Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Kurikulum Merdeka dalam Studi Kasus PBL: Penerapan, Kendala, dan Solusi Ahmad, Andi Kamal
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol 3 No 1 (2024): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/jmlipare.v3i1.8338

Abstract

Tujuan penlitian ini adalah untuk mengetahui yang pertama Penerapan PBL pada keterlaksanaan mengajar guru dengan aspek yang meliputi: (1) Orientasi peserta didik (2) membuat kelompok dengan anggota 4-6 orang, (3) Penyajian informasi terdapat, (4) Menyelesaikan permasalahan LKPD, (5) Membimbing dalam menemukan sulusi permasalahan, dan (5) Persentase dan refleksi, kedua b) Kendala penyusunan modul ajar kurikulum merdeka dengan aspek yang meliputi (1) Tujuan pembelajaran (2) Pertanyaan pemantik dan ilustrasi (3) Penyajian informasi, (4) Media pembelajaran, dan (5) Penilaian pembelajaran dan ketiga Solusi penerapan PBL dalam implementasi kuurikulum merdeka dengan aspek yang meliputi: (1) Pelaksanaan PBL dalam implementasi Kuurikulum merdeka dan (2) Membuat kelompok Evaluasi dan tindak lanjut penerapan PBL dalam implementasi Kuurikulum merdeka. Jumlah sampel penelitian sebanyak 56 orang terdiri dari peserta didik dan guru yang diberikan 63 pertanyaan yang diuraikan dari ketiga variabel dengan jumlah sebayak 13 aspek dan sebanyak 34 indikator penelitian. Analisis data digunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan ketiga variabel yang telah dibahas maka yang perlu faktor utama implementasi kurikulum merdeka khuusnya menerapan PBL dengan tingkat kontribusi (1) Solusi penerapan PBL dalam implementasi Kuurikulum merdeka sebesar 50%, (2) Kendala Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka sebesar 20%, dan (3) Penerapan PBL pada keterlaksanaan mengajar guru sebesar 16%.
Analysis of Madrasah Aliyah Teachers’ Difficulties in the Implementation of the Independent Learning Curriculum Abdul Walid; Abdul Razzaq; Andi Kamal Ahmad
JELITA Vol 5 No 2 (2024): Journal of English Language Teaching and Literature (JELITA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jelita.v5i2.844

Abstract

The purpose of this study is to determine; the planning of the independent learning curriculum; the implementation of the independent learning curriculum; and the evaluation of the independent learning curriculum, the implementation of the independent learning curriculum for class X students at MAN Pinrang. This research method uses a qualitative approach with a descriptive research type. The subjects of this study were the principal, Mathematics Teachers of class X at MAN Pinrang. Data collection carried out in this study were Observation, Interviews, and Documentation. The data analysis techniques used were Data Reduction, Data Presentation, and Conclusion Drawing. The research results show that: the Independent Learning Curriculum provides flexibility for teachers in designing learning that suits the needs of students; implementation of the Independent Learning Curriculum at MAN Pinrang such as: Taking training, Collaborating with fellow teachers, Utilizing existing resources, and Innovating; evaluation of the Independent Learning Curriculum offers a more flexible and student-centered assessment approach such as a) Written tests, b) Oral tests c) Performance assessments d) use of rubrics, and e) Assessment scales.
Penguatan Pondasi Matematika dan Sains Anak Pendidikan Dasar Rosita Rosita; Ayu Zulpiah Sulaiman; Jumrah Jumrah; Andi Kamal Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu (JPMASDI) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Dispilin Ilmu
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v1i2.2468

