Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pelatihan Penerapan Digital Marketing Melalui Media Sosial Instagram dan E-Commerce Pada UMKM Penjaringan Sari May Riswati, Baiq; Sukarno, Gendut; Warmana, Oka; Zawawi, Zawawi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2411

Abstract

Di era pesatnya perkembangan teknologi informasi berbasis internet membawa pengaruh pada pola konsumsi masyarakat dalam melakukan kegiatan usaha. Saat ini masyarakat telah bertransformasi menggunakan platform online karena dinilai lebih praktis dan mudah. Hal ini tentu saja harus diperhatikan oleh seluruh pelaku usaha untuk segera mempromosikan produknya dengan memanfaatkan strategi digital marketing agar dapat memenuhi permintaan pasar. Namun, masih banyak ditemui para pelaku usaha yang belum terbiasa menggunakan media online untuk berjualan, salah satunya yaitu para UMKM yang ada di wilayah Kelurahan Penjaringan Sari. Maka dari itu, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk membantu memberikan pengetahuan serta pelatihan mengenai penerapan digital marketing kepada para UMKM yang ada di Kelurahan Penjaringan Sari. Pelaksanaan kegiatan ini berfokus pada sosialisasi dan penyuluhan terkait penggunaan media sosial Instagram dan e-commerce Go-Food. Metode yang digunakan untuk menjalankan kegiatan ini yaitu observasi, sosialisasi, pelatihan dan praktik secara langsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masih banyak pelaku UMKM di Kelurahan Penjaringan Sari yang belum memanfaatkan peluang digital marketing. Oleh karena itu tujuan diadakannya sosialisasi dan pelatihan efektif meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para pelaku UMKM dalam penggunaan media sosial Instagram dan e-commerce Go-Food sebagai pemasaran digital untuk terus mengembangkan usahanya.  
Pemberdayaan UMKM Rusun Penjaringan Sari Melalui Pendampingan Pemanfaatan E-PEKEN Guna Bersaing Di Era Digital Damar Gaza Lazuard, Narendra; Zawawi, Zawawi; Warmana, G. Oka
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2412

Abstract

Rusun Penjaringan Sari merupakan sebuah wilayah yang dimana memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang bagi para pelaku UMKM setempat akan tetapi ada beberapa hambata yang membuat para pelaku UMKM disini kesulitan untuk mengembangkan usahanya. Hasil dari survey lokasi yang telah dilakukan oleh kelompok bina desa didapati bahwa para pelaku UMKM di Rusun Penjaringan Sari mayoritas adalah seorang ibu rumah tangga yang masih belum sepenuhnya memahami mengenai penggunaan teknologi dibidang bisnis. Oleh karena itu para pelaku UMKM di Rusun Penjaringan Sari masih menerapkan bisnis secara tradisional dengan hanya berjualan dipinggir jalan depan Rusun Penjaringan Sari. Dengan adanya inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya yaitu E-PEKEN dan juga rekomendasi dari pihak kelurahan muncul sebuah gagasan bagi kelompok Bina Desa untuk dijadikan program kerja Bina Desa. Terdapat 3 metode pelaksanaan dari program kerja ini yaitu observasi dan wawancara, sosialisasi, dan pendampingan. Program pengabdian ini betujuan untuk membantu para pelaku UMKM ini untuk berkembang terutama tentang digitalisasi bisnis. Dari program kerja yang telah dilaksanakan terdapat beberapa hasil dan perubahan dari sebelum adanya program kerja dari Kelompok Bina Desa dan sesudah adanya program kerja terhadap pelaku UMKM Rusun Penjaringan Sari. 1) Peningkatan Pemahaman Pelaku UMKM mengenai e-commerce, 2) Keterampilan Penggunaan Aplikasi E-PEKEN. 3) Dapat bersaing di era digital.  
Pemanfaatan Branding Digital Marketing Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing Produk UMKM Penjaringansari Aulia, Erie; Zawawi, Zawawi; Warmana, G. Oka
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2413

