Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

THE EFFECT OF SCOUTING EXTRACURRICULAR ON STUDENTS’ DISCIPLINE AT SD NEGERI 4 ABUAN SUSUT DISTRICT, BANGLI REGENCY I Nyoman Sudirman; I Wayan Numertayasa; I Wayan Rendana
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 4 (2021): August
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v10i4.8258

Abstract

This research focused on the effect of scouting extracurricular on the students’ discipline at SDN 4 Abuan. The subjects in this study were 25 students of SD Negeri 4 Abuan. Data were obtained through a questionnaire. Then, the data were analyzed by the correlation analysis of causal relationships with SPSS (Statistical Package for Social Science) version 25.0 and the results of the analysis were quantitative scores. The results obtained that scouting extracurricular significantly influenced the students’ discipline at SD Negeri 4 Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. This conclusion was supported by the average score obtained from the students which were 80.13 and 81.30 (Excellent). In addition, it was found that the influence of scouting extracurricular on students’ discipline had a positive and significant effect. This was indicated by the correlation coefficient of 0.925 or 92.5%, meaning that the score was at an interval of 0.80–1.00. Thus, there was a very strong influence between variable X (Extracurricular Scout) and variable Y (Student Discipline), and the results of the test (sig. 2-tailed (0.05)) resulted in a figure of 0.000 so that this number was less than the significance value of 0.05 (0.000 < 0.05). This indicated that there was a positive and significant effect between the two variables. Based on the results of the correlation coefficient (R), simple linear regression analysis, and the significance test (T test), it was concluded that the extracurricular positively and significantly influenced the students’ discipline at SD Negeri 4 Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAAN SISWA KELAS 2 SD NEGERI 4 TIGA Ni Luh Sri Arta Ningsih; Nurul Isnaini Fitriyana; I Nyoman Sudirman
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v8i1.423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas 2 SD Negeri 4 Tiga berdasarkan lima aspek yangdiukurmenggunakan instrumen Early Grade Reading Assessment (EGRA), yaitu pengenalan huruf, membaca kata bermakna, membaca kata tidak bermakna, membaca nyaring, serta menyimak dan memahami isi bacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkanmelalui observasi, tesmembaca berbasisEGRA, wawancara dengan guru kelas 2, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa dan guru kelas 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kemampuan sangat baik dalam aspek pengenalan huruf, membaca kata bermakna, membaca nyaring, serta menyimak dan memahami bacaan. Pada aspek membaca kata bermakna, mayoritas siswa mampu membaca dengan lancar dan akurat sehingga tergolong dalam kategori sangat baik. Sebaliknya, pada aspek membaca kata tidak bermakna, sebagian besar siswa memperoleh skor rendah dan termasuk dalam kategori kurang, karena masih bergantungpada makna kontekstual dan belum terbiasa membaca kata tanpa arti yang jelas. Hasil tersebut memberikan gambaran kemampuan membaca permulaan siswa yang dapat menjadi dasar dalam perencanaan strategi pembelajaran yang tepat di kelas rendah sekolah dasar. Kata kunci: Membaca permulaan
ANALISIS KEBUTUHAN SISWA KELAS 3 TERHADAP BAHAN AJAR INTERAKTIF IPAS BERBASIS TRI HITA KARANA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BATUR Ni Komang Juli Reka Wardani; I Nyoman Sudirman; I Nyoman Ardana; I Nyoman Sujati
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i2.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri 2 Batur terhadap bahan ajar interaktif dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang berbasis Tri Hita Karana. Tri Hita Karana merupakan konsep kearifan lokal Bali yang menekankan keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), manusia dengan sesama manusia (Pawongan), dan manusia dengan alam (Palemahan). Analisis kebutuhan ini penting untuk memahami bagaimana bahan ajar yang diintegrasikan dengan nilai-nilai lokal dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sekaligus membentuk karakter yang sesuai dengan budaya Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan observasi, wawancara dengan guru, dan angket kepada siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa kelas 3 membutuhkan bahan ajar yang interaktif, visual, dan mudah dipahami, serta relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu, guru juga membutuhkan bahan ajar yang mendukung pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif. Dengan adanya bahan ajar interaktif berbasis Tri Hita Karana, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan IPAS secara akademis, tetapi juga dapat menginternalisasi nilai-nilai budaya lokal.
Pengembangan Diri siswa kelas 5 SLB N 1 Bangli melalui pembelajaran multiliterasi berbantuan buku cerita anak bergambar Nurul Isnaini Fitriyana; Made Hendra Mahajaya Pramayasa; I Nyoman Sudirman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34394

