Claim Missing Document
Check
Articles

DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN CHEMISTRY IS FUN BERBASIS ANDROID PADA MATERI TITRASI ASAM BASA Febriana, Zerlinda; Kasmui, Kasmui
Chemistry in Education Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v10i2.41282

Abstract

Media dapat digunakan untuk menyajikan materi pembelajaran agar lebih menarik perhatian siswa. Media pembelajaran chemistry is fun merupakan sebuah media pembelajaran yang menyenangkan yang berisi materi, latihan soal, video dan game edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan media pembelajaran menggunakan Android, dan menganalisis keefektifan media pembelajaran pada materi titrasi asam basa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan metode ADDIE, yaitu analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Penelitian dilakukan di salah satu SMA Negeri Semarang. Subjek penelitian adalah kelas XI MIPA 3 yang terdiri dari 34 siswa. Hasil analisis kelayakan media menunjukkan presentase validasi sebesar 90% yang termasuk dalam kriteria sangat layak. Hasil analisis keefektifan didapatkan dari nilai ulangan dengan ketuntasan klasikal 74%. Respon siswa terhadap media yang dikembangkan sangat baik dengan skor nilai sebesar 84%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan layak dan mendekati efektif digunakan dalam pembelajaran titrasi asam basa. Kata Kunci : Media Pembelajaran, chemistry is fun, titrasi asam basa.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA MATERI HIDROLISIS Oktaviana, Delta; Widodo, Antonius Tri; Kasmui, Kasmui
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang cenderung masih berpusat pada guru menyebabkan hasil belajar kimia siswa masih rendah. Selain itu aktivitas pembelajaran juga terkesan monoton karena siswa hanya mendengarkan guru saja dan tidak terlibat aktif dalam pembelajaran. Untuk dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa, guru dapat menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan aktivitas belajar siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA N 2 Semarang pada tanggal 6 April - 28 Mei 2017. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, diperoleh kelas XI MIPA 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 6 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest control group. Hasil uji perbedaan rerata memperlihatkan t hitung hasil belajar adalah 2,81 lebih besar dari ttabel pada taraf signifikansi 5% yaitu 1,99. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap hasil belajar dan aktivitas belajar siswa berturut-turut sebesar 16% dan 19,36%. Harga n-gain hasil belajar untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut 0,67 dan 0,55. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif serta dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang.
KAJIAN HKSA SENYAWA TURUNAN DEOKSIBENZOIN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI MULTILINEAR Rifai, Abdul Aziz; Kasmui, Kasmui; Hadisaputro, Subiyanto
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4113

Abstract

Telah dilakukan kajian HKSA senyawa turunan deoksibenzoin menggunakan deskriptor sterik, hidrofobik dan teoritik. Nilai deskriptor diperoleh berdasarkan perhitungan kimia komputasi menggunakan program Gaussian-03 dan MarvinBeans-6.0.0. Data deskriptor sterik, hidrofobik dan teoritik dibandingkan dengan data Log 1/IC50 yang diperoleh dari literatur. Data hasil perhitungan dioleh menggunakan program IBM SPSS 21 dengan metode analisis regresi multilinear. Diperoleh persamaan HKSA:Log 1/IC50 = -74,67743 + (-277,32814) Energi HOMO + (174,53663) Celah HOMO-LUMO + (11,08427) IPs + (-0,00963) PSA + (-2,59472) Log P + (0,45320) indeks Platt + (2,54236) indeks Balaban + (0,47215) indeks  Harary + (-0,01080) indeks Hyper-Wiener n = 12; R = 0,969604; R2 = 0,940133; SE = 0,300659; PRESS = 0,18079.Dari persamaan HKSA, didapatkan prediksi senyawa yang sangat berpotensi sebagai antioksidan, yaitu senyawa 2-(3,4-dimetoksifenil)-1-(2,4,5-trihidroksifenil) etanon dengan nilai Log 1/IC50 prediksi sebesar 0,57995. Dengan membanding-kan nilai Log 1/IC50 prediksi, didapatkan hasil bahwa gugus metoksi (OCH3) lebih meningkatkan aktivitas antioksidan dibandingkan dengan gugus etoksi (OC2H5).
KAJIAN HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA ANALOG KALKON Isnaeni, Lailatul; Kasmui, Kasmui; Kusuma, Samuel Budi Wardana
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i2.11430

