Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMROFILAN KRIMINAL PELAKU PEMBUNUHAN BERENCANA Ardian Adi Putra; Fitri Yeni; Tri Rahayuningsih
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 1 No 1 (2017): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.093 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Profil kriminal pelaku pembunuhan berencana danfaktor yang melatarbelakangi terjadi pembunuhan berencana dengan menggunakan teori O’Toole (1999). Subjekdalam peneliti ini ada tiga orang yang merupakan narapida kasus pembunuhan berencana yang sedangmenjalankan vonis hukuman di Lapas Bangkinang. Ketiga subjek ini akan dianalisa dengan pendekatan kualitatiffenomenologis. Hasil penelitian menunjukan gambaran profil kriminal pelaku pembunuhan berencana bisadilihat dari ciri-ciri fisik, demografis, motivasi, gaya hidup, fantasi, proses seleksi korban, prilaku sebelummembunuh dan prilaku sesudah melakukan pembunuhan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pelakupembunuhan berencana berasal dari faktor internal dan faktor eksternal yang merupakan faktor utama terjadinyapembunuhan berencana.
Kecenderungan Narsistik dengan Intensitas Penggunaan Aplikasi Tiktok pada Mahasiswa Dita Hidayatul Najah; Ardian Adi Putra; Nurul Aiyuda
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 5 No 1 (2021): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v5i1.1914

Abstract

Peningkatan penggunaan aplikasi Tiktok terjadi ketika individu menggunakan aplikasi secara terus-menerus yang disebut dengan intensitas penggunaan aplikasi Tiktok. Menggunakan aplikasi Tiktok secara berulang-ulang dan berlebihan akan memberikan dampak buruk terhadap kepribadian seperti, kecenderungan narsitik. Kecenderungan narsistik adalah kondisi dimana individu menginginkan perhatian yang berlebihan, keinginan untuk dikagumi, dan empati yang kurang terhadap orang lain. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 400 responden yakni 97 laki-laki dan 303 perempuan merupakan mahasiswa Pekanbaru yang bermain Tiktok dengan rentang usia 18-31 tahun, adapun teknik penentuan sampel yang digunakan adalah quota sampling. Alat pengumpul data dalam penelitian ini berjumlah 2 skala, yaitu skala kecenderungan narsistik dan skala intensitas penggunaan aplikasi Tiktok. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecenderungan narsistik dengan intensitas penggunaan aplikasi Tiktok pada mahasiswa Pekanbaru dengan arah hubungan yang positif. Semakin tinggi kecenderungan narsistik maka semakin tinggi pula intensitas penggunaan aplikasi Tiktok dan sebaliknya.
A Model of Development Mitigation Disaster Based on Digital Eco-Tourism as a Prevention Effort of Forest and Land Fire Disaster Management Amir Syamsuadi; Diki Arisandi; Liza Trisnawati; Seri Hartati; Luluk Elvitaria; Ardian Adi Putra
Journal of International Conference Proceedings (JICP) Vol 5, No 2 (2022): BEFIC Conference Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v5i2.1749

