Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pelatihan dan Sosialisasi Keselamatan Berlalu-lintas di Jalan Raya Pasca Pandemi Covid-19 bagi Siswa SMAN 9 Bandung, Jawa Barat Atmy Verani Rouly Sihombing; Mulyadi Yuswandono; Aditia Febriansya; Retno Utami; Andri Krisnandi Somantri; Asep Sundara; Hamdan Kurnia; Nadia Azhari Alfiyyati
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Kesadaran Teknologi untuk Mengatasi Permasalahan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v6i1.370

Abstract

Over the past two years, learning activities have been carried out remotely due to the Covid-19 pandemic have limited the movement of students in roads, this has affected the lack of adaptation of students in traffic safety. To prepare students to carry out learning activities at school so that they can more quickly adapt to the current post-pandemic conditions on the roads, education about traffic safety is conducted. Training was carried out at SMA Negeri 9 Bandung, West Java, with the main target being 12th grade (17 years and over) for the category of private motorized vehicle users, students in 10th, 11th, and 12th grades for the category of pedestrians or users of public transportation. In general, students use private vehicles due to the lack of public transportation to the urban area (feeder transportation mode). Besides that, it is also known that there is less-awareness to protect themselves in traffic, such as driving their vehicles exceeding standard speeds, not obeying traffic signs, and so on, caused by a lack of knowledge of traffic safety placing students in a vulnerable to accidents. The results of traffic safety training for high school students show that, after training and outreach, students' knowledge increases by 30%, of which students who travel alone to school increase by 51%, this is strengthened by student knowledge to be able to distinguish between signs and traffic markings which increased by 45% can be used as a provision to be able to adapt in traffic safety on the road.
Mitigasi Bencana Gempa Bumi Akibat Sesar Lembang di SMAN I Lembang, Jawa Barat Sihombing, Atmy Verani R; Febriansya, Aditia; Somantri, Andri Krisnandi; lndah, Risma Nur; Yuswandono, Mulyadi; Mase, Lindung Zalbuin; Raafidiani, Reni; Patimah, Siti
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): Community Development
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v7i1.456

Abstract

Sesar Lembang merupakan sesar aktif yang terletak di bawah tanah di Jawa Barat, Indonesia. Sesar ini memiliki panjang sekitar 30 km dan bergerak dengan kecepatan sekitar 2,5 cm per tahun. Sesar Lembang terletak di bawah daerah Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dan berpotensi menyebabkan gempa bumi dengan magnitudo yang signifikan, mencapai 7,0 SR. Salah satu wilayah yang akan berdampak cukup parah akibat sesar lembang ini adalah SMA Negeri 1 Lembang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi terkait gempa bumi pada sivitas sekolah SMAN 1 Lembang serta penerapan teknologi tepat guna sebagai solusi mitigasi bencana gempa, terutama gempa bumi akibat Sesar Lembang. Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah peta jalur evakuasi, rambu dan marka jalur evakuasi, pelatihan dan sosialisasi strategi menghadapi bencana untuk siswa, guru, serta sivitas sekolah lainnya. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran sivitas sekolah meningkat sebanyak 50% yang terlihat dari hasil kuesioner pengetahuan mengenai kebencanaan khususnya akibat Sesar Lembang.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI AKSES JALAN RANCAKALONG DESA CIBEUNYING KALER, KABUPATEN BANDUNG Atmy Verani Rouly Sihombing; Aditia Febriansya; Mardiana Oesman; Asep Sundara; Andri Krisnandi Soemantri; Retno Utami; Zuyan Afya; Jerico Batara Silda
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Rancakalong adalah satu satunya akses jalan menuju kampung Rancakalong yang saat ini berkembang menjadi wilayah pariwisata yang terhubung ke Perumahan Dosen UNPAD Cigadung, Kelurahan Cibeunying Kaler. Kondisi jalan Rancakalong saat ini adalah buruk. Posisinya yang berada di atas lereng dengan volume lalu lintas yang bertambah sepanjang tahunnya menjadi sebab terjadinya kerusakan tersebut, sehingga perlu dilakukan perencanaan ulang terhadap perkerasan jalan dan lereng untuk dijadikan dasar penduduk setempat untuk melakukan perbaikan konstruksi jalan dan lereng secara swakelola. Dari hasil investigasi diketahui bahwa kerusakan permukaan jalan berdasarkan pedoman Pd 01-2016b sebagian besar berupa alligator crack, dengan indeks kondisi perkerasan (IKP) sebesar 13 yaitu kondisi parah atau very poor sehingga membutuhkan penanganan berupa rekonstruksi. Sedangkan untuk lereng, Safety Factor (SF) lereng sebesar 1,334 yaitu kondisi tidak stabil. Hasil perancangan perkerasan jalan menggunakan Manual Desain Perkerasan Jalan No.02/M/BM/2017, flexible pavement dengan tebal lapis perkerasan berturut – turut yaitu: AC-WC 4 cm; AC-BC  6 cm dan LPA kelas A 40 cm. Pada lereng, perancangan perkuatan lereng menggunakan dinding penahan tanah tipe buttress wall dengan ketinggian 5 m, bentang 15 m, lebar pelat kaki 3 m dan penyokong berjumlah 8 buah dengan jarak antar penyokong 3,3 m dan material yang digunakan ada beton fc’ 30 MPa
Evaluasi dan Peningkatan Kapasitas Struktur Bangunan Gedung Pendidikan pada Salah Satu Institusi Pendidikan di Bandung Akibat Sesar Lembang Salistia, Astri Salistia; Hamdan, Salman Faishal; Somantri, Andri Krisnandi; Febriansya, Aditia
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 3: November 2024
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v10i3.159

