Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Konsep Desain Citra Kawasan Eduwisata Herbal di Kota Batu Choirul Mahfud; Zainul Muhibbin; Niken Prasetyawati; Arman Hakim Nasution; Gogor Arif Handiwibowo; Hertiari Idajati; Ema Umilia; Edy Subali
Janaka, Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): May 2021
Publisher : LP3M STAI Darussalam Krempyang Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/janaka.v3i2.288

Abstract

ABSTRACT The village community needs the development of alternative designs that are suitable for the Herbal Education area in Batu City for the progress of Indonesia. The activities' strategy is planning an alternative design concept for the Batu City Herbal Education Area. This community service has theoretical benefits that add insight and knowledge about determining educational tours' location with various approaches. In practical terms, several added values are useful for providing input to officials and policymakers for Batu City tourism development, specifically in developing tourism with the concept of education through city image theory. This activity's impact is a good effect of these activities, especially landmarks that function optimally in building the area's image for visitors/observers in the development of the herbal education area of Batu City. More than that, it can also provide an impression/experience to visitors/observers regarding the state of the Batu City herbal education area. Also, to support in comparing the herbal education area of Batu city.
Preferensi Hunian Generasi Z Berdasarkan Faktor Demografi yang Berpengaruh (Studi Kasus : Kota Surabaya) Fariz Aditya Pratama; Hertiari Idajati
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.85048

Abstract

Dilihat dari usia nya saat ini Generasi Z mulai memasuki tahap awal dalam fase karir merumah (housing careers). Secara jumlah Generasi Z di Kota Surabaya cukup dominan yakni mencapai 24,7% dari total populasi. Hal ini turut memicu terciptanya segmen baru dalam pasar hunian. Sehingga pemerintah dan pengembang selaku penyedia perlu menggali informasi lebih dalam mengenai preferensi Generasi Z terkait hunian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi Generasi Z terkait hunian berdasarkan faktor-faktor demografi yang berpengaruh. Dalam mencapai tujuan tersebut, perlu diketahui terlebih dahulu variabel demografi mana saja yang mempengaruhi preferensi hunian. Untuk menemukan dependensi antar variabel dilakukan analisis regresi linear berganda menggunakan software IBM SPSS 25. Hasil analisis regresi akan diolah menggunakan metode statistik deskriptif guna merumuskan preferensi karakteristik hunian. Hasil penelitian terhadap 110 orang responden Generasi Z menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin, ukuran keluarga, tahapan siklus hidup, dan penghasilan berpengaruh signifkan terhadap preferensi hunian seseorang. Berdasarkan kondisi demografinya, Generasi Z pada penelitian ini memiliki kecenderungan untuk memilih tinggal pada hunian berstatus milik sendiri, bertipe landed housing, dan menggunakan sistem pembayaran angsuran.
Karakteristik Permukiman Kumuh di Kampung Nelayan Kejawan Lor berbasis Eco-Settlements Nabila Azzahra Tiara Diska; Hertiari Idajati
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.94547

Abstract

Surabaya dikenal dengan kota yang berwawasan lingkungan masih terdapat kurang lebih 145,89 Ha yang termasuk pada kawasan permukiman kumuh yang persebarannya hampir di seluruh kelurahan. Kampung Nelayan Kejawan Lor termasuk diantaranya dimana pertumbuhan serta perkembangan Kampung Nelayan Kejawan Lor di Kelurahan Kenjeran masih belum didukung dengan pemenuhan prasarana dasar permukiman yang baik sehingga makin mengarahkan pada lingkungan yang identik dengan kekumuhan. Pendekatan Eco-Settlements dipilih karena menggunakan indikator sosial, ekonomi serta ekologi yang tentunya membantu dalam penanganan permukiman kumuh disertai pula peran institusi yang kapabel. Oleh karena itu penentuan karakteristik permukiman kumuh di Kampung Nelayan Kejawan Lor dilakukan menggunakan pendekatan Eco-Settlements dan menjadi tujuan dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara terhadap masyarakat di area penelitian. Metode analisa yang digunakan adalan analisa deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa dilihat dari indikator ekonomi masyarakat masih dibawah UMK Kota Surabaya, indikator sosial terlihat jumlah pendatang yang bertambah tiap tahunnya disertai dengan pendidikan rata-rata adalah SMP, indikator ekologi terlihat bahwa sampah yang ada berpengaruh terhadap kondisi drainase serta kepadatan bangunan yang tergolong tinggi, dan indikator kelembagaan terlihat sudah adanya peran institusi namun diperlukan konsistensi dalam implementasinya dan adanya kebijakan yang berlaku.
Identifikasi Indikator Pengembangan Pariwisata Berdasarkan Konsep Tourism Resilience di Kecamatan Kuta, Bali I Dewa Ayu Dinda Gita Dewi; Hertiari Idajati
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.98014