Abstract

Dalam dunia bisnis mendapatkan keuntungan akan menjadi tujuan, tentu saja ada beberapa hal yang menjadi faktor agar usaha yang dikelola mencapai target penjualan dan dapat meningkatkan perekonomian. Terlebih lagi banyak sekali pebisnis baru datang dengan produknya yang kreatif dan inovatif membuat persaingan antar bebisnis semakin ketat. Peningkatan kualitas dan daya saing produk pada UMKM wilayah Rusun Penjaringan Sari dapat diwujudkan melalui pemanfaatan branding dan digital marketing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi strategi branding dan digital marketing dapat mendukung pertumbuhan ekonomi UMKM di wilayah Rusun Penjaringan Sari. Maka dari itu, ada sebagian hal yang dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk dengan branding dan digital marketing sebagai media promosi. Dalam konteks perekonomian UMKM, strategi branding dan digital marketing tidak hanya berperan dalam meningkatkan penjualan, tetapi juga dapat memperkuat posisi UMKM di pasar lokal maupun nasional. Dengan memanfaatkan media digital, UMKM mampu menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan konsumen, mendapatkan umpan balik secara langsung, dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk mereka. Penerapan strategi ini dapat menjadi solusi bagi UMKM di wilayah Rusun Penjaringan Sari untuk bersaing secara efektif dalam pasar yang semakin kompetitif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi bagi pemangku kepentingan, seperti pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan lembaga pendukung UMKM, dalam merancang kebijakan dan program yang mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui pemanfaatan branding dan digital marketing.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemasaran Digital Guna Mengembangkan Branding UMKM Rusunawa Penjaringan Sari Fasya Nurhaliza, Karina; Zawawi, Zawawi; Warmana, G. Oka
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2417

Abstract

Kota Surabaya merupakan salah satu kota dengan jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang cukup tinggi. Terdapat berbagai macam UMKM di setiap wilayahnya. Contohnya seperti pada wilayah Kelurahan Penjaringan Sari, tepatnya terletak pada Rusunawa Penjaringan Sari. Wilayah tersebut memiliki julukan “Kampung Kue”, karena berdasarkan produk-produk yang diproduksi. Diketahui bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, permasalahan yang dijumpai tidak jauh dari kurangnya kesadaran para pelaku UMKM “Kampung Kue” terhadap pentingnya melakukan pemasaran yang efektif. Oleh karena itu, Tim mahasiswa pengabdian UPN “Veteran” Jawa Timur, berupaya dalam memberi alih pengetahuan dan pelatihan berupa bagaimana pentingnya mengembangkan citra merek usaha melalui media sosial sebagai sarana pemasaran digital. Dengan mengaplikasikan pengetahuan tentang topik ini, menjadi salah satu langkah dalam mewujudkan peningkatan daya jual bagi UMKM Kampung Kue, Rusunawa Penjaringan Sari. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini, berfokus untuk mengarahkan pada peningkatan eksistensi serta memperbaiki citra merek (branding) UMKM Kampung Kue, Rusunawa Penjaringan Sari, melalui platform media sosial Instagram. Tujuannya adalah memberikan dorongan positif agar UMKM dapat lebih dikenal dan diapresiasi oleh khalayak melalui pemanfaatan potensi media sosial.
Pendampingan Pendaftaran NIB Pada UMKM Sebagai Pengembangan Usaha dan Ekonomi Lokal Kelurahan Penjaringan Sari Kharani Putri, Olivia; Zawawi, Zawawi; Warmana, Oka
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2418

Abstract

Pertumbuhan para pelaku UMKM membutuhkan proses perolehan izin dan legalitas untuk menunjukkan kelayakan dan status operasional usaha mereka. NIB adalah identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS setelah pelaku usaha melakukan pendaftaran. Beberapa pelaku UMKM di Kampung Kue, Kelurahan Penjaringan Sari belum sepenuhnya memahami pentingnya mendaftarkan usaha mereka untuk memperoleh surat izin tersebut. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran penting pendampingan dan proses pendaftaran NIB sebagai kunci keberhasilan dalam mengembangkan UMKM pada ekonomi lokal. Metode yang digunakan terdapat 3 tahapan, yaitu observasi wawancara, mengumpulkan informasi, dan pendampingan pembuatan NIB. Pendampingan pembuatan NIB oleh Tim Bina Desa ini memiliki peran yang signifikan, bukan hanya dalam menangani aspek legalitas berdagang, tetapi juga sebagai syarat penting dalam Pendaftaran E-Peken bagi UMKM di Kampung Kue. Melalui pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), UMKM di Kampung Kue mengalami peningkatan kemampuan dan keterampilan, menyadari signifikansi NIB dalam memperkuat ketahanan ekonomi serta mempercepat dan menjaga legalitas usaha. Keberhasilan pendaftaran NIB membuka peluang bagi UMKM untuk lancar memasarkan produk melalui E-Peken, berpotensi meningkatkan omset dan mengangkat strata usaha dan ekonomi lokal. Selain itu, perlu dilakukan sosialisasi intensif terkait manfaat NIB dan program E-Peken sebagai pengembangan ekonomi lokal agar lebih banyak pelaku UMKM yang dapat memanfaatkannya.  
The Influence of Brand Image and Price Perception on Consumer Purchase Decisions for New Balance Shoes in Sidoarjo Cahyantoro, Herlangga Turna; Zawawi, Zawawi
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 7 No 3 (2024): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v7i3.5115

