Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Vocational High School Teachers’ Perception of Project-based Learning Method in English Language Teaching: A Case Study Tanila, Melvira; sulastini, sri; Agustina, imas Wahyu
STAIRS: English Language Education Journal Vol. 5 No. 1 (2024): STAIRS: English Language Education Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/stairs.5.1.7

Abstract

As Vocational High School (VHS) students are prepared to work in certain fields, project-based learning (PjBL)becomes one of the teaching and learning methods that teachers can use to meet the expectations in the work field. Even though the effectiveness of PjBL implementation is related to how the teacher perceives the method, less attention is given to studies that focus on teachers' perceptions of the principles of PjBL. Therefore, this study aimed to investigate the English teachers' perception of the PjBL method in terms of the objectives, principles, and teachers' roles. The descriptive case study was employed as the research design to answer the formulated research questions. Semi-structured interviews with English teachers at SMKN 26 Jakarta were conducted to collect the data. The findings show that all teachers have a good perception of the objectives of the PjBL method. Most teachers fully understand their role in the PjBL method. However, there was some misunderstanding in teachers' perception of the principle of challenging problems/questions and public products. 75% of the teachers did not see sustained inquiry and reflection as the principle of the PjBL method. Therefore, teacher professional development training related to the principles of the PjBL method needs more attention.
PENGUATAN KEMAMPUAN KEBAHASAAN FASILITATOR KAMPUNG INGGRIS DALAM MENDUKUNG REVITALISASI PARIWISATA DI KABUPATEN AGAM Agustina, Imas Wahyu; Mayuni, Ilza; Palupi, Tara Mustikaning; Putra, Alvin Harya
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v5i2.50845

Abstract

Dengan membaiknya industri pariwisata di Sumatera Barat seiring dengan membaiknya kondisi setelah pandemi, Pemerintah Kabupaten Agam berusaha untuk menghidupkan kembali Kampung Inggris guna memperkuat kualitas sumber daya manusia wilayah tersebut. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Agam bekerja sama dengan tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UNJ mengadakan pelatihan "Training of Trainers" kepada 21 fasilitator Kampung Inggri dari lima nagari (desa) percontohan di Kabupaten Agam. Materi terkait pengajaran berbasis genre disampaikan dengan metode demo, diskusi, praktik di kelas, dan praktik memandu wisata dalam Bahasa Inggris. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris terkait topik wisata dan kearifan lokal, serta peningkatan kesadaran akan pengajaran yang menyenangkan. Setelah kegiatan, para peserta diharapkan dapat menjadi penggerak kegiatan Kampung Inggris di nagari mereka dan menarik minat kaum muda dan warga sekitar untuk belajar Bahasa Inggris.
The Incorporation of the 4C Skills in the Lesson Plans of Grade Eight Luthfi, Nadia; Agustina, Imas Wahyu; Pujiati, Hanip
STAIRS: English Language Education Journal Vol. 4 No. 1 (2023): STAIRS: English Language Education Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/stairs.4.1.5

Abstract

This research aimed to investigate the incorporation of the 4C skills in the lesson plans and to analyze how the 4C skills were implemented into the lesson plans of English for grade eight. The data for this qualitative content analysis research was gathered by analyzing ten lesson plans for grade eight of junior high school in Bekasi and Jakarta. The research found that all the lesson plans included all the 4C skills, which comprised 51% of communication skills, 69% of collaboration, 61% of critical thinking, and 69% of creativity. As the most widely incorporated, collaboration and creativity were found in learning and assessment activities. These findings are expected to be a recommendation for scholars, especially English teachers in designing lesson plans that meet 21st-century skill needs.
Cultural Contents in MyEnglishStep Digital Learning Materials for Junior High School Students Maulidya, Alga Dilfa Suci; Palupi, Tara Mustikaning; Agustina, Imas Wahyu
STAIRS: English Language Education Journal Vol. 4 No. 1 (2023): STAIRS: English Language Education Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/stairs.4.1.1

Abstract

The present research aimed to analyze the cultural contents available in digital learning materials for Junior High School Students called myenglishstep.com. The data were analyzed using qualitative content analysis under two frameworks, particularly the cultural categories framework by Chao (2011) and the framework of the cultural dimensions by Moran (2001). The results revealed 1.472 cultural contents, covering all five cultural categories: Source Culture, Target Culture, International Culture, Intercultural Interaction, and Universality across Cultures. Further, the cultural contents are also represented through Cultural Dimensions, namely Products Dimension, Practices Dimension, Perspectives Dimension, Communities Dimension, and Person Dimension. The cultural contents mainly appeared as much as 1160 times in the Universality across Cultures and were presented through products created and invented by the social communities approximately 623 times. These results, to some extent, show that material developers are aware of the importance of cultural content to cater to diversity in Indonesia.
Perancangan Modul SIOP Kurikulum Merdeka: Pendampingan Guru Bahasa Inggris SMP Mayuni, Ilza; Palupi, Tara Mustikaning; Agustina, Imas Wahyu; Pieter, Pieter
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1026