Abstract

Analisis HKSA terhadap 13 senyawa analog kalkon telah dilakukan berdasarkan analisis regresi multilinear. Deskriptor yang digunakan adalah deskriptor sterik, hidrofobik dan elektronik. Terhadap setiap senyawa dilakukan optimasi geometri dengan metode DFT B3LYP basis set 6-311G, kemudian dihitung nilai deskriptornya menggunakan software Gaussian 09 dan MarvinBeans-6.0.0. Data aktivitas antioksidan IC50 diperoleh dari literatur dan dinyatakan sebagai log 1/IC50. Data deskriptor diolah menggunakan IBM SPSS 21. Diperoleh persamaan HKSA: Log 1/IC50­ = -13,715 + 56,583 Energi HOMO + 0,654 Celah HOMO-LUMO – 4,018 IPs + 0,003 PSA – 0,225 logP + 0,036 Indeks Platt + 1,221 Indeks Balaban – 0,046 Indeks Harrary – 3,643E-05 Indeks Hyper-Wiener + 0,299 Refraktivitas - 0,773 Polarisabilitas Dengan n = 13; R = 0,998; R2 = 0,995; SE = 0,017014694; PRESS = 0,00028939 Dari persamaan HKSA didapatkan prediksi senyawa yang berpotensi sebagai antioksidan, yaitu senyawa 2,4,5,2’,5’-pentametoksikalkon; 2’-hidroksi-2,4,5,5’-tetrametoksikalkon dan 2’-nitro-5’-hidroksi-2,4,5-trimetoksikalkon dengan nilai Log 1/IC50 masing-masing sebesar -0,0329263210179302; -0,3947818814234920, -0,3400535864346010.
Sintesis dan Karakterisasi TiO2(nanorod)-SiO2 dan Aplikasinya Dalam Cat Akrilik Sulistyono, Ahmad; Wahyuni, Sri; Kasmui, Kasmui
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i1.19221

