Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Junior Medical Journal

Description Of Long Covid-19 Patients With Symptoms Of Anosmia And Agnosia At Gatot Soebroto Hospital And According To The Islamic Perspective Chairu Silaturrachmi Anzali; Yenni Zulhamidah; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 4 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.169 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i4.3023

Abstract

Background : Long COVID is a term used to describe the presence of various symptoms that continue even weeks or months after contracting a SARS-CoV-2 infection regardless of viral status. Anosmia is the inability of the nose to taste or smell. Agnosia is defined as a partial or complete inability to recognize sensory stimuli. In Islam we are taught that if we are experiencing or facing various kinds of tests, one example is like the COVID-19 pandemic, we must remain patient, keep our trust in Allah SWT. Apart from that, we must also remain grateful to Allah SWT even though we are being hit by a pandemic, because health is one of the blessings from Allah SWT which we must be grateful for. Purpose: The purpose of this study was to determine the picture of long COVID-19 patients with symptoms of anosmia and agnosia at Gatot Soebroto Hospital and based from an Islamic perspective.Method: This research uses a descriptive type of research with a retrospective method. The population in this study was long COVID-19 patients at Gatot Soebroto Hospital in 2021 with symptoms of anosmia and agnosia. Data analysis is carried out by univariate analysis.Result: Of the 142 medical record data of patients who had COVID-19 who had symptoms of anosmia and agnosia totaled 10 patients, and those who continued to be long COVID-19 with symptoms of anosmia totaled 3 people while for agnosia symptoms there were none.Conclusion: The age and gender description of long COVID-19 patients with anosmia symptoms is that there are more patients of the female sex and for the most age spanning the age of 20-30 years, but for agnosia symptoms there is none. In Islam we are taught that if we are experiencing or facing various kinds of life lesson, for example like the COVID-19 pandemic, we must remain patient, keep our trust in Allah SWT.
The Relationship Between Problem Focused Coping and Anxiety Among Medical Student of Yarsi University Class of 2020 During Covid-19 Pandemic Era, and The Review According to Islamic Perspective Syahrani Salsabila; Kenconoviyati Kenconoviyati; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.833 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i3.2924

Abstract

Background: Since Covid-19 was designated as a pandemic case by WHO, the Indonesian government has implemented policies aimed at minimizing the spread of the Covid-19 outbreak. This has an impact, one of which is changing face-to-face learning activities to distance learning. This sudden situation gave rise to feelings of anxiety among students and college students. In overcoming this problem, coping strategies can be applied in the form of problem focused coping. In the Islamic view anxiety and problem focused coping are not explained specifically. However, Islam teaches its people how to solve good problems and how to overcome anxiety, one of which is by remembering Allah SWT. Objective: The purpose of this study is to determine the relationship between the problem focused coping and anxiety among medical student of Yarsi university class of 2020 during Covid-19 pandemic era and the review according to Islamic perspective.  Method: This type of research uses analytical observational methods with a cross-sectional approach. This research was conducted among medical student of Yarsi university class of 2020. The data collection technique used is the dissemination of questionnaires through google forms. The data analysis used is bivariate analysis with spearman rank correlation test. Result: Based on the result, the probability and the Rank-Spearman correlation value are p = 0.000 and -0.493, it shows that there is a relationship between problem focused coping and anxiety with negative correlation.  Conclusion: There is a relationship between problem focused coping and anxiety among medical student of Yarsi University class of 2020 during Covid-19 pandemi era.
Hubungan Penggunaan Panty Liner Terhadap Kejadian Leukorrhea Pada Mahasiswi Universitas Yarsi dan Tinjauannya Dalam Agama Islam Kalila Nisya Ramadhan; dian widiyanti; muhammad arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 4 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.947 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i4.3027