Abstract

Kurikulum Merdeka telah diterapkan di seluruh SMP di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sejak 2023, namun pelatihan on-the-job coaching sebagai Guru Penggerak belum dilakukan secara merata. Diskusi terpumpun dengan MGMP Bahasa Inggris SMP menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam merancang pembelajaran berbasis kurikulum ini akibat kurangnya pemahaman tentang model pengajaran yang sesuai. Untuk mengatasi masalah ini, program pendampingan dilakukan terhadap 48 guru guna meningkatkan keterampilan mereka dalam menyusun modul ajar berbasis Sheltered Instruction Observation Protocol (SIOP). Dengan pendekatan literacy coaching, metode yang digunakan mencakup direct instruction, modeling and coaching, independent application, dan reflection. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berperan dalam meningkatkan pemahaman peserta terkait komponen dan fungsi SIOP dalam merancang modul ajar, namun perlu adanya komitmen dan pendampingan lebih lanjut dalam penerapannya di kelas.
Meningkatkan Kompetensi Instruktur Kampung Inggris: Pelatihan Pengembangan Materi Speaking Skills untuk Tingkat SD Agustina, Imas Wahyu; Noval, Ahmad Yazid; Andayani, Rika
Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada masyarakat Vol 8 No 1 (2025): 2025: Edisi 1
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bakti.10891

Abstract

With the increase in tourism activities post-pandemic, the regional government of Agam Regency considers the urgency of improving the English language skills of local human resources (HR) to prepare them to welcome the arrival of international tourists. Thus, the collaboration between the Agam Regency Regional Government and the Community Service (PkM) team of the English Language Education Study Program was initiated as a sustainable program. This second-year activity aimed at training participants in developing speaking skill materials for elementary school levels. This three-day training involved 20 elementary school teachers around Kampung Inggris in five villages in Agam Regency. The results of the questionnaire and reflection showed that this activity helped improve the participants’ skills in designing creative and effective teaching materials for speaking skills in English at the elementary school level, and they were satisfied with the entire series of events. It is hoped that this activity can enable participants to play their role as facilitators in the English Village in Agam Regency, thereby helping to build better English literacy. === Dengan makin membaiknya dunia pariwisata, pemerintah daerah Kabupaten Agam melihat adanya urgensi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sumber daya manusia (SDM) setempat agar siap menyambut kembali kedatangan turis internasional. Karena itulah, kerja sama Pemerintah Daerah Kabupaten Agam melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam dengan tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris FBS UNJ dibuat sebagai kegiatan multiyears (berkelanjutan). Kegiatan yang merupakan tahun kedua ini bertujuan untuk melatih peserta dalam mengembangkan materi pembelajaran berbicara dalam bahasa Inggris untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini melibatkan 20 guru SD di sekitar Kampung Inggris di lima desa (nagari) di Kabupaten Agam. Hasil angket dan refleksi menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan manfaat dalam membangun kemampuan peserta dalam merancang materi pengajaran kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris pada tingkat SD yang menarik dan tepat guna, dan mereka puas dengan keseluruhan rangkaian acara. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu peserta dalam perannya sebagai fasilitator pada Kampung Inggris di Kabupaten Agam sehingga membantu membangun literasi berbahasa Inggris yang lebih baik.
Teacher’s Roles in Teaching English to Students with Special Needs: Strategies, Challenges, and Impacts Azka, Shofiyyah Nur; Saputra, Rafi Antar; Agustina, Imas Wahyu; Aristy, Dhini; Amanatillah, Ajeng
STAIRS: English Language Education Journal Vol. 6 No. 1 (2025): STAIRS: English Language Education Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/stairs.6.1.3

Abstract

Despite increasing global efforts to promote inclusive education, teaching English to students with special needs remains a significant challenge, including in the teacher’s role in shaping an inclusive learning environment. This study explores the critical role of teachers in special needs education by addressing three key issues: The teaching strategies employed, the challenges teachers encounter, and the impact on the learning process. Employing a qualitative and systematic approach, the study analyzed 30 peer-reviewed articles published within five years between 2020 and 2024. The analysis revealed that the most commonly applied strategies in teaching English to students with special needs were Individualized and Differentiated Instruction, Multisensory and Visual Learning, and Collaborative Teaching supported by professional development. Among the challenges identified, student-related factors emerged as the most prominent, followed by those related to teachers and systemic and policy issues. The learning impacts were classified into five thematic categories, each demonstrating positive, negative, and/or mixed implications. The review highlights the need for targeted teacher training, increased support structures, and stronger interprofessional collaboration.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DAN PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Andayani, Rika; Mayuni, Ilza; Agustina, Imas Wahyu; Maharani, Suci
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.1873