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis TiO2 nanorod termodifikasi silika (TiO2-SiO2) dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh suhu kalsinasi terhadap karakteristik komposit TiO2-SiO2 dan mengetahui pengaruh variasi massa komposit terhadap uji sudut kontak pada cat akrilik. Nanokomposit TiO2-SiO2 disintesis dengan menggunakan prekursor sol TiO2 dan sol SiO2. Sebelumnya sol TiO2 disintesis secara solvotermal dan SiO2 disintesis secara sol-gel. titanium (IV) isopropoksida digunakan sebagai prekursor TiO2 nanorod, dan tetraetilorthosilikat sebagai prekursor SiO2. Material nano diaplikasikan sebagai bahan tambahan dalam cat akrilik untuk memberikan sifat swa-bersih pada cat. Hasil sintesis TiO2-SiO2 dikarakterisasi dengan FTIR untuk mengetahui struktur ikatan, XRD untuk mengetahui ukuran dan struktur kristal, TEM untuk mengetahui morfologi, dan SAA untuk mengetahui luas permukaan dan ukuran pori. Hasil karakterisasi FTIR menunjukan adanya ikatan Si-O-Si, Si-OH, Si-O-Ti dan vibrasi ulur Ti-O pada bilangan gelombang 1095,57cm-1, 3425,58 cm-1, 948,98 cm-1, dan 678,94 cm-1. Hasil XRD menunjukkan bahwa sifat padatan adalah kristalin dengan fasa anatase. Hasil TEM menunjukkan bahwa struktur rods pada TiO2 sudah mulai terbentuk. Luas permukaan yang dihasilkan dari karakterisasi SAA secara berturut-turut pada suhu 250, 350, dan 450 oC yaitu 60,898; 40,548; dan 52,097 m2/g. Hasil pengukuran sudut kontak terbesar dan menunjukkan hasil paling baik pada komposit suhu kalsinasi 450oC dengan variasi massa 5% dari massa cat akrilik
Rekayasa Nilai Celah Pita Boron Nitride Nanotube melalui Enkapsulasi Logam Ni dan Co Khotto, Yuniar Firgin Nakiyatul; Kasmui, Kasmui
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i2.21860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh enkapsulasi logam Ni maupun logam Co terhadap celah pita dan kestabilan struktur BNNT. Penelitian ini dilakukan dengan metode DFT menggunakan software Gaussian 09W dan Gaussview 5.0.8 dan hasilnya dianalisis menggunakan software Gaussum 3.0 Penelitian ini dilakukan menggunakan BNNT4,4 dan BNNT5,0 dengan basis set 631G. Perhitungan menunjukkan celah pita dari BNNT4,4,BNNT4,4-Co dan BNNT4,4-Ni serta BNNT5,0 ,BNNT5,0-Ni dan BNNT5,0-Co mengalami penurunan nilai celah pita dengan nilai 5,31 eV; 1,445 eV dan 1,74 eV serta 3,39 eV; 1,70 eV dan 1,475 eV. Hal ini dikarenakan resitivitas listrik dari logam Co lebih kecil daripada logam Ni, semakin kecil resitivitas listrik dari logam yang dienkapsulasi maka semakin besar pula penurunan nilai celah pita yang didapatkan. Nilai resitivitas listrik dari logam Co dan Ni adalah 62,4 nΩm dan 69,3 nΩm. Dari Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa enkapsulasi Co dan Ni pada BNNT4,4 dan BNNT5,0 dapat menurunkan nilai celah pita dari BNNT4,4 murni.
Pengaruh Enkapsulasi Logam Cr dan Zn terhadap Band Gap BNNT Armchair menggunakan Metode DFT Fitriyaningsih, Afi; Kasmui, Kasmui; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i3.22456

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menurunkan band gap BNNT armchair sehingga diperoleh BNNT yang bersifat semikonduktor. BNNT memiliki band gap seragam yang tidak bergantung pada diameter tabung dan penggulungan. Penurunan band gap dalam penelitian ini dilakukan enkapsulsi logam Cr dan logam Zn kedalam BNNT armchair. Pemodelan struktur BNNT menggunakan software Accelerys Material Studio®4.4. struktur BNNT armchair yang digunakan yaitu BNNT(4,4) dan BNNT(5,5) dengan 3 repetisi cincin BN. Proses optimasi geometri menggunakan metode perhitungan DFT/B3LYP dengan basis set 6-31G menggunakan paket Gaussian® 09W dan hasilnya dianalisis menggunakan GaussSum 3.0. Perhitungan band gap menggunakan basis set 6-31G menghasilkan HOMO dan LUMO yang digunakan untuk mengetahui band gap dari BNNT armchair. Band gap didapat dari selisih HOMO-LUMO. Hasil band gap pada BNNT(4,4), BNNT(4,4)-Cr, dan BNNT(4,4)-Zn berturut-turut adalah sebesar 6,07; 2,29; dan 1,88eV. Hasil perhitungan pada BNNT(5,5), BNNT(5,5)-Cr, dan BNNT(5,5)-Zn berturu-turut adalah 6,10; 2,89; dan 1,89 eV. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa enkapsulasi logam Cr dan Zn dapat menurunkan band gap dari BNNT armchair.
Rekayasa Struktur Elektronik Single Walled Carbon Nanotube dengan Dopan Logam Kobalt untuk Adsorpsi Hidrogen Menggunakan Density Functional Theory Fatmala, Cici; Kasmui, Kasmui; Widiarti, Nuni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i2.28267

