Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Elemen Visual pada Iklan Fiat 500 Karya Dave Hill Indira, Wahyu; Janottama, I Putu Arya
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Seni Indonesia Denpasar Vol 5 (2017): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.965 KB) | DOI: 10.31091/sw.v5i0.187

Abstract

Beriklan merupakan hal yang penting  untuk memperkenalkan, menginformasikan atau memengaruhi masyarakat agar membeli barang atau jasa yang ditawarkan oleh penyelenggara. Keberadaan media massa memiliki pengaruh yang begitu besar untuk menimbulkan daya tarik dan menciptakan citra merek atau brand bagi setiap produk yang  diiklankan. Memasuki era moderen, periklanan menemukan bentuk inovatif dengan karya-karya kreatif yang mengagumkan dan dilandasi oleh pemikiran kreatif yang dikemas secara apik salah satunya adalah iklan mobil Fiat karya Dave Hill. Iklan ini diproduksi dengan pemanfaatan teknologi digital imaging dengan cara menggabungkan beberapa objek foto menjadi sebuah ilustrasi fotografi yang unik dan menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui elemen visual yang terkandung pada iklan mobil Fiat  karya Dave Hill. Melalui metode penelitian deskriptif kualitatif,  yaitu mendeskripsikan pemecahan masalah secara sistematis yang ada berdasarkan data lapangan yang telah diperoleh melalui metode dokumentasi, kepustakaan dan internet. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori elemen visual meliputi teori ilustrasi fotografi dan tipografi yang digunakan untuk menganalisis tentang elemen visual pada iklan tersebut. Elemen yang dibahas meliputi ilustrasi fotografi, copywritting, dan tipografi.Advertising is essential in order to  introduce, inform or influence people to purchase goods or services offered by cooporate. The existence of mass media has such an enormous influence to create attraction for every product through advertisement. In an effort to create a product branding, it is  required for creative foundation for the advertisement so that it can affect people's to buy the product offered. Entering the modern era, advertising finds innovative forms with amazing creative works and is based on well-crafted creative thinking one of which is Fiat's advertisement by Dave Hill. This ad is produced with the use of digital imaging technology by combining multiple photo ointo a unique and exciting photography illustration. As a marketing strategy, Fiat car ads are also packed in the form of a story or story telling that raises the perception or meaning of the ad. The purpose of this study is to determine the visual elements contained in Dave Hill's Fiat ad. Through qualitative descriptive research method, as for the stages in the research that is describing systematic problem solving based on field data that has been obtained through documentation method, library and internet. Theories used in this study is the theory of visual elements include theories of photographic illustration and typography used to analyze the visual elements in the ad. The visual element covered include photographuc illustration, copywritting, and typography.
Gaya Dan Teknik Perancangan Ilustrasi Tokoh Pada Cerita Rakyat Bali Janottama, I Putu Arya; Putraka, Agus Ngurah Arya
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Seni Indonesia Denpasar Vol 5 (2017): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.156 KB) | DOI: 10.31091/sw.v5i0.189

Abstract

Pentingnya melestarikan cerita rakyat Bali dengan melakukan studi visual pada tokoh-tokoh yang ada kemudian dikembangkan sebagai acuan dalam menciptakan perancangan ilustrasi karakter Cerita Rakyat Bali. Pembelajaran di program studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar, menyangkut studi terkait visualisasi yang membahas karakter tokoh pada cerita rakyat Bali belum ada. Kencendrungan gaya/studi visual yang diangkat lebih lebih mengacu kepada gaya luar Bali, dan juga terbatasnya kemampuan mahasiswa untuk mengenal tokoh-tokoh cerita rakyat Bali, menjadikan penelitian ini penting dilaksanakan. Kajian visual dan teknik perancangan yang tepat yang nantinya akan diperlukan dalam pembuatan model untuk mendukung tahapan pra produksi yang dilaksanakan dalam perancangan karakter untuk komik, cergam maupun animasi. Data yang mendukung studi visual perancangan karakter dalam bentuk primer dan skunder dikumpulkan melalui teknik observasi, kepustakaan, dokumentasi dan internet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang kemudian hasil dari analisa data digunakan sebagai bahan dalam perancangan tokoh cerita rakyat Bali. Harapannya hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai pengayaan bahan ajar dalam menciptakan karakter tokoh lokal Bali pada mata kuliah animasi dan ilustrasi tradisi, serta dapat sebagai referensi mahasiswa program studi Desain komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar yang akan mengambil tugas akhir.The importance to preserving Balinese folklore by doing visual studies on the characters that existed then developed as a reference in creating the character of the Balinese folklore. In the process of learning in the Visual Communication Design course of the Faculty of Art and Design of the Indonesian Art Institute of Denpasar, a visualization-related study that discusses the character of characters in Balinese folklore does not yet exist. Style visual studies that are raised more refers to the outer style of Bali, and also the limited ability of students to recognize the characters of Balinese folklore, making this research important to do. Visual studies and signs that will be required in the making of models to support pre-production stages are implemented in the design of characters for comics, cenggam and animation. Data supporting visual studies of character design in primary and secondary forms were collected through observation, literature, documentation and internet techniques. This research used qualitative approach which then result from data analysis is used as material in designing character of animation of Balinese folklore character. Hopefully the result of this research can be used as the enrichment of teaching materials in creating the character of local Balinese figures in animation courses and illustrations of tradition, and can be as refrensi of Visual Communication Design course students who will take the final project.
Elemen Visual pada Iklan Fiat 500 Karya Dave Hill Wahyu Indira; I Putu Arya Janottama
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 (2017): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.965 KB) | DOI: 10.31091/sw.v5i0.187

