Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Antara Dukungan Emosional Orang Tua dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Marlisa, Marlisa; Maryani, Kristiana; Kusumawardani, Ratih
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v5i2.7628

Abstract

Pada penelitian ini peneliti meneliti dukungan orang tua dengan perilaku hidup bersih dan sehat anak usia 4-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan menyebarkan kuesioner. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu sebanyak 62 anak. Teknik analisis data statistic yaitu dengan menggunakan uji korelasi yang menunjukkan tingkat nilai signifikansi (2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Menunjukkan bahwa dukungan emosional orang tua memiliki hubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat anak usia 4-6 tahun. Hasil analisis pun telah disimpulkan bahwa nilai korelasi sebesar 0,475 dan berada pada interval 0,400-0,599. Maka dapat disimpulkan bahwa dukungan emosional orang tua dan perilaku hidup bersih dan sehat memiliki hubungan pada tingkat yang sedang.
HUBUNGAN DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA Firiyani, Afiyah; Maryani, Kristiana; Fahmi, Fahmi
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5 No 2 (2021): (Journal of Childhood Education) September-Februari
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dampak Smartphone Terhadap Pola Asuh Orang tua Anak Usia 1-3 Tahun di Desa Pulo Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Banten. Metode penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu orang tua yang memiliki anak usia 1-3 tahun yang ada di Desa Pulo. Dan teknik sampel yang digunakan yaitu teknik cluster sampling. Jumlah sampel yang diambil yaitu 30 orang tua yang ada di satu kampung dari Desa tersebut yaitu Kampung Jalud Desa Pulo Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Banten. Berdasarkan teknik pengumpulan data menggunakan skala pengujian validitas dan reliabelitas instrumen, uji normalitas, uji linieritas,uji korelasi, dan uji unvariat yang diolah dengan bantuan SPSS 22,0 for windows. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut terdapat korelasi yang sedang antara dampak  smartphone terhadap pola asuh orang tua hal tersebut dapat dilihat dari uji korelasi dengan nilai 0,422 yang berada pada interpretasi 0,40-0,599. Menurut hasil uji hipotesis diketahui bahwa nilai 0,422˃0,361. Sehingga dapat ditarik kesimpulan H0 di tolak dan Ha di terima. Yang berarti “terdapat hubungan yang signifikan antara dampak smartphone terhadap pola asuh orang tua anak usia 1-3 tahun di Desa Pulo Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Banten.
Fasilitas yang Mendukung Lingkungan Inklusi pada Pendidikan Anak Usia Dini Surya Aprilyanti, Dian; Rusdiany, Isti; Kusuma Wardhani, Dina; Maryani, Kristiana
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v5i2.8751

Abstract

Abstrak. Inklusi bertujuan untuk mengatasi berbagai hambatan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus dengan mengintegrasikan mereka ke dalam sekolah reguler, sehingga mendorong perkembangan keterampilan dan nilai-nilai positif. Aspek ketersediaan fasilitas yang memadai ini sangat vital karena lingkungan fisik secara langsung memengaruhi efektivitas proses pembelajaran dan stimulasi tumbuh kembang anak, terutama bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus yang bersekolah di sekolah Inklusi. Peneliti menemukan bahwa fasilitas yang mendukung pada lingkungan inklusi di PAUD yaitu  adanya fasilitas fisik dan fasilitas psikologis. Fasilitas fisik pada lembaga PAUD inklusi diantaranya Adalah terdapat aksebilitas yang memudahkan anak, toilet ramah anak berkebutuhan khusus, dan sarana prasarana lainnya yang mendukung. Sedangkan fasilitas psikologis pada PAUD lingkungan inklusi Adalah adanya psikolog, shadow teacher, ruang konseling atau ruang khusus untuk terapi.Tujuan penelitian ini adalah untuk meberikan informasi terkait dengan bagaimana seharusnya fasilitas inklusi yang ada di lingkungan pendidikan anak usia dini. metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. hasil dari peneltian ini adalah bahwa TK Bunayyajakarta merupakan lembaga pendidikan anak usia dini yang mendukung lingkungan inklusi baik dalam pembelajaran dan fasilitas baik sarana dan prasarana. Abstract. Inclusion aims to overcome various educational barriers for children with special needs by integrating them into regular schools, thereby encouraging the development of skills and positive values. The availability of adequate facilities is vital because the physical environment directly affects the effectiveness of the learning process and stimulates children's growth and development, especially for those with special needs who attend inclusive schools. Researchers found that facilities that support an inclusive environment in early childhood education include physical and psychological facilities. Physical facilities in inclusive early childhood education institutions include accessibility that facilitates children, toilets that are friendly to children with special needs, and other supporting infrastructure. Meanwhile, psychological facilities in an inclusive early childhood education environment include the presence of psychologists, shadow teachers, counseling rooms, or special rooms for therapy. The purpose of this study was to provide information on how inclusive facilities should be in early childhood education environments. The research method used was descriptive qualitative. The results of this study showed that Bunayyajakarta Kindergarten is an early childhood education institution that supports an inclusive environment in terms of both learning and facilities, including infrastructure.