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi secara teoritis mengenai pengaruh logam Co pada struktur armchair single walled carbon nanotube (SWCNT(5,5)) terhadap band gap dan energi adsorpsinya pada molekul hidrogen yang nantinya diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam penelitian SWCNT sebagai media penyimpanan hidrogen. Pada penelitian hidrogen diletakkan pada posisi perpendicular­ dan parallel. Penelitian ini dilakukan menggunakan perangkat lunak NWChem 6.6 dengan metode DFT/B3LYP dan basis set terbesar yaitu 6-31G*. Perhitungan menggunakan 6-31G* menunjukan bahwa band gap dari SWCNT dan SWCNT.Co berturut-turut sebesar 1,553 eV sedangkan pada SWCNT.Co mengalami penurunan band gap menjadi 1,364 eV, selain perubahan band gap, doping logam Co menyebabkan terjadinya perubahan energi adsorpsi SWCNT terhadap H2 yaitu dari SWCNT murni yang mengadsorpsi H2 posisi perpendicular sebesar -0,012 eV menjadi -0,876 eV dan pada posisi H2 parallel berubah dari -0,0087 eV menjadi -0,874 eV hal ini menunjukkan bahwa energi yang dibutuhkan oleh SWCNT untuk mengadsorpsi H2 pada posisi perpendicular lebih kecil daripada H2 posisi parallel. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa doping logam Co dapat menurunkan band gap dan nilai energi adsorpsi SWCNT serta posisi peletakan hidrogen juga berpengaruh terhadap besarnya energi adsorpsi SWCNT. Abstract This research was conducted to obtain theoretical information about the effect of Co metal on the structure of a single walled carbon nanotube armchair (SWCNT5.5) on band gap and adsorption energy on hydrogen molecules which are expected to be used as an alternative in SWCNT research as a medium hydrogen storage.In this research, hydrogen is placed in perpendicular and parallel positions. This research was conducted using NWChem 6.6 with the DFT/B3LYP method and the largest basis set was 6-31G *. Calculations using 6-31G * show that the band gap of SWCNT and SWCNT.Co is 1.553 eV while in SWCNT.Co the band gap decreases to 1.364 eV, in addition to the band gap change, doping Co metal causes changes in SWCNT adsorption energy towards H2, which is from pure SWCNT which adsorbs the perpendicular H2 position of -0.012 eV to -0.876 eV and at H2 parallel position changes from -0.0087 eV to -0,874 eV this indicates that the energy required by SWCNT to adsorb H2 in more perpendicular positions small than parallel H2 position. From this study it can be concluded that the doping of Co metal can reduce the band gap and the energy value of SWCNT adsorption and the position of hydrogen laying also affect the amount of SWCNT adsorption energy.
Perbandingan Metode Destruksi Sedimen Sungai Kaligarang pada Analisis Logam Cu Menggunakan Flame Atomic Absorption Spectrometer (FAAS) Kristiyana, Kristiyana; Prasetya, Agung Tri; Kasmui, Kasmui
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i2.28756

