Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMP NEGERI 1 KERTEK KABUPATEN WONOSOBO Dyah Nuraeni; Nurkolis; I Made Sudana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i1.2570

Abstract

Character is the main aspect in shaping a person's qualities to become a noble person. The focus of the research is to describe and analyze character education management in the implementation of the Strengthening Pancasila Student Profile Project at SMP Negeri 1 Kertek Wonosobo Regency. The research approach used is qualitative. This type of research is a case study. This research uses triangulation of sources and methods. Data analysis in three steps: data reduction, presenting data, and drawing conclusions. The research results show that: 1) planning is carried out using planning procedures including identification of needs, school programs, school program priorities, and school program socialization. 2) organizing is carried out using organizational procedures including placement of school resources, organizational development, assignment and delegation of authority. 3) the mobilization is carried out by the school principal including the principal's direction and the principal's motivation. 4) supervision carried out by the school principal includes making assessments, evaluating implementation activities, and following up.
STRATEGI BAURAN PEMASARAN SMA MUHAMMADIYAH 1 TEMANGGUNG Khairil Akbar; Nurkolis; I. Made Sudana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i1.2720

Abstract

Akbar, Khairil. 2024. “Strategi Bauran Pemasaran SMA Muhammadiyah 1 Temanggung” Tesis. Pembimbing: (1) Dr. Nurkolis, M.M; (2) Dr. I Made Sudana, M.Pd.,IPM. Bauran pemasaran adalah seperangkat variabel terkendali untuk membentuk karakteristik jasa guna mencapai tujuan pemasaran. Tujuan pemasaran dalam lingkup pendidikan antara lain untuk meningkatkan kuantitas peserta didik pada suatu lembaga pendidikan sehingga mampu memenangkan kompetisi. Fokus penelitian ini tentang strategi bauran pemasaran di SMA Muhammadiyah 1 Temanggung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi product, price, place, promotion di SMA Muhammadiyah 1 Temanggung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumen. Analisis data dengan empat tahap, yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa (1) product, SMA Muhammadiyah 1 Temanggung menawarkan produk berupa program kelas unggulan, ekstrakurikuler/ life skill, dan prestasi peserta didik, (2) price, SMA Muhammadiyah 1 Temanggung menetapkan harga melalui musyawarah berdasarkan biaya-biaya, memberikan beasiswa Bidik Misi, dan harga pendidikan relatif lebih mahal namun seimbang dengan layanan, (3) place, lokasi SMA Muhammadiyah 1 Temanggung berada di kota dan mudah diakses dari daerah manapun, kondisi lingkungan dan bangunan aman serta nyaman, (4) promotion, SMA Muhammadiyah 1 Temanggung melakukan promosi melalui brosur, kalender, banner, baliho, pamphlet, media sosial (whatsapp, facebook, instagram), pameran dan pertunjukan, kegiatan sosial keagamaan, sosialisasi ke SMP/MTs, channel youtube, dan siaran televisi. Kesimpulan bahwa SMA Muhammadiyah 1 Temanggung melakukan strategi bauran pemasaran dengan baik sesuai tujuan pemasaran. Saran untuk sekolah agar melakukan perbaikan perencanaan dalam strategi bauran pemasaran menjadi lebih sistematis berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya.
Kontribusi Supervisi Akademik dan Kinerja Guru Terhadap Mutu Sekolah Dasar Negeri Lia Wahyu Puspita Sari; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; I Made Sudana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2173

Abstract

Kenyataan yang menunjukkan bahwa mutu sekolah masih rendah. Supervise akademik kepala sekolah yang belum dilaksanakan dengan baik dapat mempengaruhi mutu sekolah. Kinerja guru yang belum baik juga dapat mempengaruhi mutu sekolah sehingga tidak tercapaianya tujuan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh supervisi akademik dan kinerja guru terhadap mutu sekolah dasar negeri di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Populasi penelitian ini adalah semua guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang yang berjumlah 202 guru. Sampel yang digunakan adala 134 guru yang ditentukan menggunakan tekhnik proporsional random sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian expost facto. Hasil Penelitian ini adalah sebagai adalah terdapat pengaruh yang signifikan supervisi akademik terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dalam persamaan Ŷ= 45,587 + 0,863X1 dengan kontribusi 0,725= 72,5%. Kinerja guru berpengaruh terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dalam persamaan Ŷ= 57.111 + 0,644X2 dengan besaran kontribusi 0,622 = 62,2%. Supervise akademik bersama kinerja guru memberikan pengaruh terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dalam persamaan dengan persamaan Y= 22,493 + 0,585 X1 + 0,247 X2 dengan kontribusi sebesar 0,802 atau 80,2 %. 19,8% dipengaruhi faktor lain.
The Influence of the Use of Educational Technology on the Quality of Learning at Public Elementary Schools Yelli Ari Subekti; Widya Kusumaningsih; I Made Sudana
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol. 54 No. 1 (2025): Curriculum and Learning, Technology and Innovation in Education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v54i1.23616

