p-Index From 2021 - 2026
5.674
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Pingkan A. K. Pratasis
Universitas Sam Ratulangi

Published : 45 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Tie Beam Dan Kolom Menggunakan Metode Work Sampling (Studi Kasus: Pembangunan Kantor Mako Brimob) Andi C. B. A. Prananda; Pingkan A. K. Pratasis; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54043

Abstract

Keberhasilan proyek pembangunan bergantung pada produktivitas yang baik. Produktivitas tenaga kerja juga akan sangat memengaruhi besarnya keuntungan atau kerugian proyek. Hal ini bisa terjadi di lapangan karena tenaga kerja yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan struktur tie beam dan kolom dengan menggunakan metode work sampling pada proyek pembangunan kantor Mako Brimob Kalasey. Hasil dari analisis work sampling ini menunjukkan tingkat produktivitas tenaga kerja dan waktu baku yang berbeda-beda dari masing-masing pekerjaan, yaitu untuk pekerjaan pembesian tie beam adalah 2.07 menit/kg, untuk pekerjaan bekisting tie beam adalah 35.44 menit/m2, dan untuk pekerjaan pengecoran tie beam mendapatkan 14.36 menit/m3. Selanjutnya untuk pekerjaan pekerjaan pembesian kolom adalah 1.02 menit/kg, untuk pekerjaan bekisting kolom adalah 64.91 menit/m2, dan untuk pekerjaan pengecoran kolom mendapatkan 13.41 menit/m3. Kata kunci: produktivitas, tie beam, kolom, work sampling
Perancangan Dan Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Container Yard Mile 66 Di PT. Freeport Indonesia David Koleangan; Pingkan A. K. Pratasis; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54088

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk merancang desain Container Yard di Mile 66 PT. Freeport Indonesia dengan tujuan meningkatkan efisiensi operasional serta mengoptimalkan pengelolaan logistik dan distribusi. Metodologi penelitian melibatkan studi literatur tentang prinsip-prinsip desain Container Yard yang efektif, analisis terhadap infrastruktur yang ada, dan survei lapangan untuk mengumpulkan data tentang kebutuhan operasional. Dalam proses perancangan, perhatian utama diberikan kepada layout, kapasitas, dan sistem manajemen yang tepat untuk mengelola aliran kontainer. Hasil penelitian ini mencakup rekomendasi desain yang mencakup tata letak yang optimal, infrastruktur pendukung seperti jalur akses, ruang parkir, dan peralatan pemindahan kontainer. Selain itu, solusi manajemen yang efisien juga diajukan, termasuk sistem pengelolaan stok, perencanaan pengiriman, dan pemeliharaan fasilitas. Diharapkan bahwa implementasi desain yang diusulkan akan membantu PT. Freeport Indonesia meningkatkan efisiensi operasional mereka dalam manajemen kontainer, mengurangi biaya, dan mempercepat aliran logistik mereka. Skripsi ini memberikan pandangan yang mendalam tentang pentingnya desain dan Rencana Anggaran Biaya yang tepat dalam operasi Container Yard di lingkungan industri yang kompetitif dan menghasilkan kesimpulan total dari Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp. 1,442,826,895.00. Kata kunci: desain, Rencana Anggaran Biaya, container yard
Analisis Perbandingan Rencana Anggaran Nyata Terhadap Anggaran Biaya Lantai 2 Pada Proyek Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Kezia Sendu; Tisano T. Arsjad; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54272

