Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

KONSUMSI JUNK FOOD DAN OBESITAS PADA REMAJA Yesa Lovenia Ambariyati; Yustina Kristianingsih
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2017): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v7i1.118

Abstract

Remaja diperkotaan banyak mengalami perubahan gaya hidup yaitu sering mengkonsumsi junk food yang mengakibatkan obesitas. Fenomena di SMPK Karitas III Surabaya menunjukkan remaja sering mengkonsumsi junk food. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsumsi junk food terhadap obesitas remaja di SMPK Karitas III Surabaya. Desain penelitian yang digunakan adalah studi korelasi cross sectional. Sampel dipilih dengan cara simple random sampling sebanyak 70 responden. Variabel terikat pada penelitian ini adalah obesitas dan variabel bebas adalah konsumsi junk food. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner FFQ dan IMT kemudian dimasukkan pada grafik CDC untuk persentil. Hasil Analisis Deskriptif Proporsi Persentase didapatkan 43% responden sering mengkonsumsi junk food, 57% responden jarang mengkonsumsi junk food dan 34% responden obesitas, 60% responden Overweight, 6% responden gizi kurang. Hasil uji statistik menggunakan Korelasi SpearmenRank didapatkan p = 0,000 yang menunjukkan ada hubungan antara konsumsi junk food terhadap obesitas dengan coefficients corelation +0,668 yang berarti hubungan positif kuat antara konsumsi junk food dengan obesitas. Hal ini terjadi karena tersedianya makanan yang tergolong junk food baik dikantin sekolah maupun dilingkungan sekitar sekolah, kurangnya remaja dalam kegiatan olahraga atau extrakulikuler. Sehingga, peneliti menyarankan kepada kepala sekolah untuk menambah program extrakulikuler, olahraga dan kepada petugas UKS dalam pengontrolan makanan dikantin atau diluar sekolah.
PELATIHAN TEKNIK RELAKSASI MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN MELAKSANAKANNYA PADA PENDERITA HIPERTENSI Yustina Kristianingsih
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2014): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v4i1.136

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat diIndonesia. Untuk membantu mengedalikan tekanan darah dapat dilakukan denganmenejemen stress salah satunya dengan melakukan teknik relaksasi nafas dalam. Desainpenelitian pra eksperimental dengan one group pre dan post test desingn. Respondenyang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah 90 penderita Hipertensi yang telah didiagnose dokter. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dan lembar observasi untukmengukur tingkat pengetahuan dan kemampuan pelaksanaan teknik relaksasi sebelumdan sesudah pelatihan. Hasil uji menggunakan Wilcoxon didapatkan hasil p=0.000 baikuntuk tingkat pengetahuan maupun kemampuan pelaksanaannya sehingga didapatkanpengaruh pelatihan teknik relaksasi dalam meningkatkan tingkat pengetahuan dankemampuan pelaksanaanya pada penderita hipertensi di posyandu Mawar RW IVKelurahan Pakis Kecamatan Sawahan Surabaya. Sehingga di harapkan Kader posyanduLansia memotivasi penderita hipertensi untuk tetap melaksanakan teknik relaksasi napasdalam untuk menurunkan tekanan darah baik secara individu maupun kelompok. Aplikasirelaksasi napas dalam secara kelompok bisa dilakukan sebelum kegiatan olahraga rutinlansia.
PERSEPSI MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN TENTANG MANAJEMEN BIMBINGAN KLINIK Yustina Kristianingsih
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2015): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v5i1.140

Abstract

Proses pembelajaran klinik melibatkan banyak pihak, diantaranya pembimbing klinik, pasien dan mahasiswa. Peran ketiganya harus jelas sehingga terjadi hubungan yang harmonis dalam menempuh proses pembelajaran klinik yang begitu kompleks. Untuk mencapai tujuan pembelajaran klinik diperlukan Manajemen bimbingan klinik yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi persepsi mahasiswa program studi Ilmu Keperawatan angkatan 2015 tentang manajemen bimbingan klinik di STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya. Desain penelitian yang digunnakan adalah diskriptif dengan jumlah sampel 55 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan angkatan 2011. Teknik sampling menggunakan total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah persepsi mahasiswa tentang manajemen bimbingan Klinik. Hasil penelitian dapat didapatkan persepsi mahasiswa S1 Angkatan 2011 tentang manajemen bimbingan Klinik Lebih dari 50 % (58%) memiliki persepsi yang positif tentang manajemen bimbingan klinik. Berdasarkan hasil penelitian, perlu diperhatikan pentingnya kerjasama yang lebih baik khususnya dalam pengaturan kegitan pembelajaran klinik baik pembimbing akademik dan klinik serta pihak pelayanan kesehatan yang dijadikan lahan praktik sehingga tujuan belajar dapat tercapai secara optimal dan mutu pelayanan kesehatan semakin baik.
GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA PADA PENDERITA HIV/AIDS YANG MENGGUNAKAN TERAPI ARV DI PUSKESMAS KEDUNGDORO Yustina Kristianingsih
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2016): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v6i1.162