Abstract

Latar Belakang: Leukorrhea adalah sekret putih dan kental yang keluar dari vagina dan rongga uterus. Di Indonesia sekitar 90% wanita berpotensi mengalami keputihan dikarenakan Indonesia memiliki iklim tropis yang hangat dan lembab, sehingga memudahkan pertumbuhan jamur dan mengakibatkan keputihan. Untuk menghindari menempelnya vaginal discharge di pakaian dalam, banyak wanita, terutama dewasa muda, menggunakan panty liner sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan panty liner dengan timbulnya leukorrhea pada dewasa muda. Dalam pandangan Islam cairan keputihan yang keluar dari alat reproduksi wanita merupakan hal yang wajar terjadi pada semua wanita, sehingga dikembalikan ke hukum dasarnya yaitu suci. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data diambil dengan kuesioner yang disebarkan pada 88 responden mahasiswi Universitas Yarsi. Penetapan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Analisis statistik menggunakan uji chi-square dengan SPSS 26. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan 85,2% responden mengganti panty liner 3-6 jam sehari. Sebanyak 84,1% responden mengalami leukorrhea normal. didapatkan sebanyak 82,6% responden mengalami jumlah leukorrhea yang sama dan sebanyak 90,2% responden mengalami jumlah yang berkurang seperti sebelum pemakaian. Frekuensi penggantian panty liner memiliki hubungan dengan jumlah dan jenis leukorrhea. Kesimpulan: Frekuensi penggantian panty liner mempengaruhi jumlah dan jenis leukorrhea. Penggantian panty liner yang baik yaitu 3-6 jam sehari menyebabkan leukorrhea yang timbul adalah leukorrhea normal dengan jumlah yang sama atau berkurang seperti sebelum pemakaian. 
Hubungan Asupan Makan terhadap Kejadian Obesitas pada Anak Sekolah Dasar Kelas 1-3 di SDN Sukasari 4 Sintia Azzahra; Wan Nedra; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 5 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i5.3057

Abstract

Obesitas merupakan salah satu akibat dari mengkonsumsi makanan yang jauh melebihi kebutuhannya, dapat terjadi apabila asupan energi melebihi pengeluaran energi yang akan mengakibatkan ketidakseimbangan energi dan berdampak pada peningkatan berat badan. Asupan makan adalah jumlah dan jenis makanan yang dimakan atau dikonsumsi oleh seseorang atau kelompok orang pada waktu tertentuyang terdiri dari asupan energi, protein, karbohidrat, lemak, serat serta konsumsi fastfood. Dengan anak mengkonsumsi makanan yang berlebih, akan menimbulkan berbagai macam penyakit saat dewasa salah satunya adalah obesitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah anak kelas 1-3 di SDN Sukasari 4 sebanyak 195 responden. Analisis dilakukan secara univariat pada setiap variabel dan bivariat untuk melihat hubungan antar variabel. Didapatkan pada anak kelas 1-3 di SDN Sukasari 4 yang obesitas dengan asupan makan berlebih berjumlah 29 anak (30.2%). Berdasarkan uji analisis bivariat chi-square antara asupan makan terhadap kejadian obesitas di SDN Sukasari 4KEYWORD ABSTRACTdidapatkan signifikan sebesar 0,019 yang menyatakan bahwa terdapat hubungan antara asupan makan terhadap kejadian obesitas pada anak sekolah dasar kelas 1-3 di SDN Sukasari 4.
Analisis Kandungan Boraks pada Tahu di Pasar Tradisional Cileungsi dan Tinjauannya Menurut Islam galuh Yendah Prasyad; Yulia Suciati; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 6 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i6.3109