Abstract

ABSTRAKSebuah gedung pendidikan di suatu Institusi di Bandung merupakan salah satu gedung tua yang berumur hampir mencapai umur rencana gedung, yaitu 50 tahun. Pada saat perencanaannya, gedung ini didesain dengan menggunakan perarturan yang berlaku pada saat itu. Seiring perkembangan peraturan dalam konstruksi di Indonesia, peraturan tersebut diperbarui menjadi peraturan dan standar yang mutakhir. Berdasarkan SNI 1726-2019, Gedung ini termasuk kategori situs dekat sesar karena berjarak sekitar 8,6 km dari Sesar Lembang yang aktif dengan potensi gempa mencapai 6,596 Mw.  Sehingga perlu dievaluasi berdasarkan peraturan SNI 1726-2019. Berdasarkan hasil investigasi lapangan, analisa dan evaluasi terdapat 9,73% balok yang tidak memenuhi persyaratan kapasitas lentur, 2,51% balok yang tidak memenuhi persyaratan kapasitas geser dan 56,3% kolom yang tidak memenuhi kapasitas aksial lentur. Kemudian elemen struktur tersebut akan didesain perkuatannya dengan menggunakan fiber reinforced polymer untuk balok dan concrete jacketing untuk kolom. Perkuatan lentur dan geser balok menggunakan tiga tipe CFRP dengan rentang lapisan sebanyak 1 sampai 3 lapis. Sedangkan untuk kolom dilakukan penebalan dimensi sebesar 200 mm dengan penambahan tulangan baru sebanyak 8D22 dan D10-100. Sedangkan untuk struktur bawah, setelah dilakukan evaluasi dengan peraturan baru dan akibat dari peningkatan kapasitas pada struktur atas, fondasi eksisting memenuhi persyaratan sehingga tidak perlu untuk dilakukan perkuatan.Kata kunci: concrete jacketing, FRP, sesar Lembang ABSTRACKAn educational building in one of Institution in Bandung which is almost the age of the building's design, namely 50 years. The building was designed PPIUG 1983 and PPTGIUG 1983 regulations. The regulations of the construction in Indonesia were developed, so these regulations have been updated with the latest regulations or Indonesia National Standards. Based on the results of testing, analysis and evaluation, there were 9,73% of beams that did not meet the bending capacity requirements and 2,51% of beams that did not meet the shear capacity requirements and 56,3% of columns that did not meet the axial and bending capacity requirements. And then the structural element will be designed to be strengthened using fiber reinforced polymer for beams and concrete jacketing for columns. The bending and shear strengthening of the beam uses three types of CFRP, from 1 to 3 layers. The dimensions of the columns were thickened by 200 mm with adding the new bar reinforcement of 8D22 and D10-100. Meanwhile, for the lower structure, after evaluation with the new regulations and the results of the post-capacity increase in the upper structure, existing foundations meet the requirements so there is no need for structure strengthening.Keywords: concrete jacketing, FRP, Lembang fault 
Hubungan Koefisien Determinasi Kohesi Tanah Lempung Untuk Pengujian Unconfined Compression Strength Dibandingkan Dengan Pengujian Hand Penetrometer Yuswandono, Mulyadi; Febriansya, Aditia; Somantri, Andri Krisnandi; Khoerani, Annisa; Firmansyah, Dimas Aldie
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 23 No. 2 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v23i2.6365

