Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Peran Serta Keluarga Terhadap Kemandirian Aktivitas Lansia Di Wilayah Puskesmas Satui Imelda Appulembang; Normalia Normalia; Rahmia Rahmia
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Special Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan aktivitas kehidupan sehari-hari pada lansia sering kali disebabkan oleh berbagai faktor fisik, seperti kekakuan sendi, keterbatasan pergerakan, dan gangguan pada sistem tubuh lainnya. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi rendahnya pemanfaatan layanan kesehatan adalah kurangnya peran aktif keluarga dalam mendukung pemeriksaan kesehatan lansia secara teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran serta keluarga terhadap kemandirian aktivitas lansia di wilayah Puskesmas Satui. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan sampel 20 lansia dari Desa Makmur Mulia. Teknik pengambilan sampel adalah consecutive sampling. Hasil analisis menggunakan uji gamma menunjukkan bahwa hubungan antara peran serta keluarga dan kemandirian aktivitas lansia signifikan secara statistik dengan P-Value sebesar 0,040, pada tingkat signifikansi 5%. Nilai korelasi sebesar 0,951 menunjukkan bahwa hubungan tersebut sangat kuat dan positif. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi peran serta keluarga dalam mendukung lansia, semakin tinggi pula kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari- hari. Berdasarkan temuan ini, adanya hubungan  antara peran serta keluarga terhadap kemandirian aktifitas lansia, disarankan untuk mengadakan program penyuluhan rutin bagi keluarga mengenai pentingnya peran mereka dalam mendukung kemandirian lansia.
Pengaruh Aktivitas Fisik Isometrik terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Wilayah Puskesmas Tamalate Kota Makassar Tahun 2026 Fazlianita Isiha; Normalia Normalia; Ismail Ismail
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular penyebab utama kematian global, yang salah satunya dipicu oleh penuaan (penurunan elastisitas pembuluh darah). Selain obat, aktivitas fisik isometrik (latihan handgrip) dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologis untuk menstabilkan tekanan darah.Tujuan: Mengetahui efek aktivitas fisik isometrik terhadap perubahan tekanan darah pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tamalate, Makassar tahun 2026.Metode:Desain Kuantitatif quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test.Sampel: 139 responden yang dipilih melalui random sampling.Instrumen: Alat pegas handgrip, sfigmomanometer digital, dan lembar observasi.Analisis Data: Uji Paired T-Test atau Wilcoxon.Hasil: Mayoritas responden adalah perempuan berusia 55–64 tahun. Terdapat penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan setelah intervensi (p-value = 0,000 < 0,05).Kesimpulan: Aktivitas fisik isometrik efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Oleh karena itu, tenaga kesehatan disarankan untuk mengedukasi dan menerapkan latihan handgrip sebagai terapi komplementer
Pendampingan Kader Pokja Ii Melalui Pelatihan Menyiapkan Mp-Asi Adekuat Berbahan Lokal Fadlyatul Fajri; Normalia Normalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 1 No 1 (2023): Volume I No. 1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi pada balita, khususnya dalam masa pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI), masih menjadi tantangan di berbagai wilayah pedesaan. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah melalui pemberdayaan kader Posyandu, khususnya Pokja II, yang memiliki peran strategis dalam penyuluhan dan pendampingan keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Pokja II di Desa Desa Kalebentang dalam menyiapkan MP-ASI yang memadai dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, pemaparan, serta praktik langsung pembuatan menu MP-ASI berbahan lokal. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest, serta observasi selama praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader secara signifikan, serta munculnya antusiasme dalam memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti ubi, tempe, daun kelor, dan ikan lokal sebagai sumber MP-ASI. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pengasuhan dan asupan gizi balita. Diharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menjadi model pemberdayaan kader di wilayah lain.
Pemeriksaan Kesehatan Asam Urat dan Edukasi Pemanfaatan Ramuan Daun Kemangi dan Daun Salam Bagi Lansia di Desa Pesuloang Kec. Pamboang Masyitah Sita; Tuty Alawiyah; Normalia Normalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 3 No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v2i2.244

Abstract

Asam urat merupakan penyakit metabolik kronis yang banyak menyerang kelompok lansia akibat ketidakseimbangan antara produksi dan ekskresi purin. Penyakit ini dapat menimbulkan nyeri sendi,peradangan,hingga komplikasi serius seperti kerusakan ginjal dan jantung. Di Desa Pesuloang, Kecamatan Pamboang, sebagian besar lansia mengeluhkan gajala rematik dan asam urat meskipun telah rutin mengonsumsi obat dari fasilitas kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pengelolaan asam urat secera alami melalui edukasi terapi diet rendah purin dan pemnafaat tanaman obat keluarga (TOGA), khususnya daun kemangi dan daun salam. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan (asam urat, kolestrol, gula darah dan tekanan darah) serta penyuluhan interaktif mengenai pola makan dan pengelolaan stress. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta serta peningkatan pemahaman mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lansia untuk lebih aktif dalam merawat kesehatannya secara mandiri dan alami, serta memanfaatkan sumber daya loikal sebagai alternatif pengobatan yang aman dan efektif.
Implementasi Senam Prenatal Yoga Untuk Meningkatkan Kualitas Ibu Hamil Trimester III Masyitah Wahab; Normalia Normalia; Tuty Alawiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 3 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v3i3.256

Abstract

Trimester ketiga kehamilan merupakan masa yang penuh tantangan baik secara fisik maupun emosional bagi ibu hamil. Ketidaknyamanan akibat pertambahan berat badan, nyeri punggung, sulit tidur, hingga kecemasan menjelang persalinan kerap dialami. Salah satu intervensi non-farmakologis yang terbukti bermanfaat dalam meningkatkan kualitas hidup ibu hamil adalah senam prenatal yoga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan senam prenatal yoga pada ibu hamil trimester III guna meningkatkan kenyamanan fisik, kestabilan emosi, serta kesiapan menghadapi persalinan. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung senam prenatal yoga selama 3 sesi mingguan. Evaluasi dilakukan dengan pretest-posttest serta observasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu hamil terhadap manfaat yoga, perbaikan kualitas tidur, penurunan kecemasan, serta peningkatan kelenturan tubuh. Diharapkan kegiatan ini dapat diintegrasikan dalam program pelayanan kesehatan ibu secara berkelanjutan.