Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Usaha Pada Mahasiswa setelah Mendapatkan Pendidikan Kewirausahaan Ani Darliani; Erly Mauvizar; Hayati Hayati; Wirda Wirda
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6542

Abstract

Awareness and the development of entrepreneurial skills among the younger generation or productive age are essential to achieve an improvement in the quality of human resources. Entrepreneurship development is directed towards creating changes in life, based on strengthening the perspective of entrepreneurship education, which can optimize the skills, abilities, and competencies possessed. The research findings indicate that entrepreneurship development by students at STIKes Muhammadiyah Aceh is more focused on earning additional income, assisting parents, and developing their existing skills. Entrepreneurship education has a positive influence by providing knowledge for innovation, becoming more structured, and understanding marketing strategies as well as interactions with customers. To encourage entrepreneurship growth among students, an active role from the university is required in organizing innovative and responsible entrepreneurship education. Universities can provide motivation for students to dare to start or develop their own businesses.
EDUKASI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI UPAYA MITIGASI PERUBAHAN IKLIM Hayati, Hayati; Darliani, Ani; Fuady, Khairul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.48513

Abstract

Permasalahan sampah dapat berdampak luas pada kesehatan manusia, kelestarian lingkungan, ekonomi dan kualitas hidup. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dan benar akan merusak lingkungan sekitarnya. Sampah menjadi tempat pembiakan kuman yang dapat menyebabkan penularan penyakit mulai dari diare sampai pada gangguan pernapasan. Selain itu, sampah berupa limbah organik yang tidak dikelola secara baik akan menghasilkan metana dan karbondioksida yang berkontribusi secara signifikan terhadap perubahan iklim.Edukasi pengolahan sampah bertujuan meningkatkan pengetahuan bagi anak-anak Panti Asuhan Penyantun Muhammadiyah Aceh tentang pengelolaan sampah yang baik sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah presentasi materi, diskusi dan tanya jawab, ditutup dengan praktik pengolahan sampah organik.Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di LKSA Panti Asuhan Penyantun Muhammadiyah Aceh Punge Blangcut kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh dapat diuraikan sebagai berikut: meningkatnya pengetahuan anak-anak Panti terhadap pengelolaan sampah, anak-anak memiliki rasa peduli dan bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungannya, memiliki kesadaran mitigasi perubahan iklim dengan pengelolaan sampah yang baik untuk menjaga bumi.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CAIR RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS EKO ENZIM UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) RUMAH PENYANTUN MUHAMMADIYAH ACEH Darliani, Ani; Hayati, Hayati; Mauvizar, Erly; Ariyani, Roza
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45733

Abstract

Sampah organik merupakan salah satu jenis limbah yang dihasilkan dalam jumlah besar setiap hari, baik di rumah tangga, lembaga pendidikan, maupun lembaga sosial seperti Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Rumah Penyantun Muhammadiyah Banda Aceh. Namun, pengelolaan sampah organik sering kali belum mendapatkan perhatian yang optimal dari masyarakat dan pemerintah. Sebagian besar sampah organik masih dibuang begitu saja tanpa melalui proses pengolahan yang memadai, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan seperti pencemaran tanah dan air, serta peningkatan emisi gas rumah kaca akibat pembusukan bahan organik yang tidak terkendali. Pemanfaatan sampah, terutama sampah organik, merupakan salah satu langkah positif untuk mengurangi volume sampah rumah tangga. Ketika dikelola dengan baik, sampah organik tidak hanya mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga dapat diubah menjadi sumber daya yang bernilai. Dengan demikian, pengelolaan sampah organik dapat membantu mengurangi pengeluaran rutin rumah tangga. Salah satu solusi yang diterapkan di LKSA Rumah Penyantun Muhammadiyah Banda Aceh adalah peningkatan kapasitas dan keterampilan dalam mengolah sampah organik menjadi produk ramah lingkungan. Kegiatan ini menyasar 25 anak perempuan yang tinggal di lembaga tersebut. Mereka diberikan pelatihan untuk mengolah sampah organik menjadi sabun cair ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kegiatan ini memberikan manfaat ganda yaitu  mengurangi volume sampah organik sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda. Selain itu, hasil pengolahan berupa sabun cair juga berkontribusi dalam mengurangi pengeluaran operasional harian di LKSA Rumah Penyantun Muhammadiyah Banda Aceh.
Analisis Persepsi Wisatawan Terhadap Upaya Mitigasi Bencana di Museum Tsunami Aceh Hayati, Hayati; Wirda, Wirda; Mauvidar, Erly
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i4.934

