Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Improving The Competitiveness of Vocational School Students Through Time Management and Productivity Education : Peningkatan Daya Saing Siswa SMK Melalui Edukasi Manajemen Waktu Dan Produktivitas Yelma Dianastiti; Rico Andhika Putra
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 10 No. 1 (2026): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : DPD Jatim Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aimed to improve the competitiveness of vocational school students through time management and productivity education. The activity was motivated by students’ lack of awareness and skills in organizing their learning and practical schedules effectively. SMKN 2 Tulungagung was chosen as the partner school, considering the high workload and the need for self-discipline among its students. The activity was carried out in the form of a two-hour interactive seminar involving 80 students from various expertise programs. The implementation used lecture, discussion, quiz, and reflection methods to provide direct experience in applying time management techniques such as the Pomodoro Technique, Eisenhower Matrix, and Time Blocking. The results showed a significant increase in students’ awareness and understanding of the importance of time management for academic success and work readiness. About 90% of participants understood how to prioritize tasks effectively, and 85% were motivated to apply the techniques in daily activities. Teachers also responded positively and planned to integrate time discipline values into learning. The post-activity impact indicated the formation of productive habits and a more disciplined learning culture. This program successfully contributed to strengthening students’ soft skills, particularly in discipline, responsibility, and productivity, which are essential to face industrial-era challenges.
THE INFLUENCE OF FIELDWORK PRACTICE AND STUDENT JOB INTEREST ON STUDENT WORK READINESS Mohamad Ikhwan Nur Rosyid; Yelma Dianastiti
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v7i1.4544

Abstract

This study aims to analyze: (1) the effect of fieldwork practice on students' work readiness; (2) the effect of work interest on students' work readiness; and (3) the effect of fieldwork practice and work interest together on students' work readiness. The sample in this study was 60 students. Sampling research using a proportional random sampling technique. Data collection methods in this study used questionnaires and documentation. Technique analysis of data used is normality test, linearity test, multicollinearity test, and heteroscedasticity test. While for hypothesis testing using t test and f test. The results of this study show: (1) there is a positive and significant effect of fieldwork practice on student work readiness with the results (tcount ttable = 2.987 2.002), (2) there is a positive and significant effect of student work interest on student work readiness with the results (tcount ttable = 7, 294 2.002), and (3) there is a positive and significant effect of fieldwork practice and student work interest together on student work readiness with the results (fcount ftabel = 28.377 3.115).
PENGARUH POLA AJAR TEACHING FACTORY DAN KREATIVITAS SISWA TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA PROGRAM KEAHLIAN TSM DI SMK ISLAM 2 DURENAN Yayang Erfando; Yelma Dianastiti; Rico Andhika Putra
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v2i2.8786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola ajar Teaching Factory (TEFA) dan kreativitas siswa terhadap kesiapan kerja peserta didik kelas XI Program Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) di SMK Islam 2 Durenan. Latar belakang penelitian ini adalah masih tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan SMK akibat kesenjangan kompetensi dengan kebutuhan industri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode non-eksperimen dan analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah 110 siswa kelas XI TSM yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola ajar TEFA berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,253 (sig. 0,008), sedangkan kreativitas siswa juga berpengaruh signifikan dengan koefisien regresi 0,554 (sig. 0,000). Secara simultan, pola ajar TEFA dan kreativitas siswa berkontribusi sebesar 66,1% terhadap kesiapan kerja siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya implementasi TEFA dan penguatan kreativitas untuk mempersiapkan lulusan SMK yang kompeten dan siap kerja.
PENERAPAN POWER SUPPLY SEBAGAI PENGGANTI BATERAI ATAU ACCU PADA MEDIA PEMBELAJARAN TRAINER KELISTRIKAN BODI KENDARAAN RINGAN PADA SMK ISLAM 2 DURENAN TRENGGALEK 2024 Arfian Eka Wardana; Yelma Dianastiti
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 1, No 2 (2024)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v1i2.6115

