Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengembangan Modul Ajar Berbasis Media Pembelajaran dalam Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) II pada Praktek Mahasiswa di SD Negeri 2 Palatiga Irman Matje; Fiky Saputra; Fitra Alwahidah; Febianat; Hasnia; Askarwati; Dela Najelika; Fijayanti
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v2i1.6295

Abstract

Pengembangan Modul Ajar di SD Negeri 2 Palatiga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menghadirkan materi yang relevan, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Modul ini dirancang secara sistematis oleh tim guru, mengacu pada Kurikulum Merdeka, dan dilengkapi dengan berbagai aktivitas pembelajaran yang interaktif serta menarik. Tahap perencanaan dan analisis kebutuhan dalam pengembangan modul ajar dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran mahasiswa yang akan mengikuti Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) II di SD Negeri 2 Palatiga. Proses ini mencakup pemahaman terhadap kurikulum, standar kompetensi, serta kebutuhan spesifik yang relevan dengan lingkungan sekolah. Selanjutnya, desain modul ajar dilakukan dengan menyusun struktur dan isi modul secara sistematis, memilih metode pengajaran yang tepat, dan merancang evaluasi yang mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Hasil Pengabdian ini menunjukan bahwa mahasiswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) II di SD Negeri 2 palatiga telah mengembangkan modul ajar di SD Negeri 2 Palatiga dengan menggunakan media pembelajaran. Pengembangan modul ajar berbasis media pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan daya tarik pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi dan media interaktif.
Penguatan Literasi Generasi Muda melalui Gerakan Sosial Edukatif di Desa Lasori Kecamatan Mawasangka Timur Muhammad Yusnan; Irman Matje; Acoci; Rusli; Madi; Sulasri; Abdul Kahar Syarifuddin; Risman Iye
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v3i2.8061

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi generasi muda melalui pendekatan gerakan sosial edukatif di Desa Lasori, Kecamatan Mawasangka Timur. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya budaya literasi dan terbatasnya ruang belajar nonformal yang mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pengembangan kapasitas diri dan sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat, khususnya pemuda dan tokoh lokal, melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan program, implementasi kegiatan literasi, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan literasi dikembangkan dalam bentuk diskusi tematik, pembacaan reflektif, dan aktivitas kolaboratif yang kontekstual dengan kehidupan sosial masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran literasi, partisipasi sosial, serta terbentuknya ruang belajar berbasis komunitas yang berkelanjutan. Program ini juga berkontribusi pada penguatan modal sosial, peningkatan interaksi sosial yang positif, dan tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan masyarakat. Secara keseluruhan, pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan gerakan sosial edukatif efektif dalam membangun literasi yang inklusif dan berkelanjutan, serta berpotensi direplikasi pada konteks masyarakat pedesaan dengan karakteristik serupa.
Development of Social Economic Education Materials through Powerpoint Yanto Bandje; Wa Ode Eli; Azan; Irman Matje; Jufri Agus
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/termasyhur.v3i1.7424

Abstract

Socio-economic education plays an important role in shaping students' understanding of social realities and economic dynamics in society. However, learning is often still conventional, making it less interesting and less maximizing the potential of students. This activity aims to develop socio-economic learning materials by utilizing PowerPoint media as an interactive and interesting visual aid. The activity method used is a development approach through several stages, namely: needs analysis, material planning, PowerPoint media design, limited trials, and evaluation of results. This activity was carried out in an elementary school involving teachers and fifth grade students as trial subjects. The results of the activity showed that the use of PowerPoint was able to increase students' interest in learning, understanding of the material, and active participation in the learning process. The material presented in the form of visuals, animations, and systematic flows proved to be easier for students to understand than the usual lecture method. In conclusion, the development of socio-economic education materials through PowerPoint is an effective innovation in improving the quality of learning, and can be used as an alternative teaching media that is in accordance with current learning needs.
Inovasi Pengembangan Materi Sosial Ekonomi Berbasis Digital Learning pada Pendidikan Menengah Yanto Bandje; Azan; Wa Ode Eli; Irman Matje; Jufri Agus
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/termasyhur.v3i2.7792