Abstract

Museum Tsunami Aceh tidak hanya berfungsi sebagai tempat memorial, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang berperan penting dalam membentuk pemahaman masyarakat mengenai bencana alam, khususnya tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara menyeluruh tentang sejauh mana wisatawan memahami informasi mitigasi bencana yang ditampilkan di museum, serta bagaimana respon mereka setelah mendapatkan edukasi dari berbagai media visual dan narasi yang tersedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kuantitatif model Cross Sectional, yang memungkinkan peneliti menangkap data pada satu waktu tertentu. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) dengan menggunakan angket sebagai instrumen utama pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan respon wisatawan yang berkunjung ke Museum Tsunami Aceh berada pada kategori baik, terutama dalam memahami indikator-indikator mitigasi bencana yang disampaikan, seperti sistem peringatan dini, jalur evakuasi, dan pentingnya edukasi kebencanaan. Temuan ini menunjukkan bahwa Museum Tsunami Aceh berhasil menjalankan perannya sebagai pusat edukasi kebencanaan yang efektif bagi pengunjung.
The Prediction System of A Pregnant Women at Risk of Anemia Using A Fuzzy Logic Fuady, Khairul; Aryani, Roza; Hayati, Hayati
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.5938

Abstract

Prenatal development determines whether a child is normal or abnormal. The health of the mother and her nutritional intake during pre- and pregnancy will influence the birth of a healthy baby. The nutritional problems during pregnancy during antenatal check-ups are vital because nutrition is one of the factors that affect the incidence of chronic energy deficiency (CHD) in pregnant women. This research aims to prepare a prediction system for pregnant women at risk of anemia by applying fuzzy logic. This research will use steps that include problem identification, preparation of input variables , application of fuzzy logic and system testing. This research is expected to produce output variables in the form of predictions of pregnant women at risk of anemia or not at risk. The results of this study can provide valid initial information about the anemia-related conditions of a pregnant woman to avoid unwanted things during childbirth and postpartum. The rule base contains input variables (hemoglobin, blood pressure, conjunctiva examination) and output variables in the form of anemia prediction and its level in a pregnant women.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN TANGGAP BENCANA KEPADA KELOMPOK PEREMPUAN DI DESA COT RAYA KECAMATAN KUTA BARO, ACEH BESAR Darliani, Ani; Wirda, Wirda; Mauvizar, Erly; Hayati, Hayati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25869

Abstract

Provinsi Aceh merupakan wilayah rawan Bencana, diakrenakan letak letak geologis yang berada pada pertemuan lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia serta struktur alam Provinsi Aceh yang beragam. Bencana yang terjadi tidak hanya gempabumi dan tsunami, tetapi bencana lain pun memiliki potensi terjadi di Provinsi Aceh, dan dari kajian yang dilakukan tercatat ada 11 bencana yang pernah terjadi dan menimbulkan dampak berupa korban jiwa, kerusakanfisik dan ekonomi, serta kerusakan lingkungan. Peningkatan pengetahuan dan pemahaman kepada kelompok perempuan di Desa Cot Raya, kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar telah meningkatkan pemahaman mereka akan kondisi daerah yang rawan bencana, dan apa yang harus dilakukan untuk siap siaga terhadap bencana, ataupun ketika terjadi bencana. Peningkatan pemahaman ini dilakukan karena desa Cot Raya termasuk desa yang rawan bencana karena terletak dekat Pemahaman bencana bagi kelompok perempuan dan anak anak sangat dibutuhkan ketika situasi bencana, karena ini merupakan kelompok rentan dan pada saat terjadi bencana tidak membeda bedakan korban baik dari jenis kelamin, umur, status sosial tetapi kondisi ini seringkali terjadi. Dalam kondisi bencana kelompok rentan ini yang paling berdampak karena keterbatasan perempuan akan akses dan informasi, sehingga kelompok ini mengalami kerugian dan dampak besar ketika bencana terjadi.