Abstract

Beriklan merupakan hal yang penting  untuk memperkenalkan, menginformasikan atau memengaruhi masyarakat agar membeli barang atau jasa yang ditawarkan oleh penyelenggara. Keberadaan media massa memiliki pengaruh yang begitu besar untuk menimbulkan daya tarik dan menciptakan citra merek atau brand bagi setiap produk yang  diiklankan. Memasuki era moderen, periklanan menemukan bentuk inovatif dengan karya-karya kreatif yang mengagumkan dan dilandasi oleh pemikiran kreatif yang dikemas secara apik salah satunya adalah iklan mobil Fiat karya Dave Hill. Iklan ini diproduksi dengan pemanfaatan teknologi digital imaging dengan cara menggabungkan beberapa objek foto menjadi sebuah ilustrasi fotografi yang unik dan menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui elemen visual yang terkandung pada iklan mobil Fiat  karya Dave Hill. Melalui metode penelitian deskriptif kualitatif,  yaitu mendeskripsikan pemecahan masalah secara sistematis yang ada berdasarkan data lapangan yang telah diperoleh melalui metode dokumentasi, kepustakaan dan internet. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori elemen visual meliputi teori ilustrasi fotografi dan tipografi yang digunakan untuk menganalisis tentang elemen visual pada iklan tersebut. Elemen yang dibahas meliputi ilustrasi fotografi, copywritting, dan tipografi.Advertising is essential in order to  introduce, inform or influence people to purchase goods or services offered by cooporate. The existence of mass media has such an enormous influence to create attraction for every product through advertisement. In an effort to create a product branding, it is  required for creative foundation for the advertisement so that it can affect people's to buy the product offered. Entering the modern era, advertising finds innovative forms with amazing creative works and is based on well-crafted creative thinking one of which is Fiat's advertisement by Dave Hill. This ad is produced with the use of digital imaging technology by combining multiple photo ointo a unique and exciting photography illustration. As a marketing strategy, Fiat car ads are also packed in the form of a story or story telling that raises the perception or meaning of the ad. The purpose of this study is to determine the visual elements contained in Dave Hill's Fiat ad. Through qualitative descriptive research method, as for the stages in the research that is describing systematic problem solving based on field data that has been obtained through documentation method, library and internet. Theories used in this study is the theory of visual elements include theories of photographic illustration and typography used to analyze the visual elements in the ad. The visual element covered include photographuc illustration, copywritting, and typography.
Gaya Dan Teknik Perancangan Ilustrasi Tokoh Pada Cerita Rakyat Bali I Putu Arya Janottama; Agus Ngurah Arya Putraka
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 (2017): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.156 KB) | DOI: 10.31091/sw.v5i0.189