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran kelistrikan kendaraan ringan di SMK Islam 2 Durenan Trenggalek dengan mengganti penggunaan baterai atau accu dengan power supply. Dalam pendidikan teknik otomotif, khususnya pada mata pelajaran kelistrikan, penggunaan baterai atau accu sering mengalami kendala seperti keterbatasan daya, masa pakai yang pendek, dan biaya pemeliharaan yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan power supply sebagai pengganti baterai atau accu meningkatkan stabilitas daya, mengurangi biaya operasional, dan meminimalkan dampak lingkungan. Uji coba produk yang melibatkan siswa dan ahli media menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat tinggi (87,6%). Penggunaan power supply tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan praktis bagi siswa. Dengan demikian, penerapan power supply sebagai sumber daya pada trainer kelistrikan kendaraan ringan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan mendukung program pendidikan teknik otomotif yang lebih inovatif dan berkelanjutan.Kata kunci: power supply, kelistrikan kendaraan ringan, efektivitas pembelajaran, pendidikan teknik otomotif AbstractThis research aims to enhance the effectiveness of light vehicle electrical learning at SMK Islam 2 Durenan Trenggalek by replacing the use of batteries or accumulators with a power supply. In automotive technical education, particularly in electrical subjects, the use of batteries or accumulators often faces challenges such as limited power, short lifespan, and high maintenance costs. This study employs the Research and Development (RD) method using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The results show that using a power supply as a replacement for batteries or accumulators improves power stability, reduces operational costs, and minimizes environmental impact. Product trials involving students and media experts indicated a very high feasibility level (87.6%). The use of a power supply not only enhances the quality of learning but also provides a more interactive and practical learning experience for students. Therefore, the application of a power supply as an energy source for light vehicle electrical trainers is expected to improve learning effectiveness and support a more innovative and sustainable automotive technical education program.Keywords: power supply, light vehicle electrical systems, learning effectiveness, automotive technical education
PENGARUH GAME ONLINE DAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMKN 2 TULUNGAGUNG. Fahri Zulviyan; Rico Andhika Putra; Yelma Dianastiti
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v2i1.8318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan dari penggunaan game online dan media sosial terhadap prestasi belajar siswa SMKN 2 Tulungagung, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi nilai akademik. Sampel terdiri dari 100 siswa kelas X dan XI jurusan Teknik Ototronik yang dipilih secara acak sederhana. Analisis data menggunakan uji regresi sederhana dan berganda dengan bantuan SPSS IBM Statistic 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penggunaan game online berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar dengan nilai r = 0,239 dan R² = 0,057, serta t = 2,440 dan sig. = 0,016 < 0,05; (2) penggunaan media sosial juga berpengaruh positif dan signifikan, dengan r = 0,518 dan R² = 0,269, serta t = 6,001 dan sig. = 0,000 < 0,05; dan (3) secara simultan, game online dan media sosial memberikan pengaruh signifikan terhadap prestasi belajar dengan R = 0,519, R² = 0,269, F = 17,834, dan sig. = 0,000 < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital seperti game online dan media sosial memiliki pengaruh yang berarti terhadap prestasi belajar, baik secara individu maupun gabungan. Oleh karena itu, dibutuhkan bimbingan dan kontrol dari pihak sekolah dan orang tua untuk memastikan pemanfaatan yang positif dalam mendukung keberhasilan akademik siswa.Isi abstrak harus merangkum ringkasan ruang lingkup, tujuan, metode, data, hasil dan kesimpulan utama dari tulisan.
KONSEP DASAR PROFESI KEPENDIDIKAN DI SMK PGRI 3 TULUNGAGUNG Wahyu Teja Gumelar; Yelma Dianastiti
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v1i1.5502

Abstract

Pendidik adalah sebagai fasilitator belajar, pola interaksi pendidik dan peserta didik yang cenderung kaku dan hirarkis, hendaknya berubah. Secara ideal pendidik hendaknya berperan sebagai fasililtator dan teladan bagi peserta didik, sehingga bisa mendorong peserta didik untuk mempelajari dan memahami Iptek, keterampilan dan sikap positif yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Pendidik masa kini yang profesional selalu memikirkan, bagaimana menciptaka sekolah menjadi sebuah taman yang indah dan nyaman untuk belajar dengan model pembelajaran yang focus kepada siswa, disajikan dengan cara yang ramah, serta berbasis kecerdasan siswa. Paradigma baru pembelajaran: Dari memorandum kepada stadium, dari proses belajar yang sangat menekankan kepada kemampuan memori, menjadi kegiatan belajar mengajar yang mengembangkan otak dalam melakukan proses berpikir tingkat tinggi seperti analisis, sintesis, dan evaluasi.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR OTOMOTIF SMK NEGERI 2 TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Moh Ridwan Bagus Mundzir; Yelma Dianastiti
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 1, No 2 (2024)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v1i2.5954