Abstract

Dalam suatu proyek, biaya menjadi faktor utama dalam berlangsungnya proyek. Dimana kontraktor akan mengestimasi biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan proyek. Umumnya kontraktor membuat rencana anggaran biaya tidak selalu berpedoman pada analisa SNI, kontraktor menghitung rencana anggaran biaya (RAB) dengan perkiraan mereka sendiri dan memperkirakan besaran biaya pengerjaan proyek tersebut. RAB didefinisikan sebagai perhitungan biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya–biaya tidak langsung yang berkaitan dengan pembangunan. Namun dalam pelaksanaan proyek dikenal juga dengan anggaran pelaksanaan (Biaya Nyata). RAP merupakan tahapan perencanaan mengatur kebutuhan material dan tenaga kerja secara detail untuk melakukan pembangunan proyek. RAP paling mendekati dengan biaya kenyataan yang menjadi patokan dalam kegiatan pengendalian biaya selama proyek berlangsung. Pada penelitian ini penulis bertujuan untuk menganalisa selisih rencana rencana anggaran biaya (RAB) berdasarkan SNI dengan rencana anggaran pelaksanaan (Biaya Nyata), pada Proyek Pembangunan Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Dari hasil wawancara, survey, dan perhitungan, terdapat selisih biaya antara RAB dan AP, dimana anggaran pelaksanaan (Biaya Nyata) lebih kecil dari rencana anggaran biaya (RAB). dengan selisih harga adalah Rp. 138.805.000,00 dengan persentase profit yang diperoleh kontraktor 4.75% dari total Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kata kunci: Rencana Anggaran Biaya, Rencana Anggaran Pelaksanaan, biaya nyata
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor X di Kabupaten Minahasa Pingkan A. K. Pratasis; Alva N. Sarajar
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.54316

Abstract

Pembangunan suatu proyek bergantung juga pada produktivitas tenaga kerja yang baik. Produktivitas tenaga kerja juga berpengaruh terhadap besarnya keuntungan atau kerugian proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat produktivitas tenaga kerja pada proyek Pembangunan Gedung Kantor X Di Kabupaten Minahasa. Penelitian dilakukan dengan pengamatan langsung selama jam kerja delapan jam. Dari hasil penelitian analisis produktifitas tenaga kerja untuk pekerjaan kolom pada proyek pembangunan gedung kantor X di Kabupaten Minahasa diperoleh hasil yaitu untuk pekerjaan pembesian kolom diperoleh nilai 0.024, untuk pekerjaan bekisting kolom adalah 0.571, dan untuk pekerjaan pengecoran kolom adalah 0.655. Kata kunci: analisis produktivitas, tenaga kerja, kolom
Penerapan Metode Line of Balance Pada Penjadwalan Proyek Perumahan Kawanua Emerald City Kevin M. Kumolontang; Ariestides K. T. Dundu; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54426

Abstract

Pada umumnya dalam pelaksanaan pembangunan tidak berjalan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Pekerjaan-pekerjaan pada proyek konstruksi tersebut harus dapat dikelola dan dilaksanakan dengan baik, untuk itu diperlukan suatu manajemen yang baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan penjadwalan proyek secara sistematis. Penjadwalan proyek harus mampu untuk menyesuaikan dengan karakteristik proyek. Pada proyek perumahan terdapat kegiatan yang dikerjakan berulang atau pekerjaan repetitif. Line of Balance (LoB) adalah salah satu metode penjadwalan yang sering digunakan pada proyek pembangunan perumahan. Metode ini cocok digunakan untuk jenis pekerjaan berulang atau repetitif. Objek yang diteliti adalah proyek pembangunan Perumahan Kawanua Emerald City cluster Beryl, yang berlokasi di Jalan Ring Road II, Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan untuk Penjadwalan ulang dengan menggunakan metode Line of Balance pada proyek perumahan Kawanua Emerald City, maka diperoleh total durasi yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek Pembangunan Perumahan Kawanua Emerald City cluster Beryl tipe 60/105 untuk total 24 unit adalah 842 hari. Kata kunci: Line of Balance, penjadwalan proyek, durasi proyek
Analisis Percepatan Proyek Pada Pembangunan Ruko Dengan Metode Crashing Pada Proyek Pembangunan Ruko Perumahan Kawanua Emerald City Manado Cluster Amethyst Vierry J. A. Kokoy; Deane R. O. Walangitan; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54477

