Articles
Kurikulum Merdeka dalam Studi Kasus PBL: Penerapan, Kendala, dan Solusi
Ahmad, Andi Kamal
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol 3 No 1 (2024): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35905/jmlipare.v3i1.8338
Tujuan penlitian ini adalah untuk mengetahui yang pertama Penerapan PBL pada keterlaksanaan mengajar guru dengan aspek yang meliputi: (1) Orientasi peserta didik (2) membuat kelompok dengan anggota 4-6 orang, (3) Penyajian informasi terdapat, (4) Menyelesaikan permasalahan LKPD, (5) Membimbing dalam menemukan sulusi permasalahan, dan (5) Persentase dan refleksi, kedua b) Kendala penyusunan modul ajar kurikulum merdeka dengan aspek yang meliputi (1) Tujuan pembelajaran (2) Pertanyaan pemantik dan ilustrasi (3) Penyajian informasi, (4) Media pembelajaran, dan (5) Penilaian pembelajaran dan ketiga Solusi penerapan PBL dalam implementasi kuurikulum merdeka dengan aspek yang meliputi: (1) Pelaksanaan PBL dalam implementasi Kuurikulum merdeka dan (2) Membuat kelompok Evaluasi dan tindak lanjut penerapan PBL dalam implementasi Kuurikulum merdeka. Jumlah sampel penelitian sebanyak 56 orang terdiri dari peserta didik dan guru yang diberikan 63 pertanyaan yang diuraikan dari ketiga variabel dengan jumlah sebayak 13 aspek dan sebanyak 34 indikator penelitian. Analisis data digunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan ketiga variabel yang telah dibahas maka yang perlu faktor utama implementasi kurikulum merdeka khuusnya menerapan PBL dengan tingkat kontribusi (1) Solusi penerapan PBL dalam implementasi Kuurikulum merdeka sebesar 50%, (2) Kendala Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka sebesar 20%, dan (3) Penerapan PBL pada keterlaksanaan mengajar guru sebesar 16%.
Analysis of Madrasah Aliyah Teachers’ Difficulties in the Implementation of the Independent Learning Curriculum
Abdul Walid;
Abdul Razzaq;
Andi Kamal Ahmad
JELITA Vol 5 No 2 (2024): Journal of English Language Teaching and Literature (JELITA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56185/jelita.v5i2.844
The purpose of this study is to determine; the planning of the independent learning curriculum; the implementation of the independent learning curriculum; and the evaluation of the independent learning curriculum, the implementation of the independent learning curriculum for class X students at MAN Pinrang. This research method uses a qualitative approach with a descriptive research type. The subjects of this study were the principal, Mathematics Teachers of class X at MAN Pinrang. Data collection carried out in this study were Observation, Interviews, and Documentation. The data analysis techniques used were Data Reduction, Data Presentation, and Conclusion Drawing. The research results show that: the Independent Learning Curriculum provides flexibility for teachers in designing learning that suits the needs of students; implementation of the Independent Learning Curriculum at MAN Pinrang such as: Taking training, Collaborating with fellow teachers, Utilizing existing resources, and Innovating; evaluation of the Independent Learning Curriculum offers a more flexible and student-centered assessment approach such as a) Written tests, b) Oral tests c) Performance assessments d) use of rubrics, and e) Assessment scales.
