Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Parenting dalam Perkembangan Anak Remaja di Lingkungan Keluarga (Studi Kasus: Pada Tim Dawis Mutiara Gading Kelurahan Sendangmulyo Kota Semarang) Rohmansyah, Nur Azis
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v3i2.3561

Abstract

Parenting is how to educate parents to children, either directly or indirectly. The purpose of this Community Service (PKM) activity for parents who are members of the dawis team in Sendangmulyo Village, Semarang City is to increase understanding of parenting and its impact on children and adolescents as well as negative effects such as drug abuse, free sex and marriage early. The target to be achieved is to provide knowledge and skills regarding parents' understanding of parenting for children and adolescents as well as parents' understanding of the impact of parenting for children and adolescents in the Dawis Mutiara Gading Team, Sendangmulyo subdistrict, Semarang City optimally, through PKM activities for the Dawis Team . The method used is parenting and socialization. The output of this activity are: 1) Increased knowledge and insight of parents regarding parenting and its impact on children and adolescents. 2) Increased skills in caring for children and adolescents and being able to prevent as early as possible children and adolescents from falling into negative things such as drug abuse, free sex and early marriage. The conclusion from this PKM activity is the importance of the knowledge and skills of the parents of the dawis team members in raising, accompanying and educating families and children towards quality families. Creativity is needed in managing parenting, learning activities and sex education from an early age, especially in providing creative and innovative learning media.
Pencegahan Stunting Pada Masyarakat Desa Laban Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal Hadi, Husnul; Zhannisa, Utvi Hinda; Rohmansyah, Nur Azis; Wiyanto, Agus
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i2.19378

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang sering terjadi pada anak di bawah usia lima tahun, berdampak pada perkembangan fisik mereka. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh malnutrisi pada ibu selama kehamilan atau kurangnya asupan gizi pada anak selama masa tumbuh kembang. Di Desa Laban, salah satu tanda stunting yang paling sering diamati adalah tinggi badan anak yang lebih pendek dibandingkan dengan teman sebaya mereka. Meskipun tinggi badan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, stunting mencerminkan keterlambatan pertumbuhan yang membutuhkan perhatian serius. Beberapa langkah untuk mengatasi masalah stunting meliputi pemenuhan kebutuhan gizi sejak masa awal kehamilan hingga anak berusia dua tahun, pemberian ASI eksklusif hingga usia enam bulan, serta memastikan anak mendapatkan imunisasi secara lengkap. Untuk mencegah stunting, tim pengabdi telah melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat Desa Laban.  Kegiatan penyuluhan, penyuluhan dilakukan melalui pendekatan kelompok sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan masyarakat lainnya dengan materi tentang penyebab, dampak, dan pencegahan stunting. Berdasarkan hasil survei akhir yang dilakukan, didapat hasil pemahaman pencegahan stunting pada masyarakat sebagai berikut; 10% berada pada kategori rendah, 30% pada kategori sedang, 60% pada kategori baik.
PENGARUH LATIHAN PRECISION WITH TEMPO TERHADAP AKURASI PUKULAN GROUNDSTROKE PADA UKM TENIS LAPANGAN UNY Sunaryo, Sunaryo; As Shafi, Sabda Hussain; Pamungkas, Galih; Rohmansyah, Nur Azis; Rahayu, Puji
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 31 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v31i1.84210