Abstract

Pada pelaksanaan proyek biasanya terdiri dari beberapa kegiatan yang memerlukan waktu, biaya dan kualitas. Untuk mencapai hasil optimal seperti yang diharapkan, selain menyediakan sumber daya yang baik, diperlukan kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan menuntut pengendalian terhadap setiap kegiatan proyek. Agar tujuan yang direncanakan dan ditetapkan dapat dicapai dengan cepat, tepat dan efektif, maka pelaksanaan dan tindakan proyek harus seoptimal dan setepat mungkin. Dalam penelitian ini dilakukan analisis terhadap keterlambatan proyek, kemudian ditentukan tindakan yang akan dilakukan untuk mempercepat proyek (schedule compression) dengan menggunakan metode crashing. Hasil Percepatan dengan metode crashing pada proyek pembangunan ruko A668 didapat durasi lembur 3 jam dengan durasi 65 hari kerja. Maka dari hasil perhitungan diperoleh waktu penyelesaian atau durasi penyelesaian optimum yaitu 284 hari kerja dengan biaya total proyek sebesar Rp. 1,229,557,368. Sedangkan, durasi penyelesaian normal 304 hari kerja dengan biaya total proyek Rp. 1,188,082,291. Terjadi pengurangan durasi kerja selama 20 hari kalender dan peningkatan biaya akibat lembur 3 jam sebesar Rp. 41,475,076. Kata kunci: Metode Crashing, percepatan, biaya, waktu
Optimalisasi Biaya Dan Waktu Dengan Metode Time Cost Trade Off Pada Proyek Peningkatan Jalan Molompar Utara-Wawali Pasan Heindrik E. B. Raranta; Tisano Tj. Arsjad; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56035

Abstract

Pelaksanaan proyek konstruksi pada umumnya memiliki resiko mengalami keterlambatan. Oleh karenanya sebelum pelaksanaan proyek dimulai harus diawali dengan perencanaan dan penjadwalan kegiatan proyek yang tepat dan hati-hati. Pengelolaan proyek dilakukan sedemikian rupa agar dapat memastikan pelaksanaan proyek sesuai kontrak dan tepat waktu. Salah satu alasan dilakukannya penelitian pada proyek “Peningkatan Ruas Jalan Molompar Utara – Wawali Pasan” adalah untuk menghitung percepatan waktu pelaksanaan proyek dan menganalisis berapa besar waktu dan biaya yang dibutuhkan ketika dilakukan percepatan. Metode percepatan yang dilakukan adalah metode Time Cost Trade Off, dimana metode ini merupakan kompresi jadwal untuk mendapatkan proyek yang lebih menguntungkan dari segi waku (durasi), biaya dan pendapatan. Penelitian ini juga menerapkan Crashing Program dengan menggunakan alternatif penambahan jam kerja (lembur). Crashing dilakukan pada lintasan kritis yang dihasilkan dari analisis network planning dengan menggunakan aplikasi Microsoft Project 2016. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa menerapkan metode Time Cost Trade Off dengan alternatif penambahan 2 jam kerja (lembur) menghasilkan biaya optimum Rp. 2.325.238.411,97 dengan waktu optimum 59 hari kerja dari waktu keterlambatan 67 hari kerja. Kata kunci: Time Cost Trade Off, durasi, biaya, Crashing Program, penambahan jam kerja, Microsoft Project
Analisis Kecelakaan Kerja Dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control Pada Pekerja Pengangkut Sampah Di TPA Sumompo Zulkifli A. Ubrusun; Pingkan A. K. Pratasis; Roski R. I. Legrans
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56342

