Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Digital Empowerment and E-Commerce Adoption among Handicraft SMEs: A Contemporary Islamic Economic Law Study Using the TOE Framework Nuril Aulia Munawaroh; Sudarmiatin; Erry Tri Djatmika; Agus Hermawan; Miftahul Munir
MILRev: Metro Islamic Law Review Vol. 4 No. 2 (2025): MILRev: Metro Islamic Law Review
Publisher : Faculty of Sharia, IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/milrev.v4i2.11731

Abstract

This study critically examines the integration of the Technology-Organisation-Environment (TOE) framework into digital empowerment practices among handicraft small and medium-sized enterprises (SMEs) from the perspective of contemporary Islamic economic law. The research aims to explore how technological readiness, organisational capacity, and environmental support influence the adoption of e-commerce, while aligning these dynamics with Islamic ethical and legal principles such as fairness (‘adl), transparency (shafāfiyyah), and social welfare (maṣlaḥah). Using a qualitative descriptive approach, this study synthesises empirical findings from relevant literature and case studies of handicraft SMEs that have implemented digital transformation strategies. The analysis reveals that the successful adoption of e-commerce within Islamic legal frameworks depends not only on technological and managerial factors but also on compliance with sharia-based economic values that promote justice, trust, and ethical business practices. The study concludes that integrating the TOE framework into digital empowerment provides a holistic model for sustainable SME development, bridging modern economic innovation with the moral foundations of Islamic law. The academic contribution of this study lies in its interdisciplinary integration of the TOE framework with contemporary Islamic economic jurisprudence, offering a novel analytical model that bridges digital innovation and normative Islamic law. It enriches the discourse on digital transformation in Muslim-majority economies by offering a sharia-compliant perspective on sustainable SME development and policy formulation.
PARIWISATA BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEBAGAI PENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI KREATIF DI KAMPUNG KEREN KOTA KEDIRI Aisya Lutvi Hanifah; Rizqi Bintang Athallah Bianda; Diana Ambarwati; Nuril Aulia Munawaroh; Indah Yuni Astuti; Brahma Wahyu Kurniawan; Imarotus Suaida; Sri Luayyi
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.96

Abstract

Pembangunan ekonomi suatu daerah berkaitan erat dengan potensi ekonomi dan karakteristik yang dimiliki yang pada umumnya berbeda antar satu dengan daerah lainnya. Oleh karenanya, informasi daerah yang lengkap, akurat dan terkini sangat diperlukan untuk mewujudkan sasaran pembangunan perekonomian nasional guna tercapainya pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya sektor pariwisata. Tren pariwisata telah mengalami pergeseran dari pariwisata massal ke arah pariwisata alternatif. Pariwisata alternatif atau juga biasa disebut wisata tematik. Pemerintah Kota Kediri mendukung upaya program unggulan yang tertuang dalam RPJMD Kota Kediri Tahun 2020-2024 yaitu Kampung Keren (Kreatif dan Independen). Setiap wilayah kampung keren memiliki potensi lokal yang berbeda dengan ciri khas tertentu, namun juga memiliki permasalahan yang berbeda pula. Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi mengenai kelebihan, kekurangan, peluang dan ancaman dari 9 Kampung Keren di Kota Kediri. Dengan pendekatan kualitatif serta pengambilan populasi dan sampel yaitu 9 perwakilan pemerintah kelurahan setempat, 18 pelaku usaha atau pelaku wisata, 18 perwakilan tokoh masyarakat dan 18 pengunjung dengan menggunakan teknik pengumpulan data Purposive Sampling. Dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian dari penelitian ini di 9 Kampung Keren di Kota Kediri memiliki kelebihan dan peluang berdasarkan potensi di masing-masing kawasan, serta kekurangan dan ancaman berdasarkan permasalahan yang dihadapi. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan menggunakan metode dan teknik pengumpulan data lainnya diluar penelitian ini serta obyek penelitian lebih luas, sehingga diperoleh gambaran atas pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata sebagai pendorong ekonomi kreatif di Kota Kediri.