Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Multidisiplin West Science

Is It True That Job Satisfaction and Work Environment Affect Employee Turnover Intention? Fariz Abdullah; Achmad Djunawan; M Risya Rizki
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i01.1889

Abstract

The turnover of medical support employees at Hospital X Surabaya in 2023 was above the standard (10.8%). The high turnover of medical support employees can cause losses for the hospital because they have to spend money on recruitment, orientation, and training. This study aims to analyze the effect of the work environment and job satisfaction on the turnover intention of medical support employees at Hospital X Surabaya. This type of research is quantitative analytical with a cross-sectional research design. The population in this study was 65 medical support employees at Hospital X Surabaya. The sample calculation used a simple random sampling technique that obtained a sample of 40 employees. This study used ordinal logistic regression. The results of the study showed that the work environment and job satisfaction had a significant influence on the turnover intention of medical support employees at Hospital X Surabaya.
Benarkah Disiplin, Motivasi dan Lingkungan Berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai Non Medis di Rumah Sakit Swasta X Surabaya? Firzanah, Afiqatul; Rizki, M. Risya; Indahyati, Emilia; Pradhana, Andrea Thrisiawan; Djunawan, Achmad
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 05 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i5.2162

Abstract

Terdapat keterlambatan karyawan non-medis sebesar 11% di salah satu Rumah Sakit Swasta Surabaya Selatan. Sedangkan, ketentuan rumah sakit tersebut batas maksimal keterlambatan sebesar 3%. Keterlambatan berpotensi menurunkan kinerja karyawan rumah sakit. Perlu adanya kajian tentang pengaruh disiplin, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan non-medis. Tujuan penelitian ini adalah menyusun rekomendasi terkait pengaruh disiplin kerja, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai non-medis di Rumah Sakit Swasta X di Surabaya Selatan. Penelitian ini menggunakan desain crossectional. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah 239 non-medis di Rumah Sakit Swasta X Surabaya Selatan sedangkan sampel sebanyak 69 responden. Penelitian ini menggukan uji regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja, motivasi dan lingkungan kerja pegawai non-medis di Rumah Sakit Swasta X Surabaya Selatan masuk pada kategori baik. Terdapat pengaruh antara disiplin kerja, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai non-medis di Rumah Sakit Swasta X Surabaya Selatan. Rekomendasi yang dapat dilakukan rumah sakit untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah dengan penegakan absensi kehadiran, memperjelas promosi dan jenjang karir, dan melengkapi sarana prasarana untuk menunjang pekerjaan karyawan. Rekomendasi penelitian selanjutnya menambahkan variabel lain terutama dari perspektif organisasi.
Adakah Pengaruh Penanganan Komplain Terhadap Kunjungan Ulang di Rumah Sakit? (Narative Literature Review) Putri Arifin, Novita Anggraeni; Anggraini, Risti Ninda; Ardhana, Aulia Putri; Djunawan, Achmad; Ninda Anggraini, Risti
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i07.2447

Abstract

Penanganan komplain pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit dan berpotensi memengaruhi keputusan pasien untuk melakukan kunjungan ulang. Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah penanganan komplain yang efektif dapat meningkatkan kunjungan ulang pasien ke rumah sakit. Penelitian dilakukan melalui pendekatan narrative literature review dengan judul adakah pengaruh penanganan komplain terhadap kunjungan ulang di rumah sakit. Berdasarkan hasil pencarian artikel menggunakan metode PRISMA yang diperoleh dari database Google Scholar dengan total yang didapatkan 34.200 artikel, lalu di screening berdasarkan tahun, judul dan abstrak didapatkan 10 artikel dan artikel yang digunakan yaitu 7 artikel. Hasil studi menunjukkan dari 7 artikel menyatakan bahwa ada pengaruh penanganan komplain terhadap kunjungan ulang. Penanganan komplain yang cepat, tepat, dan solutif dapat meningkatkan kepercayaan serta kepuasan pasien bahkan kunjungan ulang. Komplain yang tidak tertangani dengan baik justru menurunkan kepuasan pasien, merusak citra rumah sakit, dan berdampak negatif pada niat kunjungan ulang. Oleh karena itu, rumah sakit perlu memiliki sistem manajemen komplain yang responsif, profesional, dan humanis untuk mempertahankan serta meningkatkan kepercayaan pasien terhadap layanan yang diberikan.
Dampak Kegagalan Penanganan Komplain di Rumah Sakit Indonesia: Narative Literature Review Kamilah, Alfi Najah; Wulansari S., Risna; Hadiyahtullah, Imeldilyza Dhuhaika; Ramadhan, Mohammad Ilham; Djunawan, Achmad; kamilah, alfi
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i07.2450

