Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Reinterpreting Ḍarb In Islamic Family Law: A Maqāṣid-Based Socio-Legal Approach Muhammad Amar Adly; Ardiansyah Ardiansyah; Hasan Matsum; Fikfik Taufik; Najib A. Gisymar
Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 4 No 1 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/mjhki.v4i1.89

Abstract

Domestic violence in Muslim family contexts is sometimes reinforced by literalist interpretations of QS. An-Nisāʾ: 34, especially the term ḍarb, which has often been read as permitting physical discipline within marriage. This study aims to reconstruct the meaning of ḍarb in Islamic family law in order to prevent its use as a religious justification for domestic violence. Using a qualitative normative method with a socio-legal orientation, the study examines classical tafsīr, the views of the four Sunni legal schools, Prophetic traditions, and Indonesian legal instruments on domestic violence. The analysis combines uṣūl al-fiqh, maqāṣid-based reasoning, and contextual interpretation to assess whether classical legal meanings remain valid when they produce harm in contemporary family life. The findings show that classical Islamic legal sources did not treat ḍarb as an unrestricted right of husbands. Instead, they placed it under strict limitations, including procedural sequence, non-injury, ethical restraint, and legal accountability. The Prophetic model further shifts the norm toward non-violence, compassion, and protection of dignity. Based on these findings, this study argues that ḍarb should be reconstructed not as physical punishment, but as a restricted and non-violent mechanism of conflict resolution oriented toward reconciliation and harm prevention. The study contributes to Islamic family law reform by offering an uṣūlī–socio-legal framework that can guide religious judges, mediators, family-law institutions, and anti-domestic violence policy in preventing the misuse of religious texts to legitimize violence.
E-co Action sebagai Upaya Pemanfaatan Galon Bekas untuk Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik di Desa Mulyasari Kabupaten Sumedang Ihsan Hakim Haviana; Fikfik Taufik; Az Zakaria; Jihan Sintya Dewi; Annisa Zaida Rahman; Afnan Najiyah; Rakha Musthafa Hilmi; Nayla Putri Allena; Shaquila kayla Arlia Putri Setyadharma; Aisyiyah Zahra Hariah Attin; Sinta Sri Rahayu
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2026): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v5i2.330

Abstract

Pengelolaan sampah domestik masih menjadi permasalahan lingkungan di kawasan permukiman, salah satunya di Desa Mulyasari, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, khususnya RW 07. Hasil observasi menunjukkan adanya sampah yang tersebar di beberapa titik serta keterbatasan fasilitas tempat sampah yang mudah dijangkau masyarakat. Di sisi lain, terdapat galon bekas yang tidak terpakai dan berpotensi dimanfaatkan kembali. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian melalui program E-co Action dilaksanakan sebagai upaya pemanfaatan galon bekas menjadi tempat sampah organik dan anorganik. Metode kegiatan meliputi koordinasi dengan perangkat desa dan RW, observasi lingkungan, pengumpulan dan pemilahan barang bekas, pembuatan tempat sampah, penentuan lokasi penempatan, serta edukasi kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa empat unit tempat sampah berhasil dibuat dan ditempatkan di beberapa titik RW 07. Tiga unit ditempatkan di area lapangan, terdiri atas satu tempat sampah organik dan dua anorganik, sedangkan satu unit anorganik ditempatkan di jalan umum. Kegiatan ini juga meningkatkan edukasi masyarakat mengenai pemilahan sampah dan pemanfaatan barang bekas. Program E-co Action diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan mendukung pengelolaan sampah yang kreatif serta berkelanjutan.