Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

SOCIALIZATION OF AEROBIC EXERCISE BASED ON CULTURE IN SOUTH SULAWESI Poppy Elisano Arfanda; Ians Aprilo; Arimbi Arimbi; Nurliani Nurliani; Wahyana Mujari Wahid
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6827

Abstract

The socialization of aerobic dance based on South Sulawesi culture was raised because of the increasing dependence of humans on technology so that physical activity is reduced. This community service activity focuses on encouraging physical activity, especially sports, in this case aerobic dance based on South Sulawesi culture. This service activity aims to provide sports references to teenagers aged 17-25 years. The form of South Sulawesi culture that is carried out in aerobic dance is in the form of several movements and music adopted from dances in South Sulawesi. Before and after implementing the South Sulawesi culture-based aerobic dance, participants had their pulse measured to see their resting pulse. Measure their pulse using an oximeter. The results showed an increase between the resting pulse rate and the training pulse rate for all subjects entering the training zone
Performance Level of Pencak Silat T Kick Skills Tapak Suci Putera College of Muhammadiyah Branch Makassar 02 Hasbi Asyhari; Nurliani Nurliani
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 6 No 1 (2023): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v6i1.5612

Abstract

Objectives. This research focuses on evaluating the proficiency of pencak silat T kick techniques among the students of Tapak Suci Putera College, Muhammadiyah branch Makassar 02. The study aims to provide a comprehensive analysis of the level of performance achieved by the students in executing these skills, taking into account various technical nuances and factors that affect the outcome. The results of this study will be useful for both instructors and students in improving the quality of training and enhancing their overall performance in this martial art. Materials and methods. The research conducted was survey-based descriptive research, aimed at studying 15 active male martial artists. The sample was selected using purposive sampling, which is a non-random sampling technique where the researcher selects participants based on specific characteristics relevant to the study. Results. The study evaluated the T-kick performance of collegiate athletes at Tapak Suci branch Makassar 02 using their right and left feet. The results showed that using the right foot, 53% of the athletes demonstrated good skill, 27% had fair skill, 20% had less skill, and none of the athletes had very good or very less skill. Similarly, using the left foot, 47% of the athletes demonstrated good skill, 20% had enough skill, 33% had less skill, and none of the athletes had very good or very less skill. Conclusion. Based on the research findings, it can be inferred that the athletes from Tapak Suci Putera Muhammadiyah Branch Makassar 02 exhibited commendable performance in executing the T-kick technique of pencak silat, irrespective of their dominant foot (right or left). The level of performance was classified as 'Good'.
An Evaluation of the Proficiency of Volleyball Serving Among 7th Grade Students at SMP Negeri 6 Sinjai Regency Hasbi Asyhari; Nurliani Nurliani
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v6i2.6022

Abstract

Objective. Understanding and mastering the fundamental volleyball techniques is crucial for excelling in the sport. This comprehensive study aims to thoroughly assess the serviceability of eighth-grade students attending SMP Negeri 6 Sinjai Regency in volleyball, with a focus on evaluating their serving skills and techniques in detail. Materials and methods. The research conducted is of a quantitative descriptive nature. The survey method was utilized for data collection, specifically employing volleyball serviceability tests. The study involved a population of 136 students in the eighth grade of SMP Negeri 6 Sinjai Regency, with an accessible population of 20 individuals. The sampling method employed was Saturated Sampling, which involves sampling all members of the population, resulting in a total sample of 20 students. The research instrument utilized was a top serve ability test in volleyball. Results. In analyzing the data, we have observed that the serviceability results for volleyball games among class VIII students of SMP Negeri 6 Sinjai Regency can be categorized as follows: "Very Good" with 10% (2 students), "Good" with 25% (5 students), "Fair" with 50% (10 students), "Poor" with 15% (3 students), and "Very Poor" with 0% (0 students). Conclusion. The analysis indicates that the serviceability level in volleyball games for class VIII students at SMP Negeri 6 Sinjai Regency is primarily categorized as "Fair." The research findings can serve as valuable input for physical education teachers to enhance service abilities through suitable training methods and approaches.
PENGENALAN GERAK PEMANASAN ANIMAL MOVEMENT PADA MAHASISWA PENCAK SILAT FIKK UNM Sudirman; Nurliani; Hasbi Asyhari; Muhammad Kamal; Ramli
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6672

