Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

RANCANG BANGUN ALAT PEMBERSIH DAN PENYORTIR TELUR BEBEK OTOMATIS BERBASIS ARDUINO MEGA PRO MINI Anggi Puspita Sari; Darlan Sidik; Tasri Ponta
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Ini berguna untuk: 1) menghasilkan desain rancangan dari alat Pembersih dan penyortir telur yang simpel pada skala Peternak bebek. 2) membuat alat Pembersih dan penyortir telur yang simpel pada skala Peternak bebek. 3) mengetahui kinerja dari alat Pembersih dan penyortir telur otomatis yang simpel pada skala Peternak bebek. Rumusan Masalah yang digunakan yaitu Bagaimana 1) Desain Rancangan dari alat pembersih dan Penyortir Telur yang simpel pada skala peternak bebek? 2) Membuat alat Pembersih dan penyortir telur yang simpel pada skala peternak bebek? 3) Kinerja alat pembersih dan penyortir telur yang simpel pada skala peternak bebek. Jenis Penelitian ini digunakan yaitu penelitian rancang bangun dan desain yang bertujuan menghasilkan sebuah produk dalam bentuk alat yang dapat diaplikasikan pada pengusaha telur bebek. Penelitian ini menggunakan prosedur yang mengarah pada model pendekatan prototype (prototyping) yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu Analisis kebutuhan, perakitan, evaluasi dan revisi. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Penerapan produk berupa alat pembersih dan penyortir telur bebek berbasis Arduino mega pro mini. 2) Hasil pengujian yang terdiri dari pengujian functionality dinilai baik dan dapat di terapkan dengan persentase masing-masing 100%. Dan pengujian usability dengan mengukur Tingkat keefektifan performa alat memperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 90,04% dengan kategori “sangat efektif”. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, produk pembersih dan penyortir dapat digunakan sebagai alat pembersih dan penyortir telur bebek berbasis Arduino mega pro mini.
Penguatan Kewirausahaan berbasis SMART Marketing di Sekolah Menengah Kejuruan Yasser Abd. Jawad; Faisal Syafar; Darlan Sidik; Lu'mu; Halimah Husain
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.270

Abstract

The community collaboration initiative developed at SMK Negeri 7 Makassar will offer instructional sessions.   This exercise comprises a total of 20 participants, with 13 being students and 7 being teachers.   Every participant will receive training and guidance on how to deliver Smart Marketing-based Entrepreneurship Strengthening, which encompasses defined, quantifiable, realistic, relevant, and time-bound objectives.   Moreover, equipped with expertise in management and entrepreneurship, PKM participants can enhance their self-reliance in generating employment opportunities aligned with their skill sets.   The activity employs project-based learning as its methodology.   Offers information regarding the significance of increasing entrepreneurship.   Presents concise strategies for launching a self-sustaining enterprise and cultivating an enterprising mindset through the implementation of intelligent marketing techniques.   The lecture and question and answer style is employed to elucidate the subject matter and present case examples that serve as sources of inspiration for the participants.   The Entrepreneurship Program, which is centered around digital technology, provides a comprehensive understanding of the various types and roles of the digital revolution in the field of Marketing.
Pelatihan Sistem Keamanan IoT berbasis Model PBL untuk Warga Ridwansyah; Saharuddin; Nurfauziah; Darlan Sidik; Ahmad Risal
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas warga dalam mengelola sistem keamanan perumahan berbasis Internet of Things (IoT) di kawasan padat penduduk. Pelatihan yang dilaksanakan di Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, mencakup pengenalan perangkat IoT, penggunaan aplikasi pemantauan real-time, pemeliharaan, dan troubleshooting dasar. Model Problem Based Learning (PBL) digunakan untuk mendorong partisipasi aktif melalui praktik perakitan sensor, konfigurasi mikrokontroler, serta pengujian notifikasi otomatis. Peserta juga dibekali materi keamanan siber untuk meminimalkan risiko akses ilegal dan kerentanan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan warga dalam mengoperasikan sistem IoT secara mandiri, mendeteksi aktivitas mencurigakan, dan merespons insiden lebih cepat. Dukungan peserta dan aparat setempat menegaskan relevansi program ini sebagai langkah menuju sistem keamanan berbasis komunitas yang terintegrasi.
Pedagogical Knowledge and Teaching Career Interest as Predictors of Microteaching Learning Outcomes among Electrical EngineeringEducation Students Virliana Sabrina; Darlan Sidik; Hasanah Nur
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 13, Issue 2, May 2026
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/v13i2/12300