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari latihan "precision with tempo" terhadap akurasi teknik pukulan groundstroke pada Unit Kegiatan Mahasiswa Tenis Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, metode penelitian eksperimen semu ini menggunakan metode one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain UKM Tenis Lapangan UNY. Sampel dalam penelitian ini adalah 12 pemain UKM tenis lapangan UNY yang tingkat akurasi teknik pukulan groundstroke-nya masih rendah, bukan pemain inti UNY dan pemain dalam level menengah. Instrumen untuk tes yang digunakan adalah Hewitt Tennis Test untuk menilai tingkat akurasi dengan melakukan pukulan groundstroke forehand dan backhand dengan menggunakan target yang telah ditentukan. Adapun teknik analisis data menggunakan uji paired-t test, yaitu dengan maksud untuk membandingkan nilai rerata dari hasil pre- test dan post-test sebelum dan sesudah perlakuan dengan sampel yang sama. Sebelum uji paired-t test, terlebih dahulu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan metode latihan precision with tempo, rata-rata skor groundstroke forehand maupun groundstroke backhand mengalami peningkatan, yaitu groundstroke forehand sebesar 2,77 dan groundstroke backhand sebesar 3,87. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model latihan "precision with tempo" terhadap akurasi pukulan groundstroke pada UKM Tenis Lapangan UNY. THE EFFECT OF "PRECISION WITH TEMPO" EXERCISES ON THE ACCURACY OF GROUNDSTROKE PUNCH TECHNIQUES IN THE FIELDS TENNIS STUDENTS ACTIVITY UNIT OF YOGYAKARTA STATE UNIVERSITY AbstractsThe purpose of this study was to determine the effect of "precision with tempo" exercises on the accuracy of groundstroke punch techniques in the Fields Tennis Students Activity Unit   of Yogyakarta State University. This was a quasi-experimental research using the one group pretest posttest design method. The population in this study were players of Fields Tennis Students Activity Unit of Yogyakarta State University with sample of 12 players whose accuracy of groundstroke punch technique was still low, not the core players and mid-level players. The instrument for the test used is the Hewitt Tennis Test to assess the level of accuracy by forehand and backhand groundstroke by using a predetermined target. The data analysis technique uses paired-t test, which is intended to compare the mean values of the pre-test and post-test results before and after treatment with the same sample. Before the paired-t test, performed the normality test and homogeneity test. The results showed that after practicing precision with tempo methods, the average forehand groundstroke and backhand groundstroke scores increased, namely the forehand groundstroke of 2.77 and the backhand groundstroke of 3.87. Thus, it can be concluded that there is an influence of the "precision with tempo" training model on the accuracy of groundstroke at the players of Fields Tennis Students Activity Unit of Yogyakarta State University.
Menjadi Guru Pjok Literat: Pelatihan Menulis Karya Ilmiah Bagi Guru Pjok Di Kedurus Surabaya Muhyi, Muhammad; Suharti, Suharti; Rohman, Ujang; Harwanto, Harwanto; Wiyarno, Yoso; Wiyanto, Agus; Rohmansyah, Nur Azis
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i2.23413

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan bekal pengetahuan yang memadai kepada guru PJOK di Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kedurus di tingkat SD  dalam penulisan artikel ilmiah keolahragaan. Pada saat ini para guru PJOK memerlukan pendampingan cara menulis artikel ilmiah keolahragaan yang baik. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam bentuk workshop, pendampingan langsung menulis artikel ilmiah keolahragaan. Guru PJOK yang terlibat sebanyak 22 orang yang tergabung dalam KKGO. Pelaksanaan dilakukan di SDN I Kedurus Karang Pilang, Fokus materi meliputi pentingnya karya tulis ilmiah keolahragaan, cara menulis artikel ilmiah, referensi berbasis aplikasi seperti mendeley, dan prosedur publikasi ke jurnal olahraga yang  terakreditasi. Instrumen pengukuran pelaksanaan kegiatan dengan angket yang bersisikan 10 pertanyaan.  Teknik analisis data deskriptif kuantitatif dalam bentuk persen. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan angket rata-rata bahwa  68.05% Pelaksanaan PKM kepada guru PJOK sangat setuju artinya memberikan makna sangat manfaat, 28.33%  dinilai setuju, artinya pelaksanaan PKM kepada guru PJOK bermanfaat, dan 3.6% mengatakan netral dan 2.8% tidak setuju. Kesimpulan, pelatihan karya tulis ilmiah keolahragaan sangat menjawab kebutuhan dan bermanfaat bagi guru PJOK KKGO kedurus Surabaya.
Peningkatan Manajemen Event Organizer melalui Stimulus Sarana dan Prasarana Olahraga Sepakbola Setyawan, Danang Aji; Wibisana, Muh Isna Nurdin; Kresnapati, Pandu; Hadi, Husnul; Rohmansyah, Nur Azis; Wiyanto, Agus
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i1.19090

