Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Roto Artist Pada Produksi TVC Yamaha Fazzio Go Crazzy Di Lineup Studio Jakarta Dicky Dwinata; Hery Sasongka; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.884

Abstract

Riset dan Pengembangan Profesi ini dilaksanakan di Lineup Studio Jakarta dengan fokus pada peran Roto Artist dalam produksi Television Commercial (TVC) Yamaha Fazzio Go Crazzy. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kompleksitas proses rotoscoping dan clean up pada footage dengan pergerakan objek cepat, perubahan pencahayaan ekstrem, serta tuntutan deadline yang ketat. Solusi yang diterapkan meliputi penggunaan perangkat lunak profesional seperti Mocha Pro dan After Effects, penerapan standar pipeline kerja, serta koordinasi intensif dengan supervisor dan tim compositing. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi teknis dan nonteknis mahasiswa dalam bidang pascaproduksi, khususnya visual effects, serta menjembatani keterkaitan antara dunia akademik dan industri. Hasil sementara menunjukkan peningkatan keterampilan teknis penulis dalam rotoscoping dan clean up sebesar ±80% berdasarkan evaluasi supervisor, serta peningkatan efisiensi waktu pengerjaan shot hingga ±25% dibandingkan tahap awal magang. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan profesional mahasiswa dan mendukung kualitas produksi iklan televisi sesuai standar industri.
Sound Utility Pada Film Rangga Dan Cinta Produksi Miles Films Tri Afriyani; Dynia Fitri; Hery Sasongko
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.885

Abstract

Kegiatan Riset dan Pengembangan Profesi ini dilaksanakan melalui program Kerja Profesi pada produksi film Rangga dan Cinta produksi Miles Films dengan fokus pada peran Sound Utility dalam departemen tata suara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran, tugas, serta kontribusi Sound Utility dalam menunjang kualitas perekaman suara selama proses produksi film layar lebar, sekaligus mengidentifikasi kompetensi profesional yang dibutuhkan sesuai dengan standar industri perfilman. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif dan dokumentasi selama pelaksanaan Kerja Profesi yang berlangsung pada 25 Januari hingga 15 Maret 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Sound Utility memiliki peran strategis dalam pengelolaan perangkat wireless microphone, meliputi pemasangan pada pemain, pengaturan frekuensi, pengecekan kualitas sinyal, serta pemantauan potensi gangguan suara di lokasi syuting. Kinerja Sound Utility yang optimal berkontribusi signifikan terhadap kejernihan dialog dan efisiensi proses pascaproduksi, khususnya dalam meminimalkan kebutuhan automatic dialogue replacement (ADR). Kegiatan ini memberikan pengalaman profesional yang relevan bagi mahasiswa serta memperkuat keterkaitan antara pendidikan akademik dan kebutuhan industri film.
Artistic Intern Pada Produksi Iklan Tiket.Com Di PT. Untouchable Art Team Aryandi Mulya Ernawan; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan implementasi kompetensi seorang Artistic Intern selama program magang Riset dan Pengembangan Profesi di PT. Untouchable Art Team, Jakarta. Program ini dilaksanakan untuk mengaplikasikan ilmu perkuliahan ke dalam dunia kerja nyata, khususnya pada bidang Produksi Film dan Iklan, serta membangun mentalitas profesional mahasiswa. Kegiatan magang dilaksanakan dari 13 Februari 2025 hingga 27 Februari 2025. Metodologi yang digunakan adalah observasi partisipatif dan keterlibatan langsung sebagai Artistic intern dalam proses produksi iklan, khususnya pada proyek iklan Tike.com yang mencakup proses pembentukan sebuah properti yang digunakan. Hasilnya menunjukkan bahwa peran Artistic sangat krusial dalam mendukung estetika dalam proses produksi dari awal hingga akhir, mencakup tanggung jawab Continuity alat, teknis, stand by di lokasi, hingga manajemen waktu. Pengalaman ini menyimpulkan bahwa magang di PT. Untouchable Art Team memberikan bekal yang komprehensif dan aplikatif serta keprofesionalis penulis untuk membangun fondasi karier di industri kreatif.
ASISTEN VIDEO JURNALIS DALAM PEMBUATAN NASKAH BERITA PADA PROGRAM NEW KOMPAS RIAU Kintan; Hery Sasongko; Dynia Fitri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.509

