Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Regulasi Emosi Pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan Ni Wayan Rika Parwati; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.20702

Abstract

ABSTRACT Pregnant women who experience hormonal changes cause them to have negative emotions, including jealousy and feeling more sensitive so that they need more support or attention. Psychological stress in pregnant mother is a serious health problem, however, it can be overcome with the right intervention. Prenatal yoga is a non-pharmacological intervention in overcoming psychological stress in pregnant women. To determine the effect of prenatal yoga toward emotional regulation in pregnant mother in the working area of Public Health Center IV South Denpasar. This study employed pre-experimental design with one group pre-test and post-test design. There were 37 respondents recruited as the sample using non-probability sampling with purposive sampling technique. The data were collected using self-completed questionnaire. Furthermore, the data normality test was analysed by using Shapiro Wilk test with the Paired T-Test analysis test. The finding showed that there was an increase in the average value of emotional regulation in pregnant mother before and after being given prenatal yoga with mean value before intervention was 42.03 and after intervention was 43.70. Thus, it could be stated that here was a significant effect of prenatal yoga on emotional regulation in pregnant mother with p-value of 0.001 (0.05). Prenatal yoga has been proven to have an effect on emotional regulation in pregnant mother in the working area of Public Health Center IV, South Denpasar.  Keywords: Prenatal Yoga, Emotional Regulation, Pregnant Mother  ABSTRAK Ibu hamil yang mengalami perubahan hormonal mengakibatkan mereka memiliki emosi negatif, diantaranya mudah cemburu dan merasa lebih sensitif sehingga memerlukan dukungan atau perhatian yang lebih. Tekanan psikologis pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang serius, namun hal tersebut bisa diatasi dengan intervensi yang tepat. Prenatal yoga merupakan intervensi non farmakologis dalam mengatasi tekanan psikologis ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperiment, jenis penelitian one group pre post test design. Sampel sebanyak 37 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non-Probability Sampling dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data self-completed questionnaire. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Uji normalitas data yaitu uji Shapiro Wilk dengan uji analisa Paired T-Test. Terjadi peningkatan nilai rata-rata regulasi emosi pada ibu hamil sebelum dan setelah diberikan prenatal yoga dengan nilai mean sebelum intervensi (42,03) dan setelah intervensi (43,70). Ada pengaruh signifikan dari prenatal yoga terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan, dengan nilai p-value 0,001 (0,05). Prenatal yoga terbukti berpengaruh terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Kata Kunci: Prenatal Yoga, Regulasi Emosi, Ibu Hamil
CROSS SECTIONAL STUDY : FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEK PADA KOMUNITAS IBU HAMIL Mastryagung, Gusti Ayu Dwina; Rato, Leni Nopliana Delu Mila; Dewi, Ni Wayan Erviana Puspita; Teja, Ni Made Ayu Yulia Raswati
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kehamilan merupakan rangkaian proses alami dan fisiologis yang terjadi dalam tubuh wanita. Ketidakseimbangan asupan gizi, terutama antara energi dan protein selama masa kehamilan, sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan seperti Kekurangan Energi Kronis (KEK). KEK pada ibu hamil merupakan masalah yang bersifat multifaktorial, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tingkat pengetahuan ibu mengenai gizi, usia saat hamil, serta jumlah paritas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya KEK pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 175 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di puskesmas. Hasil analisis data menggunakan uji Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan usia ibu hamil terhadap kejadian KEK (α < 0,05) Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jumlah paritas dengan kejadian KEK (nilai P = 0,838; > 0,05) Kesimpulan: bahwa usia dan pengetahuan berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil.
Taman Sensori Pintar Eksplorasi Multi Sensori untuk Stimulasi Tumbuh Kembang Optimal Ni Putu, Ni Putu Riza Kurnia Indriana; Ruth Suantika , Putu Inge; Raswati Teja, Ni Made Ayu Yulia; Puspita Dewi, Ni Wayan Erviana; Purnama Dewi, Komang Ayu Purnama Dewi6
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 4 No 1 (2026): ABDINUSA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bina Usada Bali
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v4i1.633

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di TK Kasih Sayang Denpasar dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya stimulasi sensorik dan mengembangkan kemampuan sensori anak usia dini melalui kegiatan “Taman Sensori Pintar”.Tujuan kegiatan ini yaitu untuk melaksanakan kegiatan stimulasi sensori pada anak usia dini dan memberikan edukasi kepada guru terkait stimulasi sensori pada anak. Metode kegiatan meliputi edukasi kepada guru dengan pre-test dan post-test serta praktik stimulasi pada anak di tiga pos aktivitas, yaitu peraba, penglihatan, dan pengecapan.Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru sebesar 80% dan sebagian besar anak mampu mengenali tekstur, warna, bentuk, dan rasa dengan baik, menandakan kegiatan multisensori efektif untuk mendukung perkembangan sensori dan kognitif anak. Kesimpulannya, edukasi dan penerapan stimulasi sensorik terbukti meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD. Disarankan agar guru mengintegrasikan kegiatan sensorik dalam rutinitas belajar dan sekolah terus mengembangkan pelatihan serupa secara berkelanjutan
Hubungan Dukungan Suami Dan Sikap Wanita Usia Subur Dengan Keputusan Melakukan Pemeriksaan IVA Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Abiansemal IV I Gusti Agung Istri Wulandari; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Ni Kadek Neza Dwiyanti; Komang Ayu Purnama Dewi
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.836

Abstract

Survei Kesehatan Indonesia menyatakan prevalensi penyakit kanker serviks di Indonesia mencapai 1,79 per 1.000 penduduk dan meningkat dari tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2013 sebanyak 1,4 per 1.000 penduduk. Sedangkan cakupan skrining telah di lakukan terhadap 904.099 orang (2,45%), angka tersebut masih rendah. Jumlah wanita usia subur (WUS) usia 30-50 tahun yang melakukan IVA hanya mencapai 8,3%. Mengetahui hubungan dukungan suami dan sikap WUS dengan keputusan melakukan pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas AbiansemaL IV. Jenis penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel dengan convenience sampling. Responden dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.  Sampel sebanyak 107 WUS. Pengumpulan data dengan kuisoner. Teknik analisis data menggunakan uji chi-square. Penelitian menunjukkan mayoritas suami mendukung (61,7%), sebagian besar sikap WUS positif (52,3%), sebagian besar WUS tidak melakukan IVA (59,8%).  Ada hubungan dukungan suami (p:0,003) dan sikap (p: 0,001) dengan keputusan WUS melakukan pemeriksaan IVA. Ada hubungan antara dukungan suami dan sikap dengan keputusan WUS melakukan pemeriksaan IVA di wilayah kerja UPTD Puskesmas Abiansemal IV. Diharapkan petugas kesehatan selalu menginformasikan kepada WUS terkait pentingnya melakukan deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA serta lebih intensif melakukan penyuluhan deteksi dini kanker serviks bagi masyarakat.   Kata Kunci: dukungan suami, inspeksi visual asam asetat, sikap