Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Peran Mediasi Kewirausahaan dalam Hubungan antara Kompetensi dan Inovasi Lindawati Sipahutar; Hima Barima
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 8 No. 2 (2026): Manajemen: Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/y2hyag45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kompetensi masyarakat desa serta implikasinya pada kewirausahaan dan inovasi di era Industri 4.0. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian adalah masyarakat Desa Purbayasa, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga yang memiliki aktivitas ekonomi produktif atau minat berwirausaha. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 200 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert Scale lima poin dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi masyarakat desa. Kompetensi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kewirausahaan dan inovasi. Selain itu, kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi. Temuan penelitian menegaskan bahwa penguatan human capital melalui pendidikan dan pelatihan berbasis praktik menjadi strategi penting dalam meningkatkan kompetensi, perilaku kewirausahaan, dan inovasi masyarakat desa untuk mendukung kemandirian ekonomi lokal di era digital. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, perguruan tinggi, dan pendamping UMKM dalam mengembangkan program pelatihan kewirausahaan berbasis teknologi dan potensi lokal
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Menghadapi Tantangan Transformasi Digital dan Ekonomi Lokal Hima Barima
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2032

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Blater, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga dengan tujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada aspek manajemen sumber daya manusia (SDM) dan literasi digital. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan SDM dalam usaha mikro serta terbatasnya kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pembagian tugas, kepemimpinan, motivasi, dan kedisiplinan dalam usaha. Peserta juga mulai mengenal dan mempraktikkan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Selain itu, kegiatan ini berhasil mendorong integrasi nilai-nilai lokal seperti gotong royong dan kebersamaan dalam pengelolaan usaha. Dengan demikian, program ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan, motivasi, dan daya saing masyarakat Desa Blater. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan lanjutan, penguatan manajemen keuangan, serta kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga terkait.
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Balita melalui Manajemen Layanan dan Pencatatan Digital Sederhana Lindawati Sipahutar; Hima Barima
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2487

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu Balita Menara Samawa RW 15, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, dalam manajemen layanan, komunikasi edukatif, dan pencatatan data sederhana berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif-edukatif dengan metode pelatihan, diskusi, simulasi, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 20 orang, terdiri atas 12 kader Posyandu, 3 pengurus PKK/RW, dan 5 perwakilan ibu balita. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi praktik, dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kader, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 57,5 meningkat menjadi 81,9 pada post-test, atau meningkat sebesar 24,4 poin. Peningkatan terjadi pada aspek manajemen layanan, komunikasi edukatif, dan pencatatan data sederhana berbasis digital. Kegiatan ini juga menghasilkan format pencatatan sederhana dan rekomendasi alur layanan Posyandu balita. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan kader dapat mendukung layanan Posyandu yang lebih tertib, komunikatif, terdokumentasi, dan berkelanjutan.
Employee Performance in a Tourism Organization: The Roles of Training, Discipline, and Work Climate Nisa Nur Komariah; Hima Barima
MANABIS: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/manabis.v5i2.7526

Abstract

Employee performance is a critical issue in tourism service organizations because it directly affects service quality, visitor experience, and operational reliability. This study examines the effects of job training, work discipline, and work climate on employee performance at Owabong Waterpark Purbalingga, Indonesia. Grounded in the Ability–Motivation–Opportunity (AMO) framework, job training is positioned as an ability-enhancing factor, work discipline as a behavioral regulation aspect of motivation, and work climate as an opportunity-enhancing factor. A quantitative explanatory design was employed using a cross-sectional survey of 131 employees. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS. The results show that job training, work discipline, and work climate positively and significantly affect employee performance. Work discipline has the strongest effect, indicating the importance of punctuality, responsibility, attendance, and procedural compliance in waterpark operations. The model explains 79.5% of the variance in employee performance. This study extends the AMO framework to an attraction-based regional tourism context and provides practical guidance for improving employee performance through training, discipline reinforcement, and a supportive work climate.
THE DARK SIDE OF AI-ENABLED HRM: PERCEIVED ORGANIZATIONAL INJUSTICE, EMPLOYEE PRIVACY CONCERN, AND WELL-BEING Hima Barima; Lindawati Sipahutar
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 21 No. 2 (2026): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v21i2.11582