Abstract

Penyebaran pandemi Covid-19 berdampak pada seluruh sendi kehidupan, termasuk pariwisata sebagai sektor yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana yang dapat menimbulkan krisis. Kecamatan Kuta merupakan salah satu daerah di Bali yang diarahkan pengembangannya sebagai kawasan pariwisata sangat terdampak dari adanya pandemi Covid-19. Hal ini dapat dilihat dari adanya penurunan kunjungan wisatawan yang signifikan, penutupan fasilitas pariwisata, serta penurunan pendapatan dari sektor pariwisata. Dampak yang dialami Kecamatan Kuta menandakan bahwa sektor pariwisata di wilayah tersebut tidak memiliki resiliensi terhadap adanya bencana yang dapat menimbulkan krisis. Oleh karena itu mengidentifikasi indikator pengembangan pariwisata berdasarkan konsep tourism resilience di Kecamatan Kuta menjadi tujuan penelitian ini. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner tertutup terhadap para pakar memahami komponen pariwisata di Kecamatan Kuta dengan metode analisis delphi. Hasil dari penelitian ini didapatkan 3 indikator dan 25 variabel tourism resilience yang berpengaruh di Kecamatan Kuta yang dikelompokkan ke dalam komponen pariwisata aksesibilitas, atraksi, ancillary, dan amenitas.
Identifikasi Karakteristik Kampung Wisata pada Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden Safadilla Naurely Widianto; Hertiari Idajati
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.98143

Abstract

Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden berlokasi di Kelurahan Nginden Jangkungan, Kota Surabaya terbentuk dari inisiasi masyarakat setempat ini memiliki banyak daya tarik wisata, di antaranya yakni: Taman Herbal, Perpustakaan Herbal, Pustaka Budaya dan Bank Sampah. Melihat banyaknya potensi yang dimiliki Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden diperlukan identifikasi karakteristik kampung wisata pada Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden untuk melihat potensi yang dapat dikembangkan menjadi kampung wisata yang memiliki nilai pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kampung wisata pada Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden. Metode pengumpulan data dilakukan secara primer melalui wawancara dan observasi dan secara sekunder melalui tinjauan teori terkait kampung wisata. Metode analisis yang digunakan adalah content analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden telah memiliki banyak potensi daya tarik wisata namun hal tersebut tidak didukung oleh adanya fasilitas pendukung dan aksesibilitas yang memudahkan untuk menjangkau lokasi kampung wisata.
Penentuan Daya Dukung dan Daya Tampung Pengembangan Kawasan Eduwisata Herbal Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu Hertiari Idajati; Ema Umilia; Ferry Dwi Cahya
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1540.479 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.89

Abstract

Dalam perencanaan kawasan eduwisata, daya dukung dan daya tampung kawasan merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui, agar nantinya output rencana bisa sesuai dengan kondisi eksisting wilayah perencanaan potensi dan masalah yang nantinya dapat memberikan rumusan konsep pariwisata berdasarkan kemampuan lahan di areal lahan Desa Oro-Oro Ombo. Desa ini sendiri memiliki potensi yang besar terkait dengan pengembangan kawasan pertanian, kehutanan, dan peternakan. Sehingga, sangat cocok untuk pengembangan kawasan eduwisata herbal. Dalam penyusunan daya dukung lahan untuk pembangunan kawasan eduwisata herbal perlu berbagai proses perencanaan yang turut dipertimbangkan. Dari luaran proses-proses tersebut bertujuan untuk dapat melakukan pengembangan Kawasan yang tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungannya dan tentunya juga memiliki kesesuaian lahan yang tepat guna. Hasil dari proses-proses tersebut berupa peta daya dukung dan daya tampung lahan (Satuan Kemampuan Lahan dan Analisis Kemampuan Lahan), serta kesesuaian lahan pertanian dan pariwisata
Eksplorasi Desain Logo Kawasan Edu Wisata Herbal Batu Ema Umilia; Hertiari Idajati; Cahyono Susetyo; Eko Budi Santoso; Rabendra Yudistira Alami; Naufan Noordyanto; Hermanto; Lusi Zafriana
Sewagati Vol 6 No 5 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1526.339 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i5.104