Abstract

Penelitian ini dilakukan di pasar tradisional cileungsi, dilakukan karena banyaknya tahu yang tidak sehat yang beredar di pasar bahkan tidak sehat dan terindikasi bahan berbahaya seperti boraks. Tujuan penelitian ini agar masyarakat di daerah cileungsi mengetahui tahu yang mengandung boraks. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji kualitatif dengan kertas turmeric dan uji kuantitatif dengan spektrofotometer yang dilakukan di laboratorium. Hasil dari penelitian pada uji kualitatif tidak ada tahu yang terindikasi boraks sedangkan pada uji kuantitatif mengindikasikan pada sampel 4 dan 5 terindikasi terdapat senyawa boraks di dalam tahu tersebut. Pada uji kualitatif menggunakan kertas turmeric yang sudah terdapat campuran kunyit, Ketika sampel dimasukan ke dalam kertas akan terjadi perubahan warna menjadi warna merah kecoklatan/ merah bata. Pemakaian boraks dalam jumlah banyak dapat menyebabkan ganguan Kesehatan, kerusakan ginjal hingga kematian.
The Effect Of Learning Stress In The Faculty Of Medicine On The Arising Of Acne Vulgaris In Students Of The Faculty Of Medicine YARSI University And Its Review From The Islamic View Neil Author; Dian Widiyanti; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 5 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i5.3120

Abstract

Stress is an emotional mental disorder that a person faces because of pressure. Stress is an emotional mental disorder that a person faces because of pressure. Psychosocial stressors can cause physical pain, such as headaches, dizziness, pimples, and so on. The purpose of this research is knowing the effect of stress studying at the Faculty of Medicine with the emergence of acne vulgaris in students of the Faculty of Medicine, YARSI University. The type of research that will be used in this study is the observational analytic method. The population in this study were students of class 2020 and 2021 at the Faculty of Medicine, YARSI University. Determination of the sample to be carried out is by simple random sampling. This study used univariate and bivariate analysis methods. Univariate analysis to describe the characteristics of respondents, the incidence of learning stress and acne vulgaris. The results showed that respondents who experienced academic stress based on the Scale for Assessing Academic Stress questionnaire were 62 students (39.5%). Respondents who suffered from acne vulgaris based on the Global Acne Grading System questionnaire were 133 students in the mild category and 5 students in the moderate category. The results of this study indicate that there is no relationship between stress and the incidence of acne vulgaris in Yasri University Medical Faculty Students Class of 2020-2021. In Islam, everyone will not escape from being given trials by Allah SWT. So in facing trials a Muslim needs to have patience and always think positively.
Hubungan Antara Wanita Dengan Hipertensi Gestasional dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya Di RSIA Buah Hati Ciputat Periode Januari 2018—Desember 2022 Serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Hajar Azizah Armarani Mallapasi; Sonny Pamudji Laksono; Muhammad Arsyad; Qomariyah Sachrowadi
Junior Medical Journal Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i1.3836

Abstract

Latar Belakang: Menurut Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) tahun 2015, angka kematian ibu (AKI) akibat hipertensi sebesar 305/100.000 kelahiran hidup dan menempati urutan pertama penyebab kematian pada ibu yaitu sebesar 33%. Kondisi hipertensi dalam kehamilan ini diketahui dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti indeks massa tubuh, usia saat hamil, graviditas, dan paritas. Dalam pandangan agama Islam, kehamilan merupakan sebuah keberkahan yang diberikan secara langsung oleh Allah agar terciptanya keturunan yang beriman. Maka dari itu, sosok ibu harus dimuliakan dan dijaga kesehatannya termasuk selama masa kehamilannya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik deskriptif dengan metode cross-sectional menggunakan data sekunder sebanyak 57 sampel yang berasal dari rekam medis RSIA Buah Hati Ciputat periode Januari 2018-Desember 2022. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dan diolah secara statistik menggunakan analisis deskriptif Chi-square dengan Fisher exact. Hasil: Berdasarkan hasil analisis Chi-Square (Fisher exact) diperoleh nilai signifikansi Fisher exact 0.05 pada keseluruhan faktor pengaruh dengan kejadian hipertensi gestasional sehingga tidak ditemukan hubungan signifikan pada variabel diteliti. Kesimpulan: Pada penelitian ini tidak didapatkan hubungan signifikan antara kejadian hipertensi gestasional dengan indeks massa tubuh (IMT), usia ibu, graviditas, maupun paritas.
Gambaran Pasien Varikokel yang Menjalani Operasi Palomo Procedure di Rumah Sakit Tentara Tk Ii Moh Ridwan Meuraksa Jakarta Periode Januari 2019 – Desember 2019 Hasna Rafikatami; Kamal Anas; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i1.3762