Penguatan Pondasi Matematika dan Sains Anak Pendidikan Dasar
Rosita Rosita;
Ayu Zulpiah Sulaiman;
Jumrah Jumrah;
Andi Kamal Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu (JPMASDI) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Dispilin Ilmu
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/jpmasdi.v1i2.2468
Latar belakang: Keberhasilan suatu pembelajaran dimulai dengan memperkuat dasar pemahaman atau pondasi, terutama pondasi matematika dan sains anak pendidikan dasar sehingga melalui kegiatan ini disarankan agar proses pembelajaran diciptakan suasana belajar yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak, serta mengembangkan sikap dan perilaku kreatif dan inovatif mereka. Suasana belajar yang demikian hanya dapat diperoleh melalui penggunaan metode mengajar yang tepat disertai dengan alat peraga matematika dan sains yang ada dikesehariannya. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan cara menganalisa data dari hasil catatan di lapangan atau kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Pendampingan terhadap anak usia pendidikan dasar selama kurun waktu dua bulan. Hasil penelitian: 70% kemampuan dasar/pondasi matematika membutuhkan penguatan pada perkalian dan pembagian. 70% kemampuan dasar/pondasi sains membutuhkan penguatan merumuskan masalah sehingga dapat memperoleh kesimpulan. Kesimpulan: Memahami permasalahan yang di hadapi setiap anak adalah hal yang harus di perhatikan terlebih dahulu, karena setiap anak memiliki tingkatan pemahaman yang berbeda dalam menerima setiap informasi yang diberikan, setiap pengajar harus memiliki strategi yang baik untuk menciptakan pengalaman pertama yang berbeda. Berupaya menghubungkan materi matematika dan sains dengan keseharian mereka karena pengalaman pertama yang diterima anak-anak akan menentukan hasil dan pembelajaran yang baik untuknya.
Penguatan Pondasi Matematika dan Sains Anak Pendidikan Dasar
Rosita, Rosita;
Sulaiman, Ayu Zulpiah;
Jumrah, Jumrah;
Ahmad, Andi Kamal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Dispilin Ilmu Juli 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/jpmasdi.v1i2.2468
Latar belakang: Keberhasilan suatu pembelajaran dimulai dengan memperkuat dasar pemahaman atau pondasi, terutama pondasi matematika dan sains anak pendidikan dasar sehingga melalui kegiatan ini disarankan agar proses pembelajaran diciptakan suasana belajar yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak, serta mengembangkan sikap dan perilaku kreatif dan inovatif mereka. Suasana belajar yang demikian hanya dapat diperoleh melalui penggunaan metode mengajar yang tepat disertai dengan alat peraga matematika dan sains yang ada dikesehariannya. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan cara menganalisa data dari hasil catatan di lapangan atau kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Pendampingan terhadap anak usia pendidikan dasar selama kurun waktu dua bulan. Hasil penelitian: 70% kemampuan dasar/pondasi matematika membutuhkan penguatan pada perkalian dan pembagian. 70% kemampuan dasar/pondasi sains membutuhkan penguatan merumuskan masalah sehingga dapat memperoleh kesimpulan. Kesimpulan: Memahami permasalahan yang di hadapi setiap anak adalah hal yang harus di perhatikan terlebih dahulu, karena setiap anak memiliki tingkatan pemahaman yang berbeda dalam menerima setiap informasi yang diberikan, setiap pengajar harus memiliki strategi yang baik untuk menciptakan pengalaman pertama yang berbeda. Berupaya menghubungkan materi matematika dan sains dengan keseharian mereka karena pengalaman pertama yang diterima anak-anak akan menentukan hasil dan pembelajaran yang baik untuknya.
Lanskap Penelitian Pendidikan: Analisis Komparatif Regional, Nasional, dan Internasional
Ahmad, Andi Kamal;
Razzaq, Abdul;
Sulaiman, Umar;
Rahmiati;
Walid, Abdul;
Amin, Muhammad
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56185/jes.v5i2.955
Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur yang secara komprehensif untuk menganalisis lanskap penelitian pendidikan komparatif di tingkat regional, nasional, dan internasional. Analisis ini mengungkapkan karakteristik yang berbeda pada setiap level yaitu penelitian pada tingkat regional berfokus pada isu lokal yang spesifik, penelitian pada tingkat nasional menitikberatkan pada prioritas dan kebijakan negara, serta penelitian internasional mengkaji perbandingan sistem dan tren global. Temuan utama menunjukkan interkoneksi dan sifat saling melengkapi di antara ketiga level penelitian, meskipun terdapat perbedaan dalam fokus dan metodologi. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis unik yang menunjukkan bagaimana temuan dari satu level menginformasi level lainnya. Implikasi penelitian ini adalah memberikan pemahaman terintegrasi bagi pemangku kepentingan, yang relevan untuk pengembangan kebijakan dan peningkatan praktik pendidikan di berbagai tingkatan.