Abstract

Eduwisata merupakan salah satu potensi pariwisata di Kota Batu yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan nilai edukasi dan perekonomian di sekitarnya. Pengembangan eduwisata herbal di Kecamatan Batu masih sebatas pengembangan agrowisata perkebunan buah-buahan, sedangkan terdapat potensi lain berupa tanaman herbal/biofarmaka yang juga dapat dikembangkan menjadi agrowisata. Dalam perencanaan kawasan Eduwisata Herbal di Kota Batu ini perlu adanya eksplorasi terhadap desain logo menggunakan elemen grafis yang nantinya dapat digunakan untuk branding Kawasan Eduwisata Kota Batu. Sehingga Tujuan dari penelitian ini adalah eksplorasi desain logo Eduwisata herbal di Kota Batu untuk branding Kawasan Eduwisata Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan komparasi terhadap beberapa desain logo untuk mendapatkan hasil berupa desain logo yang sesuai dengan keinginan dan melambangkan identitas diri Kawasan Eduwisata Herbal Batu. Adapun elemen grafis yang dikembangkan berupa logo yang dibuat dengan beberapa langkah yang disesuaikan dengan kebutuhan eduwisata herbal oro-oro ombo, menghasilkan logo yang memiliki makna disetiap elemennya yaitu daun yang berarti herbal, tiga huruf “o” yang berarti oro oro ombo, serta bentuk menyambung yang bermaksud sustainable terhadap lingkungan, sosial dan ekonomi, serta bentuk huruf “o” yang berbasis lingkaran melambangkan eduwisata herbal yang lengkap.
Sistem Penanaman Virtual Sebagai Upaya Peningkatan Daya Tarik Eduwisata, Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu Hertiari Idajati; Didit Prasetyo; Iska Desmawati; Dian Saptarini; Ridho Rahman; Bagus Jati Santoso; Fatmala Ulfa Nurliyana
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2040.767 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.126

Abstract

Amke berada di Desa Oro-oro Ombo merupakan salah satu kawasan tersertifikasi pertanian organik di Kota Batu. Jenis komoditi perkebunan yang cukup potensial dan merupakan tanaman unggulan di antara lain produksi Jahe dan sereh. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Desa Oro-oro Ombo khusunya Amke memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai wisata edukasi dengan tema tanaman herbal. Pada dalam mengembangkan wisata edukasi tersebut perlu adanya kajian lebih lanjut terkait bagaimana konsep yang akan diterapkan dalam pengemasan daya tarik wisata herbal Eduwisata Amke. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan alternatif daya tarik wisata di Amke sebagai objek eduwisata, Desa Oro-oro Ombo khususnya pada masa pandemi ini yang membutuhkan sebuah daya tarik wisata secara virtual. Salah satu konsep yang dapat diusung dalam pengembangan suatu objek wisata adalah melalui pembuatan sistem penanaman tumbuhan herbal sereh yang divisualkan dalam bentuk video animasi dan kemudian dipublikasi dalam media sosial sehingga dapat diakses dimana saja oleh pengguna smartphone.
Pengolahan Data Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Untuk Kebutuhan Penyusunan Profil di Kecamatan Sukolilo Ummi Fadlilah Kurniawati; Ketut Dewi Martha Erli Handayeni; Siti Nurlaela; Hertiari Idajati; Fendy Firmansyah; Nursakti Adhi Pratomoadmojo; Riswan Sianturi Septriadi
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.244 KB)

Abstract

Sistem Informasi Geografis atau SIG merupakan sistem geospasial yang berperan penting dalam perencanaan pembangunan. SIG sebagai sistem yang mampu mengakomodasi data spasial dengan data atribut menjadi sebuah tampilan yang mampu memberikan analisis keruangan, dapat digunakan untuk memberikan informasi dalam perencanaan. Namun pemanfaatan SIG belum optimal, terutama pemanfaatan pada tingkat kecamatan karena data yang tersedia memiliki format yang kurang mendukung. Basis data di kecataman pada umumnya masih berupa data statistik, tidak bereferensi geografis, belum tersistem, dan belum terintegrasi. Salah satu kecamatan yang belum mempunyai data berbasis SIG adalah Kecamatan Sukolilo yang berlokasi di area sekitar Kampus ITS Surabaya. Kecamatan Sukolilo, di mana banyak perguruan tinggi berada, mempunyai data yang cukup dinamik karena terdapat banyak mahasiswa dari perguruan tinggi yang tinggal di sana. Oleh karena itu, diperlukan konsep pengolahan data berbasis SIG untuk Kecamatan Sukolilo. Pada penelitian ini, pengolahan data berbasis SIG dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu studi literatur, pengumpulan data, pengolahan data, pembuatan peta dan penarikan kesimpulan. Melalui pengolahan data ini diharapkan dapat membantu mempermudah pemerintah untuk mengetahui gambaran kondisi Kecamatan Sukolilo dan mendukung proses perencanaan pembangunan.
Identifikasi Variabel Berpengaruh pada Pengembangan Kawasan Agrowisata Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Miftahul Faiza; Hertiari Idajati
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.111909

