Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Dampak Game Free Fire Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Kelas IV SDN Sindangheula 01 Permana, Ega; Muamar, Muamar; Fitri, Rila Melyana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EGA PERMANA. 2023. “Dampak Game Free Fire Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Kelas IV Sdn Sindangheula 01”. Tesis. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhadi Setiabudi Brbes. Pembimbing 1 : Muamar, M.Pd, I. Pembimbing 2 : Rila Melyana Fitri, M.Pd.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak game Free Fire terhadap pembentukan karakter siswa kelas IV SDN Sindangheula 01 yaitu dampak hal itu sangat berpengaruh terhadap aktivitas siswa di rumah dan di sekolah. Hal ini mengakibatkan siswa terlalu asyik dengan dunia game free fire sehingga berdampak pada pembentukan karakter. Siswa sendiri yang akan mengalami permasalahan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data dengan studi survei menggunakan kata-kata. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Sindangheula 01. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 32 siswa. Peneliti mengambil 6 responden yang terdiri dari guru, siswa dan orang tua. Hasil dari penelitian ini adalah, 1) Dampak kekerasan yang timbul dari game Free Fire terhadap karakter siswa yang menampilkan tayangan kekerasan adalah tayangan yang menampilkan adegan kekerasan dari tingkat yang ringan seperti kata-kata kasar, makian, hingga yang berat seperti sebagai adegan pemukulan. , menabrak, menembak, atau membunuh. Game free fire merupakan game yang mengharuskan pemainnya untuk bertahan hidup hingga akhir dan menahan serangan lawan dengan menggunakan aksi kekerasan yang sama seperti yang dilakukan oleh lawan. Jadi secara tidak langsung tersirat pesan bahwa kekerasan harus dibalas dengan kekerasan pula. 2) Cara Meningkatkan Karakter Pada Siswa menunjukkan bahwa dalam hal ini cara untuk meningkatkan karakter pada siswa adalah dengan memberikan contoh sikap keteladanan terhadap siswa, dan juga memberikan penghargaan dan penghargaan kepada siswa guna meningkatkan karakter siswa, 3) Pengaruh yang timbul dari menurunnya level karakter siswa akibat Game Free Fire. Pelajar yang bermain game online masih beranggapan bahwa dengan bermain game online dapat memperoleh kesenangan, banyak cara untuk mendapatkan kesenangan, salah satunya dengan bermain game online.
LAGU NASIONAL SEBAGAI MEDIA PENANAMAN KARAKTER CINTA TANAH AIR PADA PESERTA DIDIK Zamzami, Yuda; Rila Melyana Fitri; Diah Sunarsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31266

Abstract

The character of patriotism is an essential aspect of character education in elementary schools that needs to be instilled from an early age. However, observations at SD Negeri Rengaspendawa 03 show that most third-grade students do not yet fully recognize, memorize, or understand the meaning of national songs. This study aims to describe the process of instilling the character of patriotism through national songs and to identify the supporting factors in its implementation. This research employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the character of patriotism is developed through routine singing of national songs, memorizing songs such as "Padamu Negeri", "Garuda Pancasila", and "Satu Nusa Satu Bangsa", and by providing explanations of the lyrics' meaning by the teachers. Supporting factors for the success of this activity include the active role of teachers, the selection of appropriate songs, and the support of the school environment. The study concludes that national songs are an effective medium for instilling national values, fostering pride in the nation, and strengthening students’ identity as Indonesian citizens.
Edukasi Bullying: Membangun Sekolah Yang Aman dan Nyaman di Lingkungan SDN Talok 02 Ningsih, Ajeng Fitriyadi; Fitri, Rila Melyana; Yuliyanti, Novi
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 02 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama di SDN Talok 02 adalah masih maraknya perilaku bullying, baik verbal maupun nonverbal, seperti ejekan, pemanggilan dengan sebutan orang tua, hingga pemukulan antar siswa. Kurangnya edukasi mengenai bullying serta dampaknya terhadap kesehatan mental menjadi faktor utama permasalahan ini. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi mengenai bullying, klasifikasinya, dampak, serta cara pencegahannya guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tahapan observasi langsung, wawancara dengan guru, pretest untuk mengetahui pemahaman awal siswa, serta pelaksanaan edukasi menggunakan ceramah interaktif, media PowerPoint, pemutaran film pendek, diskusi, dan deklarasi anti-bullying. Evaluasi dilakukan melalui posttest, kuesioner, serta wawancara lanjutan dengan guru dan siswa untuk melihat perubahan sikap. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa, dari 50% pada tahap pretest menjadi 90% pada posttest. Siswa lebih berani menyampaikan pendapat, menolak tindakan bullying, dan mendukung terciptanya suasana sekolah yang ramah anak. Edukasi bullying terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran serta membangun komitmen bersama antara siswa, guru, dan orang tua untuk mencegah perundungan dan menjaga iklim belajar yang kondusif di SDN Talok 02.
Analisis Penguatan Budi Pekerti Pada Kurikulum Merdeka Melalui Pembelajaran Bahasa Jawa Di SD Negeri Sawojajar 1 Silviani Nur Ajizah; Rila Melyana Fitri; Moh. Toharudin
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 3 (2023): September : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i3.556

Abstract

The main problem in this reseach is how strengthen character in the independent curriculum in forming character in grade 1 students, the process of applying ethical values to students and the results of strengthening character though learning Javanese. This type of research is descripve qualitative. In this study the data collection used included: observation, in-depth interviews, and documentation.the analytical method used is three stages, namely data reduction, data presentation, and verification. In learning Javanese, habituation can be carried out if the school environment can play a role in the habituation of learning Javanese, including the use of spoken language, behavior, and habits of these factors that have an influence on students, based on the research results that has been done, it can be concluded that the analysis of strengthening character in the independent curriculum through learning Javanese at SD Negeri Sawojajar 1 is carried out with good.