Lighting the Way: Qur’an Verses on Education in Mathematical Representation
Ahmad, Andi Kamal;
Hasyim Haddade;
Nur Jihadilla;
Hamkah;
Abdul Hakim Junaid
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58737/jpled.v5i3.498
This research aims to develop a mathematical model of the representation of Qur’an verses about education. Partially, the study examines the epistemology of Qur’an education based on educational aspects and indicators, relevant educational concepts in the Qur'an, and mathematical models to analyze the relationship between Qur'an-based education qualitatively and quantitatively. The results of this study offer a new quantitative analytical framework for Qur’an education, a structured Islamic curriculum development tool, the potential to improve the quality of evaluation of Islamic education programs through quantitative metrics, interdisciplinary collaboration opportunities, and a unique perspective from Islamic traditions for global education discourse. This research is new because it applies mathematical modelling to the epistemology of the Qur'an (not yet exists), uses a quantitative approach in the study of Qur’an education (generally qualitative), and integrates religious epistemology with scientific methodology. The research gap lies in the lack of a quantitative approach and exploration of structured Qur’an education epistemology, as well as the lack of bridges between religious theory and modern educational practice. The latest Islamic education research trends focus on the integration of Islamic values, the development of Islamic learning models, the analysis of character thoughts, and character studies. Recommendations include exploration of the potential of mathematical modelling by researchers in Islamic education and mathematics, consideration of the use of models in curriculum development and evaluation by Islamic educational institutions, as well as the expansion of the model with other variables and empirical testing in subsequent research.
Mengurai Kendala Implementasi Kurikulum Merdeka: Perspektif Guru Matematika
Ahmad, Andi Kamal;
Razzaq, Abdul;
Walid, Abdul;
Sardi, Ahmed
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56185/jes.v4i2.776
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui 1) kendala dalam merancang modul ajar pembelajaran matematika, 2) menyiapkan proyek pembelajaran matematika, dan 3) melakukan penilaian yang sesuai pembelajaran matematika pada siswa kelas X di MAN Pinrang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, Guru Matematika kelas X. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang dilakukan dengan Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Letak perbedaan dengan penelitian sebelumnya yaitu penelitian ini menggali lebih dalam tantangan-tantangan yang dihadapi guru matematika dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kendala utama guru matematika dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di MAN Pinrang terletak pada kendala dalam merancang modul ajar, menyiapkan proyek pembelajaran, dan melakukan penilaian yang sesuai. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman mendalam tentang kurikulum baru, serta terbatasnya sumber daya dan dukungan yang memadai.
Peningkatan Hasil Belajar PKn Tentang Keragaman Suku dan Agama di Negeriku Menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)
Sardi, Ahmed;
Ahmad, Andi Kamal;
Abdul Rauf, Faridah
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.408 KB)
|
DOI: 10.58917/aijes.v1i1.1
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas belajar PKn yang diajarkan dengan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada Siswa Kelas IVa UPT SDN 24 Pinrang, mengetahui hasil belajar PKn yang diajarkan dengan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT), beserta mengetahui perbedaan hasil belajar PKn yang diajarkan. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dimana dalam prosesnya mengikuti siklus yang terdiri dari dua kihlus, yakni siklus I dan siklus II untuk setiap siklusnya mengikuti langkah-langkah empat tahapan yang lazim digunakan dimulai dalam perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek studi ini adalah guru dan siswa kelas IVa sebanyak 20 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari 1) data Hasil belajar, dan 2) proses belajar. Hasil penelitian ini adalah skor rata-rata hasil belajar PKn siswa meningkat yaitu pada siklus I sebesar 70,92% menjadi 79,57% pada siklus II. Persentase siswa yang tuntas belajar meningkat yaitu pada siklus I sebesar 60% menjadi 85% pada siklus II, jadi ketuntasan secara klasikal sudah tercapai. Berdasarkan hasil tersebut, studi ini disimpulkan bahwa hasil belajar PKn dapat ditingkatkan melalui Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada Kelas IVa UPT SDN 24 Pinrang Kabupaten Pinrang.
Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition
Ambo Tuo, M. Arsyad;
Ahmad, Andi Kamal
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (356.944 KB)
|
DOI: 10.58917/aijes.v1i2.29
Tujuan penelitian ini adalah mengupayakan peningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS 2 SMAN 9 pinrang melalui model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition. Kriteria peningkatan ditinjau dari menjadi indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas ini adalah: 1) Jika 85% dari jumlah siswa memperoleh hasil belajar yang mencapai KKM Matematika yang telah ditetapkan di sekolah yaitu 70,00. 2) Aktivitas siswa lebih meningkat selama mengikuti pembelajaran matematika. 3) Siswa lebih serius memperhatikan penjelasan guru. 4) Siswa mempunyai keberanian untuk menanggapi penjelasan guru. 5) Siswa sudah mampu menyimpulkan materi yang telah diajarkan oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan Penerapan model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition dapat meningkatkan hasil belajar Siswa Kelas XI IPS 2 SMAN 9 Pinrang yang ditandai dengan: 1) pada siklus I jumlah siswa yang hasil belajarnya mencapai KKM matematika sebanyak 15 siswa yang tuntas (71,4%) dan pada siklus II jumlah siswa yang hasil belajarnya mencapai KKM matematika sebanyak 19 siswa yang tuntas (90,5%), 2) Jumlah siswa yang mencapai KKM matematika pada siklus II ≥ 85% dari jumlah siswa yaitu sebanyak 19 siswa yang tuntas (90,5%), 3) Keaktifan siswa meningkat, dengan adanya keseriusan dan perhatian siswa selama mengikuti proses belajar mengajar yang berlangsung, dan 4) Siswa berani dalam mengeluarkan pendapat, dengan semakin hari semakin banyak siswa yang berani untuk menanggapi penjelasan guru.
Peningkatkan Hasil Belajar Fisika Berbasis WhatsApp Di Masa Covid-19
Walid, Abdul;
Ahmad, Andi Kamal
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 1 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (316.216 KB)
|
DOI: 10.58917/ijpe.v1i1.7
Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan Hasil Belajar Fisika Melalui Penerapan Metode Daring Berbasis Aplikasi WhatsApp dimasa Covid-19 dapat Meningkatkan Pada Kelas VII MTS IUJ DDI Lerang-lerang. Kriteria keefektifan yang ditentukan dalam penelitian adalah 1). Hasil belajara fisika siswa (a. Secara deskriptif dan infrensial skor rata-rata hasil belajar fisika siswa untuk post-test sama dengan atau lebih dari 70, b. Secara deskriptif dan infrensial skor rata-rata gain ternormalisasi lebih dari 0,29, dan c. Secara deskriptif dan infrensial ketuntasan klasikal lebih dari 84,9%). 2) Respons siswa dikatakan efektif apabila secara deskriptif rata-rata respons siswa lebih dari 3,49.Analisis dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif bertujuan untuk menggambarkan data hasil penelitian dan analisis inferensial dilakukan untuk menguji hipotesis penelitian. Pembelajaran dengan menggunakan Metode Daring Berbasis Aplikasi WhatsApp dimasa Covid-19 efektif diterapkan di kelas VII.1 MTS IUJ DDI Lerang-lerang dengan kriteria ketercapaian rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas VII.1 MTS IUJ DDI Lerang-lerang setelah diterapkan Metode Daring Berbasis Aplikasi WhatsApp dimasa Covid-19 lebih besar dari 69.9 (nilai KKM) berada pada kategori tinggi dan rata-rata gain ternormalisasi siswa berada pada klasifikasi tinggi.Sehingga hasil belajar fisika siswa dengan Metode Daring Berbasis Aplikasi WhatsApp dimasa Covid-19 dikategorikan efektif. Rata-rata skor respon siswa terhadap pembelajaran dengan penerapan Metode Daring Berbasis Aplikasi WhatsApp dimasa Covid-19 yaitu 3,56 dan berada pada kategori positif, sehingga respon siswa terhadap pembelajaran dengan penerapan Metode Daring Berbasis Aplikasi WhatsApp dimasa Covid-19 dikategorikan efektif.