Abstract

Latar belakang: Keberhasilan suatu pembelajaran dimulai dengan memperkuat dasar pemahaman atau pondasi, terutama pondasi matematika dan sains anak pendidikan dasar sehingga melalui kegiatan ini disarankan agar proses pembelajaran diciptakan suasana belajar yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak, serta mengembangkan sikap dan perilaku kreatif dan inovatif mereka. Suasana belajar yang demikian hanya dapat diperoleh melalui penggunaan metode mengajar yang tepat disertai dengan alat peraga matematika dan sains yang ada dikesehariannya. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan cara menganalisa data dari hasil catatan di lapangan atau kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Pendampingan terhadap anak usia pendidikan dasar selama kurun waktu dua bulan. Hasil penelitian: 70% kemampuan dasar/pondasi matematika membutuhkan penguatan pada perkalian dan pembagian. 70% kemampuan dasar/pondasi sains membutuhkan penguatan merumuskan masalah sehingga dapat memperoleh kesimpulan. Kesimpulan: Memahami permasalahan yang di hadapi setiap anak adalah hal yang harus di perhatikan terlebih dahulu, karena setiap anak memiliki tingkatan pemahaman yang berbeda dalam menerima setiap informasi yang diberikan, setiap pengajar harus memiliki strategi yang baik untuk menciptakan pengalaman pertama yang berbeda. Berupaya menghubungkan materi matematika dan sains dengan keseharian mereka karena pengalaman pertama yang diterima anak-anak akan menentukan hasil dan pembelajaran yang baik untuknya.
Penguatan Pondasi Matematika dan Sains Anak Pendidikan Dasar Rosita, Rosita; Sulaiman, Ayu Zulpiah; Jumrah, Jumrah; Ahmad, Andi Kamal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Dispilin Ilmu Juli 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v1i2.2468

Abstract

Latar belakang: Keberhasilan suatu pembelajaran dimulai dengan memperkuat dasar pemahaman atau pondasi, terutama pondasi matematika dan sains anak pendidikan dasar sehingga melalui kegiatan ini disarankan agar proses pembelajaran diciptakan suasana belajar yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak, serta mengembangkan sikap dan perilaku kreatif dan inovatif mereka. Suasana belajar yang demikian hanya dapat diperoleh melalui penggunaan metode mengajar yang tepat disertai dengan alat peraga matematika dan sains yang ada dikesehariannya. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan cara menganalisa data dari hasil catatan di lapangan atau kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Pendampingan terhadap anak usia pendidikan dasar selama kurun waktu dua bulan. Hasil penelitian: 70% kemampuan dasar/pondasi matematika membutuhkan penguatan pada perkalian dan pembagian. 70% kemampuan dasar/pondasi sains membutuhkan penguatan merumuskan masalah sehingga dapat memperoleh kesimpulan. Kesimpulan: Memahami permasalahan yang di hadapi setiap anak adalah hal yang harus di perhatikan terlebih dahulu, karena setiap anak memiliki tingkatan pemahaman yang berbeda dalam menerima setiap informasi yang diberikan, setiap pengajar harus memiliki strategi yang baik untuk menciptakan pengalaman pertama yang berbeda. Berupaya menghubungkan materi matematika dan sains dengan keseharian mereka karena pengalaman pertama yang diterima anak-anak akan menentukan hasil dan pembelajaran yang baik untuknya.
Lanskap Penelitian Pendidikan: Analisis Komparatif Regional, Nasional, dan Internasional Ahmad, Andi Kamal; Razzaq, Abdul; Sulaiman, Umar; Rahmiati; Walid, Abdul; Amin, Muhammad
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v5i2.955

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur yang secara komprehensif untuk menganalisis lanskap penelitian pendidikan komparatif di tingkat regional, nasional, dan internasional. Analisis ini mengungkapkan karakteristik yang berbeda pada setiap level yaitu penelitian pada tingkat regional berfokus pada isu lokal yang spesifik, penelitian pada tingkat nasional menitikberatkan pada prioritas dan kebijakan negara, serta penelitian internasional mengkaji perbandingan sistem dan tren global. Temuan utama menunjukkan interkoneksi dan sifat saling melengkapi di antara ketiga level penelitian, meskipun terdapat perbedaan dalam fokus dan metodologi. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis unik yang menunjukkan bagaimana temuan dari satu level menginformasi level lainnya. Implikasi penelitian ini adalah memberikan pemahaman terintegrasi bagi pemangku kepentingan, yang relevan untuk pengembangan kebijakan dan peningkatan praktik pendidikan di berbagai tingkatan.
Lighting the Way: Qur’an Verses on Education in Mathematical Representation Ahmad, Andi Kamal; Hasyim Haddade; Nur Jihadilla; Hamkah; Abdul Hakim Junaid
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i3.498

