Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Deskripsi Kemandirian Anak di Tk Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan Wa Ode Sitti Ahlia Manempa Ahlya; Muamal Gadafi; Damsir D
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian anak di TK Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan. Kemandirian anak usia dini merupakan kemampuan anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa atau dengan sedikit bantuan orang dewasa, seperti makan, berpakaian, menjaga kebersihan diri, bertanggung jawab, mengambil keputusan sederhana, serta mampu berinteraksi sosial dengan baik. Kemandirian sangat penting dikembangkan sejak usia dini karena menjadi dasar pembentukan karakter dan kesiapan anak dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan tujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai tingkat kemandirian anak di lingkungan sekolah. Aspek kemandirian yang dikaji meliputi kemandirian dalam aktivitas sehari-hari, tanggung jawab, pengambilan keputusan sederhana, dan interaksi sosial. Subjek penelitian adalah anak-anak di TK Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat kemandirian anak serta menjadi bahan evaluasi bagi guru dan sekolah dalam meningkatkan strategi pembelajaran yang dapat menumbuhkan kemandirian anak usia dini. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi orang tua tentang pentingnya menanamkan sikap mandiri sejak dini. Dari ke 7 indikator kemandirian anak sudah terlaksana, kemudian dideskripsikan dan dihasilkan bahwa peserta di TK Negeri 1 Lakambau sudah mandiri dalam melakukan kegiatan sehari-hari baik dalam indikator kemampuan fisik, percaya diri, bertanggung jawab, disiplin, pandai bergaul, saling berbagi dan mengendalikan emosi.
Strategi Guru Strategi Guru Dalam Menstimulasi Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia 5-6 Tahun di TK Adhyaksa XII Kendari Nurfiana; Muamal Gadafi; Sri Yuliani Mustar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan strategi pembelajaran guru serta mengidentifikasi komponen strategi pembelajaran dalam menstimulasi kemampuan berpikir logis anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek dua orang guru dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, , dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi pembelajaran guru dilaksanakan melalui pembelajaran aktif secara sistematis, dimulai dari pemahaman materi, penetapan tujuan, pemilihan strategi, hingga perancangan kegiatan yang menarik dan kontekstual. Guru membimbing anak melalui diskusi dan tanya jawab sehingga anak dapat berpikir, mengamati, mencoba, dan menemukan jawaban secara langsung; (2) komponen strategi pembelajaran meliputi tujuan, materi, metode, dan media pembelajaran. Guru memanfaatkan media audio visual dan konkret, melakukan penilaian berkelanjutan, memberikan umpan balik, serta melakukan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini adalah strategi pembelajaran guru dalam menstimulasi kemampuan berpikir logis anak usia 5-6 tahun dilaksanakan melalui pembelajaran aktif yang sistematis dengan komponen tujuan, materi, metode, dan media sehingga mampu mendukung perkembangan berpikir logis anak secara optimal.
Analisis Kecanduan Game Online pada Perilaku Anak Usia 5-6 Tahun Nur Linda; Muhamad Safiuddin Saranani; Muamal Gadafi
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecanduan game online pada perilaku anak usia 5-6 Tahun di TK Dharma Bonea Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian 1 orang anak TK Dharma Wanita Bonea informan penelitian guru kelas B dan orang tua anak. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Adapun teknik analisis data penelitian berdasarkan model analisis data interaktif Miles dan Huberman yaitu terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perubahan perilaku akibat kecanduan game online pada perilaku anak usia 5-6 tahun perubahan anak mulai dari marah, menangis, malas dan mengejek orang teman. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa game online dapat mengakibatkan kecanduan pada perilaku anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Bonea Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna.
Metode Guru dalam Mengembangkan Kedisiplinan pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Sangia Jampaka Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah Riska; Muamal Gadafi; Damsir D
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang dilakukan guru untuk mengembangkan kedisiplinan pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Sangia Jampaka Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Subjek penelitian ini adalah 2 orang guru dan Kepala Sekolah TK Negeri Sangia Jampaka Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah.Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode guru dalam mengembangkan kedisiplinan pada anak usia 5-6 tahun dilakukan melalui beberapa metode yang disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan anak. Metode yang diterapkan lebih menekankan pada: 1) metode cerita, dengan menceritakan kisah-kisah yang menarik yang mengandung pesan moral dan nilai-nilai disiplin sehingga anak lebih memahami perilaku apa saja yang dapat ditiru dalam cerita tersebut. 2) Metode keteladanan/contoh, guru memberikan contoh secara langsung perilaku disiplin kepada anak. 3) Metode pembiasaan, guru membiasakan anak melakukan kegiatan secara teratur dan konsisten setiap hari. 4) Metode apresiasi, digunakan sebagai bentuk penguatan positif yang diberikan ketika anak menunjukkan perilaku disiplin. 5) Pemberian konsekuensi, digunakan untuk menyadarkan anak bahwa perbuatan yang dilakukan itu salah. 6) Kerjasama antara guru dan orang tua, dengan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua, sehingga akan menjadikan keberhasilan pengembangan kedisiplinan pada anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode yang diterapkan sudah berjalan dengan baik. Guru telah menggunkan berbagai metode yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Pengaruh Penggunaan Smartboard terhadap Kemampuan Numerasi Anak Usia 5-6 Tahun di TK Wulele Sanggula II Kendari Anggun; Sitti Rahmaniar Abubakar; Muamal Gadafi
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2519

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan Smartboard terhadap kemampuan numerasi anak usia 5-6 tahun di TK Wulele Sanggula II Kendari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Adapun desain penelitian yang digunakan yaitu desain pre-eksperimental dengan model one-group pretest–posttest design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu Tes dengan Lembar Kerja Anak (LKA), lembar observasi, dan studi dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini mennggunakan analisis deskriptif statistik dan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai antara pretest dan posttest. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis statistik menunjukkan nilai Z sebesar -5,215 dengan angka signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 pada data LKA. Sementara itu, data Observasi menunjukkan hasil analisis statistik nilai Z sebesar -5,514 dengan angka signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi kedua data tersebut jauh lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, maka terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara skor pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan Smartboard terhadap kemampuan numerasi anak usia 5-6 tahun di TK Wulele Sanggula II Kendari.