Articles
Kepemimpinan Transformasional Tokoh Agama: Kontribusi terhadap Kesetaraan Pendidikan di Daerah Terpencil
Yona Gulo;
Elisabeth Sitepu
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 3 No. 4: Desember 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/afosj-las.v3i4.478
Kesetaraan pendidikan merupakan salah satu tujuan pembangunan nasional Namun kesetaraan pendidikan masih belum tercapai secara merata di Indonesia terutama di daerah terpencil Salah satu faktor yang menghambat kesetaraan pendidikan di daerah terpencil adalah kurangnya akses dan kualitas pendidikan Kepemimpinan transformasional tokoh agama dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong kesetaraan pendidikan di daerah terpencil Kepemimpinan transformasional adalah gaya kepemimpinan yang berfokus pada perubahan dan pengembangan diri pengikutnya Kepemimpinan transformasional tokoh agama dapat mendorong kesetaraan pendidikan melalui empat cara yaitu: Membangun visi dan misi pendidikan yang inklusif Meningkatkan motivasi dan komitmen masyarakat terhadap pendidikan Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif Membangun jejaring kerja untuk mendukung pendidikan
Pengaruh Kompetensi Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IX di SMP Negeri 1 Pulau Rakyat Asahan
Yona Gulo;
Fransiskus Gultom;
Elisabeth Sitepu
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 4 No. 2: Juni 2024
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/afosj-las.v4i2.538
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi guru terhadap hasil belajar siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Pulau Rakyat Asahan Populasi pada penelitian ini adalah seluruh komponen komponen yang ada di lingkungan sekolah seperti: kepala sekolah guru tata usaha dan siswa SMP Negeri 1 Pulau Rakyat Asahan yaitu 185 orang Sampel pada penelitian ini adalah guru kelas beserta murid kelas IX yang berjumlah 50 orang Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan yang digunakan adalah korelasional Metode pengambilan sampelnya adalah purpossive sample yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan khusus sehingga layak dijadikan sampel Metode pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi pembagian angket dan dokumentasi Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik yaitu uji korelasi product moment Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis korelasi menunjukkan bahwa nilai rhitung sebesar 0 6514 pada taraf signifikan 5 Persen dan rtabel sebesar 0 279 artinya bahwa nilai rhitung gt; daripada nilai rtabel yakni 0 6514 gt;0 279 Dengan demikian hipotesa kerja Ha diterima dan hipotesa kerja H0 ditolak artinya dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh kompetensi guru terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Pulau Rakyat Asahan Kata Kunci: Kompetensi Guru Hasil Belajar dan SMP Negeri 1 Pulau Rakyat Asahan
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Hasil Belajar Siswa pada Kelas XI di SMK Negeri 1 Pancur Batu
Fransiskus Gultom;
Marioga Pardede;
Elisabeth Sitepu;
Yona Gulo
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 4 No. 4: Desember 2024
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/afosj-las.v4i4.568
Tujuan daripada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division STAD terhadap hasil belajar kimia siswa pada materi pokok kesetimbangan kimia kelas XI SMK Negeri 1 Pancur Batu Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen eksperimen semu untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh atau akibat dari suatu yang ditimbulkan pada subjek yaitu siswa Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Semester 2 SMK Negeri 1 Pancur Batu yang terdiri dari 4 kelas paralel Hasil penelitian ini diperoleh nilai rata rata pretes kelas eksperimen adalah 32 14 dengan standar deviasi 10 89 dan kelas kontrol 35 40 dengan standar deviasi 14 62 Dari hasil uji t dua pihak diperoleh t hitung = 1 055 dan t tabel = 1 671 karena t hitung lt;t tabel 1 055lt;1 671 dapat dinyatakan bahwa kemampuan awal kedua kelas adalah sama Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda diakhir pembelajaran dilakukan postes dengan hasil nilai rata rata kelas eksperimen diperoleh 78 09 dengan standar deviasi 10 64 dan kelas kontrol dengan nilai rata rata 63 81 dengan standar deviasi 13 90 Dari hasil uji t satu pihak diperoleh t hitung = 3 898 dan t tabel = 1 671 pada taraf signifikan = 0 05 dengan dk = 60 Karena t hitung gt;t tabel 3 898 gt; 1 671 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar kimia siswa pada materi pokok Kesetimbangan Kimia di kelas XI SMK Negeri 1 Pancur Batu
