Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SIGNIFICANT : JOURNAL OF RESEARCH AND MULTIDISCIPLINARY

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN TANDA BACA DALAM MENULIS KARANGAN PESERTA DIDIK SD NEGERI 30 TALANG KELAPA Ines Tasya Jadidah; Wulan Okta Bela; Vanesha Putri Pramudita; Riska Amalia; Rheina Nurhaliza Fatnasari
SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary Vol 2 No 01 (2023): SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/significant.v2i01.649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kesalahan penggunaan tanda baca pada tulisan karangan peserta didik di SD Negeri 30 Talang Kelapa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, tes berupa tugas menulis karangan, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 10 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun peserta didik memiliki pemahaman yang baik tentang penggunaan tanda baca, namun masih terdapat banyak kesalahan dalam penulisan karangan mereka. Kesalahan yang ditemukan termasuk penempatan tanda titik yang tidak tepat, penggunaan huruf kapital yang salah, dan penyalahgunaan atau kelalaian dalam penggunaan tanda baca lainnya. Dalam kesimpulannya, disarankan agar pendidik memberikan bimbingan khusus dalam penggunaan tanda baca kepada peserta didik dan menggunakan metode pembelajaran yang kreatif dan beragam. Umpan balik yang konstruktif juga perlu diberikan kepada peserta didik untuk membantu mereka memperbaiki keterampilan menulis mereka. Kesalahan yang paling umum terjadi adalah penempatan tanda titik di akhir kalimat yang kurang tepat, penggunaan huruf kapital yang salah, dan penggunaan tanda baca koma yang tidak sesuai. Hal ini menunjukkan bahwa peserta didik perlu mendapatkan bimbingan khusus dan latihan lebih lanjut dalam penggunaan tanda baca. Pendidik perlu menggunakan metode pembelajaran yang kreatif dan beragam untuk memotivasi peserta didik dalam mempelajari penggunaan tanda baca. Latihan intensif dan penggunaan contoh-contoh yang relevan dalam pembelajaran dapat membantu peserta didik untuk memahami dan menguasai penggunaan tanda baca dengan lebih baik. Pendidik juga perlu memberikan umpan balik yang konstruktif kepada peserta didik terkait kesalahan-kesalahan penggunaan tanda baca dalam tulisan mereka. Dengan mendapatkan umpan balik yang tepat, peserta didik dapat memperbaiki dan meningkatkan keterampilan menulis mereka.
ANALISIS KEMAMPUAN CALON GURU DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN Ines Tasya Jadidah; Eby Sania Awalia; Althaafi Abdillah; Selvia Ananta; Naufal Darmawan
SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary Vol 2 No 01 (2023): SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/significant.v2i01.658

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan agar dapat menganalisa kemampuan calon guru dalam mengembangkan media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskrpitif yang intrumen nya berupa observasi untuk memperoleh suatu informasi menganai masalah. Sebagai hasil dari wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan sejumlah narasumber, peneliti menemukan bahwa sebagian besar calon guru akan merasa nyaman untuk selalu menggunakan media pembelajaran dalam kegiatan belajar-mengajarnya jika memang diperlukan dan memungkinkan. Semakin berkembangnya zaman maka semakin berkembang pula media pembelajaran untuk peserta didik, pada saat ini saja media pembelajaran sudah sangat inovatif apalagi untuk beberapa tahun yang akan datang. Hal ini didasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan melalui wawancara oleh peneliti, yang mana narasumber yang diwawancarai adalah seorang calon pendidik yang akan mengabdikan diri mereka untuk mendidik generasi-generasi baru beberapa tahun kedepan. Dari hasil wawancara beberapa narasumber mereka setuju jika media pembelajaran haruslah kreatif dan inovatif apalagi untuk zaman digital saat ini jelas seorang pendidik harus lebih kreatif dan inovatif lagi dalam mengembangkan media pembelajaran yang menyenangkan sehingga dapat menerik minat belajar siswa Terlepas dari media apa yang akan digunakan baik itu media sederhana maupun media elektronik. Dari hasil pembahasan diatas ditarik kesimpulan bahwa para calon pendidik atau guru setujuh bahwa media pembelajaran harus dikembangkan mengikuti perkembangan zaman agar proses pembelajaran tidak monoton dan dapat menghasilkan pemebelajaran yang mudah dipahami, menarik, dan menyenangkan, tapi tidak tertinggal zaman. Apalagi menjadi seorang calon pendidik jelas keiinginan untuk mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif itu ada bahkan sudah mulai merancang pengembangan media yang dianggap kurang efektif, inovatif dan kreatif.Para calon guru setuju bahwa media pembelajaran harus dikembangkan dengan cara yang mengikuti perkembangan zaman agar proses pembelajaran tidak monoton dan agar pembelajaran menjadi mudah dipahami, menarik, dan menyenangkan.