Abstract

This article develops an employee-centered framework to explain the dark side of AI-enabled human resource management (AI-HRM). Method: Using a structured integrative conceptual review, it synthesizes 52 peer-reviewed articles published between 2019 and 2025, seven foundational sources, and one official report. Findings: Five mechanisms—algorithmic bias, opacity, workplace surveillance, privacy-invasive people analytics, and algorithmic control—influence perceived organizational injustice, employee privacy concern, and work autonomy. These experiences affect psychological, work-related, and relational well-being both directly and indirectly through organizational trust. Four pathway-specific governance capabilities—algorithmic accountability, actionable explainability, privacy-preserving data governance, and meaningful human oversight—can mitigate these risks. The framework is conceptual rather than empirically tested; its ten core propositions therefore require future validation. Contribution: By integrating previously fragmented research on AI-HRM, fairness, privacy, algorithmic management, and well-being, the article offers a parsimonious and testable framework with practical guidance for responsible AI-HRM. Abstrak dalam Bahasa Indonesia : Artikel ini mengembangkan kerangka yang berpusat pada karyawan untuk menjelaskan sisi gelap manajemen sumber daya manusia berbasis kecerdasan buatan (AI-HRM). Metode: Dengan menggunakan tinjauan konseptual integratif yang terstruktur, artikel ini menyintesis 52 artikel ilmiah yang terbit pada 2019–2025, tujuh rujukan teoretis fundamental, dan satu laporan resmi. Hasil: Lima mekanisme—bias algoritmik, opasitas, pengawasan di tempat kerja, analitik tenaga kerja yang invasif terhadap privasi, dan kontrol algoritmik—memengaruhi persepsi ketidakadilan organisasi, kekhawatiran privasi karyawan, dan otonomi kerja. Pengalaman tersebut memengaruhi kesejahteraan psikologis, pekerjaan, dan relasional, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepercayaan organisasi. Empat kapabilitas tata kelola yang spesifik pada jalur—akuntabilitas algoritmik, eksplainabilitas yang dapat ditindaklanjuti, tata kelola data yang menjaga privasi, dan pengawasan manusia yang bermakna—dapat mengurangi risiko tersebut. Kerangka ini bersifat konseptual dan belum diuji secara empiris; karena itu, sepuluh proposisi intinya memerlukan validasi pada penelitian mendatang. Kontribusi: Artikel ini mengintegrasikan riset AI-HRM, keadilan, privasi, manajemen algoritmik, dan kesejahteraan ke dalam kerangka yang ringkas, dapat diuji, dan relevan bagi tata kelola AI-HRM yang bertanggung jawab.
PENGARUH KOMPENSASI, DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN JNE DI KOTA TEGAL Hima Barima; Anastasia Anggarkusuma Arofah
Perwira Journal of Economics & Business Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v1i2.21

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh kompensasi, disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. JNE Cabang Kota Tegal. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan besarnya sampel sebanyak 100 responden. Hasil menunjukkan bahwa kompensasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT. JNE Cabang Kota Tegal, hal ini dibuktikan dengan nilai sig. hitung lebih besar dari pada 0,05, yaitu 0,604 > 0,05. Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT. JNE Cabang Kota Tegal, hal ini dibuktikan dengan nilai sig. hitung lebih kecil dari pada 0,05, yaitu 0,030 < 0,05. Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT. JNE Cabang Kota Tegal, hal ini dibuktikan dengan nilai sig. hitung lebih kecil dari pada 0,05, yaitu 0,046 > 0,05. Kompensasi, disiplin kerja dan motivasi kerja memiliki proporsi pengaruh terhadap kinerja karyawan sebesar 17,3% sedangkan sisanya 82,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada didalam model regresi linier. Kata Kunci: kompensasi, disiplin kerja, motivasi kerja dan kinerja karyawan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI APLIKASI HUGELKULTUR UNTUK MENUNJANG KEMANDIRIAN EKONOMI DAN PANGAN RUMAH TANGGA : Aplikasi Hugelkultur Bayu Mahendra; Aji Priambodo; Maman Sulaeman; Suwali Suwali; Teguh Djuharyanto; Hima Barima
Perwira Journal of Community Development Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v2i1.77

Abstract

Desa Nangkasawit merupakan salah satu dari 13 desa di wilayah Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga, Jarak tempuh ke Kabupaten 15 km dan ke Kantor Kecamatan Kejobong 5 km. Desa Nangkasawit memiliki wilayah seluas 157.577 Ha yang terdri dari tegalan/lahan kering 73 Ha , pemukiman seluas 75 Ha serta tanah lainnya seluas 2.577 Ha dan berada pada ketinggian 560 m di atas permukaan laut. Pemberdayaan merupakan unsur pertama untuk memperkuat potensi dan daya yang dimiliki, serta membuka akses kepada berbagai peluang yang akan membuat masyarakat menjadi makin berdaya dalam memanfaatkan peluang. pembentukan kelompok usaha wujud dari adanya pembangunan. Agar dapat mencapai ketahanan pangan dalam suatu wilayah maka diperlukan masyarakat yang kuat dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan untuk mengelola sumber daya alam disekitarnya. Keberdayaan masyarakat itu sendiri menjadi sumber dari apa yang di dalam wawasan politik disebut sebagai ketahanan nasional. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh team dosen dari Universitas Perwira Purbalingga adalah mengaplikasikan model hugelkultur kepada masyarakat Desa Nangkasawit, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
Pengabdian PENGABDIAN PEMBERDAYAAN PETANI DATARAN TINGGI MELALUI VERTIKULTUR DAN INOVASI PENGOLAHAN TANAH Bayu Mahendra; Hima Barima; Suprapto Suprapto; Teguh Djuharyanto; Suwarni Suwarni
Perwira Journal of Community Development Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v2i2.141