Abstract

Pentingnya melestarikan cerita rakyat Bali dengan melakukan studi visual pada tokoh-tokoh yang ada kemudian dikembangkan sebagai acuan dalam menciptakan perancangan ilustrasi karakter Cerita Rakyat Bali. Pembelajaran di program studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar, menyangkut studi terkait visualisasi yang membahas karakter tokoh pada cerita rakyat Bali belum ada. Kencendrungan gaya/studi visual yang diangkat lebih lebih mengacu kepada gaya luar Bali, dan juga terbatasnya kemampuan mahasiswa untuk mengenal tokoh-tokoh cerita rakyat Bali, menjadikan penelitian ini penting dilaksanakan. Kajian visual dan teknik perancangan yang tepat yang nantinya akan diperlukan dalam pembuatan model untuk mendukung tahapan pra produksi yang dilaksanakan dalam perancangan karakter untuk komik, cergam maupun animasi. Data yang mendukung studi visual perancangan karakter dalam bentuk primer dan skunder dikumpulkan melalui teknik observasi, kepustakaan, dokumentasi dan internet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang kemudian hasil dari analisa data digunakan sebagai bahan dalam perancangan tokoh cerita rakyat Bali. Harapannya hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai pengayaan bahan ajar dalam menciptakan karakter tokoh lokal Bali pada mata kuliah animasi dan ilustrasi tradisi, serta dapat sebagai referensi mahasiswa program studi Desain komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar yang akan mengambil tugas akhir.The importance to preserving Balinese folklore by doing visual studies on the characters that existed then developed as a reference in creating the character of the Balinese folklore. In the process of learning in the Visual Communication Design course of the Faculty of Art and Design of the Indonesian Art Institute of Denpasar, a visualization-related study that discusses the character of characters in Balinese folklore does not yet exist. Style visual studies that are raised more refers to the outer style of Bali, and also the limited ability of students to recognize the characters of Balinese folklore, making this research important to do. Visual studies and signs that will be required in the making of models to support pre-production stages are implemented in the design of characters for comics, cenggam and animation. Data supporting visual studies of character design in primary and secondary forms were collected through observation, literature, documentation and internet techniques. This research used qualitative approach which then result from data analysis is used as material in designing character of animation of Balinese folklore character. Hopefully the result of this research can be used as the enrichment of teaching materials in creating the character of local Balinese figures in animation courses and illustrations of tradition, and can be as refrensi of Visual Communication Design course students who will take the final project.
MITOLOGI BARONG DALAM MERCHANDISE BALI UNITED I Gusti Ngurah Wirawan; I Putu Arya Janottama
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.277 KB)

Abstract

ABSTRAKBali United merupakan klub sepakbola profesional Indonesia asal Bali yang berlaga di Liga 1 Indonesia Go-Jek 2018. Bali United bermarkas di stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Julukan Serdadu Tridatu disematkan pada klub ini dan Semeton Dewata julukan bagi para fans fanatik Bali United. Pihak manajemen Bali United menempuh berbagai upaya untuk menambah nilai jual klub dan mendekatkan diri dengan Semeton Dewata melalui merchandise. Merchandise merupakan media promosi yang cukup memberi kesan pada konsumen. Dalam dunia desain komunikasi visual, marchendise dikategorikan sebagai bagian pertama klasifikasi produk reproduksi hasil akhir media. Menariknya lagi dalam merchandise Bali United menerapkan mitologi Barong. Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri untuk dapat dikaji lebih dalam lagi sesuai dengan keilmuan desain komunikasi visual. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif yang kemudian hasil dari analisa data digunakan sebagai referensi dalam pengkajian estetika media komunikasi visual. Data-data dalam bentuk primer dan sekunder dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, kepustakaan, dokumentasi dan internet. Tujuan dari penelitian ini mengetahui bentuk, estetika dan makna mitologi Barong yang terkandung didalam merchandise Bali United. Berdasarakan prinsip desain komunikasi visual dengan menggunakan pendekatan estetika dan semiotika. Hasilnya dapat digunakan sebagai refrensi serta pengayaan bahan ajar pada mata kuliah Estetika Visual.Kata Kunci : Bali United, Merchandise, Barong, Estetika dan SemiotikaABSTRACTBali United is an Indonesian professional soccer club from Bali that competes in League 1 Indonesia Go-Jek 2018. Bali United is based at Captain I Wayan Dipta stadium, Gianyar Regency, Bali Province. Nickname Serdadu Tridatu is pinned on this club and Semeton Dewata is a nickname for the fanatical fans of Bali United. The management of Bali United took various efforts to add to the club's selling value and get closer to Semeton Dewata through its merchandise. Merchandise is a promotional medium that gives the impression to consumers. In the world of visual communication design, merchandise is categorized as the first part of the classification of reproductive products from the end results of the media. Interestingly, the Bali United merchandise applies Barong mythology. This is the main attraction to be studied more in accordance with the scientific design of visual communication. This study uses a qualitative descriptive approach which then the results from data analysis is used as a reference in the aesthetic assessment of visual communication media. Data in primary and secondary forms are collected through observation, interview, literature, documentation and internet techniques. The purpose of this study is to find out the form, aesthetics and meaning of Barong mythology contained in Bali United merchandise. Based on the principles of visual communication design using aesthetic and semiotic approaches. The results can be used as references and enrichment of teaching materials in Visual Aesthetic courses.Keywords: Bali United, Merchandise, Barong, Aesthetics and Semiotics
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID PADA TARI CONDONG LEGONG KERATON DAN TARI BARIS TUNGGAL SEBAGAI MATERI DASAR TARI BALI Ni Made Liza Anggara Dewi; A.A. Trisna Ardanari Adipurwa; I Putu Arya Janottama
Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara Vol. 2 (2022): Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasionar Republik Seni Nusantara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dan penciptaan seni ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan software Construct 2 pada pembelajaran Tari Bali khususnya Tari Condong Legong Keraton dan Tari Baris Tunggal sebagai materi dasar Tari Bali. Jenis penelitian dan penciptaan yang dilakukan menggunakan metode pengembangan dengan langkah-langkah 4D, yaitu Define, Design, Development, dan Dissemination. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Semester dua pada tahun ajaran 2021/2022 yang sedang menempuh mata kuliah Pengetahuan dan Praktik Tari Tradisional Bali. Instrument penelitian terdiri dari lembar validasi dan lembar angket. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik validasi yang melibatkan dua validator ahli, masing-masing ahli seni tari dan ahli media, serta tanggapan berupa angket dikumpulkan dari mahasiswa. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik rating scale. Hasil persentase diperoleh untuk mendapatkan kategori validasi dan kepraktisan. Hasil penelitian ini berdasarkan persentase validasi ahli dan tanggapan angket dapat disebaraluaskan sebagai bahan pembelajaran Tari Bali. Sehingga diharapkan sangat mermanfaat bagi pengajar maupun yang ingin belajar Tari Bali.
Android-Based Learning Media Development of the Condong Legong Keraton Dance and Baris Tunggal Dance Ni Made Liza Anggara Dewi; A.A. Trisna Ardanari Adipurwa; I Putu Arya Janottama
Lekesan: Interdisciplinary Journal of Asia Pacific Arts Vol. 5 No. 2 (2022): October
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/lekesan.v5i2.2128