Korelasi Kompetensi Pedagogik Guru dengan Hasil Belajar Siswa Kelas IX pada Mata Pelajaran Agama Kristen di SMP Negeri 1 Pulau Rakyat Asahan
Selamat Karo-karo;
Yona Gulo;
Marioga Pardede
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.811
p Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kompetensi pedagogik guru dengan hasil belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran Agama Kristen di SMP Negeri 1 Pulau Rakyat Asahan Jenis penelitian ini adalah korelasional Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Pulau Rakyat Asahan yang terdiri dari 4 empat kelas yaitu: IX 1 IX 2 IX 3 dan IX 4 sebanyak 146 orang Sampel penelitian ini adalah sebanyak 50 orang yang diambil dari siswa kelas IX 1 sebanyak 26 siswa dan siswa kelas IX 2 sebanyak 24 siswa Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dokumentasi dan wawancara Angket yang digunakan sebanyak 30 butir soal dengan 5 lima option pilihan jawaban pemberian nilai untuk setiap jawaban nilai yang diberikan yaitu: a Selalu dengan nilai 5 b Sering dengan nilai 4 c Kadang kadang dengan nilai 3 d Jarang dengan nilai 2 dan e Tidak Pernah dengan nilai 1 Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa ada hubungan signifikan secara simultan antara metode tanya jawab dengan minat belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pulau Rakyat Asahan hal ini telihat dari data yang menunjuKkan r sub hitung sub 0 68 gt; pada r sub tabel sub 0 18 pada taraf signifikan 5 Persen atau dapat diformulasikan sebagai 0 68 gt; 0 18 Jika dilihat dari tabel interpretasi r product moment r sub hitung sub 0 68 terletak pada titik 0 60 0 90 maka dapat dikatakan mempunyai korelasi yang kuat dan tinggi atau hubungan yang signifikan p
Pengaruh Model Pembelajaran Kolaboratif terhadap Kemampuan Berfikir Kritis pada Materi Hidrokarbon di Kelas XI SMK Swasta Jambi Medan
Marioga Pardede;
Yona Gulo;
Elisabeth Sitepu;
Hernawaty Hernawaty;
Fransiskus Gultom
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/afosj-las.v5i4.1255
Kemampuan berfikir kritis menjadi salah satu alasan mengapa peserta didik kesulitan dalam memberikan penjelasan terkait dengan wawasan mereka tentang hidrokarbon Banyaknya peserta didik yang tidak mampu menjelaskan secara kritis tentang hidrokarbon menjadi alasan utama dilakukannya penelitian ini Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Kolaboratif dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis pada pembelajaran hidrokarbon di kelas XI SMK Swasta Jambi Medan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu pre experimental dan menggunakan satu kelompok pre post tes dengan jumlah sampel yaitu kelas XI sebanyak 36 orang Instrument yang digunakan ialah tes dengan analisis data yaitu T test Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1; penerapan model pembelajaran Kolaboratif dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa kelas XI SMK Swasta Jambi Medan yaitu dengan pendekatan perumusan pertanyaan permasalahan pengujian data serta interpretasi materi ajar yang dilakukan selama 3 kali pertemuan dengan materi ajar mengklasifikasikan hidrokarbon yang merujuk pada rencana pembelajaran 2; Tingkat kemampuan berfikir kritis siswa sebelum penerapan model pembelajaran berbasis kolaboratif di SMK Swasta Jambi Medan menunjukkan bahwa kemampuan berfikir kritis siswa sebelum di terapkannya model pembelajaran kolaboratif yaitu 62 50 pada kategori kemampuan berfikir kritis cukup dan 3; hasil kemampuan berfikir kritis setelah penerapan yaitu 85 15 yaitu pada kategori kiritis Sedangkan hasil penunjukkan bahwa kemampuan berfikir kritis siswa meningkat setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran kolaboratif
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen Melalui Pembelajaran Kooperatif Siswa Kelas XI SMA Swasta Mulia Pratama Medan
Elisabeth Sitepu;
Fransiskus Gultom;
Yona Gulo;
Marioga Pardede;
Hernawaty Hernawaty
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1399
