Indrianto Kadeko
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kandungan Proksimat Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) yang Diberikan Biochar Sekam Padi dan Pupuk Organik Cair Urin Sapi Syamsiar, Syamsiar; Kadekoh, Indrianto; Marhani, Marhani; Humaerah, Humaerah
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2356

Abstract

Sorgum mengandung zat gizi yang memiliki potensi sebagai pangan fungsional. dimana kandungan protein dan serat tinggi sehingga bisa menekan nafsu makan berlebih, selain itu kandungan pati jenis karbohidrat yang sulit dicerna oleh tubuh yang memberikan efek kenyang lebih lama.Dengan demikian penting untuk mengetahui komposisi proksimat pada biji sorgum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi yakni kadar abu, kadai air, karbohidrat, kandungan protein dan kndungan lemak biji sorgum di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Analisis proksimat dilakukan dengan uji kadar abu menggunakan metode dryasing, kadar air dengan metode termografimetri, uji kadar lemak dengan metode soxhlet, uji kadar protein dengan metode spektrofotometri dan uji kadar karbohidrat dengan metode by difference. Analisis dilakukan di Laboratorium MIPA dan Laboratorium Peternakan dan Perikanan Universitas Tadulako pada Bulan Juli 2024. Dari hasil uji analisis kandungan proksimat pada biji Sorgum yang menggunakan bahan biochar sekam padi dan POC urin sapi menyimpulkan bahwa rata-rata kadar air sebesar 11,50 %, kadar abu 1,73 %, kadar lemak 3,89 , kadar protein 14,79 %, dan kadar karbohidrat 68,11 %. Dimana dapat memenuhi kandungan gizi untuk kebutuhan tubuh sehari-hari.
Alley Cropping System to Increase Corn Crop Production and Agricultural Productivity in Dry Land Amirudin, Amirudin; Muhibuddin, Andi; Musa, Yunus; Kadekoh, Indrianto; Mas’ud, Hidayati
Journal of Tropical Crop Science Vol. 12 No. 02 (2025): Journal of Tropical Crop Science
Publisher : Department of Agronomy and Horticulture, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jtcs.12.02.358-364

Abstract

Alley cropping is an agroforestry system that plants annual crops or food crops between alleys formed by hedges of trees or shrubs. This study aims to determine the effects of the alley cropping system, the provision of Gamal (Gliricidia sepium) biomass, and the doses of N, P, and K fertilizers on corn production. The study was conducted in 2022 at the educational plantation area, Integrated Farming System, Faculty of Agriculture, Bosowa University, Bontoramba Village, Pallangga Subdistrict, Gowa Regency, South Sulawesi, Indonesia. The experimental design used was a split plot with and without hedgerow plant treatment as the main plot and doses of N, P, and K as subplots. The subplots consist of the control or without fertilizers,  P fertilizer only at 100 kg.ha-1 SP-36, K fertilizer only at 100 kg.ha-1 KCl, N  and K (250 kg.ha-1 Urea, 100 kg.ha-1 KCl), N and P (250 kg.ha-1 Urea, 100 kg.ha-1 SP-36), and N, P and K (250 kg.ha-1 Urea, 100 kg.ha-1 SP-36, 100 kg.ha-1 KCl). The research showed that the alley-cropping system increased corn production from 4,690 to 6,089 tons.ha-1, with an average increase of 50% compared to corn production without the alley-cropping system. The N, P, and K fertilization produced the best average corn yields. The alley-cropping system achieved the highest land productivity compared to those without the alley-cropping system.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU (Allium wakegi Araki.) PADA BERBAGAI JENIS PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH Prayudiana, Andi Prayudiana; Kadekoh, Indrianto; Nuraeni, Nuraeni
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 5 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i5.2748

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh interaksi antar berbagai jenis pupuk kandang dan konsentrasi zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, untuk mengkaji pengaruh berbagai jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, untuk mengkaji pengaruh konsentrasi zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah, dimulai dari Bulan Juni sampai Agustus 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial. Dua faktor terdiri atas: faktor pertama jenis pupuk kandang terdiri atas tanpa pemakaian pupuk kandang, pupuk kandang ayam, pupuk kandang sapi, pupuk kandang kambing, masing-masing dengan dosis 20 ton ha-1. Faktor kedua adalah konsentrasi ZPT, terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa penggunaan ZPT, 4 mL L air-1, 8 mL L air-1, 12 mL L air-1). Terdapat 16 kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 48 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara berbagai jenis pupuk kandang dan zat pengatur tumbuh tidak berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan. Pemberian pupuk kandang ayam memberikan yang terbaik pada jumlah umbi (14.25 umbi) dan berat segar umbi (46.14 g). Pemberian zat pengatur tumbuh secara tunggal dengan konsentrasi 8 mL L air-1 memberikan pengaruh terbaik pada tinggi tanaman berumur 21 HST.
RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L) TERHADAP PUPUK ORGANIK CAIR DAN FOSFOR Muh Nurroddin; Indrianto Kadekoh; Ichwan Madauna
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/b66knx49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan dan hasil kacang hijau terhadap pupuk organik cair dan fosfor. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Valaguni, Palu Sulawesi Tengah pada bulan Juni sampai dengan September 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor yang diteliti yaitu : pupuk organik cair (NASA) yang terdiri dari empat taraf yaitu N0 = Kontrol, N1 = 10 ml/liter air, N2 = 20 ml/liter air dan N3 = 30 ml/liter air sedangkan fosfor (SP-36) terdiri dari tiga taraf yakni P0 = Kontrol, P1 = 0,6 g/tanaman P2 = 1,2 g/tanaman dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 72 unit percobaan. Hasil yang diperoleh adalah pemberian pupuk organik cair yang dikombinasikan dengan pupuk fosfor tidak menunjukkan pengaruh interaksi yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau. Pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau. Pupuk fosfor berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 21 HST dan umur berbunga. Pupuk fosfor 100 kg/ha menyebabkan tanaman lebih tinggi dan cepat berbunga (32 HST).
RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (Glycine max L.) TERHADAP PUPUK ORGANIK CAIR DAN PUPUK ORGANIK PADAT Syahputra, Julian Haris; Kadekoh, Indrianto; Sangadji, Muhd Nur
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/g8rf9w05

Abstract

Produksi kedelai di Indonesia hanya mampu memenuhi 30% konsumsi dalam negeri, sisanya dipenuhi melalui impor. Rendahnya produksi kedelai Indonesia salah satunya dikarenakan belum maksimalnya pengetahuan petani dalam penggunaan teknologi produksi yang mendukung pertanian berkelanjutan dan semakin berkurangnya sumber daya lahan yang subur karena penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair dan dosis pupuk organik padat terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah, dimulai dari bulan September sampai November 2022,. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial terdiri atas dua faktor dengan pengulangan 3 kali. Faktor pertama adalah Pupuk Organik Cair Urine sapi dengan 4 Taraf yakni : 100 ml/L,150 ml/L,200 ml/L, 250 ml/L. Faktor kedua adalah pupuk organik padat dengan 3 taraf yakni : 10 t/ha, 20 t/ha, 30 t/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara POC urine sapi dan pupuk organik padat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dengan kombinasi terbaik pada pemberian POC 200 ml/L dan pupuk organik padat 20 t/ha. Secara mandiri Konsentrasi POC 100 ml/L menghasilkan tanaman tertinggi dan jumlah polong terbanyak, dan dosis pupuk organik padat 30 t/ha menghasilkan jumlah daun.