Abstract

Background - The development of digital technology has brought significant changes to the field of education, especially in the learning process at the elementary school level. The use of educational technology has become an important strategy to improve learning quality, student engagement, and the effectiveness of content delivery. However, not all educational institutions, particularly in rural areas, have optimally integrated technology into the learning process. Therefore, it is essential to examine the extent to which the use of educational technology affects the quality of learning, particularly in public elementary schools in the Randublatung District. Purpose - This study aims to investigate the impact of using educational technology on the quality of learning at public elementary schools in Randublatung District. This research uses a quantitative approach with a descriptive analysis design. Data were collected through questionnaires distributed to teachers and students and analyzed using statistical techniques to examine the relationships between variables. Findings - The results show that the use of educational technology contributes significantly and positively to the improvement of learning quality, with an influence value of 82.4%. Technology integration has been proven to enhance student interaction and engagement and support the overall success of the teaching and learning process. Conclusions - The study concludes that the use of educational technology plays a crucial role in improving the quality of learning. Systematic adoption and training in technology use within the educational environment are necessary to achieve more effective and higher-quality learning outcomes. Novelty/Originality/Value The novelty of this research lies in its empirical evidence showing the substantial contribution of educational technology to learning quality in elementary schools located in rural areas, specifically in Randublatung. Furthermore, the study highlights the importance of onboarding training for users (teachers and students) as a key factor in the successful integration of technology in education—an aspect rarely discussed in previous similar studies.
Kesiapan Satuan Pendidikan di Kota Semarang Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Soedjono Soedjono; I Made Sudana; Kamsidjo Budi Utomo; Ibnu Fatkhu Royana
Jurnal Simki Pedagogia Vol 6 No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v6i1.198

Abstract

The purpose of this study was to determine the implementation of the independent curriculum and to analyze the impact arising from the implementation of the independent curriculum at the education unit level in the city of Semarang. This research is a quantitative descriptive study that aims to determine the implementation of IKM in each educational unit in the city of Semarang. The data collection instrument in this study used open and closed question questionnaires using Google Forms, as well as direct field surveys. According to the questionnaire and survey data from IKM, 74.1% of the participating educational institutions were public schools, while 25.9% were private. According to the IKM procedure, 92.6% of educational units indicated that they had received sufficient information, 3.9% indicated that they could, and 3.5% indicated that they had not. According to the study's findings, the Education unit first seeks out and investigates information on the Implementation of the Independent Curriculum from a variety of sources, analyzes the potential of the school, evaluates teacher readiness, and evaluates the readiness of learning facilities and infrastructure support. The Education Unit gathers and prepares the essential provisions for the Implementation of the Independent Curriculum registration procedure. It also assesses the foundation for the Implementation of the Independent Curriculum as well as potential outside intervention elements. There were numerous internal and external barriers discovered. There are efforts being made to study independently, participate in social gatherings, attend workshops and courses, and learn from a variety of sources
Pengaruh Peran Kepala Sekolah Terhadap Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Mohammad Setya Asih; Widya Kusumaningsih; I Made Sudana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2232

Abstract

Mutu pendidikan di Indonesia masih menjadi tantangan yang kompleks, terutama di tingkat sekolah dasar. Berbagai faktor memengaruhi kualitas pendidikan, salah satunya adalah peran kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan. Di Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, rendahnya mutu pendidikan tercermin dari hasil rapor pendidikan yang belum optimal dalam aspek literasi, numerasi, serta kualitas pembelajaran. Salah satu faktor penyebabnya adalah belum maksimalnya peran kepala sekolah dalam menjalankan fungsinya sebagai educator, manager, administrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana peran kepala sekolah berpengaruh terhadap mutu pendidikan di sekolah dasar di Kecamatan Bogorejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Sampel penelitian terdiri dari 113 guru sekolah dasar yang dipilih secara proporsional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran kepala sekolah dan mutu pendidikan, dengan koefisien korelasi sebesar 0,704 yang termasuk dalam kategori kuat. Selain itu, hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peran kepala sekolah berkontribusi sebesar 49,6% terhadap mutu pendidikan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti kompetensi guru, fasilitas sekolah, dan dukungan kebijakan. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi kepala sekolah dalam kepemimpinan dan manajerial agar dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih efektif dan berkualitas.