Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA MELALUI LAGU DAERAH BUGIS ”ININNAWA SABBARAE” Kasma F Amin; Muliadi Muliadi; Ainul Alim Rahman
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.139

Abstract

Kegiatan ini bertujuan sebagai penguatan pendidikan karakter dengan menanamkan nilai-nilai kesabaran, kebaikan, dan kesederhanaan pada siswa melalui lagu daerah Bugis Ininnawa Sabbarae. Penguatan pendidikan karakter melalui lagu daerah Bugis diduga relevan dengan fenomena kehidupan hyper reality saat ini. Ininnawa sabbarae adalah lagu daerah Bugis sebagai warisan budaya lokal yang biasanya dinyanyikan oleh para orang tua untuk penanaman karakter pada anak-anaknya. Metode pelaksanaan yaitu pelatihan dan pengenalan lagu daerah Bugis dengan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan evaluasi. Target kegiatan pelatihan ini adalah guru dan siswa dengan melibatkan siswa sebanyak 20 orang. Hasil kegiatan menunjukkan tentang presentasi kenaikan pengetahuan siswa tentang karakter yang terdapat dalam lagu daerah Bugis Ininnaawa Sabbarae. Terdapat juga peningkatan kemampuan siswa sebanyak 60% dengan baik dan 25% yang memahami tentang karakter sabar, karakter baik dan karakter sederhana. Siswa mengalami peningkatan ketertarikan untuk mengetahui lagu daerahnya sebanyak 100% setelah memahami muatan karakter dalam lagu Ininnawa Sabbarae. Berdasarkan jawaban hasil unpan balik setelah mengadakan pelatihan pengenalan kandungan karakter lagu dalam sdaerah Bugis dengan metode bernyanyi maka terjadi peningkatan pemahaman karakter, dan siswa merasa sangat puas..
Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpen dengan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Siswa Kelas XI SMAN 1 Pangkajene Nita Ayuni; Sitti Rabiah; Kasma F Amin
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4697

Abstract

This research is about the improvement of short story writing skills with the Discovery Learning learning model on class XI students of SMAN 1 Pangkajene, the purpose of this study aims to describe the process of writing short stories of class XI students of SMAN 1 Pangkajene with the Discovery Learning learning model and aims to analyze the results of the improvement of writing short stories with the Discovery Learning learning model on class XI students of SMAN 1 Pangkajene, researchers use action research methods based (Classroom Action Research), data collection techniques used observation sheets, interviews, text and documentation. In this study it can be concluded that the improvement of the Discovery Learning model on the ability to write short stories of students has increased. It can be seen from the results of cycle II learning observations that students become more enthusiastic, active in learning, and able to develop ideas into a short story. In cycle II student learning outcomes reached the KKM as many as 29 people or 93.55%.
Pengaruh Penggunaan Alih Kode dan Campur Kode dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X MAN Gowa Rafly Sidiq; Sitti Rabiah; Kasma F. Amin
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5391

Abstract

The study aims to describe the use of code transfer and code mix in the learning of Indonesian language and its impact on the speaking skills of students of the X class of MAN Gowa. This research is a type of experimental research that involves the design of research one groups pretest-postest design. The subjects of this study are 20 XA students and 21 XE students. The data collection techniques used are pre-test, treatment, and post-test. Data results in analysis using qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of research using code transfer and code mixing can be said to have an impact on the student's speech skills. At the time of doing the pre-test, students in the experimental class got an average speech skill score of 75,28, then after doing the post-test got a mean speech skills score of 86,76. There is a significant positive influence associated with the use of code transfer and code interference in the learning of Indonesian language on the speaking skills of students of the X class of MAN Gowa.
Peningkatan Keterampilan Menyimak Berita Menggunakan Media Sosial Pada Siswa Kelas X Pesantren Mizanul’ulum Sandrobone M. Ainul Rezeki; Muliadi Muliadi; Kasma. F Amin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 9: Agustus
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak berita menggunakan media sosial pada siswa, yaitu model yang menggunakan media sosial pada siswa kelas X Pesantren Mizanul’ulum Sandrobone. Penelitian ini bersifat penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam bersiklus. Setiap siklus terdapat empat tahap yaitu, tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan evaluasi, serta tahap refleksi. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas X di Pesantren Mizanul’ulum Sandrobone yang berjumlah 30 orang siswa. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Pada tahap perencanaan siklus I dan siklus II, memiliki kemiripan pada rencana pelaksanaan pembelajaran, yang berbeda adalah langkah pembelajaran. Langkah pembelajaran yang dilakukan pada siklus I belum terlaksana secara maksimal dan pada siklus II dilaksanakan secara keseluruhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran siklus I belum optimal yaitu 63,33%, berbeda pada siklus II yang mengalami perubahan lebih efektif yaitu 83,34%. Dibuktikan pada siklus II siswa lebih antusias dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Evaluasi pembelajaran pada siklus I belum optimal karena ada beberapa langkah pembelajaran yang tidak terlaksana dengan baik dan berpengaruh pada pencapaian hasil belajar sedangkan pada siklus II, langkah pembelajaran terlaksana dengan baik dan pencapaian hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar menyimak berita menggunakan media sosial pada siswa kelas X Pesantren Mizanul’ulum Sandrobone mengalami peningkatan.
Mengasah Kepedulian Siswa terhadap Efek Limbah Plastik melalui Project Based Learning Martini Martini; Yush Nawwir; Samsuddin Kade; Ainul Alim Rahman; Kasma F. Amin
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5228

