Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Strategi Terhadap Pemilihan Metode Kontrasepsi di Wilayah Desa Tanimulya Aliansy, Diani; Karlina, Intan; Rahmawati, Novita; Utami, Rismayanti Warinda; Herlina, Lestiana; Kartiwa, Tasya Oktaviani; Sari, Ratna; Septiyani, Thalita Noor; Sadiah, Nurhalimatul; Nurjanah, Siti; Melinda, Tiara Citra
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v9i2.5777

Abstract

Di Desa Tanimulya, banyak ibu hamil yang tidak berencana menggunakan alat kontrasepsi karena takut akan efek samping. Dengan demikian dampaknya akan terjadi kehamilan jarak dekat, kehamilan dengan resiko tinggi dan kehamilan yang tidak direncanakan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pendidikan tentang pilihan kontrasepsi pascapersalinan yang sesuai dengan kondisi kesehatan ibu di Desa Tanimulya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan secara langsung dengan sasarannya adalah ibu hamil di Desa Tanimulya pada RW 07, 08, 10 dan 11 sejumlah 31 orang. Penyuluhan dilakukan pada posyandu selama 2 hari dengan sebelumnya melakukan pre-test penyuluhan kemudian diakhiri dengan post-test. Program Penyuluhan Kesehatan Keluarga Berencana tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga meningkatkan ketertarikan untuk memilih alat kontrasepsi. Peserta rata-rata memilih Non-MKJP, yaitu Suntik 3 Bulan dan IUD.
Penyuluhan Kenali dan Cegah Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Remaja Sejak Dini Novitasari, Dhini Wahyuni; Aliansy, Diani; Zakiah, Neneng; Silvia, Melani; Alia, Assila Rahma; Hanapi, Tania; Wahyuni, Siti; Nurjanah, Tina
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/vy8yr651

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalamimasalah gizi, salah satunya Kekurangan Energi Kronik (KEK), akibat meningkatnya kebutuhan nutrisi pada masa pertumbuhanyang tidak diimbangi dengan asupan gizi yang adekuat. Tingginyaprevalensi KEK pada remaja putri, baik secara global maupunnasional, berpotensi menimbulkan dampak jangka panjangterhadap kesehatan, konsentrasi belajar, serta kesehatanreproduksi di masa depan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdiankepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkanpengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai pencegahanKekurangan Energi Kronik (KEK) sejak dini. Kegiatandilaksanakan di SMA Mekarwangi Lembang pada tanggal 14 Januari 2026 dengan melibatkan 27 siswi kelas XII. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif terintegrasimelalui penyuluhan gizi, difusi ilmu pengetahuan dan teknologiberupa media edukasi, pelatihan sederhana, serta diskusiinteraktif. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttestuntuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remajaputri setelah diberikan penyuluhan, yang terlihat darimeningkatnya jumlah peserta yang mampu menjawab pertanyaandengan benar pada posttest dibandingkan pretest. Temuan inimenunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan yang terstruktur dan interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman remajamengenai KEK. Kegiatan ini penting sebagai upaya promotif dan preventif dalam mencegah KEK serta mendukung terbentuknyaperilaku gizi sehat pada remaja putri secara berkelanjutan. Kata kunci: Pencegahan,Kekurangan Energi Kronik,RemajaPutri
Penguatan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Mengenai Bahaya HIV di SMA Kota Bandung Karlina, Intan; Aliansy, Diani; Adla, Amalia tuhfatul; Aisyah, Tasya Mardiani; Merlisya, Syalwa Rifti; Nuraeni, Nuraeni; Nurlaelawati, Linda; Sirait, Citra Eltary Debora
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ygxp5422