Abstract

Kawasan Agrowisata Lubuk Minturun merupakan salah satu kawasan wisata yang berada di Kota Padang. Kawasan ini memiliki berbagai jenis daya tarik wisata serta potensi alam yang tersembunyi. Kawasan agrowisata ini memerlukan pengembangan dari berbagai aspek seperti aspek sumber daya manusia, daya tarik wisata, sarana dan prasarana hingga aksesibilitas. Selain itu adanya dampak negatif di sektor pariwisata pada masa pandemi covid-19 seperti penurunan jumlah pengunjung dan mempengaruhi nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengharuskan untuk mengetahui upaya pembangkitan kondisi sektor pariwisata di masa new normal. Selain itu pada pasca pandemi covid-19 produksi tanaman hias menurun. Dan juga kondisi infrastuktur penunjang agrowisata masih terdapat yang belum memenuhi standar tersedianya infrastruktur agrowisata. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi variabel berpengaruh pada pengembangan Agrowisata Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang., dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada stakeholders terpilih. Kemudian dilakukan analisis delphi pada hasil setiap kuesioner stakeholders terpilih untuk menemukan variabel berpengaruh pada pengembangan Kawasan Agrowisata Lubuk Minturun. Hasil dari penelitian didapatkan 21 variabel dan 26 sub-variabel yang berpengaruh pada pengembangan Kawasan Agrowisata Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Co-Authors Achmad Farabi Calyandra Adi Soeprijanto Alfie Zubaidah Aparamarta, Hakun Wirawasista Arief Abdurrakhman Arman Hakim Nasution Astaman, Syifa Nashella Rahmah Cindy Nur Aziza Rahman Della Kusumaning Putri Deva Danugraha Imandintar Dian Rahmawati Dian Rahmawati Didit Prasetyo Dini Faza Illiyin Edy Subali Eko Budi Santoso Elok Wuri Safitri Elok Wuri Safitri Ema Umilia Fariz Aditya Pratama Fatmala Ulfa Nurliyana Felicia Esterlita Nugroho Ferry Dwi Cahya Ferry Dwi Cahya Firmansyah, Fendy Fitri Dwi Agus Maulidiyah Fortuna, Shellyn Galih Pranata Galih Pranata Handayeni, Ketut Dewi Martha Erli Handiwibowo, Gogor Arif Hermanto I Dewa Ayu Dinda Gita Dewi I Putu Jiwandana Winata Imam Abadi Inas Yaumi Aisharya Indira Kurnia Dewi Inggar Rayi Arbani Irhamah Iska Desmawati Jatayu, Anoraga Jhon Jhohan Putra Kumara Dewa KDM Erli Handayeni Lailatul Jum'atin Jannah Lusi Zafriana Maghfirah Bungas Muwifanindhita Mahfud, Choirul Maulidya Aghysta Fristyananda Mega Widiyah Wati Miftahul Faiza Muchammad nurif, Muchammad Mulyadi, Yeyes Nabila Azzahra Tiara Diska Naufan Noordyanto Niken Prasetyawati Nina Yuniar Tantri Nugroho, Felicia Esterlita Nuri Iswoyo Ramadhani Nurif, Muchammad Nursakti Adhi Pratomoadmojo Nursakti Adhi Pratomoadmojo Nury Ahdiya Rif'ati Prathama, Dimas Wahyu Aji Rabendra Yudistira Alami Rahmawati, Dian Ridho Rahman Hariadi Riswan Sianturi Septriadi Riswan Sianturi Septriadi Sabilla Ananda Putri Safadilla Naurely Widianto Safitri, Elok Safitri, Elok Wuri Santoso, Bagus Jati Saptarini, Dian Sari Diwanti Putri Siti Nurlela Sonya Khaerunnisa Susetyo, Cahyono Syifa Nashella Rahmah Astaman Tambunan, Theresia Tri Prasetyaningsih Tyton Rachmatullah Ummi Fadlilah Kurniawati, Ummi Fadlilah Verlinna Lovely Mapaliey Wahyu Aswin Wicaksono Wahyu Wicaksono Yolandita Septadini Zainul Muhibbin