Boyke Mulyana
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Penggunaan Rating of Perceived Exertion dalam Berbagai Komponen Biomotor Latihan Gafur Ammar Santoso; Berliana Berliana; Boyke Mulyana
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v13i1.51888

Abstract

Coaches and athletes must be able to know whether the exercise carried out can affect optimal performance, coaches must have the ability to know the relationship between training load and training response (lambert borresen 2010) using Rating of Perceived Exertion (RPE). This study aims to determine the effectiveness of RPE to measure athletes' efforts in the biomotor components of speed, strength and endurance training. The research method used in this study was an experimental method, with the design of The One-Shot Case Stud), 11 swimming athletes and 6 diving athletes, the study was conducted in 3 sessions. To assess RPE during a training session (SPRE), standard instructions and statutory procedures are explained during a socialization session, samples are asked to assess the exertion of energy felt after the completion of a particular exercise execution based on the RPE CR-10 scale.
Handball Sport Development System In Indonesia Mohammad Anjas Julio; Yunyun Yudiana; Boyke Mulyana
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 14, No 1 (2022): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v14i1.30939

Abstract

Sports coaching and development programs require policies so that competitions are held to grow sports and ultimately become winners. Sports coaching and development must be managed using good management, in the parent sports organization and associations involved in developing professional sports. The purpose of this research is to examine the system of coaching and development of the sport of handball achievement in Indonesia, and to examine the relationship between the coaching and development system and the achievement of handball in Indonesia. This research method is descriptive with a correlational research design. The population of this study was coaches and BINPRES who took part in the XX PON in Papua in 2021 in the handball sport as many as 14 participants. The sampling technique in this study uses total sampling. The conclusion of this study is that the system of coaching and developing handball in Indonesia is very good, and this research shows that the system of coaching and development has a significant relationship with the achievement of handball in Indonesia. This is indicated by the results of a significance of 0.001 and an R of 0.962 or based on the degree of relationship as a perfect correlation.
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dan Pola Asuh Pelatih dengan Motivasi Berprestasi Olahraga dalam Cabang Olahraga Bola Basket Siddik Kurniawan; Dadan Mulyana; Boyke Mulyana
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v13i2.39268

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan pola asuh pelatih dengan motivasi berprestasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi korelasional. Sampel penelitian ini adalah atlet basket putra Universitas Pendidikan Indonesia sebanyak 15 orang yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket pola asuh orang tua, angket pola asuh pelatih dan angket motivasi berprestasi yang dibuat oleh peneliti sendiri dengan menguji validitas dan reliabilitas instrumen. Dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pola asuh orang tua dan pola asuh pelatih dengan motivasi berprestasi olahraga. Dengan hasil untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,038 0,05 dan nilai t hitung 2.324 t tabel 2.179, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh X1 terhadap Y sedangkan untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0.046 0.05 dan nilai t hitung 2.221 t tabel 2.179, sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh X2 terhadap Y.
Policy Analysis for Development and Development of Sports Education: Perspective of Regional Regulation Number 11 of 2017 Concerning the Implementation of Sports Anshori Nuzul; Yudha Munajat Saputra; Amung Ma’mun; Boyke Mulyana
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 7 No 2 (2023): JUNE (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v7i2.27012

Abstract

Regional Regulation Number 11 of 2017 concerning Organizing Sports is the key to the development of sports, especially educational sports. This Regional Regulation places sport as a very important instrument for regional development. However, at this time, sports are still positioned only as the development of the sport itself. So it is not in accordance with what is stated in Regional Regulation Number 11 of 2017. Therefore, the purpose of this study is to find out the Policy for Development and Development of Sports Education from the Perspective of Regional Regulations. The method used in this research is to use a descriptive qualitative approach. Then by making observations, documentation studies, and interviews as a tool for collecting data and for analyzing the data. The results of this study found that the Policy for Development and Development of Sports Education from the Perspective of Regional Regulations was in accordance with Regional Regulation Number 11 of 2017 concerning Organizing Sports. However, there are still deficiencies and inequalities in several aspects such as facilities and infrastructure, the competency of sports teachers who do not yet have competency certificates from the main sports branch and the uneven distribution of schools in implementing special sports class programs.
JUMLAH NOMOR PERLOMBAAN DAN SERI DALAM KOMPETISI RENANG TAHUN 2019 Z. Arifin; Luthfi Septiyan Nugraha; Azhar Ramadhana Sonjaya; Boyke Mulyana
Holistic Journal of Sport Education Vol 1, No 1 (2021): HJSE: Holistic Journal of Sport Education
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/hjse.v1i1.1467

