Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Aplikasi Manajemen Referensi Menggunakan Mendeley Bagi Para Dosen dan Mahasiswa Atrisia, Marchela Indah; Khusaini, Khusaini; Latuconsina, Hudaya; Kurniawati, Ria
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.11095

Abstract

Background: Menulis karya ilmiah merupakan salah satu cara dalam meningkatkan kompetensi dosen. Pada penulisan karya ilmiah terdapat beberapa komponen penting yang perlu diperhatikan, salah satunya yaitu sitasi atau kutipan. Namun karena masih asing dengan Mendeley, tidak sedikit dari profesor dan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah membuat sitasi dan bibliografinya dengan manual. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada dosen dan mahasiswa tentang penggunaan manajemen referensi Mendeley dan cara mempublikasikan suatu artikel ilmiah di Jurnal Nasional terakreditasi. Metode: Presentasi secara online/daring melalui ZOOM, demonstrasi, latihan langsung, dan pendampingan dari para pemateri adalah metode pelaksaan dari kegiatan ini. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan pada para peserta dalam pemahaman materi dan potensi untuk menggunakan referensi secara lebih efektif dengan menggunakan program desktop Mendeley. Kesimpulan: Para dosen dan mahasiswa dapat menggunakan aplikasi manajemen referensi Mendeley dalam menghasilkan sebuah karya ilmiah. Hal ini dibuktikan dengan 65 peserta (59.2%) merasa mampu menyusun artikel ilmiah untuk publikasi serta para peserta merasa pelatihan penulisan karya ilmiah ini bermanfaat.
Edukasi Pemilahan Sampah dan Pemanfaatan Teknologi Sampah Terbarukan Ramah Lingkungan Latif, Inas Sofia; Latuconsina, Hudaya
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.483

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan tantangan lingkungan yang semakin mendesak, terutama di wilayah pedesaan yang belum memiliki sistem pengolahan sampah terpadu. Desa mitra menghadapi permasalahan peningkatan volume sampah rumah tangga. Kurangnya pemilahan sampah dari sumbernya dan terbatasnya fasilitas pengolahan sampah menyebabkan sebagian besar sampah berakhir di TPA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga dalam pemilahan sampah serta memperkenalkan teknologi pengolahan sampah terbarukan yang ramah lingkungan (RENGSE). Metode yang digunakan adalah PAR, yang melibatkan warga secara aktif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta, yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor sebesar 60%. Selain itu, terjadi penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA desa sebesar 32% dalam satu bulan setelah program berjalan. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kelompok pengelola bank sampah di tingkat RT sampai dengan desa, yang memperkuat keberlanjutan program. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi terpadu dan pemanfaatan teknologi tepat guna dapat menjadi strategi efektif untuk mengurangi beban TPA dan meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat desa.
Utilization of Renewable Emission Neutral Garbage Solution Equipment (RENGSE) as Waste Management Technology in Mekar Jaya Village Latuconsina, Hudaya; Sofia Latif, Inas
SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/spekta.v6i2.14113

Abstract

Background: This article presents the application of environmentally friendly renewable waste technology called RENGSE in Mekar Jaya Village, Tangerang Regency as part of a technology-based community service program. Contribution: The initiative to create and operate RENGSE for the management of various types of waste (organic and non-organic) based on thermal combustion that is specifically designed so as not to produce harmful emissions. Method: The methodology used is Participatory Action Research (PAR) with stages including counseling, technology operation training, mentoring and direct practice, as well as monitoring and evaluation. Results: The results obtained from this service activity are that the use of RENGSE equipment in Mekar Jaya Village shows good technical performance, with an average combustion capacity of 95-100 kg/hour and an operational time of around 8 hours/day. For 30 days, this tool is able to process about 24 tons of waste. From the social side, there has been a significant change in people's behavior patterns, where households that sort waste have increased from 10% to 68%. Conclusion: RENGSE utilization activities have succeeded in increasing the effectiveness of waste management in Mekar Jaya Village technically and socially with 87% positive responses. The application of this technology can be said to be efficient in reducing the volume of waste because it is able to reduce up to 70% of waste to landfills, as well as encourage changes in community behavior towards more responsible, independent, and sustainable waste management.
CITIZENS INVOLVEMENT AS A CONFLICT RESOLUTION EFFORT IN GENERAL ELECTIONS Rizal Fahmi; Hilal Ramdhani; Hudaya Latuconsina; Sri Jaya Lesmana
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v11i1.3

