Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Estetika Wabi-Sabi dan Kenyamanan Interior Pendekatan Berbasis Data terhadap Desain Holistik Giri, Kadek Risna Puspita; Ni Kadek Yuni Utami; Ni Made Sri Wahyuni Trisna
Waca Cipta Ruang Vol. 11 No. 1 (2025): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v11i1.15822

Abstract

Konsep Wabi-Sabi dalam desain interior menekankan estetika ketidaksempurnaan, kesederhanaan, dan keterhubungan dengan alam, yang semakin relevan dalam menciptakan ruang yang nyaman dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi prinsip Wabi-Sabi dalam desain interior melalui pendekatan holistik dengan meninjau empat aspek utama kenyamanan ruang, yaitu suhu ruangan, pencahayaan alami, refleksi material, dan warna interior. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 80 responden yang memiliki pengalaman terhadap ruang dengan elemen Wabi-Sabi, serta analisis observasional terhadap satu restoran dengan konsep Wabi-Sabi. Teknik analisis data melibatkan regresi linier untuk memahami hubungan variabel kenyamanan interior dengan elemen desain berbasis Wabi-Sabi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi material alami dan pencahayaan alami memiliki korelasi signifikan terhadap persepsi kenyamanan pengguna, sedangkan suhu ruangan dan warna interior lebih berpengaruh secara subjektif tergantung preferensi pengguna. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori kenyamanan interior berbasis estetika filosofis serta menjadi referensi bagi desainer dalam menciptakan ruang yang lebih harmonis dan berkelanjutan. Kata kunci: desain holistik, estetika wabi-sabi, interior berkelanjutan, kenyamanan interior, material alami
DIALOG NUSANTARA: TERBANG DENGAN LAPANG MENUJU IBUKOTA : Studi Kasus : Perancangan Interior Bandar Udara Halim Perdanakusuma Utami, Yuni; Puspita Giri, Kadek Risna; Sri Wahyuni Trisna, Ni Made; Adelia Meysa Putri, Ni Luh Made
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i1.9270

Abstract

Artikel ini membahas pertimbangan dalam merancang ruang publik di tengah laju mobilisasi yang tinggi di Jakarta, kota metropolitan Indonesia yang menjadi pusat industri dan administrasi negara. Fokus penelitian ditujukan pada Bandar Udara Halim Perdanakusuma, yang saat ini kehilangan keberadaannya padahal memiliki sejarah yang panjang sejak era kolonial. Penelitian ini bertujuan untuk merenovasi dan memperbarui bandar udara tersebut, dengan melahirkan desain bangunan yang memiliki makna, nilai guna dan budaya. Konsep desain, yang disebut "Dialog Nusantara; Terbang Dengan Lapang Menuju Ibukota”, mencerminkan pesona keindahan Indonesia dan dituangkan melalui retorika ruang dengan pendekatan partisipatif, ekologi, dan tata ruang spasial. Penelitian ini mendalaminya melalui studi analogi, esensi, dan variasi historis dari Halim Perdanakusuma, menyampaikan konsep Indonesia sebagai Nusantara, sebuah ruang untuk semua.
Strategi Perancangan Arsitektur dan Interior dalam Penataan Hutan Wisata Berbasis Potensi dan Budaya Lokal untuk Pariwisata Berkelanjutan di Desa Abang Baturiti I Made Satria Wira; Ni Made Emmi Nutrisia Dewi; Kadek Risna Puspita Giri
Waca Cipta Ruang Vol. 11 No. 2 (2025): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v11i2.15835

Abstract

Desa Abang di Kabupaten Tabanan memiliki keragaman potensi alam dan budaya lokal yang signifikan, meliputi kawasan hutan pinus, kontur topografi yang dinamis, mata air alami, serta praktik sosial-budaya yang hidup di tengah masyarakat. Potensi alam ini menjadi landasan bagi pengembangan hutan wisata yang berbasis ekowisata dan kearifan lokal. Namun, dalam implementasinya, kawasan ini menghadapi sejumlah permasalahan tata ruang, seperti zonasi yang tidak terstruktur, jalur sirkulasi yang kurang terarah, ketiadaan sistem penanda ruang, serta belum adanya strategi desain interior yang mendukung kenyamanan dan fungsionalitas ruang luar. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi desain interior dan zonasi ruang yang mampu merespon permasalahan tersebut melalui pendekatan deskriptif-kualitatif dengan mengintegrasikan konsep Tri Hita Karana. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelompokan zona ruang berdasarkan aktivitas dan kebutuhan pengunjung menjadi dasar dalam menciptakan tata ruang yang efisien dan adaptif. Strategi interior difokuskan pada peningkatan kenyamanan ruang terbuka melalui integrasi pencahayaan alami, sirkulasi udara silang, serta pemilihan material dan elemen visual yang merepresentasikan identitas budaya setempat. Dengan mengadopsi prinsip arsitektur ekologis dan filosofi penataan ruang tradisional Bali yang berlandaskan Tri Hita Karana. Strategi desain interior dan zonasi ruang ini berkontribusi dalam menciptakan pengalaman ruang yang nyaman, kontekstual, dan edukatif, sekaligus memperkuat fungsi hutan wisata sebagai ruang rekreatif dan berkelanjutan di Desa Abang. Kata Kunci:, Budaya lokal, desain interior, hutan wisata, pariwisata berkelanjutan, tri hita karana, zonasi ruang