Abstract

Latar Belakang: Varikokel adalah dilatasi abnormal dari vena pada pleksus pampiniformis akibat gangguan aliran darah balik vena spermatika interna dan merupakan salah satu penyebab infertilitas pada pria. Operasi Palomo Prosedur merupakan salah satu terapi pilihan yang digunakan untuk terapi varikokel karena operasi ini lebih mudah dilakukan dan biaya yang lebih terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum pasien varikokel di RS Tentara Tk II Moh Ridwan Meuraksa Jakarta periode Januari 2019 – Desember 2019. Menurut pandangan Islam, tindakan bedah medis diperbolehkan karena niat dan motivasi utamanya adalah pengobatan. Metode: Studi ini merupakan studi deskriptif dengan rancangan penelitian deskriptif retropspektif menggunakan data rekam medik 199 pasien varikokel. Populasi dan sampel dalam penelitian ini semua kasus varikokel yang menjalani operasi Palomo Procedure di Rumah Sakit Tentara Tk II Moh Ridwan Meuraksa Jakarta periode Januari 2019 – Desember 2019. Hasil: Hasil penelitian didapatkan menunjukkan bahwa semua kejadian varikokel ditemukan pada rentang usia 10 – 19 tahun dan varikokel bilateral ditemukan pada rentang usia 41 – 45 tahun. Varikokel kiri (96,98%), varikokel kanan (2,01%), dan varikokel bilateral (1%). Pekerjaan pasien varikokel pelajar (72,36%) dan TNI-AD (27,84%). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah semua kejadian varikokel banyak ditemukan pada rentang usia 10 – 19 tahun, dengan lokasi terbanyak varikokel kiri dan pekerjaan paling banyak merupakan pelajar. Prosedur Palomo paling banyak dilakukan dengan indikasi varikokel grade 2 dan 3. Teknik palomo procedure pada pasien varikokel menurut pandangan islam diperbolehkan karena niat dan motivasi utamanya adalah pengobatan. 
Pengaruh Penyakit Komorbid Diabetes Melitus Terhadap Pasien Covid 19 Di Rumah Sakit YARSI Muhammad Gilang Kartiko; Intan Kumala Dewi; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 7 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i7.3173

Abstract

Coronavirus Disease (COVID-19) is a disease caused by the SARS-CoV-2 virus, the SARS-CoV-2 virus has a positive single-stranded RNA genome. Generally, patients infected with the SARS-CoV-2 virus have a fever, dry cough, shortness of breath, headache and sore throat symptoms. A report in China showed that patients with diabetes had a 32.4% higher cardiovascular disease prevalence than those without diabetes. One of the causes of a person who has diabetes is a genetic history from parents—the habit of consuming bad things that parents do results in their offspring getting diabetes. This study was conducted to determine the effect of comorbid diabetes mellitus on the severity of COVID-19 patients. This research is quantitative with a case-control approach. This type of research is an analytic observational study. The population and samples in this study were all medical record data of patients infected with COVID-19 at YARSI Hospital. Data collection techniques using secondary data in the form of medical records of COVID-19 patients at YARSI Hospital. The data measurement technique uses the bivariate analysis method. Then the data were processed using SPSS. The results showed that there were 795 patients affected by COVID-19 at YARSI hospital, with 178 patients (22.38%) having comorbid diabetes mellitus, 20 patients (11.23%) having comorbid diabetes mellitus without confounding factors and 12 patients (60%) having comorbid diabetes mellitus without confounding factors and data completeness. This study showed no effect of comorbid diabetes mellitus on COVID-19, with a p-value of 0.338.