Abstract

Dalam perancangan awal tanah dasar (subgrade) diperlukan parameter kekuatan geser tanah salah satunya nilai kohesi (c) yang didapatkan dari hasil pengujian di lapangan dan di laboratorium. Pada tanah lempung biasanya didapatkan masalah seperti nilai kuat geser yang rendah, maka dari itu penelitian ini akan menggunakan sampel tanah lempung di kawasan Pantai Utara Jawa Barat berdasarkan Atlas Sebaran Tanah Lunak. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat perancangan awal tanah dasar (subgrade) dalam mendapatkan data parameter kekuatan geser tanah dari hasil pengujian. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan pengujian di lapangan yaitu Hand Penetrometer Test (HPT) dan pengujian di laboratorium yaitu Unconfined Compression Strength (UCS). Hasil penelitian menunjukan bahwa dari kedua hasil pengujian tersebut setelah dibandingkan dengan menggunakan tiga persamaan nilai koefisien determinasi adalah mendekati 1 yaitu eksponensial sebesar 0.87, logaritma sebesar 0.96, dan linear sebesar 0.94. Selanjutnya jika akan melakukan perancangan awal tanah dasar (subgrade) untuk mendapatkan data parameter kekuatan geser tanah hanya perlu dilakukan salah satu pengujian saja, baik itu penguian di lapangan yaitu Hand Penetrometer Test (HPT) atau di laboratorium yaitu Unconfined Compression Strength (UCS)
USING DRONES FOR LANDFILL MONITORING AND PROJECTION CALCULATION Yackob Astor; Aditia Febriansya; Retno Utami; Muhammad Rizki Firdaus; Farhan Arradzumar Gustaman; Saepul Fariz
Journal of Green Science and Technology Vol 6 No 1 (2022): VOL 6, NO 1 (2022): JOURNAL OF GREEN SCIENCE AND TECHNOLOGY VOL. 6 NO. 1 MARCH 20
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jgst.v6i1.6733

Abstract

ABSTRACT: Until now, monitoring the landfill volume in the Sarimukti landfills is calculated by the ratio of trucks converted from tonnage to volume based on the density of the landfill. The various truck specifications and the landfill density conversion process affect the tonnage value. This has an impact on the accuracy of the landfill volume calculation results. This research uses drones as the main tool for monitoring Sarimukti landfills by making a 3D map of the landfill in 2021 as a reference for calculating the volume of existing landfill. The analysis was carried out by comparing the existing landfill volume with the projected landfill volume in 2025 according to the operational period of the landfills. The results of the analysis show that the Sarimukti landfills can no longer accommodate landfill by 2023.Keywords: Drone, Landfill, Contour
Analisis Stabilitas Galian Dalam dengan Soldier Pile pada Perencanaan New Pendopo Tonny Soewandito Politeknik Negeri Bandung Irbadhsyah, Moh. Zidane Ardian; Faizah, Salma Noor; Somantri, Andri Krisnandi; Muchtar; Kasyanto, Heri; Febriansya, Aditia
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6696