Abstract

HIV/AIDS merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang hingga saat ini masih menjadi tantangan serius, termasuk di Indonesia, khususnya di kalangan remaja yang beradapada masa transisi menuju kedewasaan. Rendahnya tingkat pengetahuan, adanya perilaku berisiko, serta kuatnya stigma sosial terkait HIV/AIDS menjadi faktor utama meningkatnya kasus pada kelompok usia ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya HIV/AIDS, cara penularan, pencegahan, serta pentingnya sikap tidak diskriminatif terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) melalui kegiatan penyuluhan di SMA Pasundan 5 Bandung. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi edukasi melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab dengan menggunakan media presentasi dan booklet serta evaluasi pre-test dan post-test terhadap 38 siswakelas XII. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan, yang ditandai dengan kemampuan peserta dalam menjelaskan pengertian HIV/AIDS, faktor risiko, cara penularan dan pencegahan, serta meluruskan mitos dan fakta yang keliru terkait HIV/AIDS. Selain itu, peserta menunjukkan sikap yang lebih positif dan terbuka terhadap isu HIV/AIDS. Kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan kesehatan yang dilakukan secara interaktif dengan dukungan media edukatif sederhana efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pencegahan HIV/AIDS. Program ini diharapkan dapat menjadi model kegiatan edukasi berkelanjutan di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja.  
Pengabdian Kepada Masyarakat Mengenai Kesehatan Mental pada Remaja di SMA Negeri 1 Cimahi Aliansy, Diani; Mulyana, Rosa Sri; Mulyani, Neng Rosi Sri; Rismayanti, Vina; Solehah, Sherli Nuraeni; Arizqi, Reffalina Khoerunnisa
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2vwft866

Abstract

  Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami permasalahan kesehatan mental akibat perubahan emosional, tekanan akademik, serta pengaruh lingkungan sosial. Kondisi ini dapat memengaruhi proses belajar, interaksi sosial, dan perkembangan psikologis mereka. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan mental bagi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Cimahi sebagai upaya promotif dan preventif. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, serta tanya jawab dengan pendekatan edukatif. Untuk menilai efektivitas kegiatan, dilakukan pengukuran menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah penyuluhan, ditandai dengan meningkatnya persentase jawaban benar pada posttest dibandingkan pretest. Selain itu, sebagian besar siswa menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental serta kesadaran untuk mencari bantuan apabila mengalami masalah psikologis. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa penyuluhan kesehatan mental yang disertai evaluasi melalui kuesioner efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap kesehatan mental remaja. Hasil ini penting sebagai dasar pengembangan program edukasi berkelanjutan di sekolah untuk mendukung kesejahteraan psikologis remaja.   Kata kunci: Kesehatan mental, Remaja, Penyuluhan, Sikap, Pengetahuan
PERUBAHAN KANDUNGAN ASIP MELALUI PROSES PENYIMPANAN DAN PENCAIRAN Aliansy, Diani; Miraturrofi’ah, Mira; Aeni, Suci Rizki Nurul
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.400

Abstract

Latar Belakang  : Air Susu Ibu (ASI) adalah nutrisi ideal bagi bayi karena mengandung banyak zat perlindungan terhadap berbagai penyakit. Rekomendasi World Health Organization (WHO), sebaiknya bayi diberikan ASI selama paling sedikit 6 bulan. Namun bagi ibu bekerja, ASI Eksklusif terkadang sulit untuk dipenuhi. Di Indonesia jumlah wanita bekerja Tahun 2016 sebesar 50,77% meningkat di tahun 2017 menjadi 50,89%, dan > 50% diantaranya adalah ibu menyusui dan memiliki anak di bawah 2 tahun. [1] Masa cuti melahirkan secara tidak langsung ikut berkonrtibusi dalam tidak terpenuhinya ASI Eksklusif. [2] Banyak ibu bekerja yang mensiasati dengan melakukan penyimpanan ASI. Oleh karenanya, pengetahuan dan sikap ibu dalam manajemen ASIP (air susu perah) sangat penting. Hal tersebut diharapkan tidak merubah kandungan gizi saat ASIP diberikan kepada bayi.Tujuan : Mengetahui kandungan makronutrien, jumlah mikroorganisme dan tingkat keasaman ASIP pada berbagai suhu dan lama penyimpanan serta cara pencairannya.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah studi eksperimen. ASI di perah kemudian dihomogenkan lalu ditampung pada botol kaca yang telah disterilkan. Analisis protein menggunakan Bradford, karbohidrat dengan metode fenol sulfat, lemak menggunakan metode Liebermann-Burchard. pH menggunakan indikator universal dan jumlah mikroorganisme menggunakan plate count.Hasil : karbohidrat ASIP optimal selama 8 hari di suhu 150C dan dicairkan terlebih dahulu di refrigerator.  Protein ASIP masih dapat disimpan selama 6 bulan pada suhu -20 0C. lemak ASIP optimal selama 5 hari pada suhu 4 0C. Semakin lama penyimpanan kadar pH semakin menurun. Jemaah mikroorganisme dapat di tekan di suhu -20 0C.Simpulan Manajemen penyimpanan ASIP optimal di suhu < 15 C. Metode pencairan terbaik adalah melalui refrigerator.