Abstract

Komplain pasien merupakan indikator penting mutu layanan kesehatan. Kajian ini bertujuan untuk membuktikan dan mengidentifikasi dampak dari kegagalan penanganan komplain terhadap mutu pelayanan rumah sakit di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Narrative Review dengan penelusuran literatur melalui Google Scholar. Dari 16.500 artikel yang ditemukan, disaring menjadi 26 artikel berdasarkan tahun, judul, dan abstrak. Sebanyak 20 artikel dieksklusi karena duplikasi atau tidak relevan, sehingga tersisa 6 artikel jurnal nasional yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa seluruh artikel yang direview menyatakan adanya dampak negatif yang signifikan akibat kegagalan penanganan komplain. Dampak yang teridentifikasi meliputi penurunan kepuasan dan kepercayaan pasien, meningkatnya konflik antara pasien dan tenaga medis, penurunan citra serta reputasi rumah sakit, hingga meningkatnya risiko tuntutan hukum. Dampak tersebut diperoleh melalui analisis isi dan temuan empiris pada masing-masing artikel. Kajian ini dibatasi pada literatur yang terbit di Indonesia dan hanya fokus pada aspek dampak, tanpa membahas intervensi atau solusi. Hasil ini diharapkan menjadi dasar dalam upaya perbaikan sistem penanganan komplain di rumah sakit secara berkelanjutan.
Penyebab Komplain di Rumah Sakit: Narrative Literature Review Syamsiddar, Aryanti Lutfiana; Hasanah, Hasanah; Verdinata, Fiernandio; Djunawan, Achmad; Hasanah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i07.2451

Abstract

Komplain pasien di rumah sakit menunjukkan adanya perbedaan antara harapan pasien dan layanan yang mereka terima. Jika tidak dikelola dengan tepat, keluhan ini bisa mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit dan merugikan reputasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor utama yang menyebabkan keluhan pasien melalui pendekatan narrative literature review. Kajian dilakukan terhadap 7 artikel ilmiah relevan yang diperoleh melalui pencarian database Google Scholar, dengan proses seleksi divisualisasikan menggunakan diagram PRISMA. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi nasional berbahasa Indonesia yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Hasil telaah menunjukkan bahwa sumber utama keluhan pasien berasal dari tiga aspek: (1) kualitas tenaga kesehatan, seperti pelayanan yang lambat dan sikap kurang profesional; (2) keterbatasan fasilitas, misalnya ruang yang sempit dan peralatan medis yang tidak memadai; serta (3) komunikasi yang kurang efektif antara petugas dan pasien. Selain itu, ketidakmampuan memenuhi ekspektasi emosional dan budaya pasien turut memicu munculnya komplain. Temuan ini menegaskan perlunya rumah sakit untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memperbaiki sarana prasarana, dan membangun komunikasi yang empatik agar keluhan dapat dioptimalkan sebagai bahan evaluasi dalam upaya peningkatan mutu pelayanan.
Penanganan Komplain di Rumah Sakit, Pembelajaran dari Indonesia dan Amerika (Narrative Literatur Review) Firmansyah, Alvin Hisyam; Rachma, Natasya Nishfiana; Amalo, Kevin Daniel; Kilasworo, Dewi; Djunawan, Achmad; Nishfiana Rachma, Natasya
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i07.2455