Abstract

In this research we take the phenomenon that exists on the Hybeast brand ranking website where New Balance occupies the top position and, in this research, we take the phenomenon where New Balance is included in the Top Brand Index (TBI). This phenomenon makes several individuals sell fake shoes or KW New Balance brand so New Balance in the Google Shopping Trend data has the lowest graph for the Sidoarjo area. This research was conducted to determine the influence of brand image and price perception on consumer purchase decisions for New Balance shoes in Sidoarjo. This research uses quantitative methods. The population of this study are people who have bought New Balance shoes and live in Sidoarjo with a sample of 110 respondents. Sampling used a purposive sampling method with test equipment using Partial Least Square (PLS). Making questionnaires using Google Forms and distributing them via social media. From the results obtained, statistical calculations show that brand image and price perception have a significant and positive influence on the decision to purchase New Balance shoes in Sidoarjo.
Peningkatan Pemahaman Investasi Berjangka Bermodal Kecil bagi Ibu Rumah Tangga untuk Kesejahteraan Devi, Riska Sari; Zawawi, Zawawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1424

Abstract

The low level of financial literacy among housewives, particularly in understanding small-capital futures investment, remains a challenge in making safe and informed financial decisions. This community service activity aims to strengthen housewives’ financial literacy by improving their understanding of licensed futures brokers, risk principles, and mechanisms for initiating investments with affordable capital. The program was conducted offline using an educational and interactive approach, including material presentations, profit and loss calculation simulations, and open discussions. The results indicate an improvement in participants’ understanding of futures trading mechanisms, their ability to distinguish between legal and illegal brokers, and increased awareness of the potential returns and risks associated with small-capital investments. This activity also corrected the perception that investment always requires large funds, thereby encouraging more productive financial management and contributing to improved household welfare.
Pemanfaatan Modal Mikro bagi Ibu Rumah Tangga Desa Sawotratap melalui Trading Digital Rahma, Shafa; Zawawi, Zawawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1412

Abstract

Technological developments and digitalization have opened up opportunities for housewives (IRT) to participate in financial markets, but require risk adaptation and digital literacy. This study aims to analyze the use of micro-capital as an investment vehicle and digital trading as a learning tool for small-scale fund management among housewives in Sawotratap Village. The research method used a qualitative-descriptive approach through the Community Service (PkM) program with assistance in micro-trading simulation practices supported by PT Trijaya Pratama Futures (TPFX). The results show that using micro-capital under Rp1 million provides a sense of psychological security and helps participants understand the concept of risk and real-world returns. Micro-digital trading has proven effective in fostering financial management discipline through the implementation of stop-loss strategies, although it still faces emotional control challenges such as overtrading. Therefore, a combination of micro-capital and digital trading is necessary to build the risk management capabilities of housewives in the face of inflationary pressures and rising costs of basic necessities.
Peran Kegiatan Edukatif dalam Membangun Mindset Positif di Kalangan Masyarakat terhadap Investasi Perdagangan Komoditi Berjangka Putri, Kanaya Amelia; Zawawi, Zawawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1393

Abstract

The rise in fraud cases is one factor contributing to the decline in public trust in investments in the commodity futures trading sector. The abundance of illegal investment platforms often creates a negative perception among the public that investing is a detrimental activity. Therefore, it is crucial to increase public literacy and understanding regarding the legal aspects of commodity futures trading. This activity aims to provide public understanding and education regarding the legality and clear regulations of investment through a digital-based outreach approach. Through this outreach, it is hoped that the public will develop a more open mindset and understand the risks of investing.
Peningkatan Literasi Keuangan Digital Ibu Rumah Tangga tentang Perdagangan Berjangka Komoditi Legal Rahmawati, Siti Rusdiana; Zawawi, Zawawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1365

Abstract

This community service aims to enhance digital financial literacy for 25 housewives in Desa Sawotratap with a literacy index of 65.58% ((BPS) 2025), vulnerable to illegal investment scams due to limited understanding of legal Commodity Futures Trading Interactive counseling methods using slide presentations, group discussions, and QA introduced PT Trijaya Pratama Futures (TPFx) supervised by BAPPEBTI, along with products such as gold, forex, Nasdaq 100, and SP 500 with a capital of Rp100,000. Results show that 87% (22/25 participants) can distinguish between legal and illegal instruments, surpassing the 4.05-point increase reported by (Hartarto et al. 2022). The discussion approach effectively transforms negative perceptions of Commodity Futures Trading into an understanding of family risk management, contributing to the prevention of digital fraud and improving welfare in Desa Sawotratap.