Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Relationship between Patients’ Knowledge and Medication Adherence of Tuberculosis at Islamic Hospital Pondok Kopi Jakarta Maifitrianti, Maifitrianti; Wiyati, Tuti; Hasanah, Nur
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 14, No 1
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.86864

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) remains a health problem in Indonesia. Currently, the number of new TB cases in Indonesia ranks second after India. Patient compliance in using antituberculosis drugs is critical in achieving successful treatment outcomes, prevent further spread of the bacteria that cause TB and the development of drug resistance. Adherence to taking medication can be influenced by various factors, one of which is the level of knowledge.Objectives: This study was aimed to determine the relationship between the level of knowledge about TB and medication adherence of TB patients at the Jakarta Islamic Hospital Pondok Kopi.Methods: This study was conducted from May to June 2022 with a cross sectional design.  The inclusion criteria in this study were TB patients who were over 18 years old, willing to become respondents, and had used antituberculosis drugs for at least one month. The level of knowledge about TB was assessed using a questionnaire and medication adherence was assessed using the MARS-5 questionnaire.Results: The number of respondents in this study was 83 patients. Most patients were male (57.83%), less than 60 years old (83.13%), and had a high school education (53.01%). The results showed that most patients (73.47%) had a good level of knowledge and were compliant with taking medication (77.11%). The level of patient knowledge about TB has a significantly moderate and positive correlation with the level of adherence in taking medication (p 0.001; r 0.517).Conclusion: increasing patients’ knowledge about TB can lead to better patients’ adherence, which may lead to better treatment outcome.
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Penggunaan Obat pada Pasien Tuberkulosis di Salah Satu Puskesmas di Jakarta Pusat Maifitrianti, Maifitrianti; Wiyati, Tuti; Apriliyanti, Netha Apriliyanti
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/pbsj.v6i1.38174

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. Non-compliance with TB treatment can lead to low cure rates, high mortality rates and increased risk of recurrence. Knowledge is very important for TB patients in order to sensitize patients to be compliant in carrying out treatment. This study aims to determine the relationship between knowledge level and adherence to taking medication in TB patients at the Kemayoran District Health Center for the period July - September 2023. This study used a cross sectional method with purposive sampling technique. Respondents of this study amounted to 108 patients, 105 patients met the inclusion criteria and 3 patients met the exclusion criteria. The level of knowledge was assessed using the knowledge questionnaire and the level of compliance was assessed using the Medication Adherence Rating Scale (MARS-5) questionnaire. The relationship between knowledge and adherence was analyzed using the Spearman Rho test. The results showed that most patients had good knowledge as many as 81 patients (77.1%) and patients were compliant in taking medication as many as 75 patients (71.4%). The results of bivariate analysis showed that the level of knowledge had a significant relationship with adherence to taking medication (p<0.05) with a strong correlation value (r 0.660) and positive direction.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat RW 003 Kelurahan Malaka Sari tentang Pencegahan Penyakit Degeneratif melalui Edukasi Kesehatan Maifitrianti, Maifitrianti; Rusdi, Numlil Khaira; Wiyati, Tuti; Pahriani, Ani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3464

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan kelompok penyakit yang berhubungan dengan penuaan dan pola hidup yang kurang sehat, seperti hipertensi, hiperkolesterolemia, diabetes mellitus, dan gout. Penyakit-penyakit ini telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat, yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam konteks tersebut, edukasi kesehatan kepada masyarakat menjadi sangat krusial. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang cara pencegahan, pengelolaan, dan pengobatan penyakit degeneratif. Dalam kegiatan ini, dilakukan pre-test terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan materi edukasi, pemeriksaan kesehatan dasar, pemberian leaflet serta konsultasi dengan apoteker. Selanjutkan dilakukan post-test. Hasil pengabdian ini menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan terhadap pengetahuan masyarakat tentang penyakit degeneratif dan cara pencegahan serta pengobatannya.
Pembuatan Sirup Jahe Merah dan Pemafaatannya dalam Kesehatan Dwita, Lusi Putri; Maifitrianti, Maifitrianti; Viviandhari, Daniek
Jurnal SOLMA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v8i1.3080

Abstract

Pengurus Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pondok Bambu, Jakarta timur,memiliki anggota dengan rentang usia berkisar 30 hingga 70 tahun. Beberapa waktu yang lalu pernah diadakan pelatihan penanaman jahe oleh pihak lain di lingkungan RPTRA Pondok Bambu, namun tidak ada tindak lanjut dari kegiatan tersebut, sehingga tanaman jahe tidak terawat dengan baik. Anggota PKK ini sudah terbiasa memanfaatkan obat tradisional jahe untuk menjaga kesehatan, namun pengolahannya baru sebatas pengetahuan secara turun-temurun. Sebagai pendidik dan praktisi di bidang farmasi, maka kami merasa memiliki kewajiban untuk memberikan tambahan ilmu pengetahuan terkait cara pengolahan dan pemanfaatan jahe untuk kesehatan secara benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota PKK tentang jahe, meningkatkan keterampilan dalam mengolah jahe menjadi produk sirup dengan harapan dapat meningkatkan kesehatan serta dapat memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk menjalankan usaha pembuatan sirup agar dapat meningkat perekonomian warga. Kegiatan ini dilaksanan di RPTRA Pondok Bambu Berseri. Pada kegiatan ini digunakan metode penyuluhan interaktif dan demonstrasi. Hasil evaluasi dari kegitan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu-ibu PKK ini terkat cara pengolahan sirup jahe dan secara langsung merasakan manfaat jahe.