Artikel ini bertujuan : untuk mengetahui aktivitas belajar peserta didik melalui pembelajaran model kooperatif tipe examples non examples untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model kooperatif tipe examples non examples pada siswa kelas XI SMA Swasta Mulia Pratama Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan PTK Jenis eksperimen yang digunakan adalah quasi eksperimen Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Swasta Mulia Pratama semester genap tahun ajaran 2024 2025 Sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI 1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 25 peserta didik dan kelas XI 2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 25 Sampel diambil dengan menggunakan sampel random sampling teknik acak kelas dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata didalam populasi itu Dari hasil diperoleh sesuai dasar pengambilan keputusan dalam Uji Independent Sampel t Test ternyata sig nya mendapat 0 000 :2 berarti: 0 000 0 035 maka Ha diterima Ternyata ttabel = df 2 65 0 035 berarti: ttabel = 2 00 thitung = 6 875 maka Ha diterima yang artinya bahwa ada pengaruh model example non example terhadap hasil belajar Dengan selisih mean antar kedua data adalah 15 56 eksperimen = 85 36 dan kontrol = 69 80 yang berarti model example non example lebih berpengaruh daripada model student facilitator and explaining Dengan demikian model ini terbukti efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa Rata rata hasil belajar peserta didik menggunakan model example non example pada kelas eksperimen mencapai 85 36 sedangkan nilai rata rata kelas kontrol yang diajarkan menggunakan model student facilitator and explaining mencapai rata rata 69 80 Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Example Non Example berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar kelas XI SMA Swasta Mulia Pratama
Sosialisasi Strategi Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Ekonomi Mandiri di Batubara Sumatera Utara
Fransiskus Gultom;
Ahmad Nadhira;
Erni Yusnita;
Selamat Karo-Karo;
Yona Gulo;
Sukmawati Sukmawati
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i4.730
Tujuan kegiatan PKM ini yaitu menciptakan masyarakat yang mandiri dalam pengembangan ekonomi paling tidak untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Waluapun kita ketahui pemerintah selalu berupaya menciptakan masyarakat yang makmur dan memastikan ketersediaan pangan, akan tetapi jika kita bisa mandiri tentunya akan lebih baik lagi. Adapun pelaksanaan PKM dimulai dengan menyampaikan materi persentase sesuai tema dan selanjutnya dilakukan tanyajawab dan selanjutnya dilakukan tahapan-tahapan pelakasanaan PKM. Adapun hasil dari kegiatan ini berupa laporan kegiatan yaitu berupa respon positif dari masyarakat batubara atas kegiatan PKM dan setelah memahami akan pentingnya pemanfaatan pekarang rumah yang dapat digunakan untuk pengembangan ekonomi mandiri tentunya masyarakat mulai melakukan penanaman sayuran dan buah-buahan yang mudah didapat bibitnya dan mudah pula membudidayakannya. Kata Kunci : Pengembangan Ekonomi Masyarakat; Ekonomi Mandiri; pemanfaatan Pekarangan Rumah.
Sosialisasi Pentingnya Penyediaan Akses Jalan yang Baik dan Parkir Kenderaan yang baik di Tempat Wisata dan Villa di Kawasan Wisata Bukit Lawang
Dicky Edwar Daulay;
Yona Gulo;
Selamat Karo-karo;
Ahmad Nadhira;
Dina Hastalona;
Elisabeth Sitepu
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v3i2.756
p Akses menuju wisata bukit lawang sangat baik akan tetapi ketika sampai dilokasi wisata, parkir yang dekat dengan kawasan wisata kurang memadai, sehingga wisatawan harus parkir jauh dari lokasi wisata. Hal ini tentunya memberikan pengalaman kurang menyenangkan. Adapun hasil temuan permasalahan yaitu: 1) Akses menuju penginapan, villa ataupun homestay yaitu masih kurang nyaman sebab jauh dari parkir, 2) Area parkir dekat area wisata masih sempit sehingga lebih banyak yang parkir jauh dari area wisata, 3) Sistem kutipan retribusi parkir dan masuk ke kawasan wisata banyak calo, sehingga terkesan tidak nyaman. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan masukan kepada pengelola wisata dan masyarakat tentang pentingnya akses dan lokasi parkir bagi kawasan wisata bukit lawang. Hasil kegiatan PKM yaitu bahwa akses atau jalan menuju lokasi wisata bukit lawang sudah baik, hanya diperlukan atribut tambahan untuk memperindah jalan dan memudahkan wisatawan. Akses jalan menuju villa, penginapan dan homestay terlalu jauh sehingga perlu dilakukan perbaikan baik dari pihak pnegelola maupun pemerintah setempat. Saran: Perlu dilakukan edukasi dan dukungan dari pemerintah terkait pengelolaan kawasan wisata, jika perlu untuk parkir dan retribusi ditetapkan dengan harga yg murah dengan tetap memperhatikan cara mensejahterakan masyarakat sekitarnya.
