Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Profil Prestasi Akademik Mahasiswa yang Terlibat dalam Organisasi Internal Kampus Ziaulhaq, Muhammad; Hasan; Cahyadi, Anggi Tri
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i3.8738

Abstract

Banyak mahasiswa yang memasuki perguruan tinggi dengan harapan dan tujuan tertentu, seperti mencapai prestasi akademik yang baik dan lulus tepat waktu. Prestasi akademis mencerminkan prestasi belajar siswa, sehingga menyebabkan perubahan pengetahuan, pemahaman, dan penerapan dalam bidang studinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif menitikberatkan pada pemahaman mendalam terhadap suatu permasalahan, ditandai dengan analisis deskriptif serta menekankan pada proses dan makna. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan profil kinerja akademik mahasiswa yang terlibat dalam organisasi internal kampus di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo Bima. Penelitian dilakukan di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo Bima, dipilih secara purposif berdasarkan pertimbangan tertentu, termasuk faktor subjektif. Penelitian menemukan bahwa mahasiswa yang terlibat dalam organisasi kampus menunjukkan berbagai tingkat kecerdasan, kesehatan fisik, minat, bakat, dan motivasi. Kecerdasan dan prestasi akademik siswa dipengaruhi oleh orientasi belajarnya; mereka yang menyeimbangkan aktivitas organisasi dan studi cenderung memiliki kinerja akademik yang lebih baik. Secara fisik, mahasiswa yang terlibat dalam organisasi umumnya dilatih untuk menangani tantangan fisik dan mental. Minat dan bakat mahasiswa bermacam-macam, termasuk bidang musik, kerelawanan, pelestarian lingkungan, studi Islam, atau organisasi departemen. Motivasi mereka bergabung dalam organisasi adalah untuk mengembangkan potensi pribadi dan menerapkan keterampilannya melalui kegiatan organisasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor eksternal, seperti kondisi keluarga, lingkungan kampus, dan konteks masyarakat, mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Dukungan keluarga membantu dalam pembelajaran dan prestasi akademik, sementara lingkungan kampus yang mendukung dengan fasilitas yang memadai sangat penting dalam melibatkan mahasiswa dalam beraktivitas. Selain itu, siswa yang aktif dalam organisasi lebih cenderung berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat, sehingga memungkinkan mereka untuk menerapkan pengetahuan mereka dan mendapatkan pengalaman baru yang meningkatkan kinerja akademik mereka.
Kemampuan Belajar Mandiri Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dalam Pengalaman Belajar IPS Jannah, Miftahul; Ziaulhaq, Muhammad
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.6983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi level kemampuan belajar mandiri mahasiswa dalam pengalaman belajar IPS. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei kuantitatif dengan instrumen berupa angket dengan populasi 48 mahasiswa program studi PGSD. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa mahasiswa memiliki level kemampuan belajar mandiri yang tergolong baik yang dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan belajar mandiri yaitu 94,1875 dan berada pada kategori tinggi dengan persentase 46% dari total keseluruhan mahasiswa dengan jumlah mahasiswa sebanyak 22 orang dinyatakan memiliki kemampuan belajar mandiri yang baik. Sehingga menunjukkan bahwa pembelajaran mandiri efektif, dan tujuannya sekarang adalah untuk mempertahankan kemajuan dengan mengidentifikasi kekuatan dan metode dalam pembelajaran mandiri mahasiswa yang lebih efektif. Peneliti menyimpulkan bahwa bimbingan untuk melatih mahasiswa dalam keterampilan belajar mandiri masih dibutuhkan, implementasi pembelajaran IPS yang sudah terlihat bagus dan bermakna memberikan ruang kepada mahasiswa mengeksplorasi pengetahuan dan menanamkan nilai karakter dari pengalaman belajar.