Abstract

Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan, dan penerimaan keluarga terhadapanggotanya. Anggota keluarga memandang bahwa orang yang bersifat mendukung selalu siapmemberikan pertolongan dan bantuan jika diperlukan. Dukungan keluarga memiliki peranpenting dalam mengatasi masalah yang dihadapi ODHA khususnya dalam menjalankan terapiARV. Survey awal dilakukan peneliti di puskesmas Kedungdoro berdasarkan informasi yangdiberikan oleh kepala puskesmas rata-rata ODHA di puskesmas Kedungdoro mengkonsumsiARV selama dua tahun lebih. Penelitian ini bertujuan Mengidentifikasi dukungan keluargakepada penderita AIDS yang menggunakan terapi ARV di Puskesmas Kedungdoro. Metodepenelitian ini adalah diskriptif. Populasi terjangkau adalah 70 orang penderita AIDS yangmenggunakan terapi ARV. Sampel penelitian 31 responden, dengan teknik sampling kuotadimana semua anggota populasi diambil sebagai responden. Variabel yang digunakan adalahdukungan keluarga.Pengumpulan data dengan kuisioner. Penelitian ini menggunakan AnalisisStatistik Deskriptif proporsi presentase. Dari hasil dapat dilihat 87% tidak mendapat dukungankeluarga. Peneliti menyarankan agar memberikan penyuluhan mengenai dukungan keluargasehingga ODHA dapat lebih patuh dalam mengkonsumsi ARV.
KINERJA PERAWAT PELAKSANA PASCA PROGRAM ORIENTASI Sri Winarni; Yustina Kristianingsih; Devita Febrianti Maria
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v11i2.221

Abstract

Kinerja perawat merupakan kemampuan perawat untuk mengimplementasikan proseskeperawatan. Perawat baru memerlukan orientasi agar dapat meningkatkan kinerja sesuai yangdiharapkan mengenai standar asuhan keperawatan yang telah ditetapkan oleh rumah sakit. DiRumah Sakit Swasta masih dijumpai perawat baru yang tidak lengkap dalam pendokumentasianasuhan keperawatan, tidak mengisi riwayat alergi obat. Tujuan dari penelitian ini adalahmengidentifikasi kinerja perawat baru setelah dilakukan orientasi di Rumah Sakit Swasta diSurabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif evaluation study dengan variablegambaran kinerja perawat baru setelah mendapat orientasi di Rumah Sakit Swasta di Surabaya.Populasi terjangkau adalah perawat baru yang lulus seleksi dan mengikuti orientasi. Metode yangdigunakan adalah total sampling sejumlah 16 responden. Penelitian dilakukan dengan mengisikuesioner penilaian kinerja yang diisi oleh tim penilai. Hasil analisa statistik deskriptif proporsiprosentase didapatkan 75% responden kinerja baik, 12,5% responden kinerja kurang, dan 12,5%responden memiliki kinerja sangat baik. Peneliti menyarankan kepada pihak manajemen RumahSakit dengan tetap mempertahankan kinerja perawat baru, melalui Kepala Ruangan masingmasing agar tetap memberikan motivasi supaya perawat baru dapat meningkatkan tanggungjawab dan prestasi dalam pemberian asuhan keperawatan, menciptakan lingkungan kerja yangkondusif. Bagi manajemen dapat memberikan reward berupa kesempatan pada perawat baruuntuk pendidikan berkelanjutan dan pengembangan professional sesuai kinerja yang telahdicapai.
Jenis Kelamin Memengaruhi Mekanisme Koping Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Tugas Akhir Sri Winarni; Ignata Yuliati; Yustina Kristianingsih; Yuni Kurniawaty; Darius Roman Demu
JURNAL NERS LENTERA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mekanisme koping merupakan sebuah respon terhadap situasi yang mengancam baik secara kognitif maupun perilaku. Fenomena yang terjadi pada mahasiswa tingkat akhir di STIKES Katolik St Vincentius A Paulo Surabaya ditemukan beberapa mahasiswa tingkat akhir yang merasa terbebani dalam mengerjakan tugas akhir. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan jenis kelamin dengan mekanisme koping mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir di Stikes Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan crossectional dengan variabel Independen Jenis kelamin dan variabel dependen  mekanisme koping. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 69 responden dengan menggunakan Teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Brief Cope. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar 73, 9 % (51) responden perempuan, sebagian besar  68,1% (45) responden menggunakan  emotional focused coping. Hasil uji statistic dengan Sparman rank didapatkan nilai p=0,029 dan r=+ 0,282 yang berarti ada hubungan dengan kekuatan rendah antara jenis kelamin dan mekenisme koping mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh STIKES Katolik St Vincentius A Paulo untuk menyusun program pendampingan dan edukasi tips memilih mekanisme koping adaptif.  
FAKTOR DOMINAN DALAM KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM TIMBANG TERIMA: MOTIVASI DAN KEPEMIMPINAN Kristianingsih, Yustina; Astuti, Martha Sri; Setyawati, Emiliana Indah Eko; Adriana, Fransiska
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v14i1.257