Abstract

Pemanasan merupakan bagian penting dalam setiap aktivitas olahraga karena berperan dalam mempersiapkan kondisi fisik dan mental atlet sebelum melakukan latihan atau pertandingan. Salah satu metode pemanasan yang berkembang dalam ilmu keolahragaan adalah animal movement, yaitu latihan yang mengadaptasi pola gerak hewan untuk meningkatkan mobilitas, koordinasi, keseimbangan, stabilitas, dan kesadaran tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan gerak pemanasan animal movement kepada mahasiswa pencak silat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM) sebagai alternatif model pemanasan yang inovatif dan fungsional. Metode yang digunakan meliputi edukasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dan manfaat animal movement, dilanjutkan dengan demonstrasi berbagai gerakan dasar seperti bear crawl, crab walk, gorilla walk, ape reach, dan beast position, serta praktik langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam melakukan gerakan animal movement. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi serta memberikan respons positif terhadap penerapan metode pemanasan tersebut dalam latihan pencak silat. Selain meningkatkan kesiapan fisik, animal movement dinilai mampu mengembangkan koordinasi gerak, keseimbangan, mobilitas, dan kesadaran tubuh yang relevan dengan kebutuhan olahraga pencak silat. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada mahasiswa mengenai pemanasan berbasis gerak fungsional yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam proses latihan.
PENGENALAN GERAK DASAR CABANG OLAHRAGA RENANG PADA SISWA SD INPRES LAMBENGI KABUPATEN GOWA Sudirman Burhanuddin; Ahmad Adil; Silatul Rahmi; Ramli; Nurliani
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6673

Abstract

Renang merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan motorik, serta keselamatan diri. Kemampuan berenang perlu diperkenalkan sejak usia sekolah dasar karena masa tersebut merupakan periode yang tepat untuk mengembangkan keterampilan gerak dasar anak. Namun, kenyataannya masih banyak siswa sekolah dasar yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam olahraga renang. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan fasilitas, minimnya kesempatan belajar renang, serta kurangnya pemahaman mengenai pentingnya kemampuan berenang bagi kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, pengalaman belajar, dan keterampilan dasar renang kepada siswa SD Inpres Lambengi Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan olahraga renang, manfaat renang bagi kesehatan, keselamatan di air, teknik pernapasan, mengapung, meluncur, serta gerakan dasar kaki dan tangan. Peserta kegiatan adalah siswa SD Inpres Lambengi yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pengetahuan mengenai olahraga renang dan mampu mempraktikkan beberapa gerak dasar renang dengan baik. Selain itu, terjadi peningkatan keberanian dan kepercayaan diri siswa ketika melakukan aktivitas di air. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat dalam mendukung perkembangan keterampilan motorik dan kebugaran jasmani. Oleh karena itu, kegiatan pengenalan gerak dasar renang perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan jasmani di sekolah dasar.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI BERBASIS TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING UNTUK MENGEMBANGKAN KERJA SAMA SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR Muhammad Zulfikar; Nurliani Nurliani; Ihsan Abbas; Darul Husnul; Alif Aryadi Hardi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyosialisasikan model pembelajaran Teaching Games for Understanding untuk meningkatkan kerja sama siswa di UPT SD Negeri 14 Biru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Sasaran kegiatan terdiri atas 2 guru pendidikan jasmani dan 26 siswa kelas VI. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi edukatif kepada guru dan praktik terbimbing bersama siswa melalui permainan olahraga yang dimodifikasi. Pelaksanaan kegiatan menekankan pemahaman permainan, diskusi taktis sederhana, pembagian peran, komunikasi antarsiswa, serta refleksi kerja sama setelah aktivitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa terlibat aktif dalam permainan, mampu berkomunikasi dengan teman satu kelompok, saling membantu, dan menunjukkan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas permainan. Berdasarkan pengamatan, tidak tampak perbedaan mencolok antara siswa laki-laki dan perempuan dalam aspek kerja sama. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Teaching Games for Understanding dapat menjadi alternatif pembelajaran pendidikan jasmani yang partisipatif dan kolaboratif di sekolah dasar.
PENGARUH PEER ASSESSMENT TERHADAP KETERAMPILAN GERAK, REFLEKSI BELAJAR, DAN TANGGUNG JAWAB AKADEMIK MAHASISWA PJKR Nurliani
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan peer assessment terhadap keterampilan gerak, refleksi belajar, dan tanggung jawab akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment pretest-posttest control group design yang dilaksanakan selama enam belas pertemuan pada mata kuliah Senam Lantai. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PJKR angkatan 2023, dengan sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menerapkan peer assessment secara terstruktur dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional oleh dosen. Keterampilan gerak diukur menggunakan rubrik penilaian keterampilan motorik terstandar yang dinilai oleh penilai terlatih, refleksi belajar diukur menggunakan Reflective Learning Scale, dan tanggung jawab akademik diukur menggunakan Academic Responsibility Scale. Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-test, Independent Sample t-test, dan Multivariate Analysis of Variance pada taraf signifikansi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan peer assessment memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan gerak, refleksi belajar, dan tanggung jawab akademik mahasiswa PJKR, dengan efektivitas yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan asesmen konvensional baik secara parsial maupun simultan, sehingga peer assessment direkomendasikan sebagai strategi asesmen formatif alternatif yang perlu diintegrasikan secara sistematis dalam kurikulum PJKR guna membentuk mahasiswa yang kompeten secara motorik, reflektif, dan bertanggung jawab sebagai calon guru pendidikan jasmani profesional.