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dataran tinggi dengan teknologi vertikultur dan inovasi teknologi pengolahan tanah. Pemberdayaan merupakan unsur pertama untuk memperkuat potensi dan daya yang dimiliki, serta membuka akses kepada berbagai peluang yang akan membuat masyarakat menjadi makin berdaya dalam memanfaatkan peluang. Pembentukan kelompok usaha wujud dari adanya pembangunan. Pemberdayaan merupakan unsur pertama untuk memperkuat potensi dan daya yang dimiliki, serta membuka akses kepada berbagai peluang yang akan membuat masyarakat menjadi makin berdaya dalam memanfaatkan peluang.Pemberdayaan dilakukan dengan peningkatan akses modal bantuan usaha, peningkatan akses pengembangan sumberdaya manusia (peternak) dan peningkatan akses sarana prasarana yang mendukung langsung sosial ekonomi.
PENYULUHAN PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICE (GHP) PETANI DATARAN TINGGI KOMODITAS KOPI ARABIKA DI DESA BABADAN KECAMATAN PAGENTAN KABUPATEN BANJARNEGARA Victor Bintang Panunggul; Bayu Mahendra; Suwali Suwali; Ayu Sitanini; Afif Hendri Putranto; Hima Barima
Perwira Journal of Community Development Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v3i1.157

Abstract

Rancangan kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini, yaitu dengan cara melakukan pendekatan dengan melihat secara langsung dan mengidentifikasi masalah yang ada di Desa Babadan, Banjarnegara. Pendekatan ini dengan melakukan wawancara dan observasi pengelolaan koperasi yang mengumpulkan hasil kopi dari petani dan mengolah kopi untuk kemudian diekspor. Hasil observasi menjadi acuan untuk menentukan penerapan Good Handling Practice (GHP). Setelah persiapan awal dan hasil observasi didapatkan maka team pengabdian menentukan waktu yang tepat guna memberikan penyadaran dan pengetahuan secara umum mengenai GHP kepada petani kopi arabica. Berdasarkan hasil pembahasan dari pengabdian pendampingan dalam penerapan (GHP) pada Kopi Arabika di Desa Babadan Banjarnegara, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Petani mampu membuat perencanaan yang didasarkan pada permasalahan tentang penanganan pasca panen kopi arabika di petani kopi Desa Babadan. (2) Petani mampu mempraktekan pasca panen kopi sesuai tahapan-tahapan standar GHP. Peserta memiliki motivasi yang kuat untuk menerapkan dan mengembangkan ilmu yang sudah didapatkan melalui kegiatan pengabdian.
PENYULUHAN SISTEM INFORMASI AGRIBISNIS DI DESA KEDARPAN KECAMATAN KEJOBONG KABUPATEN PURBALINGGA Bayu Mahendra; Jefri Prayitno Bangkit; Ari Budi Riyanto; Hima Barima; Yonathan Ito; Lingga Arti Saputra
Perwira Journal of Community Development Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v3i2.202

Abstract

Artikel ini akan membahas perkembangan sistem informasi di Indonesia, bagaimana peran TIK dalam transformasi digital, serta tantangan dan potensi di masa depan. Tantangan dan Potensi Masa Depan Meskipun perkembangan sistem informasi telah membawa banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah kesenjangan digital, di mana akses dan penggunaan teknologi masih terbatas di beberapa wilayah, terutama di daerah pedesaan. Perkembangan agribisnis di Indonesia telah berkontribusi besar terhadap perekonomian negara dan kesejahteraan petani. Diversifikasi produk pertanian, pemanfaatan teknologi dan inovasi, serta penguatan infrastruktur dan pasar menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan dan mendorong pertumbuhan sektor ini. Dengan dukungan pemerintah, swasta, dan masyarakat, agribisnis Indonesia diharapkan akan semakin maju dan berkelanjutan, memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor ini. Penyuluhan tentang sistem informasi adalah suatu bentuk pendekatan edukatif yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya teknologi informasi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan materi tentang pentingnya Pentingnya Sistem Informasi dibidang Agribisnis.