Abstract

Pengabdian ini dilakasnakan untuk mengetahui bagaimana proses dalam pembuatan naskah atau TOR berita sebagai asistent video jurnalis. Proses ini bertanggung jawab ikut serta dalam membantu menyusun narasi berita yang akan di produksi berdasarkan hasil peliputan yang dilakukan oleh jurnalis utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskripsi kualitatif dengan studi kasus pada kegiatan magang yang dilaksanakan selama tiga bulan. Data diperoleh melalui pascaproduksi, dokumentasi kegiatan, dan wawancara informal bersama jurnalis utama. Hasil yang ditemukan adalah bahwa asisten video jurnalis ikut berperan dalam pembuatan naskah dan informasi dilapangan, serta penyesuaian naskah dengan format visual yang komunikatif, jelas, padat, dan mudah untuk dipahami. Asisten video jurnalis juga berperan menjadi pendukung antara fakta di lapangan dengan penyampaian dalam bentuk berita. Hasil dari pengabdian ini adalah berupa penerapan kerja sebagai asisten video jurnalis yang kemudian di aplikasikan ke dalam berita News Kompas Tv Riau
TALENT COORDINATOR PADA FILM MUNGKIN KITA PERLU WAKTU PRODUKSI KARUNA PICTURES Fristita, Vania bella; Hery Sasongko; Dynia Fitri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.517

Abstract

Industri film dan televisi menuntut sumber daya manusia yang memiliki pemahaman teoretis sekaligus keterampilan praktis yang sesuai dengan standar profesional. Mata kuliah Riset dan Pengembangan Profesi di Jurusan Televisi dan Film Institut Seni Indonesia Padangpanjang menjadi sarana pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia industri. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan riset dan pengembangan profesi pada produksi film layar lebar Mungkin Kita Perlu Waktu karya Karuna Pictures. Kegiatan ini dilaksanakan selama 19 hari, sejak 10 Januari hingga 3 Februari 2024, di Jakarta Selatan. Penulis ditempatkan pada Departemen Casting dengan posisi sebagai talent coordinator di bawah Departemen Penyutradaraan. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus, melalui observasi langsung selama proses pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi, serta dokumentasi kegiatan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peran talent coordinator memiliki kontribusi penting dalam kelancaran proses produksi, khususnya dalam pengelolaan aktor, penjadwalan, administrasi, dan koordinasi antar departemen. Melalui kegiatan ini, penulis memperoleh pemahaman praktis mengenai sistem kerja industri perfilman profesional serta pengembangan kompetensi yang relevan sebagai bekal memasuki dunia kerja di bidang film dan televisi.
PENATAAN SET ARTISTIK PADA FILM HOME SWEET LOAN DI ARTHERAPHY INDONESIA DEPOK Dicky Wahyudi; Dynia Fitri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.525

Abstract

Riset dan Pengembangan Profesi merupakan mata kuliah wajib di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Padangpanjang yang bertujuan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa ke dalam dunia kerja profesional. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program magang sebagai Set Dresser Artistik Film di Artheraphy Indonesia pada produksi film layar lebar Home Sweet Loan yang disutradarai oleh Sabrina Rochelle Kalangie. Pelaksanaan riset meliputi tahapan pra produksi dan produksi, seperti riset visual, perencanaan konsep artistik, penataan set dan properti, serta penyesuaian elemen visual sesuai arahan Art Director. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peran Set Dresser memiliki kontribusi penting dalam membangun atmosfer, mendukung narasi, dan memperkuat unsur mise en scène dalam film. Melalui program ini, penulis memperoleh pengalaman kerja profesional, peningkatan keterampilan teknis dan kreatif, serta pemahaman nyata mengenai sistem kerja dan dinamika produksi di industri perfilman. Kegiatan riset dan pengembangan profesi ini diharapkan dapat menjadi bekal kompetensi bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja di bidang artistik film.
The Assistant Editor Workflow In Film Tuhan Benarkah Kau Mendengarku Satrio, Dwi Prio; Dynia Fitri
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 5 No. 1 (2026): Vol. 5 No. 1 2026
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v5i1.995

Abstract

This study aims to analyze the workflow of assistant editors in the post-production process of the film Tuhan Benarkah Kau Mendengarku (God, Are You Really Listening to Me?). Assistant editors play a strategic role in managing visual and audio data, maintaining continuity, and providing technical support to the main editor so that the editing process runs efficiently and narratively coherently. This study uses a descriptive qualitative method with a case study approach. Data was collected through direct observation of the editing process, in-depth interviews with the editor and assistant editor, and analysis of documents such as editing logs and project structures. The results of the study show that the assistant editor's workflow has a significant effect on work efficiency, minimization of technical errors, and the smoothness of the editor's creative decision-making. A structured workflow allows editors to focus their energy on building narrative meaning and emotion. This study contributes to film post-production studies by highlighting the often overlooked role of assistant editors, particularly in the context of Indonesian independent film production.