Sosialisasi Pentingnya Penyediaan Akses Jalan yang Baik dan Parkir Kenderaan yang baik di Tempat Wisata dan Villa di Kawasan Wisata Bukit Lawang
Dicky Edwar Daulay;
Yona Gulo;
Selamat Karo-karo;
Ahmad Nadhira;
Dina Hastalona;
Elisabeth Sitepu
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v3i2.759
Akses menuju wisata bukit lawang sangat baik akan tetapi ketika sampai dilokasi wisata, parkir yang dekat dengan kawasan wisata kurang memadai, sehingga wisatawan harus parkir jauh dari lokasi wisata. Hal ini tentunya memberikan pengalaman kurang menyenangkan. Adapun hasil temuan permasalahan yaitu: 1) Akses menuju penginapan, villa ataupun homestay yaitu masih kurang nyaman sebab jauh dari parkir, 2) Area parkir dekat area wisata masih sempit sehingga lebih banyak yang parkir jauh dari area wisata, 3) Sistem kutipan retribusi parkir dan masuk ke kawasan wisata banyak calo, sehingga terkesan tidak nyaman. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan masukan kepada pengelola wisata dan masyarakat tentang pentingnya akses dan lokasi parkir bagi kawasan wisata bukit lawang. Hasil kegiatan PKM yaitu bahwa akses atau jalan menuju lokasi wisata bukit lawang sudah baik, hanya diperlukan atribut tambahan untuk memperindah jalan dan memudahkan wisatawan. Akses jalan menuju villa, penginapan dan homestay terlalu jauh sehingga perlu dilakukan perbaikan baik dari pihak pnegelola maupun pemerintah setempat. Saran: Perlu dilakukan edukasi dan dukungan dari pemerintah terkait pengelolaan kawasan wisata, jika perlu untuk parkir dan retribusi ditetapkan dengan harga yg murah dengan tetap memperhatikan cara mensejahterakan masyarakat sekitarnya. Kata Kunci : Sosialisasi; Akses; Jalan; Parkir.
Teknik Peningkatan Kepedulian Pendidikan Masyarakat Melalui Program Komunitas Belajar dalam Kebersamaan
Marioga Pardede;
Yona Gulo;
Elisabeth Sitepu;
Hernawaty Hernawaty;
Fransiskus Gultom
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v5i2.853
p Tujuan daripada pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kepedulian pendidikan pada masyarakat di kampung Bandar Setia Kabupaten Deliserdang melalui program kebersamaan. Latar belakang masalah untuk mengadakan kegiatan pengabdian ini berawal dari keprihatinan kami akan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dikarenakan faktor ekonomi dan lain sebagainya terkhusus di kampung Bandar Setia Kabupaten Deliserdang. Sasaran dari kegiatan ini adalah anak anak kampung Bandar Setia Kabupaten Deliserdang yang putus sekolah dan membutuhkan perhatian khusus dalam bidang pendidikan dikarenakan kondisi ekonomi orangtua mereka yang kurang berkecukupan untuk melanjutkan sekolah anak-anaknya setelah sekolah dasar. Letak wilayah yang hampir dekat dengan kota belum menjamin mutu pendidikan mereka. Untuk mengatasi masalah tersebut kami bekerjasama dengan karang taruna yang ada di tempat tersebut. Luaran dari kegiatan PKM ini adalah berupa fasilitas rumah belajar yang lebih layak untuk anak-anak kampung Bandar Setia Kabupaten Deliserdang dan publikasi ilmiah berupa artikel.