Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Gerakan Literasi Sekolah Melalui Pojok Baca Kelas Dalam Meningkatkan Minat Baca Tiarasari, Lala; Setiyoko, Didik Tri; Fitri, Rila Melyana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12414

Abstract

Penelitian membahas tentang gerakan literasi sekolah melalui pojok baca kelas dalam meningkatkan minat baca. Mengingat rendahnya minat peserta didik dalam membaca, pemerintah merancang program gerakan literasi sekolah sejak tahun 2016. Adanya program ini diharapkan peserta didik meningkat minat baca. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan gerakan literasi sekolah dan apa saja faktor penghambat serta faktor pendukung pelaksanaan gerakan literasi sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dalah metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru da peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pelaksanaan literasi di kelas IV belum berjalan secara maksimal. Faktor penghambat yang mempengaruhi pelaksanaan kegitan literasi yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal dari dalam peserta didik yang kurangnya minat dan motivasi dari diri sendiri, faktor ekternal yakni faktor dari luar seperti peran guru, lingkungan, keluarga dan fasilitas yang kurang memadai.
Dampak Game Free Fire Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Kelas IV SDN Sindangheula 01 Permana, Ega; Muamar, Muamar; Fitri, Rila Melyana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EGA PERMANA. 2023. “Dampak Game Free Fire Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Kelas IV Sdn Sindangheula 01”. Tesis. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhadi Setiabudi Brbes. Pembimbing 1 : Muamar, M.Pd, I. Pembimbing 2 : Rila Melyana Fitri, M.Pd.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak game Free Fire terhadap pembentukan karakter siswa kelas IV SDN Sindangheula 01 yaitu dampak hal itu sangat berpengaruh terhadap aktivitas siswa di rumah dan di sekolah. Hal ini mengakibatkan siswa terlalu asyik dengan dunia game free fire sehingga berdampak pada pembentukan karakter. Siswa sendiri yang akan mengalami permasalahan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data dengan studi survei menggunakan kata-kata. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Sindangheula 01. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 32 siswa. Peneliti mengambil 6 responden yang terdiri dari guru, siswa dan orang tua. Hasil dari penelitian ini adalah, 1) Dampak kekerasan yang timbul dari game Free Fire terhadap karakter siswa yang menampilkan tayangan kekerasan adalah tayangan yang menampilkan adegan kekerasan dari tingkat yang ringan seperti kata-kata kasar, makian, hingga yang berat seperti sebagai adegan pemukulan. , menabrak, menembak, atau membunuh. Game free fire merupakan game yang mengharuskan pemainnya untuk bertahan hidup hingga akhir dan menahan serangan lawan dengan menggunakan aksi kekerasan yang sama seperti yang dilakukan oleh lawan. Jadi secara tidak langsung tersirat pesan bahwa kekerasan harus dibalas dengan kekerasan pula. 2) Cara Meningkatkan Karakter Pada Siswa menunjukkan bahwa dalam hal ini cara untuk meningkatkan karakter pada siswa adalah dengan memberikan contoh sikap keteladanan terhadap siswa, dan juga memberikan penghargaan dan penghargaan kepada siswa guna meningkatkan karakter siswa, 3) Pengaruh yang timbul dari menurunnya level karakter siswa akibat Game Free Fire. Pelajar yang bermain game online masih beranggapan bahwa dengan bermain game online dapat memperoleh kesenangan, banyak cara untuk mendapatkan kesenangan, salah satunya dengan bermain game online.
LAGU NASIONAL SEBAGAI MEDIA PENANAMAN KARAKTER CINTA TANAH AIR PADA PESERTA DIDIK Zamzami, Yuda; Rila Melyana Fitri; Diah Sunarsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31266

