pendidikan Agama Kristen Go Heeng; Remegises Danial Yohanis Pandie; Yunardi Kristian Zega
Jurnal Salvation Vol. 4 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56175/salvation.v4i1.85

Abstract

Abstract: Philosophy of idealism in the praxis of Christian religious education focuses on developing spiritual awareness, building a relationship with God and strengthening basic religious values. Idealism also emphasizes the importance of recognizing the truth and understanding the essence of human existence. This can help in forming a positive mindset, making good decisions, and acting with integrity and responsibility. However, in practice not many understand the concept of philosophy of idealism, so that the practice of Christian religious education often ignores philosophical concepts that contribute to the process of improving Christian religious education itself. The method used in this research is literature study. The results of the study show that there are implications of the philosophy of idealism in the praxis of Christian religious education, namely the importance of understanding religious concepts, focusing on developing individual potential, prioritizing the learning process and prioritizing personal experience. Thus, the philosophy of idealism can be applied in the practice of Christian religious education by paying attention to spiritual values, character education, holistic education, and inclusive education. Abstrak: Filsafat idealisme dalam praksis pendidikan agama Kristen fokus pada pengembangan kesadaran spiritual, membangun hubungan dengan Tuhan dan memperkuat nilai-nilai agama yang mendasar. Idealisme juga menekankan pada pentingnya mengenali kebenaran dan memahami esensi keberadaan manusia. Hal ini dapat membantu dalam membentuk pola pikir yang positif, membuat keputusan yang baik, dan bertindak dengan integritas serta tanggung jawab. Namun, dalam praktiknya belum banyak yang memahami konsep filsafat idealisme, sehingga praksis pendidikan agama Kristen sering kali mengabaikan konsep-konsep filsafat yang punya sumbangsih bagi proses perbaikan pendidikan agama Kristen itu sendiri. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat implikasi filsafat idealisme dalam praksis pendidikan agama Kristen yaitu pentingnya pemahaman konsep-konsep keagamaan, fokus pada pengembangan potensi individu, mengutamakan proses belajar dan mengutamakan pengalaman pribadi. Dengan demikian, filsafat idealisme dapat diterapkan dalam praksis pendidikan agama Kristen dengan memperhatikan nilai-nilai spiritual, pendidikan karakter, pendidikan holistik, dan pendidikan inklusif.
Peran Guru PAK dalam Memanfaatkan Teknologi Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Frilia Kartini Sipahutar; Yunardi Kristian Zega
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v1i1.13-26

Abstract

Teknologi yang semakin canggih dari tahun ke tahun tentu membawa pengaruh besar bagi dunia, terutama dalam bidang pendidikan. Hal ini juga mempengaruhi bagaimana kualitas pembelajaran di sekolah dan dampaknya terhadap peserta didik. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran guru PAK dan manfaat teknologi dalam dunia pendidikan, serta cara-cara yang dapat dilakukan oleh seorang guru PAK dalam memanfaatkan teknologi yang ada untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah dengan pemanfaatan teknologi yang tepat ternyata dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Maka selain menjadi contoh yang nyata untuk bisa diteladani bagi peserta didik, guru PAK juga haruslah melek teknologi sehingga dapat memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan generasi penerus yang juga berkualitas, karena guru yang tidak melek teknologi akan mengalami kesulitan dalam memilih model pembelajaran yang akan diterapkan dan juga akan ketinggalan oleh perkembangan zaman yang semakin canggih dan modern.