Abstract

Communication in health services must be easy to understand because it is related to the nature and behavior of different health workers involved in nursing care, so that staff, nurses and doctors must understand how communication can be applied in all situations. The phenomenon at the research site as a result of interviews found that communication is still lacking effective both among nurses and other health teams. This research aims to analyze the factors that influence effective communication regarding SBAR consideration. The research design used descriptive analysis with a population of executive nurses in inpatient rooms at private hospitals in Surabaya who fulfil the inclusion criteria. Sample collection used simple random sampling with a sample size of 41 respondents. Data were collected using the SBAR communication effectiveness and acceptance questionnaire which is valid and reliable. After the data was collected, a simple regression test was carried out and the results obtained were that the majority (85%) of respondents carried out effective communication and acceptance. The factors related to effective communication regarding SBAR acceptance in this research are motivation and leadership. Effective communication in SBAR consideration is very important to continue to be improved so that the nursing department of the private hospital at the research site can continue to motivate the implementing nurse and manager of unit to support each other in the application of effective communication in SBAR consideration.
Pendidikan Kesehatan Tentang Kesehatan Jiwa Remaja di Masa Pandemi Covid 19 Kristianingsih, Yustina; Winarni, Sri; Wangge, Vincentia Nona
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v6i1.209

Abstract

Pandemi  covid 19 yang berjalan 2  tahun ini telah terjadi banyak perubahan pola kehidupan yang memaksa keluarnya kebijakan pembatasan sosial. Di pendidikan  menengah remaja juga harus melaksanakan pembelajaran daring yang membuat remaja kurang bisa aktulisasi peran masa mudanya. Anak-anak  dan remaja berpotensi mengalami masalah kesehatan jiwa sebagai akibat dari pandemi covid 19. Pencegahan bisa dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan kepada remaja sehingga remaja dapat memahami tentang kesehatan jiwa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Pendidikan kesehatan secara daring dengan menggunakan zoom dengan jumlah sasaran 311 siswa. Analisis yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan analisis univariate untuk melihat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan. Hasil evaluasi kegiatan ini menunjukkan peningkatan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan tentang kesehatan jiwa dan tips sehat jiwa. Diharapkan kegiatan pendidikan kesehatan ini dapat dilaksanakan secara kontinyu untuk masalah kesehatan lainnya.
KESEJAHTERAAN MENTAL IBU RUMAH TANGGA DI RW 6 KELURAHAN KEDUNGDORO KECAMATAN TEGALSARI Kristianingsih, Yustina; Astuti, Marta Sri; Setyawati, Emiliana Indah Eko; Winarni, Sri
Indonesian Academia Health Sciences Journal Vol 5 No 2 (2024): INDONESIAN ACADEMIA HEALTH SCIENCES JOURNAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/inahes.v5i2.24866

Abstract

Objective: Mental health is one of the important aspects in a person's life because it has a major influence on the biological, cognitive and social emotional of the individual. Well-being is something that is sought after by individuals, including mothers. In the family, mothers as housekeepers have a dominant function in a family. Even now, mothers not only take care of domestic activities, but some mothers also help their husbands increase family income. This will have an impact on the mental well-being of housewives. Methods: This study used a descriptive design with total sampling with 40 mothers as respondents. Data collection uses the Mental Health Continuum (MHC-LF) questionnaire which has been validated and reliable.. Results: The research results showed that more than 50% (55%) of mothers had high mental well-being. Conclusion: The research results still show that housewives who have low mental well-being, so it is important to develop a program to improve the welfare of housewives by collaborating with local health centers to provide education on the importance of mental health and tips for mental well-being for housewives who still have low mental well-being.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUASAN PENGGUNA BPJS Kristianingsih, Yustina
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2017): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.856 KB)

Abstract

Satisfaction to health services is influenced by several factors such as the physical facility andhealthcare environments, system agreements including waiting time, waiting, as well as the scopeand nature of the health services provided advantages. The phenomenon in the community ofusers still complain BPJS poor service, slow handling, the complexity of procedures to obtainservices. The purpose of this study to identify factors that affect user satisfaction BPJS.The studyused discriptive desing with a sample of 74 respondents BPJS users in RW 05 SawunggalingWonokromo Surabaya with Simple Random Sampling. The variables in this study are the factorsthat affect user satisfaction BPJS.The result of this study showed the majority (97.3%) ofrespondents said the service factor is the factor most affecting user satisfaction BPJS. Importantif BPJS improve management of administrative arrangements to be online, improve the data baseas well as convenience to the terms in the care of membership BPJS order to increase levelsatisfaction.