Abstract

Abstrak Telah dilakukan perbandingan terhadap dua metode destruksi basah untuk analisis logam Cu dalam sedimen Sungai Kaligarang Semarang, yaitu destruksi basah menggunakan HNO3-HClO4 dan HNO3-H2O2 menggunakan FAAS. Validasi metode dilakukan untuk menentukan kelayakan metode destruksi berdasarkan beberapa parameter uji meliputi uji linieritas penentuan limit of detection (LoD) dan limit of quantitation (LoQ), uji akurasi, dan presisi. Linieritas kurva standar Cu dengan FAAS diperoleh sebesar 0,999174 dengan nilai LoD dan LoQ berturut-turut adalah 0,1788 mg/L dan 0,5960 mg/L. Uji akurasi dilakukan dengan menghitung persen recovery untuk metode destruksi HNO3-HClO4 sebesar 98,61% dan metode destruksi HNO3-H2O2 sebesar 91,23% (syarat keberterimaan 75-120%). Uji presisi dilakukan dengan pendekatan repeatability dihitung sebagai %RSD hasil yang diperoleh untuk metode destruksi HNO3-HClO4 sebesar 1,53% dan metode destruksi HNO3-H2O2 sebesar 0,44% (syarat keberterimaan 2%). Konsentrasi Cu dalam sampel sedimen Sungai Kaligarang sesuai dengan metode destruksi basah menggunakan HNO3-HClO4 sebesar 36,4969 mg/kg dan HNO3-H2O2 sebesar 39,1904 mg/kg. Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada rata-rata konsentrasi Cu dari kedua metode pengujian. Berdasarkan hasil analisis validasi metode disimpulkan bahwa metode destruksi menggunakan HNO3-HClO4 dan HNO3-H2O2 dapat digunakan untuk mendestruksi sedimen yang dibuktikan dengan hasil dari uji akurasi dan presisi yang memenuhi syarat keberterimaan. Abstract Comparison of two methods of wet digestion has been carried out for the analysis of Cu in the sediment of the Kaligarang River Semarang, namely wet destruction using HNO3-HClO4 and HNO3-H2O2 using FAAS. The method validation is done to determine the feasibility of the digestion method based on several test parameters including the linearity test for the determination of limit of detection (LoD) and the limit of quantitation (LoQ), accuracy, and precision. The linearity of the Cu standard FAAS curve is 0,9992 with LoD and LoQ values ​​respectively 0,1788 mg/L and 0,5960 mg/L. Accuracy test was carried out by calculating percent recovery for the method of digestion of HNO3-HClO4 by 98,61% and the method of digestion of HNO3-H2O2 by 91,23% (acceptability requirement 75-120%). The precision test carried out with a repeatability approach was calculated as %RSD. The results obtained for the method of digestion of HNO3-HClO4 were 1,53% and the method of digestion of HNO3-H2O2 was 0,44% (acceptance requirement 2%). The Cu concentration in the sediment samples of the Kaligarang River is in accordance with the method of wet digestion using HNO3-HClO4 of 36.4969 mg/kg and HNO3-H2O2 of 39,1904 mg/kg. The results of unpaired t test indicate that there are significant differences in the average Cu concentration of the two test methods. Based on the results of the method validation analysis it was concluded that the method of digestion using HNO3-HClO4 and HNO3-H2O2 can be used to destroy sediments as evidenced by the results of accuracy and precision tests that meet the acceptability requirements.
Pengaruh Dopan Logam Scandium dan Vanadium pada Carbon Nanotube terhadap Energi Adsorpsi Hidrogen Menggunakan Metode Density Functional Theory Nurdiani, Arida; Kasmui, Kasmui; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i2.28804