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, termasuk dalam mata pelajaran sosial ekonomi. Namun, praktik pembelajaran di pendidikan menengah masih banyak didominasi metode konvensional berbasis teks, sehingga cenderung monoton dan kurang mampu mendorong keterlibatan siswa. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan akan inovasi dalam pengembangan materi yang lebih interaktif dan relevan dengan karakteristik generasi digital. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan serta mengimplementasikan materi sosial ekonomi berbasis digital learning yang mampu meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa, sekaligus memperkuat kapasitas guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan participatory action, yang mencakup tahap identifikasi kebutuhan, penyusunan materi digital, pelatihan guru, uji coba implementasi di kelas, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan observasi keterlibatan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa materi sosial ekonomi berbasis digital learning terbukti lebih menarik dan interaktif dibandingkan materi konvensional. Siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar, partisipasi aktif dalam diskusi, serta peningkatan signifikan pada hasil tes. Selain itu, guru juga mengalami peningkatan kompetensi dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis teknologi. Program ini diharapkan menjadi model inovasi yang dapat direplikasi di sekolah lain.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN ENJOYABLE LEARNING PADA SISWA SEKOLAH DASAR Irman Matje; Muhamad Nur Intan Ode; Acoci Acoci
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i3.3287

Abstract

Hasil belajar dapat didefinisikan sebagai konsekuensi belajar dalam bentuk informasi, penguasaan, atau keterampilan, dan sikap yang diperoleh siswa selama kelas akademik dan dinyatakan dalam bentuk angka. Semua aspek yang mendukung pendidikan dapat berubah dan direvisi, yang mempengaruhi seberapa baik pendidikan bekerja. Tujuan penelitian ini, untuk mnegetahui bagaimana Penerapan Metode Pembelajaran Enjoyable Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPS Kelas IV SD Negeri 2 Wameo. Penelitian ini dilakukan melalui proses Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD Negeri 2 Wameo yang berjumlah 15 orang. Dan di laksanakan dengan 2 siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Berdasarkan hasil obeservasi dan evaluasi paa setiap tindakan siklus dari penelitian ini, maka dapat di simpulkan bahwa penerapan metode enjoyable learning dapat meningkatkan hassil belajar pada siswa Kelas IV SD Negeri 2 Wameo. Hal ini dapat di lihat dari hasil tes awal ke tes tindakan siklus 1 yang meningkat dari 65,3 menjadi 60 dan pada siklus 2 mengalami peningkatan menjadi 76. Peningkatan nilai rata-rata ini juga sejalan dengan ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 60% pada tes awal menjadi 80% pada siklus 1, dan pada siklus 2 ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 100%.
Improving Learning Outcomes by Using Image Media in Elementary School Students Safiuddin Safiuddin; Muh Nur Intan Ode; Irman Matje; Faslia Faslia; Krisnawati Krisnawati
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v2i2.4098

Abstract

The purpose of this study was to describe the use of media images to improve student learning outcomes in class VI on social studies subjects. This research is a class action research containing 2 cycles. Each cycle is 2 meetings. Data analysis techniques using test techniques, interviews, and observation. Data collection techniques in this study are observation, interviews, documentation and tests. In the results of class action research and discussions carried out on the level of completeness of learning outcomes from cycle I to cycle II was 54.54% to 86.36%. Therefore, in cycle II it increased by 31.82%. And the average student learning outcomes from cycle I to cycle II is 67.95 to 71.21. This has increased by 3.32. The use of media images can increase teacher activity in the learning process. This can be obtained in the percentage on the teacher's observation sheet which has increased from cycle I to cycle II. In cycle I, a percentage of 69.04% was obtained and in cycle II, a percentage was obtained as much as 80.75%. In this study, the use of media images can improve the learning outcomes of fourth grade students in social studies at Public Elementary School 1 Kaobula.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Menggunakan Media Cerita Bergambar dalam Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas III SD Negeri 3 Katobengke Mira Mira; Muhammad Yusnan; Irman Matje
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninkatkan keterampilan menulis siswa menggunkan media cerita bergambar mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II SD Negeri 3 Katobengke. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya pengatahuan siswa tentang membaca nyaring serta penggunaan media yang belum maksimal pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas III SD Negeri 3 Katobengke pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Jumlah siswa di kelas III yaitu 25 siswa diantaranya 10 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, tes, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada pra siklus, siklus I dan siklus II dengan KKM Bahasa Indonesia 70% yaitu: hasil penelitian pada pra siklus siswa yang mencapai nilai KKM ada 10 orang siswa (40%). Selanjutnya pada siklus I siswa yang mencapau nilai KKM ada 15 orang siswa (60%). Pada siklus II siswa yang mencapai nilai KKM ada 11 orang siswa (84%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dusimpulkan bahwa pengunaan media cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SD Negeri 3 Katobengke. Guru disarankan dapat menggunakan media cerita bergambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Implementation of Student Character Education in Elementary Schools Irman Matje; Muhammad Yusnan
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v4i2.7808