Abstract

Desa Krapyak Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara memiliki lahan berupa lapangan sepakbola yang memadai. Sementara sumberdaya manusia juga sebenarnya sangat mumpuni untuk mengelola kegiatan masyarakat. Namun belum adanya keterlibatan dan stimulus dari luar yang menggerakan dua komponen tersebut untuk memaksimalkan potensi yang ada. Metode yang digunakan adalah, demonstrasi, treatment, kualitatif dan kuantitatif. Metode pengabdian dengan prosedur pretest pemahaman manajemen penyelenggaraan event olahraga, kemudian dilanjutkan penyuluhan materi selama dua hari dan ditutup dengan posttest tentang pemahaman manajemen penyelenggaraan event olahraga. Alat ukur pretest dan posttest menggunakan instrument kuesioner tertutup tentang pemahaman manajemen penyelenggaraan event olahraga. Responden kegiatan ini adalah 30 karang taruna desa krapyak Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. Hasil akhir yang diperoleh dari program pengabdian adalah peningkatan tingkat pemahaman manajemen olahraga sebesar 22%.  Hasil dari kegiatan ini Karang Taruna mampu secara mandiri membuat dan melaksanakan ecent olahraga terutama bidang sepakbola. Potensi sarana dan prasarana didukung dengan kemampuan sumber daya manuasia yang baik merupakan paket yang sempurna untuk meningkatkan kualitas desa secara umum.
PERAN GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DALAM UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER KEWARGANEGARAAN Rohmansyah, Nur Azis
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2015): JULI 2015
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v5i2.906

Abstract

Pendidikan karakter pada intinya?é?á bertujuan?é?á membentuk ?é?ábangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, berjiwa patriotik, berkembang dinamis,?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á berorientasi?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á ilmu pengetahuan dan teknologi yang semuanya dijiwai oleh iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa berdasarkan Pancasila. Pendidikan karakter berfungsi mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik, memperkuat dan membangun perilaku bangsa yang multikultur, meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam pergaulan dunia. Dalam hidup berbangsa dan bernegara dewasa ini Penjasorkes sangatlah penting?é?á dalam mewujudkan pribadi bangsa yang berkualitas dan Penjasorkes haruslah mampu menumbuhkan kemandirian. Sehingga peserta didik dapat tumbuh sebagai manusia yang berkualitas dalam keidupan berbangsa dan bernegara. Akan tetapi di zaman yang sudah maju Penjasorkes seolah-olah terlupakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Karena dengan Penjasorkes diharapkan bisa membentuk karakter peserta didik yang memiliki kepribadian. Kepribadian adalah ciri atau karakteristik atau gaya atau sifat khas dari diri seseorang yang bersumber dari bentuk-bentuk yang diterima dari lingkungan misalnya keluarga pada masa kecil, dan juga bawaan seseorang sejak lahir. Sudah saatnya bagi tiap sekolah untuk melaksanakan kembali Pancasila sebagai acuan dasar dalam membentuk karakter peserta didik. Terbukti Pancasila sangat kaya akan nilai-nilai keutamaan hidup yang mampu mensejahterakan masyarakat Indonesia. Satu-satunya jalan mewujudkan kesejahteraan adalah melalui pendidikan karakter. ?é?á Kata kunci: Pendidikan Karakter, Penjaorkes, Kepribadian
Pelatihan kombinasi masase dan stretching di Kampung Emas, Krapyak, Seyegan Rohmansyah, Nur Azis; Sumarjo; Prasetyo, Yudik
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 29, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v29i2.90669

