Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penguatan Peran Orang Tua sebagai Mitra Strategis dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Ansori, Yoyo Zakaria; Hidayanti, Maria; Suciati, Nela; Nurlatifah, Ira
Papanda Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v2i2.2511

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada penguatan peran orang tua sebagai mitra strategis dalam pembentukan karakter anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan melalui metode edukasi, diskusi kelompok terarah, pendampingan, serta simulasi praktik pengasuhan berbasis nilai karakter. Khalayak sasaran adalah orang tua dengan anak usia 3–6 tahun di salah satu PAUD mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman orang tua, dari kategori rendah dan sedang menjadi mayoritas kategori tinggi. Selain itu, terjadi perubahan sikap berupa peningkatan komitmen orang tua dalam meluangkan waktu khusus untuk mendampingi anak. Perubahan perilaku anak pun terlihat pada aspek disiplin, empati, dan kemandirian setelah orang tua menerapkan strategi pengasuhan baru. Program ini terbukti efektif karena menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif, meski masih memiliki keterbatasan pada durasi pendampingan. Ke depan, kegiatan ini dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan sekolah serta pemanfaatan teknologi parenting digital.
Membangun Budaya Tertib Administrasi Melalui Kolaborasi Guru-Kepala Sekolah Di K3TK dan KKG Sumberjaya Dedeh Komalasari; Hidayanti, Maria; Lita; Wulandari, Ayu
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan administerasi ya ng tidak efektif dan dokumentasi yang tidak struktur serta kurangnya informasi mengenai detail tugas Guru dan Kepala Sekolah yang tumpeng tindih menjadikan terhambatnya layanan kualitas pendidikan. Untuk itu perlu diadakan pembinaan akan kesadaran tumbuhnya budaya tertib administerasi. Perlu adanya perencanaan serta pelaksanaa yang tepat sasaran dalam hal menumbuhkan budaya tersebut yang mengutamakan juga refleksi dan evaluasi setelah proses pelaksanaanya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan praktik administrasi di kalangan peserta. Kolaborasi aktif antara kepala sekolah dan guru berhasil menciptakan sistem kerja administrasi yang lebih teratur, dengan dukungan digitalisasi sederhana dan pembagian peran yang jelas. Forum K3TK dan KKG terbukti efektif sebagai ruang berbagi praktik baik dan penguatan profesionalisme. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa budaya tertib administrasi dapat tumbuh melalui proses kolaboratif, didukung oleh kepemimpinan yang partisipatif dan forum profesional yang aktif. Budaya ini bukan sekadar kewajiban administratif, dan administerasi bukan menjadi  beban bagi guru dan kepala sekolah namun melainkan pendukung bagian penting dari upaya peningkatan kualitas  mutu pendidikan.