Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Tingkat Adaptasi LingkunganKampus pada Mahasiswa Keperawatan TA. 2024 Endah Dwi Kusuma; Slamet Riyanto; Deasti Nurmaguphita
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.88

Abstract

Mahasiswa semester awal keperawatan menghadapi tantangan adaptasi berupa tekanan akademik, perubahan lingkungan sosial, dan tuntutan kemandirian. Hambatan dalam penyesuaian diri dapat berdampak pada kesehatan mental, prestasi belajar, dan relasi sosial. Dukungan teman sebaya berperan penting dalam memfasilitasi proses adaptasi mahasiswa melalui pemberian bantuan emosional, informasi, dan rasa kebersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan teman sebaya dengan tingkat adaptasi mahasiswa semester awal di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. untuk mengetahui hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat adaptasi lingkungan kampus pada mahasiswa keperawatan tahun ajaran 2024 di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa baru tahun ajaran 2024 sejumlah 210 orang, dan sampel berjumlah 68 responden yang dipilih secara stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Dukungan Teman sebaya untuk mengukur dukungan teman sebaya dan SACQ untuk mengukur tingkat adaptasi. Terdapat hubungan signifikan dan positif antara dukungan teman sebaya dengan penyesuaian diri mahasiswa keperawatan tahun ajaran 2024. Pada penelitian ini semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya yang dialami mahasiswa Keperawatan tahun ajaran 2024, maka semakin tinggi tingkat adaptasinya pada lingkungan kampus di Universitas Aisyiyah Yogyakarta.  
Faktor Ketidakpatuhan Minum Obat pada Pasien Skizofrenia Silvia Agustina Ahmadi; Prastiwi Puji Rahayu; Deasti Nurmaguphita
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v5i1.7283

Abstract

Long-term treatment adherence is critical for schizophrenia patients, yet non-adherence remains a significant global challenge, contributing to relapse, re-hospitalization, and increased healthcare costs. Understanding the underlying multidimensional factors is crucial for developing effective interventions. This systematic literature review aims to identify and categorize the dominant factors contributing to medication non-adherence among schizophrenia patients, based on current quantitative evidence (2019-2024). A systematic search of Google Scholar and PubMed targeted quantitative cross-sectional studies using the PICOST framework. Article selection followed PRISMA guidelines, and quality was assessed using the JBI Critical Appraisal Checklist. Seven articles were included in the final narrative synthesis. The synthesis confirms that non-adherence is multifactorial. Identified factors were categorized into three groups: (1) Patient-related factors (e.g., poor illness insight, feeling cured, treatment fatigue); (2) Treatment-related factors (e.g., medication side effects, therapy duration); and (3) System and social factors (e.g., low family support, stigma, poor therapeutic alliance). Non-adherence is a complex issue arising from the interplay of patient, treatment, and social factors. Low family support and poor patient knowledge consistently emerge as key determinants. Interventions require a holistic approach extending beyond pharmacotherapy, focusing on comprehensive psychosocial education for patients and families, active side-effect management, and strengthening the family's role in care.