Abstract

Pekerjaan galian pada proyek pembangunan semi-basement Gedung New Pendopo Tonny Soewandito Politeknik Negeri Bandung memerlukan analisis terhadap kestabilan dan efektivitas sistem penahan tanah untuk menjamin keamanan konstruksi. Studi ini menganalisis penggunaan soldier pile sebagai dinding penahan tanah (DPT), yang dipilih berdasarkan hasil matriks pemilihan dinding penahan. Analisis dilakukan secara numerik menggunakan perangkat lunak PLAXIS 2D dengan mempertimbangkan kondisi tanah setempat, beban lateral aktif, tekanan air tanah, serta pengaruh gempa dengan pendekatan pseudo-statik (Kh = 0,29g; Kv = 0,059g). Hasil analisis menunjukkan bahwa pemasangan soldier pile dengan panjang 6 meter dan jarak antar tiang 0,4 meter mampu meningkatkan nilai faktor keamanan (SF) dari 1,03 menjadi 1,2 pada kondisi gempa, dan dari 1,30 menjadi 1,8 pada kondisi tanpa gempa. Selain itu, hasil deformasi menunjukkan bahwa bidang gelincir kritis berhasil ditahan oleh kedalaman tiang yang telah melewati zona kegagalan. Evaluasi defleksi lateral menunjukkan nilai maksimum sebesar 0,0084 cm, masih berada di bawah batas toleransi sebesar 0,5% dari kedalaman galian sesuai SNI 8460:2017. Dengan demikian, penerapan soldier pile terbukti efektif dalam meningkatkan kestabilan galian dan memenuhi kriteria batas layanan. Temuan ini dapat menjadi acuan dalam penentuan metode penahan tanah serupa untuk proyek infrastruktur dengan kondisi geoteknik yang sebanding.
ANALISIS BIAYA MATERIAL PEKERJAAN DINDING MENGGUNAKAN BETON PRECAST DAN BATA RINGAN PADA PROYEK GEDUNG PT. MATTEL INDONESIA CIKARANG BEKASI Raafidiani, Reni; Garata, Garwin; Febriansya, Aditia
Jurnal TEDC Vol 18 No 2 (2024): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70428/tedc.v18i2.843

Abstract

PT. Mattel Indonesia in Cikarang Bekasi during structural work so the contractor must determine the strategy that must be used to speed up the completion of the project. Replacing the materials used in wall work is one alternative that can be done by the contractor. Where the yield value is there are two material choices, namely precast concrete with a yield of 246,131.11 m2 and a lightweight brick yield of 232,101.6 m2. Thechoice of the two materials is determined by considering a study of the material costs required to install each material. The analysis carried out begins by studying the literature on the management of each material and knowing the conditions in the field. The design budget (RAB) required for precast concrete walls and lightweight brick walls is comparable. The duration required for the work of making precast concrete walls and lightweight brick walls is comparable. In terms of material cost comparison, precast concrete walls have the most effective SOP to apply in this project. Of all the variables compared, the material that is suitable to replace wall material in this project is precast concrete walls.
PEMANFAATAN LIMBAH GROUND GRANULATED BLAST FURNACE SLAG (GGBFS) DAN FLY ASH SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN PADA KUAT TEKAN BETON Raafidiani, Reni; Putri, Asti Aprillia Rekta; Febriansya, Aditia
Jurnal TEDC Vol 19 No 1 (2025): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70428/tedc.v19i1.1214

Abstract

Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) and Fly Ash are two industrial by-products with great potential as partial cement substitutes in concrete mixtures. GGBFS is a by-product of the iron smelting process in the steel industry. Once cooled and ground into a fine powder, it exhibits pozzolanic and cementitious properties. Meanwhile, Fly Ash, the residual ash from coal combustion in power plants, also possesses pozzolanic characteristics. The use of GGBFS and Fly Ash not only reduces the reliance on Portland cement but also provides various technical benefits, such as improving the durability of concrete, reducing heat of hydration, and enhancing long-term strength. Additionally, utilizing these materials aligns with the principles of sustainable development by reducing industrial waste and lowering carbon emissions. This study employs Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) and Fly Ash as partial substitutes for cement in the production of geopolymer concrete. The proportion of GGBFS used is 50% of the total cement weight, while Fly Ash is applied in proportions of 5%, 10%, and 15% of the total cement weight. The concrete was designed with a target compressive strength of 26 MPa. Tests were conducted on 24 cylindrical concrete samples measuring 15 x 30 cm. The results revealed that the average compressive strength of concrete at 28 days was 34.15 MPa for normal concrete. For mixtures with a PCC:GGBFS:Fly Ash ratio of 45:50:5, the average compressive strength was 23.46 MPa; for a 40:50:10 ratio, the average strength was 18.48 MPa; and for a 35:50:15 ratio, the average strength was 19.54 MPa. Based on the analysis, the mix with 50% GGBFS and 5% Fly Ash was determined to be the optimal combination, as it achieved the highest compressive strength among all variations, at 23.46 MPa. This demonstrates that this combination can be utilized as a partial cement replacement for concrete production, considering specific requirements and its potential applications.