Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Deskripsi Kemandirian Anak di Tk Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan Wa Ode Sitti Ahlia Manempa Ahlya; Muamal Gadafi; Damsir D
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian anak di TK Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan. Kemandirian anak usia dini merupakan kemampuan anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa atau dengan sedikit bantuan orang dewasa, seperti makan, berpakaian, menjaga kebersihan diri, bertanggung jawab, mengambil keputusan sederhana, serta mampu berinteraksi sosial dengan baik. Kemandirian sangat penting dikembangkan sejak usia dini karena menjadi dasar pembentukan karakter dan kesiapan anak dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan tujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai tingkat kemandirian anak di lingkungan sekolah. Aspek kemandirian yang dikaji meliputi kemandirian dalam aktivitas sehari-hari, tanggung jawab, pengambilan keputusan sederhana, dan interaksi sosial. Subjek penelitian adalah anak-anak di TK Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat kemandirian anak serta menjadi bahan evaluasi bagi guru dan sekolah dalam meningkatkan strategi pembelajaran yang dapat menumbuhkan kemandirian anak usia dini. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi orang tua tentang pentingnya menanamkan sikap mandiri sejak dini. Dari ke 7 indikator kemandirian anak sudah terlaksana, kemudian dideskripsikan dan dihasilkan bahwa peserta di TK Negeri 1 Lakambau sudah mandiri dalam melakukan kegiatan sehari-hari baik dalam indikator kemampuan fisik, percaya diri, bertanggung jawab, disiplin, pandai bergaul, saling berbagi dan mengendalikan emosi.
Strategi Guru Strategi Guru Dalam Menstimulasi Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia 5-6 Tahun di TK Adhyaksa XII Kendari Nurfiana; Muamal Gadafi; Sri Yuliani Mustar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan strategi pembelajaran guru serta mengidentifikasi komponen strategi pembelajaran dalam menstimulasi kemampuan berpikir logis anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek dua orang guru dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, , dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi pembelajaran guru dilaksanakan melalui pembelajaran aktif secara sistematis, dimulai dari pemahaman materi, penetapan tujuan, pemilihan strategi, hingga perancangan kegiatan yang menarik dan kontekstual. Guru membimbing anak melalui diskusi dan tanya jawab sehingga anak dapat berpikir, mengamati, mencoba, dan menemukan jawaban secara langsung; (2) komponen strategi pembelajaran meliputi tujuan, materi, metode, dan media pembelajaran. Guru memanfaatkan media audio visual dan konkret, melakukan penilaian berkelanjutan, memberikan umpan balik, serta melakukan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini adalah strategi pembelajaran guru dalam menstimulasi kemampuan berpikir logis anak usia 5-6 tahun dilaksanakan melalui pembelajaran aktif yang sistematis dengan komponen tujuan, materi, metode, dan media sehingga mampu mendukung perkembangan berpikir logis anak secara optimal.
Efforts to Improve Children’s Naturalist Intelligence Through Planting Activities Using Hydroponic Growing Media at TKIT As-Sunnah Napabalano: Enhancing Children’s Naturalist Intelligence Through Hydroponic Planting Activities Sitti Nur Aziza; Sitti Rahmaniar Abubabakar; Muamal Gadafi
Primary Education Insight Vol. 2 No. 1 (2026): Primary Education Insight, June Issue
Publisher : Creative Smart Visionary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65779/pedi.v2i1.53

Abstract

Naturalist intelligence refers to children’s ability to recognize, understand, and demonstrate concern for the natural environment around them. Initial observations at Integrated Islamic Kindergarten (TKIT) As-Sunnah Napabalano revealed that the naturalist intelligence of Group B children had not yet developed optimally. The children still experienced difficulties in recognizing plants, understanding plant growth processes, and showing concern for the environment. This study aimed to improve children’s naturalist intelligence through planting activities using hydroponic growing media at Integrated Islamic Kindergarten (TKIT) As-Sunnah Napabalano. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 11 Group B children, consisting of 5 boys and 6 girls. Data were collected through observation and documentation techniques. The data were analyzed using descriptive qualitative analysis based on early childhood development categories. The findings indicated that planting activities using hydroponic growing media were effective in improving children’s naturalist intelligence. Teacher teaching activities increased from 73.33% in Cycle I to 93.33% in Cycle II. Children’s learning activities also improved from 71.42% to 92.86%. In addition, the results of children’s naturalist intelligence development increased from 72.73% in Cycle I to 90.91% in Cycle II. The children became more capable of recognizing plants, understanding plant growth processes, and demonstrating environmental awareness through direct plant-care activities. Therefore, planting activities using hydroponic growing media can be considered an effective learning strategy for improving early childhood naturalist intelligence.