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah nomor dan seri pada perlombaan renang tingkat klub dan pelajar di Provinsi Jawa Barat-Indonesia tahun 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis survei. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik studi dokumentasi data dari hasil kompetisi renang tahun 2019. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan software Microsoft Excel. Hasil: Pertama, jumlah pertandingan pada kompetisi renang level klub adalah 483; level pelajar adalah 1269; dan jumlah pertandingan pada level klub dan pelajar adalah 1752. Kedua, jumlah seri di kompetisi tingkat klub adalah 9803; kompetisi tingkat pelajar adalah 27042; dan jumlah seri di kompetisi pada level klub dan pelajar adalah 36845. Kesimpulan: Pertama, jumlah nomor lomba yang dipertandingkan pada lomba renang antar klub dan pelajar se-Jawa Barat tahun 2019 adalah 1752. Kedua, total nomor lomba renang antar klub dan pelajar se-Jawa Barat tahun 2019 sebanyak 36845.
Implementasi produk taman bugar desa melalui pelatihan, pembinaan, dan pelayanan instruktur kebugaran desa Boyke Mulyana; Komarudin Komarudin; Sandey Tantra Paramitha
Jurnal Abmas Vol. 20 No. 1 (2020): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v20i1.36397

Abstract

Keadaan zaman yang berubah dengan cepat membuat kesehatan masyarakat menjadi sangat rentan terkena penyakit, baik fisik maupun mental. Keberadaan taman bugar merupakan upaya untuk menjauhkan masyarakat dari ancaman penyakit baik fisik maupun mental, konsep yang dibuat dari taman bugar merupakan upaya untuk mendorong masyarakat untuk senantiasa membiasakan pola hidup sehat. Selain itu, taman bugar tidak hanya berisikan alat-alat olahraga tetapi memiliki instruktur senam yang ada di dalamnya, hal ini membuat masyarakat lebih paham akan pentingnya hidup bugar. Metode pengabdian yang digunakan dalam program pengabdian pada masyarakat ini yaitu metode kaji tindak partisipatif. Hasil yang diperoleh menggambarkan: 1) meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pemanfaatan alat kebugaran; 2) terciptanya kesadaran dalam diri masyarakat untuk berolahraga yang bertujuan untuk hidup bugar; 3) instruktur kebugaran desa yang menjadi harapan dari masyarakat ialah yang paham secara pengetahuan maupun secara keterampilan untuk mengajak masyarakat berolahraga; dan 4) masyarakat menganggap bahwa implementasi produk taman bugar desa sudah tepat sasaran.
Implementasi produk taman bugar desa melalui pelatihan, pembinaan, dan pelayanan instruktur kebugaran desa Boyke Mulyana; Komarudin Komarudin; Sandey Tantra Paramitha
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 2 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i2.260