Abstract

This article discusses the process of developing learning media for Condong dance and Baris Tunggal dance based on Android. Currently, dance learning can be done by using alternative media indirectly. However, existing media tend to be less communicative and require complex tools to use. The data is presented in the form of a description of the basic techniques of women's dance, namely the Condong Legong Keraton dance, and the men's dance, the Baris Tunggal dance which is then analyzed to produce material that is ready to be applied in media that gives users space to access the desired information. The development of learning media for the Condong Legong Keraton dance and the Baris Tunggal dance based on Android consists of three stages. First, identify problems related to the basic material in learning Balinese dance. Second, the process of making this learning media application has several main things, namely the stage of making flowcharts and storyboards. Third, a development that contains activities to make a design into a product and test the validity of the product repeatedly until the product is produced per the specified specifications. Based on the description in this article, it can be concluded that the development of learning media for the Condong Legong Keraton dance and the Baris Tunggal dance based on Android, it presents an alternative to basic learning media for Balinese dance that is flexible and accommodates a variety of materials used in the interactive learning process.
Pengabdian Masyarakat di Desa Temesi, Gianyar: “Mural Temesi Mewali ka Guru” (Kembali ke Jati Diri Untuk Membangun Ekonomi Desa Temesi) Subtema Mural “Karang Desa” Wibawa, Arya Pageh; Swandi, I Wayan; Trinawindu, Ida Bagus Ketut; Janottama, I Putu Arya; Putraka, Agus Ngurah Arya; Putra, Gede Bayu Segara; Indira, Wahyu; Artha, I Gede Agus Indram Bayu; Wirawan, I Gusti Ngurah; Swandi, I Made Dwiarya
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v3i1.3572