Abstract

Penggunaan hidrogen dalam fuell cell sebagai bahan bakar alternatif memiliki kendala pada penyimpanannya. Salah satu caranya yaitu mengadsorpsi hidrogen pada permukaan carbon nanotube, namun kapasitas penyimpanan hidrogen belum maksimal dan perlu dilakukan doping logam untuk meningkatkan penyimpanannya sehingga penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dopan logam Sc dan V pada CNT terhadap bandgap dan energi adsorpsi hidrogen sehingga dapat digunakan untuk penyimpanan hidrogen. Density Functional Theory digunakan sebagai metode perhitungan dengan fungsi B3LYP dan basis set 6-31G*. Perangkat lunak NWChem digunakan untuk perhitungan energi. Hasil perhitungan menunjukkan bandgap dari CNT, CNT-Sc dan CNT-V berturut-turut sebesar 1,5530595770 eV, 1,1867661186 eV dan 1,5053155447 eV, namun bandgap mengalami sedikit kenaikan ketika struktur mengadsorpsi hidrogen. Energi adsorpsi hidrogen pada CNT, CNT-Sc dan CNT-V berturut-turut sebesar -0,0108127215 eV, -0,0459859037 eV, dan -0,3491878286 eV, hal ini menunjukkan adsorpsi pada CNT-V lebih kuat dibandingkan CNT-Sc dan CNT. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa doping logam Sc dan V dapat menurunkan bandgap dan meningkatkan energi adsorpsi hidrogen pada CNT. The use of hydrogen in fuell cell as an alternative fuel has problems in its storage. One way is to adsorb hydrogen on the surface of carbon nanotubes, but the hydrogen storage capacity is not maximal and metal doping needs to be done to increase its storage so that the research was conducted to determine the effect of Sc and V metal dopants on CNT on hydrogen bandgap and adsorption energy so that it can be used for hydrogen storage. Density Functional Theory is used as a calculation method with B3LYP functions and base set 6-31G *. NWChem software is used for energy calculations. The calculation results show bandgap from CNT, CNT-Sc and CNT-V respectively at 1.5530595770 eV, 1.1867661186 eV and 1.5053155447 eV, but bandgap has a slight increase when the structure adsorbs hydrogen. Hydrogen adsorption energy in CNT, CNT-Sc and CNT-V are -0.0108127215 eV, -0.0459859037 eV, and -0.3491878286 eV respectively, this shows that adsorption on CNT-V is stronger than CNT-Sc and CNT. From the results of this study it can be concluded that the doping of Sc and V metals can reduce bandgap and increase hydrogen adsorption energy in CNT.
Co-Authors Abdul Aziz Rifai, Abdul Aziz Afriantono, Harris Agung Tri Prasetya Agustina, Lestari Akhmad Masrukhan Nur Aliyah, Ana Aminatul Antonius Tri Widodo Aprilia, Nurkintan Ariyanti, Widia Astuti, Pudji Bambang Subali Cahya Wulandari Damayanti, Yosephine Debbie Dewi, N. R. Dewi, Siti Herlina Dhiyaulkhaq, M. Dian Sri Asmorowati Didik Nugraheni, Didik Eko Budi Susatyo Ella Kusumastuti, Ella Elsa Ari Astuti Endah Peniati Endang Susilaningsih Ersanghono Kusuma Ersanghono Kusumo Ersanghono Kusumo, Ersanghono Fadloli, Muhammad Fatmala, Cici Febriana, Zerlinda Fitria Fitria Fitriyaningsih, Afi FK Nisa, FK Grandys Perwira, Grandys Harjito - Harjono Harjono Hepi Endrias, Hepi Ika Devia Nursetiana, Ika Devia Ismail, M. H. Janah, Mely Cholifatul Kasmadi Imam Supardi Khotto, Yuniar Firgin Nakiyatul Khotto, Yuniar Firgin Nakiyatul Kibtiyah Sri Rahayu, Kibtiyah Sri Kristiyana, Kristiyana Kurniawan, C. Laeli, Rahmi Nur Lailatul Isnaeni, Lailatul Lestari, Nanda Ayu Lestariningtias, Lies M. NOOR M. W. Syahroni, M. W. Mawaddah, Ita Moh Syaifudin, Moh Mubarak, Dinda Halimah Agrifani Muharomah, Nur'aini Murbangun Nuswowati N. R. Dewi Nanda Mahmudi, Nanda Nanik Wijayati Nasekhah, D. Norma Eralita Nuni Widiarti Nurchasanah, Nurchasanah Nurdiani, Arida Nurwachid Budi Santosa, Nurwachid Budi Nuryanto Nuryanto Oktaviana, Delta Pujiastuti, Rr. S.E Rahayu, Kibtiyah Sri Rahayu, Surti Rahma Ditasari, Rahma Ratna Prasetyowati, Ratna Ria Rahmawati Rohmah, Rojaa Maysa Rosyada, Fattya S. B. W. Kusuma, S. B. W. Samuel Budi Wardana Kusuma, Samuel Budi Wardana Saptorini Saptorini, Saptorini Sarwi - Sembiring, Rinawati Setiawan, Aput Setiyoningtyas, Riska Sigit Priatmoko Sri Haryani Sri Kadarwati Sri Sukaesih Sri Susilogati Sumarti Sri Wahyuni SRI WARDANI Sriwijayanti, Nafiroh Subiyanto Hadisaputro, Subiyanto Sudarmin Sudarmin Sulistyono, Ahmad Sulistyono, Ahmad Suryana, Olin Amin Suryana, Olin Amin Susatya, Eko Budi Susilaningsih, Endang Syahroni, M. W. Widi Widayat Wijayati, N. Wildana, Maula Najikh Willy Tirza Eden, Willy Tirza Wulandari, Hepi Zalfa Dwirakhma Saharani