Abstract

The character of patriotism is an essential aspect of character education in elementary schools that needs to be instilled from an early age. However, observations at SD Negeri Rengaspendawa 03 show that most third-grade students do not yet fully recognize, memorize, or understand the meaning of national songs. This study aims to describe the process of instilling the character of patriotism through national songs and to identify the supporting factors in its implementation. This research employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the character of patriotism is developed through routine singing of national songs, memorizing songs such as "Padamu Negeri", "Garuda Pancasila", and "Satu Nusa Satu Bangsa", and by providing explanations of the lyrics' meaning by the teachers. Supporting factors for the success of this activity include the active role of teachers, the selection of appropriate songs, and the support of the school environment. The study concludes that national songs are an effective medium for instilling national values, fostering pride in the nation, and strengthening students’ identity as Indonesian citizens.
Analisis Penguatan Budi Pekerti Pada Kurikulum Merdeka Melalui Pembelajaran Bahasa Jawa Di SD Negeri Sawojajar 1 Silviani Nur Ajizah; Rila Melyana Fitri; Moh. Toharudin
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 3 (2023): September : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i3.556

Abstract

The main problem in this reseach is how strengthen character in the independent curriculum in forming character in grade 1 students, the process of applying ethical values to students and the results of strengthening character though learning Javanese. This type of research is descripve qualitative. In this study the data collection used included: observation, in-depth interviews, and documentation.the analytical method used is three stages, namely data reduction, data presentation, and verification. In learning Javanese, habituation can be carried out if the school environment can play a role in the habituation of learning Javanese, including the use of spoken language, behavior, and habits of these factors that have an influence on students, based on the research results that has been done, it can be concluded that the analysis of strengthening character in the independent curriculum through learning Javanese at SD Negeri Sawojajar 1 is carried out with good.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELAJAR BAHASA JAWA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Inayatul Fauziah; Atikah Mumpuni; Rila Melyana Fitri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45836

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors that influence learning interest and teachers' efforts to increase interest in learning Javanese in elementary school students. This study identified various problems related to the low interest in learning Javanese in elementary schools. In this study, the Literature Review method was used to review various research results and relevant sources on interest in learning Javanese. These sources included scientific journal articles, books, and academic publications relevant to the research topic. The results showed that there are internal and external factors that influence interest in learning Javanese. Internal factors include students' attention, self-confidence, and desire to learn, while external factors include learning strategies, the use of learning media, the environment, and language habits.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MURID SEKOLAH DASAR MELALUI IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING Nurito, Nurito; Nurpratiwiningsih, Laelia; Melyana Fitri, Rila
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.45673

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the deep learning approach in improving elementary school students’ conceptual understanding through the Systematic Literature Review (SLR) method. The study was conducted by collecting and synthesizing various relevant scientific articles using the Publish or Perish application integrated with Google Scholar. The article selection process refers to the PRISMA protocol, which includes the stages of identification, screening, eligibility assessment, and final selection. From the initial search results that produced 724 articles, the screening process reduced the number to 503 articles, finally obtaining 13 articles that met the inclusion criteria for in-depth analysis. The result showed that the deep learning approach is effective in improving elementary school students’ conceptual understanding. This improvement is demonstrated through learning outcomes, active student engagement, and thinking and reflection skills. Furthermore, the implementation of deep learning combined with innovative learning models and the use of learning media has been proven to create more meaningful learning. However, several obstacles to its implementation exist, including limited facilities, teacher readiness, and implementation time. Based on the research results, it can be concluded that the deep learning approach has significant potential for improving elementary school students’ conceptual understanding, with the note that optimal support is needed for its implementation.
Literacy Culture and Digital Literacy in Elementary Schools Moh Toharudin; Hana Kartika Sari; Budi Adjar Pranoto; Rila Melyana Fitri
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 4 No. 2 (2021): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v4i2.2916

