Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Regulasi Diri Dengan Perilaku Cyberloafing Pada Karyawan Hadiansah, Vira Ayu Putri; Sofiah, Diah; Farhanindya, Hikmah Husniyah
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 6 (2026): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18364924

Abstract

Cyberloafing is a behavior where employees use internet access during working hours for personal interests, which can potentially reduce productivity. This study aims to determine the relationship between self-regulation and cyberloafing behavior among employees. This research uses a quantitative method with a correlation design. The subjects of this study were 100 employees of PT. Total Retalindo Maju Bersama. Data collection used a self-regulation scale and a cyberloafing scale. The data analysis technique used was Pearson Product Moment correlation. The results showed a correlation coefficient (r) of -0.315 with a significance level of 0.001 (p 0.05). This indicates that there is a significant negative relationship between self-regulation and cyberloafing. The contribution of self-regulation to cyberloafing is 9.9%, while the rest is influenced by other factors.
Peran Work Engagement dan Self-Control terhadap Cyberloafing pada Karyawan Pt. X Resnanda, Mochamad Rezha; Sofiah, Diah; Farhanindya, Hikmah Husniyah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara Work Engagment dan Self Control dengan Cyberloafing pada Karyawan PT X. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 134 Karyawan PT X. Hasil analisis regresi berganda menunjukan bahwa hubungan antara Work Engagment dan Self Control secara simultan dengan Cyberloafing  memperoleh nilai F = 32.716 dengan signifikasi 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara Work Engagment dan Self Control dengan Cyberloafing pada Karyawan PT X. Hasil uji parsial pada variabel Work Engagment memperoleh nilai (β= -0,079; t= -0,952) dengan signifikasi 0,343 < 0,01 tidak terdapat hubungan negatif yang tidak signifikan antara work engagement dengan cyberloafing. sehingga Dalam penelitian ini, work engagement tidak terbukti secara statistik berpengaruh terhadap cyberloafing. Sedangkan hasil uji parsial pada variabel Self Control memperoleh nilai (β= -0,532; t= -6.396) dengan signifikasi 0,000 < 0,01 yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara Self Control dengan Cyberloafing sehingga semakin tinggi perilaku Cyberloafing, maka semakin rendah Self Control yang dimiliki.
Hubungan Antara Optimisme dan Dukungan Sosial dengan Resiliensi pada Pekerja Coffee Shop Generasi Z di Surabaya Kusumawati, Roro Tarisha Ayu Aprilliani; Prasetyo, Yanto; Sofiah, Diah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan optimisme dan dukungan sosial dengan resiliensi pada pekerja coffee shop Generasi Z di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling. Partisipan berjumlah 163 pekerja coffee shop Generasi Z yang direkrut melalui kuesioner daring (Google Form) yang disebarkan dengan mendatangi coffee shop serta melalui tautan WhatsApp pada komunitas pekerja coffee shop di Surabaya. Instrumen penelitian terdiri dari skala optimisme berdasarkan Scheier dkk. (1994) (10 aitem; α = 0,728), skala dukungan sosial berdasarkan Zimet (1988) (12 aitem; α = 0,894), dan skala resiliensi berdasarkan Connor & Davidson (2003) (24 aitem; α = 0,922). Analisis data dilakukan menggunakan uji parametrik dengan bantuan SPSS 25 for Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa optimisme dan dukungan sosial secara simultan berpengaruh sangat signifikan terhadap resiliensi (R = 0,801; R² = 0,642; F = 143,156; p < 0,001), yang mengindikasikan kontribusi keduanya sebesar 64,2% terhadap variasi resiliensi. Secara parsial, optimisme menjadi prediktor positif yang sangat signifikan terhadap resiliensi (B = 1,425; t = 10,455; p < 0,001) dan dukungan sosial juga menjadi prediktor positif yang sangat signifikan (B = 0,441; t = 4,779; p < 0,001). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan optimisme dan dukungan sosial untuk meningkatkan resiliensi pekerja coffee shop Generasi Z di Surabaya.