Abstract

In 2020, one of the regencies in Riau, Siak, was the second-largest forest and land fire disaster area, which occurred by acute intercourse inspection (ISPA) patients, and reached 4321 suspected. The subject of this research was in Dayun District, Siak Regency, as a pioneering area to develop ecotourism based on disaster mitigation. The disaster mitigation system is an effort to minimize the impact caused by disasters caused by forest and land fires. Effective disaster mitigation has three main elements, namely hazard assessment, warning, and preparation. Ecotourism is a specific tourism activity that deliberates the environmental area and complies with the balance and preservation of nature principles. Ecotourism-based disaster mitigation efforts using the Penta helix model approach, namely strengthening synergy and collaboration of various related parties. The research was descriptive and qualitative by collecting the interview data by data triangulation techniques in describing the information authenticity. The results of this work showed that ecotourism-based disaster mitigation is conducted by utilizing a large and artificial pond called “embung”, as a rainwater reservoir, and also a natural public tourism facility. The government issues this policy by cooperating with Universities and companies through Corporate social responsibility (CSR) programs. Keywords: Disaster, Ecotourism, Mitigation, Forest, Synergy
Terapi Kelompok untuk Mengurangi Kesepian dan Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi Ardian Adi Putra; Fuad Nashori; Indahria Sulistyarini
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol4.iss1.art1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi kelompok dalam mengurangi kesepian dan menurunkan tekanan darah lansia yang menderita hipertensi. Terapi kelompok dalam penelitian ini menggunakan adaptasi interaktif dan tema yang digunakan dalam setiap sesi terapi didasarkan pada penemuan penting dalam teori logoterapi. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 orang lansia yang menderita hipertensi. Alat ukur dalam penelitian ini adalah skala kesepian dengan desain penelitian non-setara kelompok kuasi-eksperimen. Analisis data menggunakan K-smirnov untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi kelompok untuk kesepian menurun dan orang lansia yang menderita hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,000 yang berarti nilai p <0,05. Nilai p menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan rasa kesepian antara kelompok eksperimen kelompok kontrol dan sesudah terapi kelompok. Hasil penelitian menunjukkan darah diasystolic tekanan nilai t = 0,000 dan p = 1,000. Menurut hasil penelitian, tidak ada perbedaan yang signifikan tekanan darah antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah intervensi terapi kelompok.
Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) untuk Mengurangi Kecemasan pada Orang Tua yang Anaknya Menjadi Korban Pelecehan Seksual Ardian Adi Putra
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 7 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol7.iss1.art4

Abstract

This research aims to examine the effectivity of SEFT in reducing the anxiety of the parents with child sexual abuse. SEFT is especially imposed on the anxiety symptoms which can be consciously felt by the research subject. The subjects are two parents, who have children experiencing sexual abuse.The research used pre-experimental design; One-shoot case study.The SEFT treatment was given to reduce the anxiety symptoms.Based on the interview and observation results, the anxiety symptoms were decreased after the given intervention.Keywords: SEFT, Anxiety, Parents with child sexual abuse
Sense of Humor : Dalam Menjaga Kepuasan Pernikahan Pasangan Suami Istri Fauzan, Ahmad; Putra, Ardian Adi; Syaf, Auliya
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 6 No 1 (2022): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v6i1.2560

Abstract

Sense of humor atau selera humor memiliki peranan yang penting dalam pernikahan dan dapat meningkatkan kepuasan pernikahan karena humor bisa membantu pasangan dalam coping terhadap stres. Sense of Humor merupakan bentuk strategi coping yang membantu individu menilai situasi tegang menjadi lebih positif dan menggunakan humor sebagai cara untuk menyelesaikan masalah. Kepuasan pernikahan adalah perasaan subjektif yang dirasakan pasangan suami istri dalam suatu pernikahan, meliputi rasa bahagia, puas, serta pengalaman yang menyenangkan bersama pasangannya.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan positif antara sense of humor dengan kepuasan pernikahan pada suami istri di Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelatif. Sampel penelitian berjumlah 246 orang suami atau istri ( suami = 101 orang dan istri = 145 orang) yang bertempat tinggal di Pekanbaru.Pengambilan data menggunakan dua skala yaitu skala sense of humor dan skala kepuasan pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sense of humor memiliki hubungan yang positif dengan kepuasan pernikahan pada suami istri di Pekanbaru dengan signifikansi sebesar 0,000 yang berarti bahwa tinggi atau rendahnya sense of humor memiliki korelasi dengan kepuasan pernikahan dan koefisien korelasi sebesar (r) 0,778. Hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan terutama bagi pasangan suami istri terkait pentingnya sense of humor dalam meningkatkan kepuasan dalam pernikahan.
Benarkah Empati dapat menurunkan Bystander Effect Pada Remaja? Syaf, Auliya; Ramadhani, Rulyza; Putra, Ardian Adi
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 7 No 1 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v7i1.3888

Abstract

Bystander Effect adalah pengurangan perilaku menolong yang disebabkan adanya kehadiran orang lain. Faktor yang mempengaruhi bystander effectadalah empati. Empati adalah kemampuan untuk memahami kondisi dan ikut merasakan sebagian emosional orang lain. Penelitian ini ingin melihathubungan antara empati dengan bystander effect pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 200 remaja yang berusia 10- 21 tahun (41 laki-laki dan 159 perempuan) dengan menggunakan teknik quota sampling. Penelitian menemukan terdapat hubungan yang signifikan antara empati dengan bystander effect yang menunjukkan bahwa semakin tinggi empati makan semakin rendah bystander effect dan bila empati rendah maka bystander effect akan tinggi. Penelitian ini dapat menjadi masukkan untuk menurunkan perilaku bystander effect dengan cara meningkatkan empati baik dari aspek afektif maupun aspek kognitif.
Peran Religiositas terhadap Quarter-Life Crisis pada Dewasa Awal Arsita, Dina; Nasution, Itto Nesyia; Putra, Ardian Adi
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 8 No 1 (2024): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v8i1.4888