Abstract

Tempat Pemrosesan Akhir merupakan salah satu tempat yang digunakan untuk membuang sampah yang sudah mencapai tahap akhir dalam pengelolaan sampah yang dimulai dari pertama kali sampah dihasilkan, dikumpulkan, dikelola, diangkut, dan dibuang. Hasil telaah pustaka tentang masalah keselamatan dan kesehatan kerja menunjukan bahwa kondisi lingkungan dan perilaku yang tidak aman sehingga bisa menyebabkan masalah keselamatan dan kesehatan kerja. Ini adalah dasar untuk penggunaan alat pelindung diri dan kesadaran bahaya mengenai dampak kesehatan dari sampah pada pekerja di Tempat Pemrosesan Akhir. Kecelakaan kerja adalah suatu permasalahan yang perlu diperhatikan dan dihadapi oleh setiap pekerja dimana setiap waktu kapan terjadi dan tanpa diketahui. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC), peneliti akan dapat memperoleh jawaban secara luas dan mendalam mengenai kecelakaan kerja pada pekerja di TPA Sumompo. Hasil identifikasi risiko pada pekerjaan yang ada di Tempat Pemrosesan Akhir Sumompo terdapat 15 potensi risiko bahaya dengan persentase tingkat risiko sebesar 13% berisiko rendah (low), 54% berisiko sedang (medium), 20% berisiko tinggi (high), 13% berisiko sangat tinggi (very high) dan rekomendasi pengendalian risiko bahaya yang ada di Tempat Pemrosesan Akhir Sumompo adalah berupa eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, administrasi dan penggunan Alat Pelindung Diri (APD). Kata kunci: kecelakaan kerja, HIRARC, keselamatan dan kesehatan kerja, TPA Sumompo
Analisis Perbandingan Rencana Anggaran Biaya Kontraktor Dengan Perhitungan Biaya Berdasarkan AHSP Permen PUPR No. 1 Tahun 2022 Pada Proyek Pembagunan Rumdis Kodim 1302 Minahasa Amanda M. B. Iwawo; Ariestides K. T. Dundu; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56363

Abstract

Industri konstruksi di Indonesia terus berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang pesat. Namun, dalam praktiknya, sering kali terdapat perbedaan antara anggaran biaya yang disusun oleh kontraktor dengan anggaran biaya yang disusun berdasarkan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) PUPR No. 1 Tahun 2022. Penelitian ini mengaplikasikan metode kuantitatif dengan maksud guna menjalankan uji terhadap teori, serta menentukan berbagai fakta. Tidak hanya itu, rancangan penelitian wajib mempunyai karakteristik secara terstruktur, terstandarisasi, formal, serta dirancang secermat mungkin. pada pelaksananaannya, nilai biaya total menurut perhitungan kontraktor adalah Rp 134.600.368,40, sedangkan menurut Permen PUPR No. 1 Tahun 2022 diperoleh hasil perhitungan dengan nilai sebesar Rp 130.052.439,43. Dari hasil biaya total tersebut diperoleh nilai selisih sebesar Rp. 4.547.928,97, Dimana nilai biaya total perhitungan AHSP kontraktor lebih besar nilainya dibandingkan dengan menurut perhitungan Permen PUPR No. 1 TAHUN 2021. Kata kunci: proyek, kontraktor, anggaran, AHSP PUPR 2022
Perhitungan Kebutuhan Material Pada Pekerjaan Struktur Di Gedung SMP Negeri 16 Manado Eduardo J. Ulag; Pingkan A. K. Pratasis; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56507

Abstract

Digitalisasi dalam industri konstruksi telah membuka peluang yang lebih luas untuk mencari desain konstruksi modern yang inovatif dan berkelanjutan. Building Information Modeling (BIM) merupakan perkembangan digital yang memiliki dampak signifikan pada sektor industri Architecture, Engineering, and Construction (AEC). Penelitian ini menerapkan BIM dalam pelaksanaannya. Model objek didasarkan pada data dari pembangunan Gedung SMP Negeri 16 Manado. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil perhitungan quantity take-off material pekerjaan struktur menggunakan software Autodesk Revit 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pemodelan struktur 3D dengan menggunakan software Autodesk Revit yang berfokus pada bagian struktur gedung. Setelah selesai dimodelkan, output quantity take-off material dari software Autodesk Revit akan dianalisis lebih lanjut menggunakan Microsoft Excel. Diperoleh total volume beton sebesar 142,07 m3 dan total volume material tulangan sebesar 22197,29 kg. Kata kunci: Building Information Modeling; Autodesk Revit, Quantity Take-Off Material