Komitmen organisasi dan kinerja karyawan Saputri, Elsha Dwi; Prasetyo, Yanto; Sofiah, Diah
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The era of globalization has intensified competition in the business world, leading to rapid and unpredictable changes in the business and organizational environment. Human resources (HR) play a crucial role in every organization, both in the public and private sectors. PT Bina Area Persada is a company engaged in outsourcing or labor supply services, located in Surabaya, East Java. This study aims to examine the relationship between organizational commitment and employee performance at PT Bina Area Persada. The research population consists of all structural employees of PT Bina Area Persada, with a total sample of 133 employees selected using a saturated sampling technique. Research data were collected through the distribution of questionnaires and performance assessments conducted by the company’s Human Resources Department. To measure the strength of the relationship between variables, the coefficient of determination was employed. Data analysis was carried out using SPSS version 27. The results of the analysis indicate that there is no relationship between organizational commitment and employee performance at PT Bina Area Persada. Based on these findings, the study recommends that PT Bina Area Persada enhance organizational commitment among employees so that they are reluctant to leave the organization, consider the benefits of remaining with the company, and view loyalty to the organization as an obligation. Abstrak Perkembangan era globalisasi menyebabkan tingkat persaingan dalam dunia usaha semakin tinggi, sehingga memicu perubahan lingkungan bisnis dan organisasi yang berlangsung cepat serta sulit diprediksi. Dalam kondisi tersebut, Sumber Daya Manusia (SDM) memegang peranan yang sangat penting bagi organisasi, baik pada sektor publik maupun swasta. PT Bina Area Persada merupakan perusahaan yang bergerak di bidang outsourcing atau penyedia jasa tenaga kerja yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komitmen organisasi dan kinerja karyawan di PT Bina Area Persada. Populasi penelitian meliputi seluruh karyawan struktural PT Bina Area Persada, dengan jumlah sampel sebanyak 133 karyawan yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner serta penilaian yang dilakukan oleh pihak HRD perusahaan. Untuk mengetahui tingkat hubungan antarvariabel, peneliti menggunakan uji determinasi. Proses analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara komitmen organisasi dan kinerja karyawan di PT Bina Area Persada. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merekomendasikan agar PT Bina Area Persada meningkatkan komitmen karyawan, sehingga karyawan merasa enggan untuk meninggalkan organisasi, mempertimbangkan manfaat yang diperoleh apabila tetap bekerja, serta memandang loyalitas terhadap organisasi sebagai suatu kewajiban.
Stres kerja dan cyberloafing pada karyawan Tri Wardani, Dewi Lawung Wati; Sofiah, Diah; Muslikah , Etik Darul
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The increasing integration of digital technology in the workplace has made internet use indispensable, while simultaneously giving rise to cyberloafing, defined as employees’ use of organizational internet resources for personal purposes during working hours. Job stress has been identified as a potential psychological antecedent of cyberloafing, particularly when perceived job demands exceed individual coping resources. This study examines the relationship between job stress and cyberloafing among employees of the Social Service Office of Surabaya City. This study employed a quantitative correlational design was employed, involving 112 employees as participants. Data were collected using validated job stress and cyberloafing scales with a five-point Likert format. Given the non-normal distribution of the data, Spearman’s Rank correlation was applied for hypothesis testing. The results revealed a positive and highly significant association between job stress and cyberloafing (rs = 0.602, p < 0.01). These findings are consistent with the Transactional Model of Stress, which suggests that individuals may engage in maladaptive coping strategies when confronted with excessive work demands. In conclusion, job stress constitutes a significant factor associated with cyberloafing behavior among employees in governmental institutions, highlighting the importance of effective stress management and clear internet usage policies Abstrak Perkembangan teknologi digital menjadikan internet sebagai bagian penting dalam aktivitas kerja, namun juga memunculkan perilaku cyberloafing, yaitu penggunaan internet organisasi untuk kepentingan pribadi selama jam kerja. Stres kerja diduga berperan dalam mendorong munculnya perilaku tersebut sebagai bentuk coping maladaptif ketika tuntutan pekerjaan melebihi kemampuan individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dan cyberloafing pada karyawan Dinas Sosial Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 112 karyawan. Data dikumpulkan menggunakan skala stres kerja dan skala cyberloafing dengan format Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat signifikan antara stres kerja dan cyberloafing (rs = 0,602; p < 0,01). Temuan ini mendukung Transactional Model of Stress yang menjelaskan bahwa stres kerja dapat memicu strategi coping maladaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stres kerja berperan penting dalam meningkatnya perilaku cyberloafing pada karyawan instansi pemerintahan.