Abstract

This research aims to develop a mathematical model of the representation of Qur’an verses about education. Partially, the study examines the epistemology of Qur’an education based on educational aspects and indicators, relevant educational concepts in the Qur'an, and mathematical models to analyze the relationship between Qur'an-based education qualitatively and quantitatively. The results of this study offer a new quantitative analytical framework for Qur’an education, a structured Islamic curriculum development tool, the potential to improve the quality of evaluation of Islamic education programs through quantitative metrics, interdisciplinary collaboration opportunities, and a unique perspective from Islamic traditions for global education discourse. This research is new because it applies mathematical modelling to the epistemology of the Qur'an (not yet exists), uses a quantitative approach in the study of Qur’an education (generally qualitative), and integrates religious epistemology with scientific methodology. The research gap lies in the lack of a quantitative approach and exploration of structured Qur’an education epistemology, as well as the lack of bridges between religious theory and modern educational practice. The latest Islamic education research trends focus on the integration of Islamic values, the development of Islamic learning models, the analysis of character thoughts, and character studies. Recommendations include exploration of the potential of mathematical modelling by researchers in Islamic education and mathematics, consideration of the use of models in curriculum development and evaluation by Islamic educational institutions, as well as the expansion of the model with other variables and empirical testing in subsequent research.
Mengurai Kendala Implementasi Kurikulum Merdeka: Perspektif Guru Matematika Ahmad, Andi Kamal; Razzaq, Abdul; Walid, Abdul; Sardi, Ahmed
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v4i2.776

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui 1) kendala dalam merancang modul ajar pembelajaran matematika, 2) menyiapkan proyek pembelajaran matematika, dan 3) melakukan penilaian yang sesuai pembelajaran matematika pada siswa kelas X di MAN Pinrang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, Guru Matematika kelas X. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang dilakukan dengan Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Letak perbedaan dengan penelitian sebelumnya yaitu penelitian ini menggali lebih dalam tantangan-tantangan yang dihadapi guru matematika dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kendala utama guru matematika dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di MAN Pinrang terletak pada kendala dalam merancang modul ajar, menyiapkan proyek pembelajaran, dan melakukan penilaian yang sesuai. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman mendalam tentang kurikulum baru, serta terbatasnya sumber daya dan dukungan yang memadai.
Analisis Hasil Belajar, Aktivitas Belajar dan Respon Belajar Matematika melalui Quantum Teaching kelas VII3 SMP Negeri 1 Batulappa Andi Kamal Ahmad; Abdul Razzaq; Sitti Rahmayani; Jumrah, Jumrah; Hamdana Hamdana; Muhardi Muhardi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar, aktivitas belajar dan respon pembelajaran matematika melalui quantum teaching pada siswa kelas VII3 SMP Negeri 1 Batulappa melalui quantum teaching. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan langkah-langkah pelaksanaan yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas ini adalah sebagai berikut: 1) Tingginya hasil belajar matematika siswa kelas VII3. Jika 85% lebih besar dari jumlah siswa, maka telah ditetapkan hasil belajar yang memenuhi KKM yaitu 75 di sekolah. 2) Aktivitas belajar matematika siswa kelas VII3 meningkat Jika aktivitas siswa meningkat atau berpartisipasi dalam pembelajaran matematika 3) Respon belajar matematika siswa kelas VII3 meningkat jika 80% dari jumlah siswa memberikan respon positif terhadap quantum teaching. Data penelitian yang diperoleh dengan menggunakan instrumen meliputi: 1) tes hasil belajar sebanyak 5 soal yang diberikan pada pertemuan terakhir siklus I dan siklus II pada materi persamaan linear dan pertidaksamaan univariat, 2) lembar kerja observasi aktivitas siswa selama 6 sesi, dan 3) Kuis Siswa Pendidikan Kuantum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan kuantum meliputi: 1) Peningkatan hasil belajar siswa kelas VII3 SMPN 1 Batulappa karena siklus I jumlah siswa yang hasil belajar matematikanya mencapai KKM adalah antara 19 siswa atau 61,3% dan siklus II jumlah siswa yang pembelajaran matematikanya mencapai KKM sebanyak 27 siswa atau 87,1%. 2) peningkatan aktivitas belajar selama pelaksanaan quantum teaching, dengan keseriusan dan perhatian siswa dalam proses pembelajaran. 3) mendapatkan respon pembelajaran sebagai respon positif terhadap penerapan quantum teaching pada 90% dari kriteria 80%.
Efektivitas Pembelajaran Jigsaw Berbasis Youtube Pada Materi Konsep Statistika Dasar: The Effectiveness of YouTube-Based Jigsaw Learning on Basic Statistics Concepts Sinar; Kamal Ahmad, Andi; Sardi, Ahmed; Razzaq, Abdul; Ishak
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/jmlipare.v4i2.15034