Abstract

Purpose –  This study aimed to examine the influence of pedagogical knowledge and interest in becoming a teacher on microteaching learning outcomes among Electrical Engineering Education students. Methods – This research employed a quantitative ex post facto design involving 70 students who had completed the microteaching course. The sample was determined using a total sampling technique. Data were collected through questionnaires measuring pedagogical knowledge and interest in becoming a teacher, while microteaching learning outcomes were obtained from students’ academic performance records. Data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression analysis. Findings – The results revealed that pedagogical knowledge and interest in becoming a teacher did not have a significant partial effect on microteaching learning outcomes. However, both variables simultaneously had a significant effect on learning outcomes (p < 0.05). The coefficient of determination indicated that the regression model explained only 9% of the variance in microteaching learning outcomes (R² = 0.09; Adjusted R² = 0.07), suggesting that other factors outside the model contributed more substantially to student performance. Research Implication – These findings indicate that although pedagogical knowledge and teaching career interest collectively contribute to microteaching learning outcomes, their contribution remains limited. Therefore, improving microteaching performance requires integrating pedagogical understanding with practical teaching skills, reflective practice, and structured instructional feedback. Originality – This study provides empirical evidence that pedagogical knowledge and interest in becoming a teacher have a significant simultaneous effect, but not a significant partial effect, on microteaching learning outcomes among Electrical Engineering Education students.
KUALITAS RANCANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS KERANGKA KERJA INTEGRASI TPACK (TECHNOLGICAL, PEDAGOGICAL, CONTENT, KNOWLEDGE) MATA KULIAH ELEKTRONIKA ANALOG Darlan Sidik
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 8, Issue 1, Februari 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama artikel adalah rendahnya kualitas rancangan pembelajaran yang berpijak pada kerangka kerja integrasi TPACK buatan Dosen Prodi Teknik Elektronika dan Teknik Elektro FT UNM (PTA, PTE FT-UNM) yang digunakan dalam pembelajaran elektronika analog. Tujuan adalah untuk mengetahui rancangan pembelajaran yang berpijak kerangka kerja integrasi TPACK buatan dosen yang digunakan dalam pembelajaran elektronika analog. Metode adalah deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh rancangan pembelajaran kerangka kerja integrasi TPACK mata kuliah elektronika analog. Populasi adalah seluruh rancangan pembelajaran mata kuliah elektronika yang terdokumentasikan pada prodi Pendidikan Teknik Elektronika (PTA) dan Prodi Pendidikan Teknik Elektro (PTE) pada tahun kuliah 2019/2020. Sampel yang diteliti adalah semua rancangan pembelajaran buatan dosen PTA dan PTE, sampel menggunakan teknik random sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu rancangan pembelajaran menggunakan kerangka kerja integrasi TPACK dan variabel terikat adalah mata kuliah elektronika analog . Data diperoleh dengan menggunakan lembar instrument kualitas rancangan pembelajaran dengan mencocokkan kerangka kerja menggunakan instrumen indikator. Tahapan analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif prosentase dan kriteria kuantitatif (Sangat baik, baik, kurang, dan sangat kurang). Hasil menunjukkan bahwa kualitas rancangan pembelajaran kerangka kerja integrasi TPACK adalah: (1) Content knowledge (CK) sebesar 74.25% dengan kategori baik, (2) pedagogical knowledge (PK) sebesar 52.31% dengan kategori cukup, (3) technological knowledge (TK) sebesar 40,93% kategori kurang, (4) Technological content knowledge (TCK) sebesar 64.29% kategori baik, (5) pedagogical conten knowledge (PCK) sebesar 51,3%, kategori kurang, dan (6) technological pedagogical knowledge (TPK) sebesar 62,3% kategori baik, dan TPACK sebesar 51,3% kategori cukup. Simpulan hasil ini menunjukkan bahwa kerangka kerja Technological knowledge (TK) memerlukan kajian khusus karena masih berada pada kategori kurang, sedangkan kerangka kerja lainnya berada pada kategori dari cukup hingga baik sehingga rancangan pembelajaran yang dibuat oleh dosen dapat meningkatkan kualitas pembelajaran pada prodi PTA,PTE FT UNM.
DIMENSI KETERAMPILAN BERPIKIR KOMPUTASI DALAM PEMECAHAN MASALAH PEMBELAJARAN ELEKTRONIKA ANALOG Darlan Sidik
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 8, Issue 2, Agustus 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama artikel adalah kurang efektifnya penyelesaian masalah yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah dan cenderung penyelesaiannya coba-coba. Tujuan adalah untuk mengetahui efektivitas dimensi keterampilan berpikir komputasi terhadap pemecahan masalah pembelajaran elektronika analog bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Elektronika FT UNM. Metode penelitian menggunakan eksplanasi dengan pendekatan kuantitaif yang didasarkan pada hasil perhitungan besaran nilai dari dokumen tes dan observasi yang ditampilkan dengan memprediksi sampel secara khusus hubungan antara dimensi keterampilan berpikir komputasi terhadap perolehan belajar konsep elektronika analog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi keterampilan berpikir komputasi Decomposition dengan nilai t-hitung sebesar 0.817, Algortihms 3.067, Pattren Recognitio 0.536, dan Abstraction 0.314. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa demensi keterampilan berpikir Algorithms memberi hubungan yang kuat terhadap hasil belajar konsep elektronika analog, diikuti dimensi keterampilan berpikir komputer lainnya untuk menyelesaikan masalah pembelajaran elektronika analogi bagi mahasiswa prodi PTA FT UNM.
PENDIDIKAN ERA 21 DAN ADOPSI MODEL PEMBELAJARAN (KAJIAN PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA) Darlan Sidik
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 6, Issue 2, Agustus 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan era 21 membutuhkan berbagai kompetensi dan keterampilan yangharus dikuasai peserta didik agar menjadi individu yang sukses dalam persaingan pengetahuandan keterampilan. Keterampilan yang diperlukan era 21 dikenal dan relevan dengan empat pilarkehidupan mencakup learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to livetogether. Prinsip ini mengandung keterampilan khusus yang perlu diintegrasikan dalampelaksanaan pembelajaran adalah; keterampilan berpikir, literasi informasi, pemecahan masalah,kolaboratif menggunakan model pembelajaran problem, proyek dan invensi dalam praktekpembelajaran era industrialisasi sebagai katalisasi model pembelajaran era pengatahuan. Adopsipembelajaran teknik elektronika yang dikaji dengan mengintegrasikan model pembelajaran yangberfokus pada peserta didik sebagai prinsip pokok, adopsi model pembelajaran yang sesuaidengan komponen pembelajaran era 21 adalah (1) pembelajaran Project Based Learning, (2)Problem Based Learning, (3) Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi. Adopsi modelpembelajaran diintegrasikan dengan internet sebagai sumber belajar sangat penting untukmewujudkan masa depan peserta didik yang lebih baik dan mampu berkompetisi pada dunia usahadan dunia industry di era mendatang.