Abstract

Keadaan zaman yang berubah dengan cepat membuat kesehatan masyarakat menjadi sangat rentan terkena penyakit, baik fisik maupun mental. Keberadaan taman bugar merupakan upaya untuk menjauhkan masyarakat dari ancaman penyakit baik fisik maupun mental, konsep yang dibuat dari taman bugar merupakan upaya untuk mendorong masyarakat untuk senantiasa membiasakan pola hidup sehat. Selain itu, taman bugar tidak hanya berisikan alat-alat olahraga tetapi memiliki instruktur senam yang ada di dalamnya, hal ini membuat masyarakat lebih paham akan pentingnya hidup bugar. Metode pengabdian yang digunakan dalam program pengabdian pada masyarakat ini yaitu metode kaji tindak partisipatif. Hasil yang diperoleh menggambarkan: 1) meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pemanfaatan alat kebugaran; 2) terciptanya kesadaran dalam diri masyarakat untuk berolahraga yang bertujuan untuk hidup bugar; 3) instruktur kebugaran desa yang menjadi harapan dari masyarakat ialah yang paham secara pengetahuan maupun secara keterampilan untuk mengajak masyarakat berolahraga; dan 4) masyarakat menganggap bahwa implementasi produk taman bugar desa sudah tepat sasaran.
Pengaruh Latihan Yoga Surya Namaskara Terhadap Coping Stress Atlet Sepak Bola Salwa Nur Athyra; Boyke Mulyana; Yudi Nurcahya
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 2 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/1tz32b17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan yoga Surya Namaskara terhadap coping stress pada atlet sepak bola sebagai upaya mendukung kesehatan mental dan performa atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan yoga surya namaskara terhadap coping stress atlet sepak bola. Metode eksperimen digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini melibatkan 22 orang atlet sepak bola, instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner coping stress yang diberikan satu kali kepada sampel. Setelah data diperoleh, analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi SPSS Versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap coping stress atlet sepak bola. Penelitian ini menyimpulkann bahwa Latihan yoga Surya Namaskara memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan coping stress pada atlet sepak bola. Melalui kombinasi gerakan, pernapasan, dan konsentrasi, latihan ini dapat membantu atlet mengelola tekanan fisik dan mental secara lebih efektif, sehingga mendukung kesehatan mental serta berkontribusi pada peningkatan performa atlet. Simpulan, latihan yoga Surya Namaskara memiliki efek positif dan signifikan terhadap kemampuan mengatasi stres di kalangan atlet sepak bola di Universitas Pendidikan Indonesia Kata Kunci:Yoga Surya Namaskara, Coping Stress, Atlet Sepak Bola
The Effect of The PETTLEP Method on Achievement Motivation of Female Teenage Basketball Athletes Berliana Mutiara Dewi; Boyke Mulyana; Patriana Nurmansyah Awwaludin
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i3.1006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode PETTLEP terhadap motivasi berprestasi atlet bola basket remaja putri. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan model pretest-posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 30 atlet yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing 15 atlet. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner motivasi berprestasi dengan reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,873. Intervensi PETTLEP diberikan sebanyak 3 kali per minggu selama 4 minggu, dengan durasi 10–15 menit setiap sesi. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor motivasi berprestasi pada kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dari pretest ke posttest, sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan yang berarti. Perbandingan skor posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol juga menunjukkan perbedaan yang signifikan. Dengan demikian, metode PETTLEP berpengaruh terhadap peningkatan motivasi berprestasi atlet bola basket remaja putri.
Life skills development through sport: a bibliometric and systematic literature review Nur Alam Rahmatullah; Komarudin; Boyke Mulyana
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2026): Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v14i2/286

Abstract

Research on life skills development through sport has shown significant growth as sport is increasingly viewed as a medium for character building, social skills, and psychosocial development. However, the literature in this field remains fragmented and reflects various conceptual and pedagogical approaches. This study aimed to map the development of the literature, identify research trends, and analyze the major themes in life skills development through sport. The study employed a mixed-methods design by integrating bibliometric analysis and a Systematic Literature Review (SLR). Data were obtained from the Scopus database covering publications from 2007–2025 using keywords related to life skills and sport. A total of 100 articles were analyzed bibliometrically using VOSviewer and Biblioshiny, while 10 selected articles were analyzed through SLR based on the PRISMA 2020 guidelines. The findings revealed that publications on life skills development through sport have increased significantly since the mid-2010s, with dominant contributions from United States and Canada. The major themes identified included positive youth development, coaching, and life skill transfer. The SLR findings indicated that life skills development is influenced by explicit pedagogical approaches, the quality of coach-athlete relationships, and structured sport program design. This study concludes that sport has substantial potential as a medium for life skills development when programs are intentionally designed and pedagogically oriented. The findings are expected to contribute to the development of theory, coaching practices, and character-based sport programs, as well as provide directions for future studies on cross-cultural validation and long-term life skill transfer effectiveness.