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of YouTube-based jigsaw learning in improving student learning outcomes in basic statistics concepts at SMPN 2 Duampanu. Using a quasi-experimental research method with a quasi-experimental design, the study was conducted in the even semester of the 2024/2025 academic year. The results showed a significant increase in scores, with the average pretest score from 52.32 to 74.72 on the posttest, and the average pretest score from 29.40 to 46.04 on the posttest. After implementing YouTube-based jigsaw learning, the learning effectiveness increased by 16.64 points. Statistical analysis using a t-test yielded a t-value of 18.624 for the experiment and 13.396 for the control, > t-table 2.064 (α=0.05), indicating a significant difference in the implementation of YouTube-based jigsaw learning. This proves that YouTube-based jigsaw learning is effective in improving student learning outcomes.
REORIENTASI EPISTEMOLOGIS ISLAMISASI SAINS: MENGHADAPI TANTANGAN KECERDASAN BUATAN DAN ETIKA SIBER Darnanengsih Darnanengsih; Andi Kamal Ahmad; Syahruddin Usman; Muljono Damopolii
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.581

Abstract

Gagasan Islamisasi sains lahir dalam konteks modernisme abad ke-20 sebagai respons terhadap dominasi paradigma sains Barat yang sekuler. Namun, saat ini lanskap ilmu pengetahuan dan teknologi didisrupsi oleh revolusi digital, terutama kemajuan pesat dalam teknologi komputasi canggih dan isu-isu seputar etika siber. Tujuan utama penelitian ini adalah melakukan reorientasi epistemologis terhadap konsep Islamisasi sains agar relevan dengan tantangan era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-konseptual berbasis studi kepustakaan. Gap Analysis (GEP) yang ditangani adalah pergeseran dari wacana reaktif-kritis terhadap sains Barat menuju kerangka kerja proaktif-konstruktif yang spesifik menyentuh ranah teknologi komputasi. Hasil analisis menemukan tiga fenomena utama yang perlu diatasi: Bias dalam Sistem Algoritmik, Pergeseran Paradigma Privasi Menjadi Komoditas (Surveillance Capitalism), dan Tren Pengembangan Otonomi Mesin. Temuan ini disintesiskan menjadi kerangka kerja konseptual "Islamisasi Ilmu Komputasi dan Informatika" atau "Fikih Digital". Kerangka ini mengintegrasikan Tawhid (untuk Keadilan Sistem), Adab (untuk Etika Privasi Data), dan Maqashid al-Syariah (sebagai kompas etis) guna memastikan bahwa kemajuan teknologi tetap selaras dengan tujuan luhur kemanusiaan.