Abstract

Desa Temesi merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali. Desa Temesi merupakan salah satu yang menjadi desa binaan PKK Provinsi Bali dengan tema “Aku Hatinya PKK” dan “Desa Peduli Gigi (Deligi)” menuju Bali Bebas Karies tahun 2030. Pada tanggal 15 maret 2023 telah dilaksanakan pembukaan melukis mural yang dihadiri oleh dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual dan dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar. Pelaksanaan melukis mural ini dimulai dari tanggal 15 sampai 24 maret, selama 10 hari. Tujuan dari program mural ini adalah untuk memperindah dan menambah wawasan masyarakat tentang potensi yang ada di Desa Temesi. Tema besar dari mural yang akan dibuat adalah “Mural Temesi Mewali ka Guru” (kembali ke jati diri untuk membangun ekonomi Desa Temesi). Tema ini teebagi menjadi tiga subtema yaitu karang desa, karang awak, dan karang umah. Karang desa memiliki arti mengangkat potensi-potensi yang ada dan dimiliki oleh Desa Temesi seperti berbagai tumbuhan yang unik, kehidupan masyarakat, lingkungan, obyek wisata, dan sebagainya yang digambarkan dalam mural. Mural dapat diartikan sebagai cara menggambar atau melukis diatas permukaan luas yang bersifat permanen lainnya. Tahapan kegiatan ini adalah persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Mural diharapkan dapat memperindah Desa.
Pengabdian Masyarakat di Sanggar Seni Lukis Balitung Denpasar “Menggambar Storyboard Komik Anak-Anak” Janottama, I Putu Arya; Wibawa, Arya Pageh; Yasa, Gede Pasek Putra Adnyana; Indira, Wahyu; Artha, I Gede Agus Indram Bayu; Kusuma, Gede Lingga Ananta; Pramayasa, I Made Hendra Mahajaya; Wiwana, I Putu Adi; Prabu, Anak Agung Bayu Krisna; Swandi, I Made Dwiarya
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v3i2.4356

Abstract

Sanggar Seni Lukis Balitung sebagai salah satu sanggar seni yang berada di jalan Tukad Yeh Biu Gang Pudak No. 1, Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, kotamadya Denpasar. Sanggar ini didirikan pada tahun 1989 oleh Drs. I Ketut Sudiana dengan tujuan untuk melestarikan, mengembangkan, dan memajukan seni sebagai bagian dari warisan budaya. Sanggar Seni Lukis Balitung telah menjadi tempat untuk dilaksanakannya pengabdian masyarakat oleh dosen Program Studi Animasi Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan wawasan pengetahuan tentang storyboard komik kepada anak-anak. Tambahan pengetahuan tentang pembuatan storyboard komik ini dimaksudkan untuk dapat meningkatkan kemampuan teknik menggambar komik kepada peserta didik. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan pelatihan kepada peserta didik yang selanjutnya diaplikasikan dalam media gambar berupa kertas. Selain itu, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan berbagai cerita yang kreatif secara mandiri sehingga mereka memperoleh pemahaman secara komprehensif dan menyeluruh tentang storyboard komik. Tahapan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Implikasi kegiatan ini adalah pengetahuan yang terwujud dalam bentuk narasi visual yang digambarkan oleh peserta didik secara mandiri tidak hanya diimplementasikan ke dalam media komik tetapi juga nantinya dapat diterapkan pada media-media lainnya.
DESAIN KARAKTER ANIMASI “CUPAK GRANTANG” SEBAGAI MEDIA EDUKASI PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Artha, I Gede Agus Indram Bayu; Janottama, Putu Arya; Indira, Wahyu
Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara Vol. 3 (2023): Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain karakter Animasi Cupak Grantang ini muncul dari gagasan atau ide sebuah karya animasi, yang mengajarkan nilai-nilai karaker baik dan buruk didalam kehidupan sehari-hari, seperti yang terdapat pada cerita Cupak Gerantang. Karakter dari tokoh Cupak ini, mencerminkan sifat yang tidak baik pada diri manusia, tamak, cuek terhadap lingkungan, dan tidak bias sopan santun terhadap orang lain. sedangkan karakter Grantang adalah kebalikannya, tokoh karakter yang mempunyai sifat baik hati, berbuat jujur, budi pekertinya baik, dan tutur katanya pun sopan kepada setiap orang. Ditambahkan karakter kakek dan cucunya yang menjadi narator dalam animasi. Penciptaan karakter ini memang digunakan untuk mengilustrasikan dua sifat pada manusia, baik dan buruk, yang terus ada didalam masyarakat khususnya anak-anak. Dengan dibuatnya karakter animasi ini diharapkan mampu mengedukasi siswa sekolah dasar. Desain karakter Animasi Cupak Grantang ini nantinya menggunakan metode penciptaan ilustrasi digital. Metode ini biasa dilaksanakan dalam membuat karakter animasi yang baik dan menarik. Dengan metode ini diharapkan karakter animasi cupak grantang memberikan satu media edukasi yang menarik dan mampu memberikan pemahaman terhadap siswa sekolah dasar tentang pentingnya memiliki karakter yang baik dan menghindari karakter yang tidak baik seperti pada tokoh animasi cupak grantang.