Abstract

This study aims to describe the implementation of character education in public elementary schools and to develop a model for character strengthening based on local culture. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving teachers, school principals, and parents. The results indicate that character education in elementary schools has not been systematically integrated into the curriculum and learning activities. Teachers have not fully assumed the role of value facilitators, and parental involvement remains limited. The rich local culture of Buton, which embodies moral values such as kabanti, kaghati, and gotong royong, has not been explicitly utilized as a resource for character learning. This study proposes a model of character education based on local culture, comprising five main components: an integrated curriculum, teacher role modeling, contextual learning, school–parent partnerships, and character evaluation based on local values. These findings are expected to provide a practical contribution to the development of contextual, sustainable character education that is deeply rooted in regional cultural identity.
An Educational Perspective on Youth Speech Patterns in Social Interaction Risman Iye; Karim; Muhammad Yusnan; Irman Matje
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v4i3.8271

Abstract

This study is motivated by the changing patterns of youth speech in the digital era, which are increasingly dynamic and tend to shift toward informal language use. The rapid development of technology and social media has significantly influenced communication practices, giving rise to phenomena such as code-mixing and inconsistencies in linguistic politeness. This condition is important to examine from an educational perspective, particularly in efforts to develop ethical and well-structured language behavior. The study aims to analyze speech patterns in social interactions and to identify the factors influencing them. The research employs a descriptive qualitative approach to gain an in-depth and contextual understanding of speech pattern phenomena. Data were collected through participant observation, semi-structured interviews, and documentation to ensure rich and valid information. Data analysis follows the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing and verification conducted iteratively to ensure credible and comprehensive findings. The findings indicate that speech patterns tend to be informal, involve code-mixing in communication, and show inconsistency in linguistic politeness. Technological advancement and social environment emerge as the main factors shaping these communication patterns. The study concludes that strengthening language education through more adaptive and contextual approaches is necessary to enhance language awareness, enabling individuals to communicate politely, effectively, and responsibly.
Formation of Social Values through the Use of Kulisusu Language in North Buton Regency Elementary School Students Acoci; Muhammad Yusnan; Irman Matje; Wa Ode Nurfita Sari
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Linguistik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jr.10.1.2024.34-42

Abstract

Kulisusu language is one aspect of culture that can shape a person's identity and enrich the culture of students in North Buton Regency. In an educational context, the use of Kulisusu language can help students understand local values and culture around them. The aim of this research is to determine the formation of social values through the use of the Kulisusu language among elementary school students in North Buton Regency. This research is a qualitative descriptive research, using Field Research type of research, which is based on the results obtained through field research. Regarding the objects discussed in accordance with the reality that occurs in elementary schools in North Buton Regency. The approach used in this research is a semantic approach. The semantic approach is an approach to looking at speech forms and interpreting speech forms in the Kulisusu language. The data source required in this research is data obtained from informants or informants, in this case teachers who were randomly assigned to 20 teachers. The type of data used in this research is the use of the Kulisusu language. Data collection techniques use field observation with a persuasive approach to teachers, and interviews are conducted to obtain research results that are in accordance with the research. The results of this research show that the role of the Kulisusu language in increasing social values among students, thereby facilitating effective interpersonal interactions and encouraging the introduction of cultural identity. Concretely preserving local languages and culture, including including regional language education in the curriculum and promoting local media that uses regional languages. With this holistic approach, students can strengthen their cultural identity and pass it on to future generations