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan pembelajaran yang menyenangkan agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian iri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Dalam proses belajar mengajar tidak jauh dari motivasi belajar, dengan tujuan mendapatkan hasil belajar yang memuaskan dan bertujuan untuk mengetahui motivasi peserta didik masing-masing. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis regresi. Motivasi Belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik kelas X mata Pelajaran dasar-dasar otomotif SMK Negeri 2 Tulungagung tahun ajaran 2023/2024 yang dibuktikan dengan koefisien regresi (rx1y) sebesar 0.000 dan koefisien determinansi (r2x1y) sebesar 0.003. jadi dapat disimpulkan terdapat pengaruh mengenai motivasi belajar dan terhadap hasil belajar.
HUBUNGAN KETERSEDIAAN FASILITAS PRAKTIK DAN KOMPETENSI SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI TEKNIK OTOTRONIK SMKN 2 TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Alfi Mardiana; Yelma Dianastiti
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v2i2.8392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara ketersediaan fasilitas praktik dan kompetensi siswa terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran praktik di kelas XI Teknik Ototronik SMK Negeri 2 Tulungagung. Fasilitas praktik mencakup kelengkapan dan kesesuaian alat praktik yang menunjang pembelajaran. Kompetensi siswa merujuk pada kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam memahami dan menerapkan materi pelajaran. Prestasi belajar diukur berdasarkan nilai praktik siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 41 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket untuk variabel X1 dan X2, serta dokumentasi nilai untuk variabel Y. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (i) terdapat hubungan positif antara ketersediaan fasilitas praktik dengan prestasi belajar siswa, dengan nilai korelasi sebesar 0,486 dan Sig. 0,002; (ii) terdapat hubungan positif antara kompetensi siswa dengan prestasi belajar siswa, dengan nilai korelasi sebesar 0,459 dan Sig. 0,003; dan (iii) terdapat hubungan simultan yang signifikan antara ketersediaan fasilitas praktik dan kompetensi siswa terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai korelasi berganda sebesar 0,552 dan nilai Sig. F Change sebesar 0,001. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik ketersediaan fasilitas praktik dan semakin tinggi kompetensi siswa, maka semakin tinggi pula prestasi belajar yang dicapai. Hasil ini memberikan rekomendasi kepada guru, sekolah, dan pemangku kebijakan untuk meningkatkan kualitas fasilitas praktik dan pembinaan kompetensi siswa dalam rangka meningkatkan hasil belajar di bidang teknik ototronik.
PENGARUH METODE MENGAJAR GURU DAN KELENGKAPAN ALAT PRAKTIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MATA PELAJARAN TEKNIK OTOMOTIF DI MA UNGGULAN JABAL NOOR TRENGGALEK Ilham Fausi; Yelma Dianastiti; Rico Andhika Putra
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v2i1.8394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode mengajar guru dan kelengkapan alat praktik terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Teknik Otomotif di MA Unggulan Jabal Noor Trenggalek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi nilai siswa, dan analisis data menggunakan uji regresi sederhana dan regresi ganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode mengajar guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan koefisien determinasi sebesar 7,1%. Kelengkapan alat praktik juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dengan kontribusi sebesar 17%. Secara simultan, kedua variabel independen memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 17,5%. Artinya, 17,5% variasi dalam hasil belajar siswa dapat dijelaskan oleh metode mengajar guru dan kelengkapan alat praktik. Dengan demikian, peningkatan mutu pembelajaran pada mata pelajaran Teknik Otomotif dapat dicapai melalui metode pengajaran guru yang lebih kreatif dan penyediaan fasilitas praktik yang memadai.
Comparison of the Effect of Social Support and Peers on The Career Maturity of Vocational High School Students Putra, Rico; Dianastiti, Yelma; Zulfakar Mohd Nawi, Mohd; Marwan Mujahid bin Syed A, Syed
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v5i2.11274

Abstract

Objective: This study aimed to analyze and compare the effects of social support and peer support on the career maturity of vocational high school students, with an emphasis on practical implications for vocational education. While previous research has examined these predictors independently, limited studies have comparatively assessed their relative contributions within technical vocational contexts, where students are expected to demonstrate clear work readiness upon graduation. Method: This study employed a quantitative approach with a descriptive correlational design. The population consisted of 210 eleventh- and twelfth-grade students in the Heavy Equipment Engineering Program at SMKN 2 Tulungagung. A sample of 140 students was selected using proportional random sampling. Data were collected through validated Likert-scale questionnaires measuring social support, peer support, and career maturity. Data were analyzed using descriptive statistics, prerequisite tests, simple regression, and multiple regression analysis with a significance level of 0.05. Results: The findings revealed that social support had a positive and significant effect on career maturity (B = 0.403; p < 0.001), explaining 15.7% of the variance. Peer support also showed a positive and significant effect (B = 0.181; p = 0.028), contributing 3.4%. Simultaneously, both variables accounted for 20% of the variance in career maturity. These results indicate that structured social support from families and schools plays a more substantial role than peer influence in strengthening students’ readiness to make realistic and responsible career decisions in vocational settings. Novelty: This study provides a comparative empirical analysis of the differential contributions of social and peer support within a technical vocational education context, offering evidence-based recommendations for designing structured, relationship-based career guidance programs aligned with workforce-oriented educational goals.