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah limbah plastik yang mencemari lingkungan dan kebutuhan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda, khususnya siswa. Pendidikan pengelolaan sampah, terutama limbah plastik, dianggap penting untuk membentuk sikap tanggung jawab dan kesadaran lingkungan sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam pengelolaan limbah plastik di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen, melibatkan 25 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur pemahaman siswa tentang limbah plastik dan penerapan PBL, serta observasi terhadap kegiatan proyek daur ulang sampah plastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dalam pengelolaan sampah plastik berhasil mencapai tujuan pembelajaran dengan baik. Skor rata-rata ketercapaian proyek mencapai 88,25%, dengan kelompok yang bekerja dengan limbah kertas mencatat pencapaian hampir sempurna (92%). Aspek pemahaman tujuan proyek, evaluasi pembelajaran, dan kesesuaian tujuan dengan masalah tercapai dengan sangat baik. Meskipun ada variasi pada aspek kreativitas dan kerjasama kelompok, secara keseluruhan, siswa menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam memahami dan mengelola limbah plastik. Hasil ini menunjukkan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan keterampilan siswa dalam mengurangi dampak negatif limbah plastik. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pendidikan lingkungan dengan menekankan pentingnya pendekatan praktis dan kolaboratif dalam mengatasi masalah limbah plastik.
Pemertahanan Bahasa Makassar Melalui Sastra Tutur Sinrilik sebagai Identitas Budaya Lokal Abd. Rahim; Kasma F. Amin; Nursalam Nursalam; Nurindah Purnama Sari
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v7i1.18403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa daerah melalui sastra tutur sinrilik sebagai identitas budaya lokal. Metode penelitian ini menerapkan metode campuran (mixed methods). Data penelitian ini ada dua, yakni data kuantitatif yang diperoleh melalui survei informan dan data kualitatif melalui wawancara. Penetapan sastra tutur sebanyak 10 grup sinrilik untuk menganalisis bentuk, tema,dan nilai sebagai identitas budaya lokal. Pemilihan sinrilik sebagai data sekunder karena memiliki pakem bertutur dalam bahasa Makassar dan mengandung pendidikan karakter. Hasil penelitian ini menunjukkan penurunan penggunaan bahasa Makassar di kalangan generasi muda, dengan hanya kelompok usia 50-80 tahun yang masih aktif menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keluarga dan sosial. Generasi dewasa (25-49 tahun) dan remaja (17-24 tahun) cenderung lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia, terutama di sekolah dan kantor. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya sastra tutur sinrilik dalam melestarikan bahasa dan budaya Makassar, karena selain berfungsi sebagai hiburan, sinrilik juga menjadi sarana untuk mempertahankan nilai budaya, sejarah, dan karakter masyarakat Makassar. Meskipun demikian, untuk memastikan kelestariannya, diperlukan upaya pemertahanan melalui pengajaran di sekolah, dokumentasi digital, serta pemanfaatan teknologi modern untuk menjangkau generasi muda dan menjaga kelangsungan warisan budaya ini.
Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pembuatan Abon Ikan Termodifikasi Kelapa Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Biru di Kampung Urbinasopen Supriyati Fatma Rabia; Ainul Alim Rahman; Harlina Harlina; Ratna Dewi; Kasma F. Amin
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v5i2.2257

Abstract

Kampung Urbinasopen di Kabupaten Raja Ampat menyimpan potensi sumber daya perikanan dan perkebunan kelapa yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan hasil tangkapan segar tanpa pengolahan lanjutan, sehingga nilai tambah ekonomi yang diperoleh masyarakat pesisir relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk mentransformasi kondisi tersebut melalui pelatihan pembuatan abon ikan ekor kuning termodifikasi kelapa kepada 25 orang ibu PKK sebagai upaya konkret penguatan ekonomi biru berbasis potensi lokal. Pendekatan mixed methods diterapkan secara integratif, menggabungkan pengukuran kuantitatif melalui instrumen pretest-posttest dan rubrik observasi keterampilan, serta penggalian data kualitatif melalui focus group discussion dan wawancara mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan dengan rata-rata kenaikan sebesar 89,1%, disertai peningkatan keterampilan praktik dari kategori kurang menjadi sangat baik. Program ini juga berhasil melahirkan produk unggulan lokal bertajuk Ole-ole Raja Ampat dalam kemasan profesional dengan dua varian rasa. Temuan kualitatif mengungkap transformasi psikososial peserta yang mencakup peningkatan kepercayaan diri, motivasi wirausaha, dan kesadaran branding produk. Kegiatan ini terbukti efektif sebagai model pemberdayaan perempuan pesisir yang berkelanjutan dan berpotensi direplikasi di wilayah kepulauan terpencil lainnya di Indonesia.
Integrating Artificial Intelligence into Makassar Oral Literature Learning to Support Cultural Sustainability Abd. Rahim; Nursalam Nursalam; Kasma F. Amin; Andi Fatimah Yunus; Fadhl Mohammed Awadh Gharamah; Nurhikmah Nurhikmah
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v6i2.2816

