Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Location Based Service Technology in Mapping Tourism Potential with a Combination of AHP and Profile Matching Methods Hardita, Veny Cahya; Jayanti, Sherly; Normalia, Normalia
Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/bite.v5i2.3329

Abstract

Background: Palangkaraya is a city that has a variety of natural beauty and culture. However, the tourism potential in this area is still not fully optimized and managed properly. One of the causes of this is the lack of ownership by the Government regarding the mapping of areas that have the potential to become tourist areas in Palangkaraya City. Therefore a system is needed that can assist the Government in mapping areas that have the potential to become tourist areas Objective: Develop a system that can be used to map areas that have the potential to become tourist areas. The information generated from the developed system is expected to assist the government and the private sector in increasing tourism in Palangkaraya City. Methods: The method used is the application of Location Based Service technology with a combination of Analytical Hierarchy Process and Profile Matching methods. Result: The system developed uses 10 criteria with 37 alternatives to produce information related to the sequence of tourism potential levels where the results of the sequence are then displayed on a map to provide an overview of the mapping of tourism potential areas. Conclusion: The system that has been created has succeeded in mapping areas that have tourism potential by applying LBS technology and a combination of AHP and Profile Matching methods. From this system it was found that blood with the alternative code A1 had the highest value, namely 4.295193, followed by A10 with a value of 4.156934 and so on. The test results were carried out by comparing the results of the system with the calculation results, it was found that the results were appropriate.
The Effect of Semi-Fowler Position on Oxygen Saturation in the ICU Room of Bhayangkara Hospital, Makassar: The Effect of Semi-Fowler Position on Oxygen Saturation in the ICU Room of Bhayangkara Hospital, Makassar Andrianys, Irma; Normalia, Normalia; Tasa, Hamzah; Rahanbinan, Lenora Diana
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.315

Abstract

Posisi semi Fowler merupakan salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sering digunakan untuk meningkatkan ekspansi paru dan memperbaiki oksigenasi pada pasien dengan gangguan pernapasan, khususnya pasien kritis di ruang Intensive Care Unit (ICU). Gangguan pertukaran gas yang ditandai dengan penurunan saturasi oksigen sering terjadi pada pasien ICU akibat kondisi penyakit, penurunan kesadaran, maupun keterbatasan fungsi paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian posisi semi Fowler terhadap saturasi oksigen pada pasien yang dirawat di ruang ICU RS Bhayangkara Makassar. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengukuran saturasi oksigen dilakukan menggunakan pulse oximeter sebelum dan sesudah pemberian posisi semi Fowler. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata saturasi oksigen sebelum intervensi adalah 90,13%, sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi 98,13%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai saturasi oksigen sebelum dan sesudah pemberian posisi semi Fowler. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian posisi semi Fowler berpengaruh signifikan terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien kritis di ruang ICU RS Bhayangkara Makassar. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai tindakan keperawatan sederhana, aman, dan efektif dalam meningkatkan oksigenasi pasien ICU.
Efektifitas Perawatan Luka Modern Dressing Dengan Metode Moist Wound Healing Berbasis Home Care Terhadap Penyembuhan Luka Pada Klien Ulkus Diabetik Normalia, Normalia; Ismail, Ismail; Musaidah, Musaidah; Palembai, Asnaeni; Andrianys, Irma
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.317

Abstract

Pendahuluan: Ulkus diabetik merupakan komplikasi serius diabetes melitus yang membutuhkan penatalaksanaan luka yang tepat untuk mencegah infeksi, amputasi, dan mempercepat penyembuhan. Modern dressing dengan prinsip Moist Wound Healing (MWH) dapat mempertahankan kelembapan luka sehingga mempercepat regenerasi jaringan dan mengurangi trauma saat pergantian balutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas perawatan luka modern dressing dengan metode MWH berbasis home care terhadap penyembuhan ulkus diabetik. Metode: Penelitian quasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada 10 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Kelompok intervensi mendapatkan perawatan modern dressing berbasis home care selama 14 hari, sedangkan kelompok kontrol diberikan perawatan konvensional menggunakan kasa steril dan NaCl 0,9%. Penilaian luka menggunakan PUSH Tool 3.0 dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney U pada α = 0,05. Hasil: Terdapat peningkatan penyembuhan luka yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,001 dan rata-rata skor penyembuhan sebesar 22,647. Kesimpulan: Metode modern dressing dengan Moist Wound Healing berbasis home care efektif mempercepat penyembuhan ulkus diabetik dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi perawatan pada pelayanan komunitas dan home care.
Hubungan Peran Serta Keluarga Terhadap Kemandirian Aktivitas Lansia Di Wilayah Puskesmas Satui Imelda Appulembang; Normalia Normalia; Rahmia Rahmia
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Special Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan aktivitas kehidupan sehari-hari pada lansia sering kali disebabkan oleh berbagai faktor fisik, seperti kekakuan sendi, keterbatasan pergerakan, dan gangguan pada sistem tubuh lainnya. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi rendahnya pemanfaatan layanan kesehatan adalah kurangnya peran aktif keluarga dalam mendukung pemeriksaan kesehatan lansia secara teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran serta keluarga terhadap kemandirian aktivitas lansia di wilayah Puskesmas Satui. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan sampel 20 lansia dari Desa Makmur Mulia. Teknik pengambilan sampel adalah consecutive sampling. Hasil analisis menggunakan uji gamma menunjukkan bahwa hubungan antara peran serta keluarga dan kemandirian aktivitas lansia signifikan secara statistik dengan P-Value sebesar 0,040, pada tingkat signifikansi 5%. Nilai korelasi sebesar 0,951 menunjukkan bahwa hubungan tersebut sangat kuat dan positif. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi peran serta keluarga dalam mendukung lansia, semakin tinggi pula kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari- hari. Berdasarkan temuan ini, adanya hubungan  antara peran serta keluarga terhadap kemandirian aktifitas lansia, disarankan untuk mengadakan program penyuluhan rutin bagi keluarga mengenai pentingnya peran mereka dalam mendukung kemandirian lansia.
Pengaruh Aktivitas Fisik Isometrik terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Wilayah Puskesmas Tamalate Kota Makassar Tahun 2026 Fazlianita Isiha; Normalia Normalia; Ismail Ismail
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular penyebab utama kematian global, yang salah satunya dipicu oleh penuaan (penurunan elastisitas pembuluh darah). Selain obat, aktivitas fisik isometrik (latihan handgrip) dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologis untuk menstabilkan tekanan darah.Tujuan: Mengetahui efek aktivitas fisik isometrik terhadap perubahan tekanan darah pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tamalate, Makassar tahun 2026.Metode:Desain Kuantitatif quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test.Sampel: 139 responden yang dipilih melalui random sampling.Instrumen: Alat pegas handgrip, sfigmomanometer digital, dan lembar observasi.Analisis Data: Uji Paired T-Test atau Wilcoxon.Hasil: Mayoritas responden adalah perempuan berusia 55–64 tahun. Terdapat penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan setelah intervensi (p-value = 0,000 < 0,05).Kesimpulan: Aktivitas fisik isometrik efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Oleh karena itu, tenaga kesehatan disarankan untuk mengedukasi dan menerapkan latihan handgrip sebagai terapi komplementer