Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Upaya Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembinaan Usaha Sabun Cair pada Ibu-Ibu Arisan di Kecamatan Percut Seituan Deliserdang Selamat Karo-Karo; Yona Gulo; Marioga Pardede; Elisabeth Sitepu; Hernawaty Hernawaty; Fransiskus Gultom
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i4.1254

Abstract

Ibu-ibu arisan memiliki potensi memproduksi sabun cair dengan buatan sendiri dalam bentuk industri rumahan melalui pemanfaatan hasil pertanian masyarakat. Produk sabun ini terbuat dari minyak dan alkali sehingga terjadi reaksi saponifikasi, Selanjutnya adonan pasta sabun dicairkan menjadi sabun cair serta siap untuk dikemas. Potensi ini memiliki prospek yang menjanjikan dalam mengembangkan wirausaha industri rumahan, selain itu dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru melalui pemberdayaan masyarakat sekitar. Tujuan dari kegiatan ini (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok pengolah sabun buatan sendiri berbasis komoditas lokal; (2) Merintis upaya penganekaragaman industri rumahan salah satunya masyarakat yang bergerak di industri pembuatan sabun cair buatan sendiri untuk kebutuhan souvenir dan kado; (3) Membantu pemerintah desa untuk dapat memajukan kesejahteraan masyarakat; dan (4) Mensosialisasikan hasil penelitian dari perguruan tinggi kepada masyarakat pengguna melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pelatihan meliputi pelatihan cara melakukan pembuatan sabun cairhandmade, pendampingan, demonstrasi langsung dalam proses pembuatan pasta sabun, pencairan, pengemasan, monitoring kualitas akhir sabun, hingga ke pemasarannya. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) Kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi usaha, kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah komoditas lokal menjadi produk sabun cair buatan sendiri; 2) Peserta pelatihan terutama kelompok ibu-ibu arisan telah mengikuti serangkaian kegiatan pembuatan sabun buatan sendiri selanjutnya perlu dikembangkan kerjasama dengan pihak terkait untuk pengembangan bisnis sabun buatan sendiri kedepannya.
Edukasi Media Sosial dalam Proses Pembelajaran dan Dampaknya Perilaku Self Harm melalui Layanan Informasi Elisabeth Sitepu; Selamat Karo-Karo; Fransiskus Gultom; Yona Gulo; Hernawaty Hernawaty; Dewi Mustikani Saragih
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1401

Abstract

Media sosial merupakan platform digital yang memfasilitasi penggunanya untuk saling berinteraksi atau membagikan konten berupa tulisan, foto, video, dan merupakan platform digital yang menyediakan fasilitas untuk melakukan aktivitas sosial bagi setiap penggunanya. Media sosial juga merupakan sebuah sarana untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara daring yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Tim PKM menawarkan kegiatan PKM peran media sosial dan dampaknya pada perilaku self harm melalui layanan informasi di sekolah SMK Swasta Jambi di Medan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelayanan informasi kepada orang tua maupun guru saat mendampingi anak bermedia sosial. Adapun metode pelaksanaan dari kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif aktif dan dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM oe Edukasi peran media sosial dan dampaknya pada perilaku self harm melalui layanan informasi di sekolah SMK Swasta Jambi berhasil dilaksanakan. Selain itu, kegiatan ini dirasakan sangat membantu meningkatkan wawasan, pemahaman, keahlian, prinsip, dan sikap orang tua dan guru di sekolah SMK Swasta Jambi.