Abstract

Konflik dalam pemilu merupakan sebuah keniscayaan berdasarkan sejarah pemilu di Indonesia, perdebatan dari pra pemilu hingga pasca pemilu kerap mewarnai pemilu di Indonesia, konflik antar elite politik telah mengakibatkan konflik di masyarakat umum. Urgensi kesadaran politik elite politik untuk mengutamakan bangsa dan negara ternyata belum mampu terwujud secara maksimal. Kondisi ini mendorong munculnya gerakan alternatif yang memberikan kesadaran akan pentingnya mewujudkan pemilu yang aman. Penelitian ini menggunakan studi literatur untuk mengkaji pandangan-pandangan alternatif berupa gerakan warga untuk menjadi solusi konflik politik saat pemilu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warga negara merupakan kelompok yang paling berpengaruh terhadap situasi politik pada masa pemilu, keterampilan warga negara dalam menganalisis situasi politik berdampak pada tindakan para elit politik untuk selalu mengedepankan nilai-nilai perdamaian secara umum. pemilu. Semakin banyaknya generasi muda yang terhasut kampanye hitam membuat mereka mudah tergerak oleh elite politik sesuai kemauan politiknya. Atas dasar itu, peningkatan pemahaman warga negara terhadap nilai-nilai demokrasi menjadi aspek yang sangat penting sebagai upaya penyelesaian konflik pada masa pemilu.   Conflict in general elections is a necessity based on the history of general elections in Indonesia, debates from pre-election to post-election often color general elections in Indonesia, conflicts between political elites have resulted in conflicts in the general public. The urgency of the political elite's political awareness to prioritize the nation and the state has actually not been able to materialize optimally. This condition encourages the emergence of an alternative movement that provides awareness of the importance of realizing safe general elections. This study uses literature studies to examine alternative views in the form of citizen movements to be a solution to political conflicts during general elections. The results of the study show that citizens are the most influential group over the political situation during the general election period, the skills of citizens in analyzing political situations have an impact on the actions of the political elite to always prioritize the values of peace in general elections. The more young citizens to be instigated by black campaigns make it easy for them to be moved by the political elite according to their political will. On that basis, increasing citizens' understanding of democratic values is a very important aspect as an effort to resolve conflicts during the general election period.
The Role of School Quality and Students’ Health on Academic Achievement: A Binary Probit Regression Study Bambang Mardi Sentosa; Khusaini Khusaini; Hudaya Latuconsina; Mustofa Kamil; Jarnawi Afgani Dahlan
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Role of School Quality and Students’ Health on Academic Achievement: A Binary Probit Regression Study. Objectives: This study aims to show the effect of school quality, students’ health and s control variables on students’ academic achievement in Tangerang Municipality. Methods: The authors used a representative sample of students who were registered and active in public high schools; 332 samples. The data was obtained by a valid and reliable research instrument through questionnaire. The authors employed Likert scale to measure the variables, while the questionnaire has been distributed to the samples determined by simple random sampling. Findings: The current student’s academic achievement needs to be improved, because the level of achievement was 75% of the predetermined standard. By using a Binary Probit Analysis model, the authors found that the variables of school quality, socioeconomic status, students’ health, and age had significant effect on academic achievement, except the gender. Conclusion: The quality of school and students' health are important instruments for improving student academic achievement. The findings of this study suggested that school principals and their policy makers to always maintain education services by fulfilling school resources, facilities, and teachers’ quality.  Keywords: academic achievement, school quality, socioeconomic status, students’ health.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v14.i2.202475