Abstract

Penanganan keluhan pasien merupakan elemen strategis dalam menjamin mutu dan akuntabilitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan membandingkan sistem penanganan keluhan pasien antara rumah sakit di Indonesia dan Amerika Serikat melalui kajian narrative literature review terhadap sepuluh artikel terpilih (lima nasional, lima internasional) relevan yang diperoleh melalui pencarian database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, serta portal nasional seperti Garuda, Neliti, dan SINTA, dengan proses seleksi divisualisasikan menggunakan diagram PRISMA. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2014–2025. Analisis dilakukan secara tematik terhadap lima aspek utama: sistem pelaporan, klasifikasi keluhan dan pemetaan risiko, mekanisme tindak lanjut, integrasi dengan manajemen mutu, serta pemanfaatan teknologi informasi. Hasil menunjukkan bahwa rumah sakit di Indonesia mulai menunjukkan kemajuan melalui penerapan sistem klasifikasi risiko secara manual dan berbasis kedaruratan, meskipun masih menghadapi tantangan dalam hal digitalisasi, dokumentasi, dan integrasi keluhan ke dalam indikator mutu. Sementara itu, rumah sakit di Amerika Serikat telah mengembangkan sistem taksonomi keluhan berbasis data, waktu tanggap standar, dan komunikasi terbuka yang mendukung resolusi konflik serta pencegahan litigasi. Studi ini menyoroti bahwa masing-masing negara memiliki keunggulan tersendiri: Indonesia unggul dalam inisiatif berbasis budaya lokal dan pendekatan responsif manual, sementara Amerika Serikat kuat dalam integrasi sistemik dan analisis mutu berbasis data. Temuan ini menawarkan peluang adopsi praktik terbaik lintas negara untuk memperkuat sistem pengelolaan keluhan pasien di Indonesia secara lebih profesional, adaptif, dan berorientasi mutu berkelanjutan.
Analisis Faktor Organisasi yang Mempengaruhi Disiplin Kerja Pegawai RS XX Isnaini, Evanda Nadhilah; Puryanti, Puryanti; Djunawan, Achmad; Nanggala, Vanrista Prima; Isnaini, Evanda
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 10 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i10.2661

Abstract

Kedisiplinan pegawai terutama dalam hal absensi di Rumah Sakit XX, pada tahun 2024 di temukan beberapa pegawai yang kurang taat mengenai ketentuan yang sudah di tetapkan oleh Rumah Sakit. Pada tahun 2024 menunjukkan adanya ketidakdisiplinan terhadap peraturan absensi yang sudah ditentukan sebesar 24%. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui faktor yang mempengaruhi kedisiplinan kerja pegawai di Rumah Sakit XX. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif dan analisis regresi logistik. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 60 pegawai, yang dipilih menggunakan teknik vinit lemeshow. Didapatkan hasil bahwa sanksi hukuman dinilai sangat baik (60%), keadilan dinilai tidak adil (62%), dan ketegasan dinilai tegas (63%). Dari hasil analisis menunjukkan sanksi hukuman (p=0.361), ketegasan (p=0.739) tidak ada pengaruh terhadap disiplin kerja. Sedangkan faktor organisasi yang meliputi keadilan pimpinan (p=0.010) ada pengaruh terhadap disiplin kerja. Sehingga, disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh faktor organisasi yang meliputi sanksi hukuman, ketegasan pimpinan terhadap disiplin kerja. Sedangkan faktor organisasi yang meliputi keadilan memiliki pengaruh terhadap disiplin kerja.
Is It True That Job Satisfaction and Work Environment Affect Employee Turnover Intention? Abdullah, Fariz; Rizki, M Risya; Djunawan, Achmad
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i01.1889

Abstract

The turnover of medical support employees at Hospital X Surabaya in 2023 was above the standard (10.8%). The high turnover of medical support employees can cause losses for the hospital because they have to spend money on recruitment, orientation, and training. This study aims to analyze the effect of the work environment and job satisfaction on the turnover intention of medical support employees at Hospital X Surabaya. This type of research is quantitative analytical with a cross-sectional research design. The population in this study was 65 medical support employees at Hospital X Surabaya. The sample calculation used a simple random sampling technique that obtained a sample of 40 employees. This study used ordinal logistic regression. The results of the study showed that the work environment and job satisfaction had a significant influence on the turnover intention of medical support employees at Hospital X Surabaya.