Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Epistemologi Pola Asuh Anak Berbasis Tauhid: Membentengi Anak Dari Gawai Melalui Konsep Pendidikan Agama Islam Rakhmawati Rakhmawati; Firmansah Kobandaha; Muh. Rusli; Annisa Nuraisyah Annas
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fondasi epistemologis pola asuh berbasis tauhid sebagai strategi membentengi anak dari kecanduan gawai serta merumuskan konsep Pendidikan Agama Islam (PAI) yang aplikatif di era digital. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-filosofis, mengkaji Al-Qur'an, hadis, kitab tarbiyah, serta literatur psikologi dan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi tauhid dalam pola asuh bertumpu pada tiga pilar: wahyu sebagai kebenaran mutlak pengarah penggunaan gawai, akal sebagai alat filter kritis konten digital, dan fitrah sebagai potensi dasar yang wajib dijaga. Konsep PAI yang dihasilkan menekankan internalisasi nilai tazkiyatun nafs, pembiasaan muraqabah, serta keteladanan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh tauhidik tidak melarang gawai secara total, tetapi mentransformasi penggunaannya menjadi aktivitas bernilai ibadah melalui kesadaran spiritual, sehingga kecanduan dapat diatasi dari akar epistemologisnya.
Strategi Penguatan Capacity Building Guru Pendidikan Agama Islam Berbasis Kecerdasan Sosial-Emosional Untuk Mencegah Bullying Di Madrasah Ratu Amalia Hayani; Khairani Khairani; Natriya Faisal Rachman; Annisa Nuraisyah Annas; Gamar Al Haddar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.684

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merumuskan strategi penguatan capacity building guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kecerdasan sosial-emosional (KSE) untuk mencegah perilaku bullying di madrasah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur tentang  capacity building guru, kecerdasan sosial-emosional, pencegahan bullying, serta konsep pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru PAI membutuhkan penguatan kompetensi sosial-emosional yang meliputi kesadaran diri, pengelolaan emosi, empati, keterampilan relasi, dan pengambilan keputusan bertanggung jawab; (2) Strategi penguatan dapat dilakukan melalui pelatihan KSE terintegrasi nilai-nilai Islam (seperti rahmah,  ukhuwah, ‘adalah), supervisi klinis reflektif, komunitas praktik antar-guru, serta integrasi materi anti-bullying dalam pembelajaran PAI; (3) Pendekatan KSE efektif menciptakan iklim madrasah yang aman dan inklusif karena guru menjadi teladan dalam mengelola konflik dan membangun empati, sehingga mengurangi potensi kekerasan verbal, fisik, maupun sosial di lingkungan madrasah. Dengan demikian, penguatan KSE berbasis nilai Islam bagi guru PAI merupakan strategi preventif yang holistik dalam menekan angka bullying di madrasah.  
Model Pembelajaran PAI Melalui Pendekatan Ilmu Kalam Bayu Mandala Putra Hibo; Firmansah Kobandaha; Annisa Nuraisyah Annas
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): EDUCAZIONE 2026
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v2i2.51

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat dan menguji model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang menggunakan pendekatan Ilmu Kalam sebagai cara untuk meningkatkan pemahaman teologis, keterlibatan aktif siswa, dan kemampuan berpikir rasional mereka. Kecenderungan pembelajaran PAI masih informatif dan kurang melibatkan proses dialogis yang membutuhkan analisis mendalam, yang merupakan masalah utama dalam penelitian ini. Identifikasi kebutuhan, pembuatan model, validasi ahli, uji coba terbatas, dan evaluasi hasil belajar adalah semua bagian dari desain penelitian dan pengembangan (R&D). Untuk mengumpulkan data, observasi, angket, dan tes pemahaman konsep digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis Ilmu Kalam dapat membantu siswa lebih memahami masalah aqidah, membuat argumen teologis yang rasional, dan berpartisipasi secara aktif dalam diskusi reflektif. Selain itu, telah ditunjukkan bahwa model ini meningkatkan kejelasan alur berpikir peserta didik. Akibatnya, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, kritis, dan bermakna. Oleh karena itu, metode Ilmu Kalam dapat menjadi alternatif model pembelajaran PAI yang lebih sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini.  
Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Pendekatan Ilmu Kalam Cahyanifa Mokodompit; Firmansah Kobandaha; Annisa Nuraisyah Annas
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): EDUCAZIONE 2026
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v2i2.52

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era kontemporer dihadapkan pada tantangan meningkatnya nalar kritis peserta didik serta kompleksitas persoalan keagamaan dalam masyarakat yang dinamis dan plural. Model pembelajaran PAI yang bersifat normatif-doktrinal dinilai belum sepenuhnya mampu membentuk cara berpikir keagamaan yang rasional, reflektif, dan moderat. Artikel ini bertujuan menganalisis secara konseptual model pembelajaran PAI melalui pendekatan Ilmu Kalam, dengan fokus pada karakteristik model, tahapan implementasi, dan implikasi pedagogisnya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui penelaahan kritis terhadap buku dan artikel jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan Ilmu Kalam berkontribusi dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis-keagamaan peserta didik melalui dialog argumentatif yang berlandaskan rasionalitas dan wahyu. Model ini menekankan penguatan iman rasional, peran guru sebagai fasilitator dialog, serta keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Secara pedagogis, pendekatan ini mendorong terbentuknya sikap religius yang moderat, reflektif, dan bertanggung jawab, serta relevan untuk menjawab tantangan pembelajaran PAI masa kini.  
Model Pembelajaran PAI  Melalui Pendekatan Sains dan Teknologi Imam Alfitra Potabuga; Firmansah Kobandaha; Annisa Nuraisyah Annas
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): EDUCAZIONE 2026
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v2i2.54

Abstract

Abstrak Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana  optimalisasi metode ceramah dalam meningkatkan interaksi dan minat belajar peserta didik di era digital. Melihat permasalahan dan fenomena saat ini, di mana metode ceramah sering dianggap kurang efektif karena bersifat satu arah. Sehingga menimbulkan kesan  membosankan terhadap peserta didik, yang menyebabkan  berkurangnya minat belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan menggunakan pendekatan berbasis kepustakaan (library research) yakni mencari referensi melalui artikel dan sumber lainnya yang dipandang relevan dan representatif. Hasil kajian dan pembahasan menunjukkan bahwa metode ceramah masih relevan  diterapkan dalam dunia pendidikan, jika dikombinasikan dengan teknologi dan strategi interaktif lainnya untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Beberapa strategi yang dapat meningkatkan efektivitas metode ceramah meliputi interaktivitas, pemanfaatan media digital, serta integrasi dengan metode pembelajaran lain seperti diskusi interaktif dan pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, kesiapan dan keterampilan pendidik dalam menerapkan strategi ini sangat berpengaruh terhadap keberhasilannya. Dengan demikian, optimalisasi metode ceramah melalui pendekatan berbasis teknologi dan interaktivitas dapat meningkatkan partisipasi serta minat belajar peserta didik di era digital.      
Integrasi Ilmu Hadis Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Helsinda Paputungan; Firmansyah Kobandaha; Annisa Nuraisyah Annas
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): EDUCAZIONE 2026
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v2i2.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi ilmu hadis dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai upaya meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui studi literatur terhadap kitab ilmu hadis, buku PAI, dan artikel ilmiah relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI yang masih bersifat normatif memerlukan integrasi metodologi ilmu hadis, khususnya kajian sanad dan matan. Integrasi tersebut berkontribusi pada penguatan literasi keagamaan, kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan pemahaman Islam yang moderat, ilmiah, dan bertanggung jawab dalam konteks pendidikan modern.