Tanaman busi merupakan salah satu jenis tumbuhan asli dan eksotik yang berpotensi untuk pengembangan di daerah lahan kering yang telah teridentifikasi, namun informasi mengenai hasil dan kualitas hijauan yang dihasilkan dan bagaimana hal ini dipengaruhi oleh interval pemangkasan masih terbatas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dan desain eksperimen yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan setiap perlakuan diulang 4 kali. Perlakuan yang dicobakan adalah interval pemangkasan 8, 12, dan 16 minggu. Selain itu, dilakukan juga uji perbandingan berpasangan antara hasil interval 8 minggu dan akumulasinya dengan 8 minggu selanjutnya. Hasil penelitian pada parameter jumlah tunas, panjang tunas, rasio batang dan daun, kandungan BK, kandungan BO, produksi BS per pohon, produksi BK per pohon, dan produksi BO per pohon tanaman busi (Melochia umbellata) diukur pada minggu ke 8, minggu ke – 12, dan minggu ke - 16 yang ditanam di lahan kering tidak memberikan pengaruh berbeda nyata (P>0,05). Kemampuan pertumbuhan dan produksi tanaman busi yang ditanam pada lahan kering dengan interval umur pemotongan minggu ke 8, minggu ke 12, dan minggu ke 16 tidak berbeda nyata namun terdapat respon pertambahan panjang tunasnya yang menunjukkan masih mampu memproduksi hormon pertumbuhan sekalipun ditanam pada lahan kering.