Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Evaluasi Kolam Retensi Perumahan Bandung Inten Indah, Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung Selvia, Idza; Eka Wardhani; Iwan Juwana; Kancitra Pharmawati
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the performance of the initial retention pond design in the Bandung Inten Housing Complex and to plan for an increase in storage capacity based on the hydrological conditions of the area. The research method refers to the guidelines of the Directorate General of Human Settlements, which include hydrological analysis, determination of runoff discharge, preparation of inflow hydrographs, and calculation of pond storage volume. The evaluation results show that the initial retention pond with a volume 5.400 m3 is not yet capable of accommodating the planned runoff discharge. Based on the calculation results, the required pond volume is 7.509,42 m3 using a pump capacity of 0,03 m3/second, which is capable of reducing the runoff discharge in the Bandung Inten Housing Complex by 81,986%. However, additional alternative control measures are still needed to improve flood control effectiveness.
Identifikasi Risiko Bahaya K3 pada Proyek Revitalisasi Bendungan di Kabupaten Bogor dengan Metode HIRARC Indryani, Annissa Azzahra Mutia; Pharmawati, Kancitra
INFOMATEK Vol 28 No 1 (2026): Juni 2026 (In Progress)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v28i1.37337

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi Indonesia, ditambah kompleksitas risiko ganda (darat dan perairan) pada proyek berbasis air seperti revitalisasi bendungan, menuntut penerapan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan merumuskan pengendalian spesifik menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) pada proyek revitalisasi bendungan di Kabupaten Bogor. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan standar AS/NZS 4360:2004 untuk 6 kegiatan (pekerjaan persiapan, pengerukan, pembuatan dinding penahan tanah, pembuatan saluran gendong, pembuatan box culvert, pembuatan saluran pelimpah). Hasil penelitian menunjukkan dari 6 kegiatan terdapat 18 potensi risiko yang menunjukkan bahwa 83,3% risiko berada dalam kategori risiko sedang, sementara 16,7% risiko diklasifikasikan sebagai risiko tinggi. Risiko tinggi ini terpusat pada kegiatan pengerukan (cedera akibat longsoran galian), pembuatan saluran gendong (luka akibat runtuhnya dinding galian), dan pembuatan saluran pelimpah (cedera akibat jatuh dari ketinggian). Pengendalian diprioritaskan pada tingkat rekayasa teknik, meliputi pemasangan sistem penahan dinding galian, penggunaan kotak parit, serta pemasangan pagar pengaman dan jaring pengaman untuk pekerjaan di ketinggian. Selain itu, langkah administratif wajib mencakup sistem izin kerja, penetapan prosedur kerja aman, dan pelatihan spesifik. Penelitian ini memberikan panduan praktis dan ilmiah dalam memprioritaskan alokasi sumber daya K3 dan merumuskan intervensi mitigasi risiko secara tepat sasaran pada konstruksi berbasis air.
Evaluasi Instalasi Pengolahan Air Limbah di PT. X Menggunakan Pendekatan Efisiensi Relatif Matematis Wardhani, Eka; Djajus, Muhammad Ghafa Irawan; Pharmawati, Kancitra; Irmansyah, Athaya Zahrani
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. X merupakan industri tekstil terintegrasi di Kabupaten Sumedang yang menghasilkan air limbah dari berbagai proses produksi seperti pencelupan, printing, dan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber air limbah, mendeskripsikan alur proses pengolahan, serta mengevaluasi kinerja tiga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 16 Tahun 2019. Evaluasi dilakukan menggunakan data kualitas air limbah periode Januari hingga Juni 2022 pada parameter Total Suspended Solids (TSS), Biochemical Oxygen Demand (BOD), dan Chemical Oxygen Demand (COD). Analisis kinerja dilakukan menggunakan perhitungan efisiensi serta pendekatan efisiensi relatif untuk menilai konsistensi kinerja pengolahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh IPAL dengan kapasitas 3.000 hingga 28.000 m³/hari menerapkan kombinasi proses fisika, kimia, dan biologi. Nilai efisiensi menunjukkan kinerja yang sangat baik, dengan TSS sebesar 81,88%–97,83%, BOD 81,70%–97,83%, dan COD 80,43%–97,55%. Analisis efisiensi relatif menunjukkan kinerja berada pada kategori baik hingga sangat baik, dengan kinerja optimum terjadi pada bulan Maret. Seluruh parameter outlet telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Pemeliharaan rutin disarankan untuk menjaga keselamatan operasional dan kinerja pengolahan tetap optimal.