Abstract

The Quarter-life crisis is a crisis in early adulthood, where individuals fear the direction of life, such as careers, find out who they are, relationships, and social life. One of the factors that can affect a quarter-life crisis is religiosity. This study aims to see the relationship between religiosity and quarter-life crisis in early adulthood in Pekanbaru City. This research is correlational quantitative. Subjects in this study were 225 people (64 men and 161 women) in Pekanbaru with an age range of 18-37 years who were taken using purposive sampling technique with the characteristic of early adulthood who are Muslim. Data were collected using two scales, the religiosity scale, and the scale quarter-life crisis. The results in this study indicate a negative relationship between religiosity and quarter-life crisis in early adulthood in Pekanbaru with Sig. of 0.002 and the correlation coefficient of (r) = -0.201 means that high or low religiosity has a correlation with the quarter-life crisis, thus the research hypothesis is accepted.Based on the results of this research, appropriate interventions are needed to increase religiosity so that it can have a positive impact on the quarter-life crisis in early adulthood.
Implementasi Aplikasi Mobile Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Mental Analisis Sentimen Media Sosial Isu Kesehatan Mental dan Peran Teknologi Informasi dalam Layanan Konseling SMK 1 Kuantan Mudik Putra, Ardian Adi; Syamsuadi, Amir; Farras, Aqil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 8 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i8.1473

Abstract

Gangguan kesehatan mental merupakan salah satu masalah yang sering kali dihadapi suatu individu, terutama siswa-siswi SMK yang sedang memasuki tahap remaja. Peningkatan pemahaman mengenai isu kesehatan mental dan aksesibilitas penanggulangannya melalui layanan konseling yang di dukung dengan teknologi informasi diperlukan untuk mengatasi masalah ini. Implementasi aplikasi mobile untuk deteksi dini gangguan kesehatan mental ini bertujuan menyampaikan informasi kepada siswa mengenai pentingnya isu kesehatan mental. Data yang digunakan dalam aplikasi diambil melalui analisis sentimen media social terhadap isu kesehatan mental, dan deteksi dini gangguan kesehatan mental dilakukan dengan visual yang menarik dan mudah dimengerti. Melalui kegiatan ini, siswa-siswi SMKN 1 Kuantan Mudik dilatih untuk dapat menganggapi dan menggunakan aplikasi mobile untuk deteksi dini gangguan kesehatan mental serta memahami peran teknologi informasi dalam menyediakan layanan konseling. Dengan demikian, diharapkan siswa-siswi SMKN 1 Kuantan Mudik dapat menjadi lebih peduli terhadap isu kesehatan mental. Luaran Pendidikan ini diproyeksikan terbit pada Jurnal Pengabdian Masyarakat ber-ISSN tidak terakreditasi dan publikasi pada media massa.
Hubungan Antara Literasi Kesehatan Mental dengan Help Seeking Behavior pada Mahasiswa Amanda C, Nur Aurellya; Putra, Ardian Adi; Hartati, Rini; Adhha, Abdullah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan mental dengan help seeking behavior pada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan kepada 220 mahasiswa S1 yang menempuh Pendidikan tinggi di Indonesia terdiri dari 51 laki-laki dan 169 perempuan. Teknik pengambilan sampel dengan quota sampling. Pengumpulan data menggunakan skala literasi kesehatan mental dan skala help seeking behavior, dengan teknik Analisa data menggunakan pearson product moment. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini, didapatkan koefisien korelasi (r) berbentuk positif sebesar 0,985 dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan terdapat hubungan literasi Kesehatan mental dengan help seeking behavior pada mahasiswa. Semakin tinggi literasi Kesehatan mental maka akan semakin tinggi pula help seeking behavior, sebaliknya semakin rendah literasi Kesehatan mental maka akan semakin rendah pula help seeking behavior.