Abstract

Abstrak Sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) keempat yaitu pendidikan yang berkualitas, setara, inklusif, serta mendukung kesempatan belajar seumur hidup, maka pendidikan berkualitas menjadi hak semua orang. Setiap individu memiliki akses yang setara terhadap sumber daya, peluang, dan keputusan. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pendidikan berkualitas yang inklusif bagi siswa di SLB N 1 Bangli melalui pembelajaran multiliterasi. Kegiatan PkM ini berbantuan buku cerita anak bergambar. Pendampingan pembelajaran multiliterasi perlu diterapkan di kelas V SLB N 1 Bangli untuk pengembangan diri peserta didik. Model pembelajaran multiliterasi cocok diterapkan menggunakan media pembelajaran buku cerita anak bergambar dwibahasa (Bahasa Bali dan Bahasa Indonesia). Dimensi multiliterasi dalam media buku cerita anak bergambar dwibahasa ini meliputi literasi baca, literasi visual, literasi budaya dan kewargaan. Pendampingan dilaksanakan selama satu semester yaitu pada semester ganjil 2024/2025. Sebanyak 5 (lima) buah buku cerita anak bergambar jenjang B1, B2, dan B3 digunakan dalam kegiatan ini. Buku cerita anak bergambar menggunakan dua bahasa yaitu Bahasa Bali dan Bahasa Indonesia . Tahapan pelaksanaan PKM ini meliputi distribusi buku cerita anak, persiapan, serta pelaksanaan. Sebanyak 15 (lima belas) judul buku didistribusikan untuk media pembelajaran Seni dan Budaya. Observasi awal dilakukan melalui wawancara dengan guru kelas V, SLB N 1 Bangli, dilanjutkan dengan pendampingan dilakukan terhadap 12 orang siswa kelas V. Pendampingan selama satu semester memberikan hasil peningkatan literasi baca, literasi tulis, serta literasi budaya siswa kelas 5 SLB N 1 Bangli sebesar masing-masing 64.73%; 67.64%; serta 79.03%. Kata kunci: multiliterasi; GEDSI; anak berkebutuhan khusus; buku cerita bergambar; buku cerita bahasa Bali AbstractIn adherence to the fourth Sustainable Development Goal (SDG 4), which stipulates quality, equitable, and inclusive education and promotes lifelong learning opportunities, quality education is established as a universal right. Consequently, every individual is entitled to equal access to resources, opportunities, and decision-making processes. The objective of this Community Service (PkM) initiative was to enhance quality, inclusive education for students at SLB N 1 Bangli through the implementation of multiliteracies learning. This PkM activity utilized illustrated children's storybooks as a learning resource. The multiliteracies learning assistance was implemented in the fifth-grade classroom (Class V) of SLB N 1 Bangli to facilitate student self-development. The multiliteracies learning model was specifically tailored to be delivered using bilingual (Balinese and Indonesian) illustrated children's storybooks. The multiliteracy dimensions integrated into this bilingual medium included reading literacy, visual literacy, and cultural and civic literacy. The intervention was conducted over one semester, specifically during the odd semester of the 2024/2025 academic year. A total of five (5) illustrated children's storybooks at the B1, B2, and B3 reading levels were utilized in the core activity. These illustrated books were presented bilingually (Balinese and Indonesian) and contained local cultural values and wisdom. The implementation stages of this PkM included the distribution of children's storybooks, preparation, and execution. A total of fifteen (15) book titles were distributed to serve as a learning medium for Arts and Culture subjects. Initial observation was conducted via interviews with the class V teacher at SLB N 1 Bangli, followed by direct assistance provided to 12 students in Class V. The one-semester intervention yielded positive outcomes: reading literacy, writing literacy, and cultural literacy among the fifth-grade students at SLB N 1 Bangli increased by 64.73%, 67.64%, and 79.03%, respectively. Keywords: multiliteracy; GEDSI; children with special needs; picture children’s book; Balinese languange picture book