Abstract

Makassar oral literature faces serious challenges in the digital era due to globalisation, the dominance of popular culture, and the declining interest of younger generations in local languages and traditions. This condition highlights the need for learning innovation that is oriented not only toward preservation but also toward cultural revitalisation through approaches relevant to technological development. This study aims to formulate a redesign of local literature learning based on artificial intelligence as a strategy to strengthen local cultural literacy and support the sustainability of Makassar’s intangible cultural heritage. The study employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Data were collected through literature review, learning model development, and classroom observations involving students enrolled in an oral literature course in the Department of Regional Literature at Universitas Negeri Makassar. The participants were selected purposively based on their involvement in oral literature learning and their exposure to educational technology. Observations focused on students’ learning practices, their use of digital tools, and the pedagogical challenges encountered in learning Makassar oral literature. The data were analyzed through qualitative descriptive procedures, including data reduction, thematic categorization, interpretation, and the formulation of a proposed learning model. The results of the analysis led to the development of the AI-Enhanced Cultural Immersion model, which positions artificial intelligence as a pedagogical support system rather than as a substitute for cultural transmission. In this model, generative artificial intelligence is proposed to support the visual reconstruction of literary narratives, while natural language processing is used to facilitate dialogic and interactive engagement with oral traditions. Since this study does not involve empirical implementation or experimental testing of the model, the findings are presented as a conceptual and pedagogical proposal. The study concludes that the integration of artificial intelligence has the potential to support local cultural literacy and contribute to the revitalisation of Makassar oral literature in the digital era.
Pemertahanan Bahasa Makassar Melalui Sastra Tutur Sinrilik sebagai Identitas Budaya Lokal Abd. Rahim; Kasma F. Amin; Nursalam Nursalam; Nurindah Purnama Sari
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v7i1.18403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa daerah melalui sastra tutur sinrilik sebagai identitas budaya lokal. Metode penelitian ini menerapkan metode campuran (mixed methods). Data penelitian ini ada dua, yakni data kuantitatif yang diperoleh melalui survei informan dan data kualitatif melalui wawancara. Penetapan sastra tutur sebanyak 10 grup sinrilik untuk menganalisis bentuk, tema,dan nilai sebagai identitas budaya lokal. Pemilihan sinrilik sebagai data sekunder karena memiliki pakem bertutur dalam bahasa Makassar dan mengandung pendidikan karakter. Hasil penelitian ini menunjukkan penurunan penggunaan bahasa Makassar di kalangan generasi muda, dengan hanya kelompok usia 50-80 tahun yang masih aktif menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keluarga dan sosial. Generasi dewasa (25-49 tahun) dan remaja (17-24 tahun) cenderung lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia, terutama di sekolah dan kantor. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya sastra tutur sinrilik dalam melestarikan bahasa dan budaya Makassar, karena selain berfungsi sebagai hiburan, sinrilik juga menjadi sarana untuk mempertahankan nilai budaya, sejarah, dan karakter masyarakat Makassar. Meskipun demikian, untuk memastikan kelestariannya, diperlukan upaya pemertahanan melalui pengajaran di sekolah, dokumentasi digital, serta pemanfaatan teknologi modern untuk menjangkau generasi muda dan menjaga kelangsungan warisan budaya ini.
Strategi Komunikasi Pemasaran 5 Times Shoes Care Dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen Di Kabupaten Pinrang Muhammad Adhe Kurniawan; Hadawiah Hadawiah; Kasma F Amin
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i2.389

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran 5 times shoes care dalam meningkatkan jumlah konsumen di Kabupaten Pinrang dan untuk mengetahui efektivitas strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh 5 times shoes care dalam menarik dan mempertahankan konsumen di Kabupaten Pinrang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori bauran komunikasi pemasaran tersebut relevan dengan strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh 5 times shoes care dalam meningkatkan jumlah konsumen di Kabupaten Pinrang, strategi komunikasi yang dilakukan meliputi melakukan pengiklanan, diskon, endorsement, sponsorship, penjualan langsung, menjalin hubungan masyarakat yang baik, serta penjualan online. Selain word of mouth, 5 Time Shoes Care juga memanfaatkan Instagram dan Whatsapp sebagai media untuk mempromosikan jasa. Teori bauran komunikasi pemasaran tersebut relevan dengan strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh 5 Time Shoes Care dalam meningkatkan jumlah konsumen di Kabupaten Pinrang. Selain itu keefektivitasan strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan berdasar pada 3 (tiga) hal, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Oleh karena itu dengan menggunakan teori efektivitas, 5 Time Shoes Care telah menerapkan prinsip – prinsip dari teori efektivitas dengan baik, dengan artian strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh 5 Time Shoes Care telah efektif dalam meningkatkan jumlah pelanggan.