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam upaya memulihkan kualitas pembelajaran di Indonesia pasca pandemi virus korona adalah dengan meluncurkan program Kurikulum Merdeka. Salah satu karakteristik dalam implementasi Kurikulum Merdeka ini adalah pembelajaran yang berpusat pada siswa. Model pembelajaran yang berpusat pada siswa diantaranya adalah model pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah. Terletak di Provinsi Sumatra Barat, Kabupaten Agam memilki kondisi geografis yang luas, berbukit, dan jauh dari kota. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai model pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah, Dinas Pendidikan setempat, dan tim dosen dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mendampingi 50 guru bahasa Inggris SMP di Kabupaten Agam dalam merancang pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah. Bertempat di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, tim pengabdi melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk workshop luring bertajuk penyusunan model pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah bagi guru-guru sekolah menengah pertama se-kabupaten Agam, Sumatra Barat. Kegiatan workshop tersebut diawali dengan pemaparan teori singkat terkait pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah. Lebih lanjut, para guru-guru tersebut diminta untuk membuat proyek sederhana terkait suatu topik pembelajaran tertentu kemudian memprsesentasikannya didepan peserta-peserta yang lain. Dengan komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten Agam untuk mendukung pendanaan dan    memfasilitasi kerja sama dengan UNJ, penyelenggaraan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) secara tatap muka dapat dilaksanakan. Para guru-guru mata pelajaran Bahasa Inggris di Kabupaten Agam sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan workshop ini. Melalui program ini, UNJ sebagai LPTK terkemuka dapat berkontribusi memulihkan kualitas pembelajaran di Kabupaten Agam pasca pandemi virus korona.
Meeting Diverse Learner Needs: Perception and Practices of Differentiated Instruction Agustina, Imas Wahyu; Palupi, Tara Mustikaning; Sari, Sulhizah Wulan
Interference: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 6, No 2 (2025): INTERFERENCE
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/interference.v6i2.73194

Abstract

Abstract. As Indonesian students bring a wide range of cultures, beliefs, needs, interests, and attitudes into their English class, differentiated instruction (DI) can offer a possible yet challenging solution since it enables learning to fit the students' needs but opposes the standardized one-size-fits-all education model. This study investigated the teachers' perception of differentiated instruction in English language learning and its implementation. This study employs a descriptive qualitative design using questionnaires adapted from Tomlinson’s (2017) concept of differentiating learning elements based on learners’ variances to collect data from 48 junior and senior high school English teachers in the Jabodetabek area. The findings revealed that respondent teachers were generally aware that DI required teachers to adjust the learning to the students’ needs, yet only a few fully noticed that modification was conducted in the content, process, and product according to the readiness, interest, and profile. They implemented various DI strategies by varying the resources, complexity, titles, situations, structures, supports, output formats, working procedures, and deadlines. However, concerns about the implementation remain due to the excessive demands for effort and time for preparation, highlighting the need for ongoing, context-specific professional support. This study hopefully brings insights to help all English teachers with the practices of DI in their classes and raises awareness of the importance of DI to allow all language learners to achieve similar learning outcomes despite their individual differences. Keywords: Differentiated Instruction; Differentiated Instruction Strategies: Implementation of Differentiated Instruction; Teacher's Perception of Differentiated Instruction
PENDAMPINGAN STRATEGI PENGAJARAN LISTENING SKILLS BERORIENTASI MULTILITERASI UNTUK GURU BAHASA INGGRIS DI KABUPATEN AGAM Tara Mustikaning Palupi; Ilza Mayuni; Imas Wahyu Agustina; Mochammad Faisal Agiel
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32125

Abstract

Abstrak: Kurangnya pemanfaatan media multilititerasi dalam pembelajaran menyimak menjadi tantangan utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Bahasa Inggris SMP di Kabupaten Agam dalam mengajarkan keterampilan menyimak berbasis Kurikulum Merdeka dengan pendekatan multiliterasi. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, workshop, dan sesi praktikum dengan melibatkan enam puluh guru anggota MGMP Bahasa Inggris di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Evaluasi dilakukan melalui 30 butir pertanyaan pretest dan posttest yang menilai peningkatan pemahaman dan keterampilan pedagogis peserta. Hasil menunjukkan 69% peserta mengalami peningkatan kemampuan dalam kategori sangat tinggi, sementara 31% lainnya menunjukkan peningkatan yang signifikan. Peningkatan terlihat dalam pembuatan dan penggunaan media ajar inovatif seperti video, podcast, dan roleplay, serta strategi pengajaran yang lebih variatif. Pengabdian ini berhasil memperkuat softskills dan hardskills guru dalam merancang pembelajaran listening yang aktif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Abstract: The limited integration of multi literacy-based media in listening instruction represents a significant challenge in the effective implementation of the Merdeka Curriculum. This community service aimed to enhance the competence of junior high school English teachers in Agam Regency in teaching listening skills based on the Merdeka Curriculum and multiliteracy approaches. Activities included socialization, workshops, and practical sessions involving MGMP English teachers. Evaluation was conducted using pretests and posttests to assess improvement in pedagogical understanding and skills. Results showed that 69% of participants experienced a significant increase in the “very high” category, while 31% showed notable improvement. Gains were evident in the use of innovative teaching media such as videos, podcasts, and roleplay, as well as more varied teaching strategies. This program effectively improved both soft and hard skills of the teachers in designing listening lessons that are active, contextual, and aligned with students’ needs.