Abstract

Terapi masase adalah teknik sentuhan atau usapan yang di rangkai sedemikian rupa yang di desain untuk mengurangi nyeri, menormalkan tonus otot atau jaringan guna mengembalikan gerak dan fungsi sistem muskuloskeletal yang didahului dengan pemeriksaan dan evaluasi secara komperehensif terhadap keluhan pasien. Stretching adalah bentuk dari penguluran atau peregangan pada otot-otot di setiap anggota badan agar dalam setiap melakukan aktivitas terdapat kesiapan serta untuk mengurangi dampak cedera yang sangat rentan terjadi. Oleh karena itu, urgensi dari permasalahan ini adalah perlu adanya Pelatihan Kombinasi Terapi Masase dan Stretching di Kampung Emas Krapyak Seyegan agar pengelola atau instruktur pendamping dapat melakukan pertolongan pertama dan pencegahan perawatan cedera aktivitas atau olahraga yang terjadi. Tujuan: kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini diadakan dengan tujuan (1) Untuk memberikan pelatihan Kombinasi Terapi Masase dan Stretching di Kampung Emas Krapyak Seyegan dan (2) Untuk meningkatkan keterampilan serta pengetahuan pengelola dan instruktur tentang Kombinasi Terapi Masase dan Stretching. Metode: pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini diberikan dengan melakukan pelatihan secara langsung kepada pengelola tentang Kombinasi Terapi Masase dan Stretching. Target luaran: luaran dari kegiatan PkM ini diharapkan mampu mewujudkan naskah kerjasama/IA, dan video pelatihan Kombinasi Terapi Masase dan Stretching. Melalui kegiatan ini, masyarakat kampung emas krapyak ix tidak hanya memperoleh manfaat kesehatan, tetapi juga peluang untuk mengembangkan keterampilan yang dapat diaplikasikan secara praktis dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk mendukung kemandirian ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup penyampaian teori tentang konsep dasar sport massage, demonstrasi teknik oleh praktisi profesional, dan praktik langsung yang melibatkan peserta secara aktif. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman, serta observasi langsung selama praktik untuk menilai penguasaan teknik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat dan teknik sport massage, serta antusiasme untuk mempraktikkannya secara mandiri. Kendati demikian, terdapat saran untuk memperpanjang durasi praktik untuk pendalaman keterampilan. Dengan pendekatan komprehensif, sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat kampung emas krapyak ix.
Peningkatan Literasi Keagamaan Melalui CALISTUNGAN CAMP dan Hijaiyah di PERMITHA (Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand) Rohmansyah, Nur Azis; Wibisana, Muh Isna Nurdin; Hadi, Husnul; Wiyanto, Agus; S, Supriyono Purwo
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i2.15578

Abstract

Tim PKM UPGRIS dan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) Thailand berupaya untuk melakukan inisiatif membuat pusat atau camp pendidikan keagamaan yang bersifat informal dengan sistem yang fleksibel sehingga mudah dijangkau dan dilaksanakan secara mandiri kelak. Fokus kami kepada anak-anak dari mahasiswa PERMITHA untuk mendapatkan pendidikan informal berupa Calistungan Camp (baCa tuLis hiTUNGAN) dan Hijaiyah Camp Keagamaan serta siswa harus diberikan materi pendidikan berbasis karakter dengan tujuan agar siswa mengetahui tentang: (1) Karakter anak; (2) Akhlak sebagai kunci karakter; dan (3) Sejarah para nabi dan rosul sebagai contoh karakter.  Sasaran program pengabdian adalah para siswa Sekolah Indonesia Bangkok (SIB)  yang bertempat di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok yang berjumlah 76 siswa, yang duduk di bangku TK, SD, SMP dan SMA. Pelaksanaan program pengabdian dilakukan dengan cara mengadakan workshop dan seminar dengan penyampaian beberapa materi tentang upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalisasikan pendidikan berbasis karakter siswa. Hasil akhir yang diperoleh dari program pengabdian adalah peningkatan sikap dan karakter siswa, terutama pada penerapan pendidikan berbasis karakter yang dilakukan siswa dalam kehidupan seharihari sehingga siswa selalu bersikap dan bertingkah laku sesuai dengan karakter yang telah diketahui dan dapat menerapkannya dalam kehidupan dengan orang tua, guru, serta teman.