Abstract

The purpose of the study was to describe the implementation of literacy culture and digital literacy, as well as identify the supporting and inhibiting factors of literacy culture and digital literacy in increasing reading interest of elementary school students. This research uses a case study qualitative approach. Data collection techniques with participatory observation, interviews, and documentation. The validity of the data using triangulation techniques. This research was conducted at SD Negeri Kecipir 01 Brebes, Central Java. The results of this study are: 1) the implementation of literacy culture, namely: reading corner, reading 15 minutes before learning, library procurement; 2) Implementation of digital literacy by: E-library, a digital guide for teachers in learning; 3) Supporting factors: The role of schools by providing infrastructure suggestions, students' reading interest, the role of parents, teachers have a good learning spirit; 4) Inhibiting factors: incomplete infrastructure, student conditions and an unsupportive environment, lack of student interest in reading, and lack of parental supervision.
Personality Characteristics of Introvert, Extrovert, and Ambivert in Elementary School Students Rila Melyana Fitri; Moh Toharudin; Fia Bahrulinnisa
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 5 No. 2 (2022): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v5i2.2917

Abstract

The purpose of this study is to describe the character and personality of the first and third graders of SDIT Nurul Hidayah Brebes. This research uses a case study qualitative method, data collection by non-participant observation and a literature study. The validity of the data used using source triangulation. Then the data were analyzed through data reduction and conclusion. The results of this study are three personal students at SDIT Nurul Hidayah, namely individuals who tend to be closed. These students prefer their world and tranquillity; quiet students have open personalities, prefer the outside world and constantly interact with their friends, and have flexible personalities, whereas these students have an open and sometimes closed character.
Edukasi Literasi Sains Untuk Meningkatkan Keterampilan Generik Sains Siswa SD Novi Yuliyanti; Tri Linda Antika; Rila Melyana Fitri; Aisyatun Munawaroh
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 01 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v6i01.1944

Abstract

Rendahnya literasi sains dan keterampilan generik sains siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam pembelajaran IPA sehingga diperlukan upaya edukatif yang mampu memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains guna mengembangkan keterampilan generik sains siswa di SD Kalikangkung 2. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi awal, koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan pembelajaran berbasis literasi sains melalui kegiatan observasi, eksperimen sederhana, diskusi, dan presentasi, serta evaluasi menggunakan instrumen pretest dan posttest. Kegiatan melibatkan siswa SD Kalikangkung 2 sebagai peserta utama. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam memahami konsep sains, melakukan pengamatan, mengidentifikasi hubungan sebab-akibat, menginterpretasikan data sederhana, serta mengomunikasikan hasil pengamatan secara sistematis. Selain itu, siswa menunjukkan partisipasi dan antusiasme yang tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Program edukasi literasi sains ini terbukti mampu meningkatkan keterampilan generik sains siswa melalui pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Oleh karena itu, kegiatan serupa layak diterapkan secara berkelanjutan
Edukasi Bullying: Membangun Sekolah Yang Aman dan Nyaman di Lingkungan SDN Talok 02 Ajeng Fitriyadi Ningsih; Rila Melyana Fitri; Novi Yuliyanti
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 02 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama di SDN Talok 02 adalah masih maraknya perilaku bullying, baik verbal maupun nonverbal, seperti ejekan, pemanggilan dengan sebutan orang tua, hingga pemukulan antar siswa. Kurangnya edukasi mengenai bullying serta dampaknya terhadap kesehatan mental menjadi faktor utama permasalahan ini. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi mengenai bullying, klasifikasinya, dampak, serta cara pencegahannya guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tahapan observasi langsung, wawancara dengan guru, pretest untuk mengetahui pemahaman awal siswa, serta pelaksanaan edukasi menggunakan ceramah interaktif, media PowerPoint, pemutaran film pendek, diskusi, dan deklarasi anti-bullying. Evaluasi dilakukan melalui posttest, kuesioner, serta wawancara lanjutan dengan guru dan siswa untuk melihat perubahan sikap. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa, dari 50% pada tahap pretest menjadi 90% pada posttest. Siswa lebih berani menyampaikan pendapat, menolak tindakan bullying, dan mendukung terciptanya suasana sekolah yang ramah anak. Edukasi bullying terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran serta membangun komitmen bersama antara siswa, guru, dan orang tua untuk mencegah perundungan dan menjaga iklim belajar yang kondusif di SDN Talok 02.